Detik-detik Terakhir Nabi Muhammad SAW. Menjelang Ajal
Loading...
 
posted on WOW Keren
3,993 views
Detik-detik Terakhir Nabi Muhammad SAW. Menjelang Ajal

‘Pagi itu, Rasulullah dengan suara terbata memberikan petuah, “Wahai umatku, kita semua ada dalam kekuasaan Allah dan cinta kasih-Nya. Maka taati dan bertakwalah kepada-Nya.

Kuwariskan dua hal pada kalian, sunnah dan Al Qur’an. Barang siapa mencintai sunnahku, berati mencintai aku dan kelak orang-orang yang mencintaiku, akan bersama-sama masuk surga bersama aku.” Khutbah singkat itu diakhiri dengan pandangan mata Rasulullah yang teduh menatap sahabatnya satu persatu. Abu Bakar menatap mata itu dengan berkaca-kaca, Umar dadanya naik turun menahan napas dan tangisnya. Ustman menghela napas panjang dan Ali menundukkan kepalanya dalam-dalam. Isyarat itu telah datang, saatnya sudah tiba.

“Rasulullah akan meninggalkan kita semua,” desah hati semua sahabat kala itu. Manusia tercinta itu, hampir usai menunaikan tugasnya di dunia. Tanda-tanda itu semakin kuat, tatkala Ali dan Fadhal dengan sigap menangkap Rasulullah yang limbung saat turun dari mimbar. Saat itu, seluruh sahabat yang hadir di sana pasti akan menahan detik-detik berlalu, kalau bisa. Matahari kian tinggi, tapi pintu Rasulullah masih tertutup. Sedang di dalamnya, Rasulullah sedang terbaring lemah dengan keningnya yang berkeringat dan membasahi pelepah kurma yang menjadi alas tidurnya.

Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan salam. “Bolehkah saya masuk?” tanyanya. Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk, “Maafkanlah, ayahku sedang demam,” kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu. Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah, “Siapakah itu wahai anakku?”.”Tak tahulah ayahku, orang sepertinya baru sekali ini aku melihatnya,”tutur Fatimah lembut. Lalu, Rasulullah menatap puterinya itu dengan pandangan yang menggetarkan. Seolah-olah bahagian demi bahagian wajah anaknya itu hendak dikenang. ”Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang memisahkan pertemuan di dunia. Dialah malaikatul maut,” kata Rasulullah, Fatimah pun menahan ledakan tangisnya.

Malaikat maut datang menghampiri, tapi Rasulullah menanyakan kenapa Jibril tidak ikut bersama menyertainya. Kemudian dipanggillah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap di atas langit dunia menyambut ruh kekasih Allah dan penghulu dunia ini. ” Jibril, jelaskan apa hakku nanti di hadapan Allah?” Tanya Rasululllah dengan suara yang amat lemah. “Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah menanti rohmu. Semua surga terbuka lebar menanti kedatanganmu,” kata Jibril. Tapi itu ternyata tidak membuatkan Rasulullah lega, matanya masih penuh kecemasan.

“Engkau tidak senang mendengar khabar ini?” Tanya Jibril lagi. “Khabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?” “Jangan khawatir, wahai Rasul Allah, aku pernah mendengar Allah berfirman kepadaku: Kuharamkan surga bagi siapa saja, kecuali umat Muhammad telah berada di dalamnya,” kata Jibril. Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan tugas. Perlahan ruh Rasulullah ditarik. Nampak seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh, urat-urat lehernya menegang.”Jibril, betapa sakit sakaratul maut ini.” Perlahan Rasulullah mengaduh. Fatimah terpejam, Ali yang di sampingnya menunduk semakin dalam dan Jibril memalingkan muka.

“Jijikkah kau melihatku, hingga kau palingkan wajahmu Jibril?” Tanya Rasulullah pada Malaikat pengantar wahyu itu. ”Siapakah yang sanggup, melihat kekasih Allah direnggut ajal,” kata Jibril. Sebentar kemudian terdengar Rasulullah mengaduh, karena sakit yang tidak tertahankan lagi. “Ya Allah, dahsyat nian maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini kepadaku, jangan pada umatku. “Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tidak bergerak lagi.

Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu, Ali mendekatkan telinganya.”Uushiikum bis-shalaati, wamaa malakat aimaanukum – peliharalah shalat dan peliharalah orang-orang lemah di antaramu.” Di luar, pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling berpelukan. Fatimah menutupkan tangan di wajahnya, dan Ali kembali mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan. “Ummatii, ummatii, ummatiii!” – “Umatku, umatku, umatku”

Dan, berakhirlah hidup manusia mulia yang memberi sinaran itu. Kini, mampukah kita mencintai sepertinya?

Read more: http://iis-page.blogspot.com/2012/02/detik-detik-terakhir-nabi-muhammad-saw.html#ixzz2NbVU7BJS

Trending Now
10 Profesi Berbahaya Ini Bikin Spot Jantung. Ada Yang Pengen Ngelamar ?

10 Profesi Berbahaya Ini Bikin Spot Jantung. Ada Yang Pengen Ngelamar ?

Kita harus bangga pada pekerjaan yang kita pilih dan geluti, karena orang lain belum tentu bisa melakukan pekerjaan yang kita tekuni, jadi y
1,510 views 0 shares
Seorang Pelukis Merubah Foto Orang-Orang Menjadi Kartun (Kamu Mungkin Selanjutnya)

Seorang Pelukis Merubah Foto Orang-Orang Menjadi Kartun (Kamu Mungkin Selanjutnya)

Sobat pulsker pernah gak punya angan-angan dilukis oleh seorang profesional?. Jika iya sobat pulsker bisa memulainya dengan follow akun IG m
89,709 views 2,724 shares
8 Fakta Pangkas Rambut Terekstrim yang Bikin Ketawa & Terhibur !!

8 Fakta Pangkas Rambut Terekstrim yang Bikin Ketawa & Terhibur !!

Penampilan diri penting untuk diperhatikan, misalnya saja dari penampilan rambut. Rambut adalah mahkota bagi wanita, mungkin saja juga untuk
110,473 views 2,837 shares
9 Karikatur yang Memiliki Makna Mendalam Tentang Kehidupan Manusia, Perhatikan dan Renungkan !

9 Karikatur yang Memiliki Makna Mendalam Tentang Kehidupan Manusia, Perhatikan dan Renungkan !

Kehidupan manusia memang tidak ada hentinya untuk dibicarakan. Mulai dari hal baik, buruk hingga berbagai macam hal lainnya. Jika dituliskan
233,542 views 14,025 shares
Wah..Ternyata Kita Sering Salah Sebut 10 Brand Dunia Ini, Ini yang Benar!

Wah..Ternyata Kita Sering Salah Sebut 10 Brand Dunia Ini, Ini yang Benar!

Buat kamu yang tertarik di dunia fashion pasti udah nggak asing lagi dengan berbagai brand dunia. Bukan cuma desain dan modelnya aja yang bi
75,868 views 1,976 shares
Ada-Ada Saja Pose Lucu Hewan Peliharaan Kalau Lagi Tidur, Menggemaskan !

Ada-Ada Saja Pose Lucu Hewan Peliharaan Kalau Lagi Tidur, Menggemaskan !

Rasa kantuk bisa datang kapan saja dan dimana saja. Kalau sudah ngantuk nih bawaannya kita pengennya rebahan atau pejamin mata barang sejena
2,397 views 593 shares
10 Penampakan Awan Aneh yang Pernah Muncul Ini Bikin Geger Masyarakat

10 Penampakan Awan Aneh yang Pernah Muncul Ini Bikin Geger Masyarakat

Dunia yang kita tinggali saat ini memang sangat misterius. Ada banyak hal yang nggak bisa dijelaskan dengan logika manusia. Alam juga kerap
3,532 views 579 shares
9 Gambar Legendaris yang Bikin Generasi 90-an Bernostalgia

9 Gambar Legendaris yang Bikin Generasi 90-an Bernostalgia

Jaman dulu, walaupun nggak ada gadget, hidup kita tetap teratur bahagia. Belum ada sosial media sih, hiburan kita ssatu-satunya hanyalah tel
5,214 views 599 shares
7 Sifat Positif Hantu Asli Indonesia Yang Patut Kita Tiru Di Kehidupan Nyata

7 Sifat Positif Hantu Asli Indonesia Yang Patut Kita Tiru Di Kehidupan Nyata

Jika kamu seorang penakut, mungkin mendengar kata hantu saja bisa bikin kamu merinding. Apalagi di Indonesia, bisa dibilang jumlah jenis han
41,607 views 3,132 shares
Seperti Ini Ekspresi Lucu nan Menggemaskan Primata di Alam Liar

Seperti Ini Ekspresi Lucu nan Menggemaskan Primata di Alam Liar

Dari sekian banyak hewan di dunia ini, primata-lah yang memiliki tingkat kecerdasan dan bentuk fisik hampir mirip banget seperti manusia. Ng
2,776 views 0 shares