Detik-detik Terakhir Nabi Muhammad SAW. Menjelang Ajal
Loading...
 
posted on WOW Keren
3,864 views
Detik-detik Terakhir Nabi Muhammad SAW. Menjelang Ajal

‘Pagi itu, Rasulullah dengan suara terbata memberikan petuah, “Wahai umatku, kita semua ada dalam kekuasaan Allah dan cinta kasih-Nya. Maka taati dan bertakwalah kepada-Nya.

Kuwariskan dua hal pada kalian, sunnah dan Al Qur’an. Barang siapa mencintai sunnahku, berati mencintai aku dan kelak orang-orang yang mencintaiku, akan bersama-sama masuk surga bersama aku.” Khutbah singkat itu diakhiri dengan pandangan mata Rasulullah yang teduh menatap sahabatnya satu persatu. Abu Bakar menatap mata itu dengan berkaca-kaca, Umar dadanya naik turun menahan napas dan tangisnya. Ustman menghela napas panjang dan Ali menundukkan kepalanya dalam-dalam. Isyarat itu telah datang, saatnya sudah tiba.

“Rasulullah akan meninggalkan kita semua,” desah hati semua sahabat kala itu. Manusia tercinta itu, hampir usai menunaikan tugasnya di dunia. Tanda-tanda itu semakin kuat, tatkala Ali dan Fadhal dengan sigap menangkap Rasulullah yang limbung saat turun dari mimbar. Saat itu, seluruh sahabat yang hadir di sana pasti akan menahan detik-detik berlalu, kalau bisa. Matahari kian tinggi, tapi pintu Rasulullah masih tertutup. Sedang di dalamnya, Rasulullah sedang terbaring lemah dengan keningnya yang berkeringat dan membasahi pelepah kurma yang menjadi alas tidurnya.

Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan salam. “Bolehkah saya masuk?” tanyanya. Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk, “Maafkanlah, ayahku sedang demam,” kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu. Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah, “Siapakah itu wahai anakku?”.”Tak tahulah ayahku, orang sepertinya baru sekali ini aku melihatnya,”tutur Fatimah lembut. Lalu, Rasulullah menatap puterinya itu dengan pandangan yang menggetarkan. Seolah-olah bahagian demi bahagian wajah anaknya itu hendak dikenang. ”Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang memisahkan pertemuan di dunia. Dialah malaikatul maut,” kata Rasulullah, Fatimah pun menahan ledakan tangisnya.

Malaikat maut datang menghampiri, tapi Rasulullah menanyakan kenapa Jibril tidak ikut bersama menyertainya. Kemudian dipanggillah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap di atas langit dunia menyambut ruh kekasih Allah dan penghulu dunia ini. ” Jibril, jelaskan apa hakku nanti di hadapan Allah?” Tanya Rasululllah dengan suara yang amat lemah. “Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah menanti rohmu. Semua surga terbuka lebar menanti kedatanganmu,” kata Jibril. Tapi itu ternyata tidak membuatkan Rasulullah lega, matanya masih penuh kecemasan.

“Engkau tidak senang mendengar khabar ini?” Tanya Jibril lagi. “Khabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?” “Jangan khawatir, wahai Rasul Allah, aku pernah mendengar Allah berfirman kepadaku: Kuharamkan surga bagi siapa saja, kecuali umat Muhammad telah berada di dalamnya,” kata Jibril. Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan tugas. Perlahan ruh Rasulullah ditarik. Nampak seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh, urat-urat lehernya menegang.”Jibril, betapa sakit sakaratul maut ini.” Perlahan Rasulullah mengaduh. Fatimah terpejam, Ali yang di sampingnya menunduk semakin dalam dan Jibril memalingkan muka.

“Jijikkah kau melihatku, hingga kau palingkan wajahmu Jibril?” Tanya Rasulullah pada Malaikat pengantar wahyu itu. ”Siapakah yang sanggup, melihat kekasih Allah direnggut ajal,” kata Jibril. Sebentar kemudian terdengar Rasulullah mengaduh, karena sakit yang tidak tertahankan lagi. “Ya Allah, dahsyat nian maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini kepadaku, jangan pada umatku. “Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tidak bergerak lagi.

Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu, Ali mendekatkan telinganya.”Uushiikum bis-shalaati, wamaa malakat aimaanukum – peliharalah shalat dan peliharalah orang-orang lemah di antaramu.” Di luar, pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling berpelukan. Fatimah menutupkan tangan di wajahnya, dan Ali kembali mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan. “Ummatii, ummatii, ummatiii!” – “Umatku, umatku, umatku”

Dan, berakhirlah hidup manusia mulia yang memberi sinaran itu. Kini, mampukah kita mencintai sepertinya?

Read more: http://iis-page.blogspot.com/2012/02/detik-detik-terakhir-nabi-muhammad-saw.html#ixzz2NbVU7BJS

Trending Now
7 Hal yang Harus Kamu Lakukan Biar Tampil Kekinian di Tahun 2017

7 Hal yang Harus Kamu Lakukan Biar Tampil Kekinian di Tahun 2017

Hai Pulsker.. Di usiamu yang produktif saat ini, hidupmu pasti nggak lepas dari internet dan media sosial. Kehidupan sosial jadi penting ban
10,590 views 1,565 shares
Keren, Walaupun 11 Benda Ini Cuma Miniatur Tapi Bentuknya Detail Banget Seperti Aslinya

Keren, Walaupun 11 Benda Ini Cuma Miniatur Tapi Bentuknya Detail Banget Seperti Aslinya

Apapun yang ada di dunia ini pastilah ada tiruannya pulsker. Seperti bentuk rumah, kendaraan dan sebagainya selalu ada replikanya. Mulai yan
7,139 views 580 shares
Ini Akibat Perlakuan Manusia Terhadap Alam..Miris!

Ini Akibat Perlakuan Manusia Terhadap Alam..Miris!

Jadi nggak nyaman ya kalo ngeliat laut kita penuh dengan sampah kaya gini
139,807 views 3,951 shares
Karir Sedang Bersinar, 7 Artis Ini Malah Memilih Pensiun

Karir Sedang Bersinar, 7 Artis Ini Malah Memilih Pensiun

Ada berbagai macam pekerjaan di dunia ini dengan berbagai penghasilan. Di Indonesia sendiri, pekerja seni seperti artis dinilai sebagai peke
21,378 views 1,418 shares
12 Foto Pohon-Pohon Tertua dari Seluruh Dunia, Ada yang Berumur Ribuan Tahun Juga Lho

12 Foto Pohon-Pohon Tertua dari Seluruh Dunia, Ada yang Berumur Ribuan Tahun Juga Lho

Bagi para ahli botani, meneliti umur sebuah pohon adalah keunikan tersendiri pulsker. Karena dibutuhkan dedikasi dan kerja keras tak kenal l
6,890 views 762 shares
Kumpulan Sintron Dengan Judul Cinta..Mainstream Banget!

Kumpulan Sintron Dengan Judul 'Cinta'..Mainstream Banget!

Sampai saat ini, sinetron masih merajai acara televisi Indonesia. Jika dilihat, hampir setiap hari sinetron selalu wira-wiri di statsiun TV
9,921 views 1,040 shares
Dibalik Romantisnya Foto PREWED, Ternyata Prosesnya LUCU juga !

Dibalik Romantisnya Foto PREWED, Ternyata Prosesnya LUCU juga !

Setiap orang pasti menginginkan acara pernikahannya menjadi moment romantis yang bisa teringat sampai kapanpun. Salah satu cara yang belakan
58,969 views 5,142 shares
Kece..Tutup Botol Jadi Kanvas 10 Lukisan Indah Ini!

Kece..Tutup Botol Jadi Kanvas 10 Lukisan Indah Ini!

Melukis bukanlah hal yang mudah, dibutuhkan passion dan inspirasi yang mendalam untuk mendapatkan hasil lukisan yang indah. Biasanya para se
9,478 views 477 shares
9 Papan Menu di Depan Kafe Ini Bukan Malah Tertarik Tapi Malah Bikin Kita mIkir Dua Kali

9 Papan Menu di Depan Kafe Ini Bukan Malah Tertarik Tapi Malah Bikin Kita mIkir Dua Kali

Banyak cara yang dilakukan kafe-kafe dimanapun untuk menarik minat calon pembelinya. Mulai dari promosi dengan gencar di berbagai media sosi
12,836 views 503 shares
13 Potret Kemesraan Hubungan Hamish-Raisa Sebelum Melaksanakan Prosesi Lamaran Bikin Kalian Patah Hati

13 Potret Kemesraan Hubungan Hamish-Raisa Sebelum Melaksanakan Prosesi Lamaran Bikin Kalian Patah Hati

Kabar bahagia datang dari penyanyi cantik Raisa Andriana dan presenter tampan Hamish Daud yang kabarnya telah melaksanakan prosesi lamaran p
22,009 views 1,705 shares