DreadOut, game horor buatan anak Indonesia
Loading...
12,792 views
WOW 66 Share Tweet
DreadOut, game horor buatan anak Indonesia

Beberapa waktu lalu, ramai diberitakan bahwa anak bangsa yang mengatasnamakan dirinya Digital Happines telah menciptakan sebuah game bertema horor dengan judul DreadOut. Digarap sejak tahun 2010 lalu, kini game ini telah dirilis dalam versi demo.

Pengembang game ini (Rahman Imron, Vadi Vanadi, Erwin PS, Adhit Android, Sukmadi Rafiudin, Rendy Basuki, dan Tri S.), berusaha menciptakan game dengan mengadopsi teknologi 3D agar dapat memaksimalkan suasana horor yang seperti nyata dan benar-benar mencekam.

Jalan cerita dari game ini adalah sekumpulan remaja SMA yang tengah melakukan perjalanan dan sampai di sebuah kota misterius dan menakutkan. Linda sebagai pemeran utama ditugaskan untuk memecahkan beberapa masalah untuk mengajak teman-temannya yang hilang entah ke mana.

Bermodalkan sebuah ponsel, Linda akan menemukan teman-temanya dan mengajaknya pulang. Dalam game ini, tim pengembang memanfaatkan mitos-mitos yang beredar di seluruh Indonesia dan divisualisasikan dalam bentuk hantu. Hantu yang ada dalam game ini di desain seperti hantu yang ada di Indonesia, seperti pocong, kuntilanak, dan lain-lain.

Game ini pun memberikan efek-efek suara yang mendukung dalam suasana. Keseruan DreadOut ini hampir sama dengan film-film horor kebanyakan, yaitu memunculkan hantu-hantu tersebut dalam kondisi yang tak terduga.



Dikutip dari Indigogo (8/4), saat ini DreadOut masih dalam tahap pengembangan hingga ke penyelesaian akhir. Sayangnya, tim terkendala dana untuk menyelesaikannya. Untuk itu, pihak pengembang melakukan penggalangan dana yang akan ditutup pada 18 Mei 2013 mendatang. Saat ini, dana yang telah terkumpul sekitar Rp 30 juta rupiah dari biaya yang dibutuhkan sekitar Rp 244 juta rupiah.

Semakin cepatnya dana terkumpul, maka akan semakin cepat pula penyelesaian game PC ini. Tim pengembang tidak mau mengambil resiko dengan mempercepat penyelesaian namun hasilnya tidak maksimal.

Digital Happiness meminta bantuan agar masyarakat Indonesia khususnya para gamer untuk mau membantu proyek besar yang akan menjadi tonggak sejarah bangsa Indonesia di bidang game.