Masa antara sidang resmi pertama dan sidang resmi kedua
Loading...
 
posted on WOW Keren
1,807 views
Masa antara sidang resmi pertama dan sidang resmi kedua

Sampai akhir dari masa persidangan BPUPKI yang pertama, masih belum ditemukan titik temu kesepakatan dalam perumusan dasar negara Republik Indonesia yang benar-benar tepat, sehingga dibentuklah "Panitia Sembilan" tersebut di atas guna menggodok berbagai masukan dari konsep-konsep sebelumnya yang telah dikemukakan oleh para anggota BPUPKI itu. Adapun susunan keanggotaan dari "Panitia Sembilan" ini adalah sebagai berikut :

Ir.

Soekarno (ketua)
Drs. Mohammad Hatta (wakil ketua)
Mr. Raden Achmad Soebardjo Djojoadisoerjo (anggota)
Mr. Prof. Mohammad Yamin, S.H. (anggota)
Kiai Haji Abdul Wahid Hasjim (anggota)
Abdoel Kahar Moezakir (anggota)
Raden Abikusno Tjokrosoejoso (anggota)
Haji Agus Salim (anggota)
Mr. Alexander Andries Maramis (anggota)

Sesudah melakukan perundingan yang cukup sulit antara 4 orang dari kaum kebangsaan (pihak "Nasionalis") dan 4 orang dari kaum keagamaan (pihak "Islam"), maka pada tanggal 22 Juni 1945 "Panitia Sembilan" kembali bertemu dan menghasilkan rumusan dasar negara Republik Indonesia yang kemudian dikenal sebagai "Piagam Jakarta" atau "Jakarta Charter", yang pada waktu itu disebut-sebut juga sebagai sebuah "Gentlement Agreement". Setelah itu sebagai ketua "Panitia Sembilan", Ir. Soekarno melaporkan hasil kerja panitia kecil yang dipimpinnya kepada anggota BPUPKI berupa dokumen rancangan asas dan tujuan "Indonesia Merdeka" yang disebut dengan "Piagam Jakarta" itu. Menurut dokumen tersebut, dasar negara Republik Indonesia adalah sebagai berikut :

Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan Syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya,
Kemanusiaan yang adil dan beradab,
Persatuan Indonesia,
Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan,
Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Rancangan itu diterima untuk selanjutnya dimatangkan dalam masa persidangan BPUPKI yang kedua, yang diselenggarakan mulai tanggal 10 Juli 1945.

Di antara dua masa persidangan resmi BPUPKI itu, berlangsung pula persidangan tak resmi yang dihadiri 38 orang anggota BPUPKI. Persidangan tak resmi ini dipimpin sendiri oleh Bung Karno yang membahas mengenai rancangan "Pembukaan (bahasa Belanda: "Preambule") Undang-Undang Dasar 1945", yang kemudian dilanjutkan pembahasannya pada masa persidangan BPUPKI yang kedua (10 Juli-17 Juli 1945).
Sidang resmi kedua
Persidangan resmi BPUPKI yang kedua pada tanggal 10 Juli-17 Juli 1945

Masa persidangan BPUPKI yang kedua berlangsung sejak tanggal 10 Juli 1945 hingga tanggal 17 Juli 1945. Agenda sidang BPUPKI kali ini membahas tentang wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, kewarganegaraan Indonesia, rancangan Undang-Undang Dasar, ekonomi dan keuangan, pembelaan negara, serta pendidikan dan pengajaran. Pada persidangan BPUPKI yang kedua ini, anggota BPUPKI dibagi-bagi dalam panitia-panitia kecil. Panitia-panitia kecil yang terbentuk itu antara lain adalah: Panitia Perancang Undang-Undang Dasar (diketuai oleh Ir. Soekarno), Panitia Pembelaan Tanah Air (diketuai oleh Raden Abikusno Tjokrosoejoso), dan Panitia Ekonomi dan Keuangan (diketuai oleh Drs. Mohammad Hatta).

Pada tanggal 11 Juli 1945, sidang panitia Perancang Undang-Undang Dasar, yang diketuai oleh Ir. Soekarno, membahas pembentukan lagi panitia kecil di bawahnya, yang tugasnya adalah khusus merancang isi dari Undang-Undang Dasar, yang beranggotakan 7 orang yaitu sebagai berikut :

Prof. Mr. Dr. Soepomo (ketua panitia kecil)
Mr. KRMT Wongsonegoro (anggota)
Mr. Raden Achmad Soebardjo Djojoadisoerjo (anggota)
Mr. Alexander Andries Maramis (anggota)
Mr. Raden Panji Singgih (anggota)
Haji Agus Salim (anggota)
Dr. Soekiman Wirjosandjojo (anggota)

Pada tanggal 13 Juli 1945, sidang panitia Perancang Undang-Undang Dasar, yang diketuai oleh Ir. Soekarno, membahas hasil kerja panitia kecil di bawahnya, yang tugasnya adalah khusus merancang isi dari Undang-Undang Dasar, yang beranggotakan 7 orang tersebut.

Pada tanggal 14 Juli 1945, sidang pleno BPUPKI menerima laporan panitia Perancang Undang-Undang Dasar, yang dibacakan oleh ketua panitianya sendiri, Ir. Soekarno. Dalam laporan tersebut membahas mengenai rancangan Undang-Undang Dasar yang di dalamnya tercantum tiga masalah pokok yaitu :

Pernyataan tentang Indonesia Merdeka
Pembukaan Undang-Undang Dasar
Batang tubuh Undang-Undang Dasar yang kemudian dinamakan sebagai "Undang-Undang Dasar 1945", yang isinya meliputi :

Wilayah negara Indonesia adalah sama dengan bekas wilayah Hindia-Belanda dahulu, ditambah dengan Malaya, Borneo Utara (sekarang adalah wilayah Sabah dan wilayah Serawak di negara Malaysia, serta wilayah negara Brunei Darussalam), Papua, Timor-Portugis (sekarang adalah wilayah negara Timor Leste), dan pulau-pulau di sekitarnya,
Bentuk negara Indonesia adalah Negara Kesatuan,
Bentuk pemerintahan Indonesia adalah Republik,
Bendera nasional Indonesia adalah Sang Saka Merah Putih,
Bahasa nasional Indonesia adalah Bahasa Indonesia.

Konsep proklamasi kemerdekaan negara Indonesia baru rencananya akan disusun dengan mengambil tiga alenia pertama "Piagam Jakarta", sedangkan konsep Undang-Undang Dasar hampir seluruhnya diambil dari alinea keempat "Piagam Jakarta". Sementara itu, perdebatan terus berlanjut di antara peserta sidang BPUPKI mengenai penerapan aturan Islam, Syariat Islam, dalam negara Indonesia baru. "Piagam Jakarta" atau "Jakarta Charter" pada akhirnya disetujui dengan urutan dan redaksional yang sedikit berbeda.

Trending Now
9 Desain Interior Rumah yang Terbuat dari Krat Minuman Bekas

9 Desain Interior Rumah yang Terbuat dari Krat Minuman Bekas

Benda bekas yang ada di rumah kita, biasanya menumpuk begitu saja tak terpakai. Jika hal ini dibiarkan bukan tidak mungkin bisa jadi sarang
1,237 views 349 shares
10 Bentuk Bangunan yang Salah Tempat Ini Bikin Kita Kena Jebakan

10 Bentuk Bangunan yang Salah Tempat Ini Bikin Kita Kena Jebakan

Biasanya sih, setiap bangunan yang akan dibangun pasti didesain sedemikian rupa agar saat sudah jadi, bisa digunakan sebagaimana mestinya. B
5,962 views 1,282 shares
Hal-hal ini Cuma Dirasain Oleh Orang yang Susah Bangun Pagi, Kamu Termasuk Yang Mana ?

Hal-hal ini Cuma Dirasain Oleh Orang yang Susah Bangun Pagi, Kamu Termasuk Yang Mana ?

Jika disuruh memilih antara bangun pukul lima pagi atau tidak tidur hingga pukul lima pagi, yakin deh, pasti banyak yang lebih pilih ngga ti
58,104 views 3,095 shares
7 Foto Hasil Editan Gokil Maksimal Buah Tangan Master Photoshop

7 Foto Hasil Editan Gokil Maksimal Buah Tangan Master Photoshop

Perkembangan teknologi yang semakin maju membuat apa saja kini semakin mudah. Salah satunya adalah dalam mengedit foto. Jika dulu foto yang
69,488 views 17,082 shares
Makin Macho, Begini Penampilan Para Pria Gondrong Setelah Merubah Gaya Rambutnya

Makin Macho, Begini Penampilan Para Pria Gondrong Setelah Merubah Gaya Rambutnya

Memiliki rambut gondrong seringkali mendapat omongan miring di lingkungan kita Pulsker. Ada yang bilang, orang dengan rambut gondrong itu ad
10,149 views 2,276 shares
Kumpulan Foto Kamuflase yang Sangat Sempurna..Sulit Dibedakan Lho!

Kumpulan Foto Kamuflase yang Sangat Sempurna..Sulit Dibedakan Lho!

Kamuflase biasa dilakukan seseorang untuk menyembunyikan dirinya. Mereka menyamarkan diri mereka dengan cara berbaur dengan lingkungan di se
5,707 views 1,199 shares
10 Orang Ini Melakukan Hal Keren Saat Dilanda Rasa Bosan

10 Orang Ini Melakukan Hal Keren Saat Dilanda Rasa Bosan

Rata-rata orang menghabiskan 14% dari seluruh hidup mereka di tempat kerja. Jika kamu serius memikirkannya, itu adalah jumlah waktu yang lu
7,485 views 1,029 shares
Ketika Kulit Semangka Menjadi Sebuah Helm Unik

Ketika Kulit Semangka Menjadi Sebuah Helm Unik

Siapa sih yang nggak suka sama buah semangka. Buah khas negeri tropis ini memang pas banget buat dimakan saat cuaca panas. Apalagi kalau dib
3,532 views 342 shares
10 Guru Dengan Cara Mengajar Paling Mengesankan Di Dunia..Mana Favoritmu?

10 Guru Dengan Cara Mengajar Paling Mengesankan Di Dunia..Mana Favoritmu?

Selain kenangan indah bersama teman-teman, sekolah juga bisa membuat kita teringat dengan para pangajar yang setiap hari memberi ilmu pada k
84,730 views 9,061 shares
13 Potret Kemesraan Hubungan Hamish-Raisa Sebelum Melaksanakan Prosesi Lamaran Bikin Kalian Patah Hati

13 Potret Kemesraan Hubungan Hamish-Raisa Sebelum Melaksanakan Prosesi Lamaran Bikin Kalian Patah Hati

Kabar bahagia datang dari penyanyi cantik Raisa Andriana dan presenter tampan Hamish Daud yang kabarnya telah melaksanakan prosesi lamaran p
35,523 views 2,867 shares