Masa antara sidang resmi pertama dan sidang resmi kedua
Loading...
 
posted on WOW Keren
1,696 views
Masa antara sidang resmi pertama dan sidang resmi kedua

Sampai akhir dari masa persidangan BPUPKI yang pertama, masih belum ditemukan titik temu kesepakatan dalam perumusan dasar negara Republik Indonesia yang benar-benar tepat, sehingga dibentuklah "Panitia Sembilan" tersebut di atas guna menggodok berbagai masukan dari konsep-konsep sebelumnya yang telah dikemukakan oleh para anggota BPUPKI itu. Adapun susunan keanggotaan dari "Panitia Sembilan" ini adalah sebagai berikut :

Ir.

Soekarno (ketua)
Drs. Mohammad Hatta (wakil ketua)
Mr. Raden Achmad Soebardjo Djojoadisoerjo (anggota)
Mr. Prof. Mohammad Yamin, S.H. (anggota)
Kiai Haji Abdul Wahid Hasjim (anggota)
Abdoel Kahar Moezakir (anggota)
Raden Abikusno Tjokrosoejoso (anggota)
Haji Agus Salim (anggota)
Mr. Alexander Andries Maramis (anggota)

Sesudah melakukan perundingan yang cukup sulit antara 4 orang dari kaum kebangsaan (pihak "Nasionalis") dan 4 orang dari kaum keagamaan (pihak "Islam"), maka pada tanggal 22 Juni 1945 "Panitia Sembilan" kembali bertemu dan menghasilkan rumusan dasar negara Republik Indonesia yang kemudian dikenal sebagai "Piagam Jakarta" atau "Jakarta Charter", yang pada waktu itu disebut-sebut juga sebagai sebuah "Gentlement Agreement". Setelah itu sebagai ketua "Panitia Sembilan", Ir. Soekarno melaporkan hasil kerja panitia kecil yang dipimpinnya kepada anggota BPUPKI berupa dokumen rancangan asas dan tujuan "Indonesia Merdeka" yang disebut dengan "Piagam Jakarta" itu. Menurut dokumen tersebut, dasar negara Republik Indonesia adalah sebagai berikut :

Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan Syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya,
Kemanusiaan yang adil dan beradab,
Persatuan Indonesia,
Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan,
Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Rancangan itu diterima untuk selanjutnya dimatangkan dalam masa persidangan BPUPKI yang kedua, yang diselenggarakan mulai tanggal 10 Juli 1945.

Di antara dua masa persidangan resmi BPUPKI itu, berlangsung pula persidangan tak resmi yang dihadiri 38 orang anggota BPUPKI. Persidangan tak resmi ini dipimpin sendiri oleh Bung Karno yang membahas mengenai rancangan "Pembukaan (bahasa Belanda: "Preambule") Undang-Undang Dasar 1945", yang kemudian dilanjutkan pembahasannya pada masa persidangan BPUPKI yang kedua (10 Juli-17 Juli 1945).
Sidang resmi kedua
Persidangan resmi BPUPKI yang kedua pada tanggal 10 Juli-17 Juli 1945

Masa persidangan BPUPKI yang kedua berlangsung sejak tanggal 10 Juli 1945 hingga tanggal 17 Juli 1945. Agenda sidang BPUPKI kali ini membahas tentang wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, kewarganegaraan Indonesia, rancangan Undang-Undang Dasar, ekonomi dan keuangan, pembelaan negara, serta pendidikan dan pengajaran. Pada persidangan BPUPKI yang kedua ini, anggota BPUPKI dibagi-bagi dalam panitia-panitia kecil. Panitia-panitia kecil yang terbentuk itu antara lain adalah: Panitia Perancang Undang-Undang Dasar (diketuai oleh Ir. Soekarno), Panitia Pembelaan Tanah Air (diketuai oleh Raden Abikusno Tjokrosoejoso), dan Panitia Ekonomi dan Keuangan (diketuai oleh Drs. Mohammad Hatta).

Pada tanggal 11 Juli 1945, sidang panitia Perancang Undang-Undang Dasar, yang diketuai oleh Ir. Soekarno, membahas pembentukan lagi panitia kecil di bawahnya, yang tugasnya adalah khusus merancang isi dari Undang-Undang Dasar, yang beranggotakan 7 orang yaitu sebagai berikut :

Prof. Mr. Dr. Soepomo (ketua panitia kecil)
Mr. KRMT Wongsonegoro (anggota)
Mr. Raden Achmad Soebardjo Djojoadisoerjo (anggota)
Mr. Alexander Andries Maramis (anggota)
Mr. Raden Panji Singgih (anggota)
Haji Agus Salim (anggota)
Dr. Soekiman Wirjosandjojo (anggota)

Pada tanggal 13 Juli 1945, sidang panitia Perancang Undang-Undang Dasar, yang diketuai oleh Ir. Soekarno, membahas hasil kerja panitia kecil di bawahnya, yang tugasnya adalah khusus merancang isi dari Undang-Undang Dasar, yang beranggotakan 7 orang tersebut.

Pada tanggal 14 Juli 1945, sidang pleno BPUPKI menerima laporan panitia Perancang Undang-Undang Dasar, yang dibacakan oleh ketua panitianya sendiri, Ir. Soekarno. Dalam laporan tersebut membahas mengenai rancangan Undang-Undang Dasar yang di dalamnya tercantum tiga masalah pokok yaitu :

Pernyataan tentang Indonesia Merdeka
Pembukaan Undang-Undang Dasar
Batang tubuh Undang-Undang Dasar yang kemudian dinamakan sebagai "Undang-Undang Dasar 1945", yang isinya meliputi :

Wilayah negara Indonesia adalah sama dengan bekas wilayah Hindia-Belanda dahulu, ditambah dengan Malaya, Borneo Utara (sekarang adalah wilayah Sabah dan wilayah Serawak di negara Malaysia, serta wilayah negara Brunei Darussalam), Papua, Timor-Portugis (sekarang adalah wilayah negara Timor Leste), dan pulau-pulau di sekitarnya,
Bentuk negara Indonesia adalah Negara Kesatuan,
Bentuk pemerintahan Indonesia adalah Republik,
Bendera nasional Indonesia adalah Sang Saka Merah Putih,
Bahasa nasional Indonesia adalah Bahasa Indonesia.

Konsep proklamasi kemerdekaan negara Indonesia baru rencananya akan disusun dengan mengambil tiga alenia pertama "Piagam Jakarta", sedangkan konsep Undang-Undang Dasar hampir seluruhnya diambil dari alinea keempat "Piagam Jakarta". Sementara itu, perdebatan terus berlanjut di antara peserta sidang BPUPKI mengenai penerapan aturan Islam, Syariat Islam, dalam negara Indonesia baru. "Piagam Jakarta" atau "Jakarta Charter" pada akhirnya disetujui dengan urutan dan redaksional yang sedikit berbeda.

Trending Now
5 Hal Seru yang Bisa Kamu Lakukan Untuk Menyambut Hari Kemerdekaan

5 Hal Seru yang Bisa Kamu Lakukan Untuk Menyambut Hari Kemerdekaan

Bulan Agustus adalah bulan yang istimewa bagi negara kita, Indonesia. Pasalnya, setiap tahun pada bulan Agustus kita pasti memperingati Hari
30,239 views 5,669 shares
5 Hal Inspiratif yang Terlihat Saat Perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia ke-72 di Istana Negara

5 Hal Inspiratif yang Terlihat Saat Perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia ke-72 di Istana Negara

Tepat tanggal 17 Agustus 2017 kemarin, seluruh masyarakat Indonesia merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke- 72. Upacara Pengibaran Ben
3,749 views 1,734 shares
Tips Bagaimana Cara Berpose Dengan Pasangan Agar Terlihat Pas Dan Ideal

Tips Bagaimana Cara Berpose Dengan Pasangan Agar Terlihat Pas Dan Ideal

Berfoto adalah salah satu cara yang biasa dipakai semua orang untuk mengabadikan setiap momen yang mereka lakukan. Apalagi foto dengan pasan
118,196 views 5,245 shares
[15 FOTO] Karya Seni dari Buah Pisang Bikin Kamu Geleng-geleng!

[15 FOTO] Karya Seni dari Buah Pisang Bikin Kamu Geleng-geleng!

Buah pisang sangat terkenal untuk kesehatan terutama untuk melindungi dinding lambung sobat PULSKER  agar jadi lebih kuat. Ada banyak lagi
59,833 views 1,513 shares
10 Gedung Megah Tertinggi di Dunia

10 Gedung Megah Tertinggi di Dunia

Burj Khalifa Didalam gedung ini dibuat dengan jumlah lantai sebanyak 160 lantai dan lantai teratas adalah 6 .213 m.
47,270 views 621 shares
Keren, Kreasi Mosaik dari Ribuan Mahasiswa UNS Solo Ini Patut Diacungi Jempol

Keren, Kreasi Mosaik dari Ribuan Mahasiswa UNS Solo Ini Patut Diacungi Jempol

Beberapa waktu lalu, kampus-kampus di Indonesia sedang menjalani masa pengenalan kehidupan kampus bagi mahasiswa-mahasiswi barunya. Banyak k
2,525 views 1,904 shares
Inilah pekerjaan Sampingan Para Superhero Ketika Dunia Lagi Adem Ayem, NGAKAK !

Inilah pekerjaan Sampingan Para Superhero Ketika Dunia Lagi Adem Ayem, NGAKAK !

superhero adalah pahlawan super yang melindungi manusia dari serangan para alien atau penjahat-penjahat aneh hasil mutasi genetik. Lawannya
63,388 views 2,578 shares
12 Foto Artis Sebelum dan Sesudah Ini Membuktikan Kalo Cowok Lebih Cakep Saat Berjenggot

12 Foto Artis Sebelum dan Sesudah Ini Membuktikan Kalo Cowok Lebih Cakep Saat Berjenggot

Bulan November, saatnya No Shave November ! Di bulan ini beberapa cowok memutuskan untuk ga cukur jenggot dan kumis sampe bulan November ha
57,621 views 387 shares
Selain Indonesia, Ini 9 Negara Lain yang Berulang Tahun di Bulan Agustus

Selain Indonesia, Ini 9 Negara Lain yang Berulang Tahun di Bulan Agustus

Tepat tanggal 17 Agustus 2017 kemarin, negara kita, Indonesia merayakan Hari Kemerdekaannya yang ke 72 tahun. Itu artinya sudah selama itu k
14,889 views 3,037 shares
10 Bangunan Megah di Dunia yang Terinspirasi dari Alam

10 Bangunan Megah di Dunia yang Terinspirasi dari Alam

Di dunia terdapat banyak sekali bangunan-bangunan monumental yang tersebar di berbagai negara. Bangunan tersebut memiliki fungsi dan makna t
7,656 views 936 shares