Detik detik soekarno Meninggal. . .
Loading...
 
posted on WOW Keren
38,557 views
Detik detik soekarno Meninggal. . .

Jakarta, Selasa, 16 Juni 1970.
Ruangan intensive care RSPAD Gatot Subroto dipenuhi tentara sejak pagi. Serdadu berseragam dan bersenjata lengkap bersiaga penuh di beberapa titik strategis rumah sakit tersebut.
Tak kalah banyaknya, petugas keamanan berpakaian preman juga hilir mudik di koridor rumah sakit hingga pelataran parkir.

Sedari pagi, suasana mencekam sudah terasa.
Kabar yang berhembus mengatakan, mantan Presiden Soekarno akan dibawa ke rumah sakit ini dari rumah tahanannya di Wisma Yaso yang hanya berjarak lima kilometer.Malam ini desas-desus itu terbukti.
Di dalam ruang perawatan yang sangat sederhana untuk ukuran seorang mantan presiden, Soekarno tergolek lemah di pembaringan. Sudah beberapa hari ini kesehatannya sangat mundur. Sepanjang hari, orang yang dulu pernah sangat berkuasa ini terus memejamkan mata. Suhu tubuhnya sangat tinggi. Penyakit ginjal yang tidak dirawat secara semestinya kian menggerogoti kekuatan tubuhnya.

Lelaki yang pernah amat jantan dan berwibawa—dan sebab itu banyak digila-gilai perempuan seantero jagad, sekarang tak ubahnya bagai sesosok mayat hidup. Tiada lagi wajah gantengnya.
Kini wajah yang dihiasi gigi gingsulnya telah membengkak, tanda bahwa racun telah menyebar ke mana-mana. Bukan hanya bengkak, tapi bolong-bolong bagaikan permukaan bulan. Mulutnya yang dahulu mampu menyihir jutaan massa dengan pidato-pidatonya yang sangat memukau, kini hanya terkatup rapat dan kering. Sebentar-sebentar bibirnya gemetar. Menahan sakit. Kedua tangannya yang dahulu sanggup meninju langit dan mencakar udara, kini tergolek lemas di sisi tubuhnya yang kian kurus.

Sang Putera Fajar tinggal menunggu waktu.
Dua hari kemudian, Megawati, anak sulungnya dari Fatmawati diizinkan tentara untuk mengunjungi ayahnya. Menyaksikan ayahnya yang tergolek lemah dan tidak mampu membuka matanya, kedua mata Mega menitikkan airmata. Bibirnya secara perlahan didekatkan ke telinga manusia yang paling dicintainya ini.
“Pak, Pak, ini Ega…”
Senyap.
Ayahnya tak bergerak. Kedua matanya juga tidak membuka. Namun kedua bibir Soekarno yang telah pecah-pecah bergerak-gerak kecil, gemetar, seolah ingin mengatakan sesuatu pada puteri sulungnya itu. Soekarno tampak mengetahui kehadiran Megawati. Tapi dia tidak mampu membuka matanya. Tangan kanannya bergetar seolah ingin menuliskan sesuatu untuk puteri sulungnya, tapi tubuhnya terlampau lemah untuk sekadar menulis. Tangannya kembali terkulai. Soekarno terdiam lagi.

Jelang Wafat
Melihat kenyataan itu, perasaan Megawati amat terpukul. Air matanya yang sedari tadi ditahan kini menitik jatuh. Kian deras. Perempuan muda itu menutupi hidungnya dengan sapu tangan. Tak kuat menerima kenyataan, Megawati menjauh dan limbung. Mega segera dipapah keluar.
Jarum jam terus bergerak. Di luar kamar, sepasukan tentara terus berjaga lengkap dengan senjata.
Malam harinya ketahanan tubuh seorang Soekarno ambrol. Dia coma. Antara hidup dan mati. Tim dokter segera memberikan bantuan seperlunya.
Keesokan hari, mantan wakil presiden Muhammad Hatta diizinkan mengunjungi kolega lamanya ini. Hatta yang ditemani sekretarisnya menghampiri pembaringan Soekarno dengan sangat hati-hati. Dengan segenap kekuatan yang berhasil dihimpunnya, Soekarno berhasil membuka matanya. Menahan rasa sakit yang tak terperi, Soekarno berkata lemah.
“Hatta.., kau di sini..?”
Yang disapa tidak bisa menyembunyikan kesedihannya. Namun Hatta tidak mau kawannya ini mengetahui jika dirinya bersedih. Dengan sekuat tenaga memendam kepedihan yang mencabik hati, Hatta berusaha menjawab Soekarno dengan wajar. Sedikit tersenyum menghibur.
“Ya, bagaimana keadaanmu, No?”
Hatta menyapanya dengan sebutan yang digunakannya di masa lalu. Tangannya memegang lembut tangan Soekarno. Panasnya menjalari jemarinya. Dia ingin memberikan kekuatan pada orang yang sangat dihormatinya ini.
Bibir Soekarno bergetar, tiba-tiba, masih dengan lemah, dia balik bertanya dengan bahasa Belanda. Sesuatu yang biasa mereka berdua lakukan ketika mereka masih bersatu dalam Dwi Tunggal.
“Hoe gaat het met jou…?” Bagaimana keadaanmu?
Hatta memaksakan diri tersenyum. Tangannya masih memegang lengan Soekarno.
Soekarno kemudian terisak bagai anak kecil.
Lelaki perkasa itu menangis di depan kawan seperjuangannya, bagai bayi yang kehilangan mainan. Hatta tidak lagi mampu mengendalikan perasaannya. Pertahanannya bobol. Airmatanya juga tumpah. Hatta ikut menangis.
Kedua teman lama yang sempat berpisah itu saling berpegangan tangan seolah takut berpisah. Hatta tahu, waktu yang tersedia bagi orang yang sangat dikaguminya ini tidak akan lama lagi. Dan Hatta juga tahu, betapa kejamnya siksaan tanpa pukulan yang dialami sahabatnya ini. Sesuatu yang hanya bisa dilakukan oleh manusia yang tidak punya nurani.
“No…”
Hanya itu yang bisa terucap dari bibirnya. Hatta tidak mampu mengucapkan lebih. Bibirnya bergetar menahan kesedihan sekaligus kekecewaannya. Bahunya terguncang-guncang.
Jauh di lubuk hatinya, Hatta sangat marah pada penguasa baru yang sampai hati menyiksa bapak bangsa ini. Walau prinsip politik antara dirinya dengan Soekarno tidak bersesuaian, namun hal itu sama sekali tidak merusak persabatannya yang demikian erat dan tulus.
Hatta masih memegang lengan Soekarno ketika kawannya ini kembali memejamkan matanya.
Jarum jam terus bergerak. Merambati angka demi angka.

Sisa waktu bagi Soekarno kian tipis.
Sehari setelah pertemuan dengan Hatta, kondisi Soekarno yang sudah buruk, terus merosot. Putera Sang Fajar itu tidak mampu lagi membuka kedua matanya. Suhu badannya terus meninggi. Soekarno kini menggigil. Peluh membasahi bantal dan piyamanya. Malamnya Dewi Soekarno dan puterinya yang masih berusia tiga tahun, Karina, hadir di rumah sakit. Soekarno belum pernah sekali pun melihat anaknya.
Minggu pagi, 21 Juni 1970. Dokter Mardjono, salah seorang anggota tim dokter kepresidenan seperti biasa melakukan pemeriksaan rutin. Bersama dua orang paramedis, Dokter Mardjono memeriksa kondisi pasien istimewanya ini. Sebagai seorang dokter yang telah berpengalaman, Mardjono tahu waktunya tidak akan lama lagi.
Dengan sangat hati-hati dan penuh hormat, dia memeriksa denyut nadi Soekarno. Dengan sisa kekuatan yang masih ada, Soekarno menggerakkan tangan kanannya, memegang lengan dokternya. Mardjono merasakan panas yang demikian tinggi dari tangan yang amat lemah ini. Tiba-tiba tangan yang panas itu terkulai. Detik itu juga Soekarno menghembuskan nafas terakhirnya. Kedua matanya tidak pernah mampu lagi untuk membuka. Tubuhnya tergolek tak bergerak lagi. Kini untuk selamanya.
Situasi di sekitar ruangan sangat sepi. Udara sesaat terasa berhenti mengalir. Suara burung yang biasa berkicau tiada terdengar. Kehampaan sepersekian detik yang begitu mencekam. Sekaligus menyedihkan.
Dunia melepas salah seorang pembuat sejarah yang penuh kontroversi. Banyak orang menyayanginya, tapi banyak pula yang membencinya. Namun semua sepakat, Soekarno adalah seorang manusia yang tidak biasa. Yang belum tentu dilahirkan kembali dalam waktu satu abad. Manusia itu kini telah tiada.
Dokter Mardjono segera memanggil seluruh rekannya, sesama tim dokter kepresidenan. Tak lama kemudian mereka mengeluarkan pernyataan resmi: Soekarno telah meninggal

Trending Now
Evolusi Kendaraan Superhero Terkenal dari Masa ke Masa, Mana Favorit Kalian?

Evolusi Kendaraan Superhero Terkenal dari Masa ke Masa, Mana Favorit Kalian?

Ngomongin soal superhero emang nggak akan pernah ada habisnya pulsker. Dari anak-anak sampai orang dewasa pada suka sama topik satu ini. Sam
10,426 views 603 shares
10 Aktor/Aktris Ini Ternyata Tidak Suka Dengan Film Yang Mereka Mainkan Loh!

10 Aktor/Aktris Ini Ternyata Tidak Suka Dengan Film Yang Mereka Mainkan Loh!

Peran seorang Aktor/Aktris memang sangatlah penting disetiap film, sekalipun mereka berperan sebagai pemeran pembantu. Merekalah yang akan m
10,451 views 968 shares
Fotografer Ini Menangkap Momen Langka Ketika Paus Sperma yang Sedang Tidur, Amazing !

Fotografer Ini Menangkap Momen Langka Ketika Paus Sperma yang Sedang Tidur, Amazing !

Apakah semua ikan termasuk paus sperma bisa tidur?. Pertanyaan ini adalah sebagian pertanyaan tentang misteri kehidupan makhluk laut yang se
7,569 views 971 shares
Deretan Meme Seng Penting Yakin Ini Dijamin Bikin Kamu Ngakak Hari Ini!

Deretan Meme 'Seng Penting Yakin' Ini Dijamin Bikin Kamu Ngakak Hari Ini!

Menurut orang-orang sukses, keyakinan dan kepercayaan diri adalah salah satu hal yang paling dibutuhkan dalam diri seseorang. Bahkan untuk h
94,994 views 5,371 shares
12 TIPS Mengolah Makanan yang Harus Kamu Lakukan

12 TIPS Mengolah Makanan yang Harus Kamu Lakukan

Mengolah makanan itu tidak dilakukan dengan sembarangan loh! Ada cara-cara yang harus dilakukan agar makanan menjadi sehat dan enak dikonsum
13,815 views 274 shares
Merk produk yang melekat menjadi sebutan sehari-hari

Merk produk yang melekat menjadi sebutan sehari-hari

Dalam keseharian kita, sering kali kita membeli "merk", bukan produk. Contohnya saat akan membeli air mineral, kita selalu bilang, "beli aku
840,434 views 6,933 shares
8 Tips Buat Ngomong ‘Kamu Agak Gendutan’ Secara Halus dan Nggak Menohok

8 Tips Buat Ngomong ‘Kamu Agak Gendutan’ Secara Halus dan Nggak Menohok

Bagi sebagian besar orang, berat badan adalah salah satu tolok ukur penampilan yang paling berpengaruh. Khususnya bagi para cewek nih Pulske
6,819 views 841 shares
10 Hewan Bertubuh Hitam Legam di Berbagai Belahan Dunia, Ini Asli Lho !

10 Hewan Bertubuh Hitam Legam di Berbagai Belahan Dunia, Ini Asli Lho !

Jika kita mengeksplorasi hewan yang ada di berbagai belahan dunia ini sampai ke pelosok-pelosoknya tidak akan ada habisnya pulsker. Bahkan k
45,597 views 1,491 shares
Ini Nih..Pemandangan Dari Atas Langit Dari Berbagai Kota Di Dunia..Keren!

Ini Nih..Pemandangan Dari Atas Langit Dari Berbagai Kota Di Dunia..Keren!

Norwegia Bagus banget ya..hijau dan berbentuk bintang
42,107 views 0 shares
Baca 11 Meme "Pacar Orang" Ini Deh! Dijamin Kamu Langsung Peduli Sama Pacar Sendiri

Baca 11 Meme "Pacar Orang" Ini Deh! Dijamin Kamu Langsung Peduli Sama Pacar Sendiri

Pasti pernah dong pulsker suka sama seseorang, tapi sudah sayang dan cinta ternyata pacar orang. Sakit deh! Pacar nggak dapet malah sakit ya
70,582 views 5,752 shares