Fungsi dan cara kerja suplemen Creatine
Loading...
 
posted on WOW Keren
5,279 views
Fungsi dan cara kerja suplemen Creatine

Buat kalian yang Hoby berOlahraga atau yang suka Gym alias Fitnes. masih belum tau apa itu Creatine? berikut penjelasannya..

Creatine adalah jenis asam amino yang secara alami terdapat di dalam tubuh dan tersimpan sebagian besar di dalam jaringan otot.

Melalui 3 macam asam amino yaitu arginin, glisin dan metionin, creatine sebanyak 1-2 gram per hari secara alami akan di sintesis di dalam hati dan ginjal. Total jumlah creatine yang dapat tersimpan di dalam tubuh adalah sekitar 0.17% dari total berat badan (120 gram untuk individu dengan berat badan 70 kg). Dari total jumlah tersebut, sekitar 95%-nya akan tersimpan di dalam jaringan otot serta sisanya akan tersimpan di dalam otak, hati serta ginjal.
Selain melalui proses sintesis alami asam amino di dalam tubuh, sumber lain untuk memenuhi kebetuhan creatine bagi tubuh adalah melalui suplementasi creatine yang umumnya berada dalam bentuk creatine monohydrate atau melalui konsumsi produk protein hewani seperti ikan tuna, ikan salmon, ikan herring dan daging sapi.
Pengaruh positif suplementasi creatine terutama pada kegiatan olahraga yang bergantung pada sistem metabolisme anaerobik untuk menghasilkan energi terutama pada aktivitas olahraga bersifat intensitas tinggi bertenaga durasi pendek (<30 detik) seperti sprint atau angkat berat disebabkan oleh adanya peningkatkan jumlah phosphocreatine (PCr) di dalam jaringan otot. Melalui pola konsumsi yang umumnya dilakukan secara kontinu dan rutin, suplementasi creatine disebutkan dapat meningkatkan jumlah simpanan creatine hingga 20-40%.
Creatine dalam metabolisme energi tubuh
Creatine menjadi salah satu sumber energi yang penting bagi kerja otot karena di dalam jaringan otot, bentuknya yang telah ter-fosforilasi menjadi phosphocreatine (PCr) secara langsung akan terlibat di dalam sistem metabolisme energi anaerobik untuk menghasilkan molekul energi ATP (adenosine tri-phospate) secara cepat.
Di dalam proses ini, simpanan PCr yang terdapat di dalam otot akan berperan dalam proses regenerasi molekul energi ATP melalui mekanisme yang juga dikenal sebagai sistem ATP-PCr. Melalui mekanisme reaksi yang berjalan dengan katalis enzim creatine-kinase, phosphocreatine akan menyumbangkan molekul fosfat-nya kepada ADP (adenosine di-phospate) untuk kemudian menghasilkan molekul energi ATP.
PCr + ADP + H+ –> ATP + Cr
Karena molekul energi ATP tersimpan dengan jumlah yang sangat terbatas di dalam tubuh dan karena kemampuan tubuh untuk melakukan aktivitas intensitas tinggi bertenaga sangat bergantung pada ketersediaan ATP di dalam jaringan otot, maka saat tubuh membutuhan energi secara cepat, proses regenerasi ATP dari PCr dapat bermanfaat untuk membantu memenuhi kebutuhan energi yang kemudian secara teoritis juga akan meningkatkan kemampuan tubuh dalam melakukan aktivitas olahraga intensitas tinggi bertenaga durasi pendek.
Performa Olahraga Intensitas Tinggi
Karena secara langsung akan terlibat dalam metabolisme energi secara anaerobik, maka perlu untuk diperhatikan bahwa suplementasi creatine menjadi efektif pada aktivitas olahraga yang bersifat intensitas tinggi bertenaga durasi pendek dengan repetisi atau aktivitas/jenis olahraga yang secara dominan bergantung terhadap metabolisme energi anaerobik untuk menghasilkan energi secara cepat seperti sprint, lari jarak pendek-menengah ataupun aktivitas olahraga lain seperti angkat berat atau bench press yang membutuhkan tenaga yang besar dalam waktu singkat.
Perlu juga untuk dicatat bahwa pada olahraga durasi panjang yang secara dominan bergantung pada pembakaran karbohidrat dan lemak untuk menghasilkan energi (metabolisme energi aerobik) seperti lari jarak jauh, sepeda jarak jauh ataupun juga sepakbola, sampai saat ini hasil riset menunjukan suplementasi creatine tidak memberikan manfaat positif dalam peningkatan performa.
Beberapa-berapa faktor yang menyebabkan suplementasi creatine memberikan manfaat positif terhadap performa olahraga yang bergantung terhadap metabolisme anaerobik untuk menghasilkan energi adalah:
• Supplementasi Cr meningkatkan jumlah PCr di dalam otot
• Peningkatan jumlah PCr meningkatkan kemampuan kontraksi otot melalui proses regenerasi ATP yang dapat berjalan secara cepat.
• Pengunaan PCr sebagai sumber energi secara teoritis akan menjaga tingkat keasaman otot dengan mengurangi membentukkan ion hidrogen.
• Creatine dapat berfungsi sebagai penyangga (buffer) bagi ion hidrogen yang telah terbentuk dalam aktivitas bertenaga. Proses ini secara teoritis dapat mencegah terbentuknya asam laktat yang menyebabkan otot menjadi cepat lelah.
Suplementasi Creatine dalam Penelitian.
Beberapa hasil penelitan memperlihatkan pengaruh positif pengunaan creatine pada aktivitas olahraga yang bergantung pada sistem metabolisme energi anaerobik untuk menghasilkan energi dengan cepat. Penelitan-penelitan tersebut umumnya menunjukan peningkatan power output, peningkatan kemampuan dalam melakukan aktivitas intensitas bertenaga, peningkatkan kapasitas endurance untuk aktivitas bertenaga serta peningkatan performa kapasitas anaerobik. Berikut kami sertakan beberapa hasil penelitian yang menunjukan peningkatan performa:
Penelitan oleh Balsom, Ekblom, et al. (1993) menunjukan peningkatan performa pada individu yang melakukan latihan sprint 10 kali selama 6 detik yang diselingi dengan waktu istirahat 30 detik. Subjek yang diberikan suplementasi creatine sebanyak 25 gram per hari selama 6 hari menunjukan peningkatan kapasitas performa.
Penelitian oleh Earnest et a.l (1995) yang dilakukan terhadap 34 atlet sepakbola amerika dan atlet atletik menunjukan peningkatan 2.5% kemampuan loncat vertikal saat diberikan suplementasi creatine dosis rendah sebanyak 3 gram per hari selama 14 hari.
Peningkatan kapasitas performa anaerobik ditunjukan oleh penelitian yang dilakukan oleh Jacobs et al. (1995), dimana grup yang diberikan suplementasi creatine monohydrate sebanyak 20 gr/hari selama 5 hari menunjukan kemampuan daya tahan yang lebih baik saat melakukan aktivitas bersepeda ergometer pada 125% O2 Max. Grup dengan suplementasi cretine mampu melakukan aktivitas intensitas tinggi dengan waktu yang lebih lama jika jika dibandingkan dengan grup non creatine, 137 vs 128 detik.
Penelitan oleh Casey et al. (1996) yang menunjukan peningkatan kapasitas kerja serta total work production dalam latihan olahraga repetisi bersepeda 2 X 30 detik yang disertai dengan 4 menit istirahat. Dalam penelitian lain, suplementasi creatine jangka pendek juga menunjukan hasil positif dalam peningkatan maximal power/strength (5-15%), performa sprint (1-5%) serta peningkatan performa kerja dalam latihan sprint repetisi (5-15%).

Trending Now
7 Tips Mudah Ambil Foto ala Fashion Blogger yang Kece dan Kekinian

7 Tips Mudah Ambil Foto ala Fashion Blogger yang Kece dan Kekinian

via instagram.com/bodysilhouette_official   Buat kamu yang mengikuti tren fashion, nggak ada salahnya jika kamu mencoba hal baru sep
10,351 views 956 shares
Kelakuan Hewan Kalau Udah Kelewat Sayang Sama Pemiliknya, Nggak Mau Ditinggal

Kelakuan Hewan Kalau Udah Kelewat Sayang Sama Pemiliknya, Nggak Mau Ditinggal

Selalu ada saja tingkah unik dan lucu ditunjukkan hewan peliharaan kita. Kelucuan inilah yang dapat menghilangkan penat kita setelah seharia
4,290 views 848 shares
Deretan Rambu Lalu Lintas Ngawur yang Bikin Pusing Tujuh Keliling

Deretan Rambu Lalu Lintas Ngawur yang Bikin Pusing Tujuh Keliling

Saat kita berkendara di jalan raya, yang harus kita patuhi adalah rambu-rambu lalu lintas yang di letakkan di tempat sesuai kebutuhannya. Se
5,351 views 1,274 shares
Kumpulan Potret Orang Nekat Saat Bekerja Ini Bikin Kaki Merinding

Kumpulan Potret Orang Nekat Saat Bekerja Ini Bikin Kaki Merinding

Setiap hari, para tulang punggung keluar dari rumahnya untuk mencar nafkah untuk keluarganya. Nggak pernah peduli panas atau hujan, niat me
8,231 views 922 shares
Demen Cosplay tapi Minim Budget? Coba Inovasi Ini !

Demen Cosplay tapi Minim Budget? Coba Inovasi Ini !

Cosplay sudah bukan hal yang asing lagi di kota-kota besar. Banyaknya penggemar anime dan juga karakter superhero lainnya, membuat kreativit
45,165 views 915 shares
Inilah 5 Perbedaan Lebaran Jaman Dulu vs Sekarang, pasti kamu mengalami !

Inilah 5 Perbedaan Lebaran Jaman Dulu vs Sekarang, pasti kamu mengalami !

Lebaran sebentar lagi akan datang setelah kita menempuh Bulan Ramadhan yang pernuh Berkah.   Lebaran identik dengan bagi-bagi angpau, kue
19,129 views 1,561 shares
Indahnya, Jenis Merpati Warna Warni Yang Dikira Netizen Hasil Photoshop

Indahnya, Jenis Merpati Warna Warni Yang Dikira Netizen Hasil Photoshop

Sepintas mengira foto merpati ini adalah hasil olah foto digital menggunakan Software photoshop, tapi ternyata foto ini adalah sosok asli me
19,523 views 1,783 shares
[15 FOTO] Beda Asuhan MAMA VS PAPA. Kamu Suka Diasuh yang SIAPA?

[15 FOTO] Beda Asuhan MAMA VS PAPA. Kamu Suka Diasuh yang SIAPA?

Orang tua memiliki cara sendiri-sendiri dalam mendidik anak-anaknya. Tidak perlu jauh membedakan antara orang tua anak yang satu dengan oran
280,886 views 22,776 shares
Selain Meong Ini Sebutan Panggilan Kucing Dari Berbagai Negara

Selain 'Meong' Ini Sebutan Panggilan Kucing Dari Berbagai Negara

Kucing adalah salah satu hewan peliharaan yang paling dipilih di Indonesia. Selain karena lucu dan menggemaskan, kucing juga hewan yang terk
3,266 views 1,015 shares
7 Meme Curhatan Skripsi yang Cuma Mahasiswa Tingkat Akhir Bisa Rasain

7 Meme Curhatan Skripsi yang Cuma Mahasiswa Tingkat Akhir Bisa Rasain

Siklus menjadi seorang mahasiswa tidaklah selalu berjalan mulus. Ibarat roda, terkadang ada saat kita berada di atas dan dibawah. Ada saat d
8,083 views 1,724 shares