Fungsi dan cara kerja suplemen Creatine
Loading...
 
posted on WOW Keren
5,048 views
Fungsi dan cara kerja suplemen Creatine

Buat kalian yang Hoby berOlahraga atau yang suka Gym alias Fitnes. masih belum tau apa itu Creatine? berikut penjelasannya..

Creatine adalah jenis asam amino yang secara alami terdapat di dalam tubuh dan tersimpan sebagian besar di dalam jaringan otot.

Melalui 3 macam asam amino yaitu arginin, glisin dan metionin, creatine sebanyak 1-2 gram per hari secara alami akan di sintesis di dalam hati dan ginjal. Total jumlah creatine yang dapat tersimpan di dalam tubuh adalah sekitar 0.17% dari total berat badan (120 gram untuk individu dengan berat badan 70 kg). Dari total jumlah tersebut, sekitar 95%-nya akan tersimpan di dalam jaringan otot serta sisanya akan tersimpan di dalam otak, hati serta ginjal.
Selain melalui proses sintesis alami asam amino di dalam tubuh, sumber lain untuk memenuhi kebetuhan creatine bagi tubuh adalah melalui suplementasi creatine yang umumnya berada dalam bentuk creatine monohydrate atau melalui konsumsi produk protein hewani seperti ikan tuna, ikan salmon, ikan herring dan daging sapi.
Pengaruh positif suplementasi creatine terutama pada kegiatan olahraga yang bergantung pada sistem metabolisme anaerobik untuk menghasilkan energi terutama pada aktivitas olahraga bersifat intensitas tinggi bertenaga durasi pendek (<30 detik) seperti sprint atau angkat berat disebabkan oleh adanya peningkatkan jumlah phosphocreatine (PCr) di dalam jaringan otot. Melalui pola konsumsi yang umumnya dilakukan secara kontinu dan rutin, suplementasi creatine disebutkan dapat meningkatkan jumlah simpanan creatine hingga 20-40%.
Creatine dalam metabolisme energi tubuh
Creatine menjadi salah satu sumber energi yang penting bagi kerja otot karena di dalam jaringan otot, bentuknya yang telah ter-fosforilasi menjadi phosphocreatine (PCr) secara langsung akan terlibat di dalam sistem metabolisme energi anaerobik untuk menghasilkan molekul energi ATP (adenosine tri-phospate) secara cepat.
Di dalam proses ini, simpanan PCr yang terdapat di dalam otot akan berperan dalam proses regenerasi molekul energi ATP melalui mekanisme yang juga dikenal sebagai sistem ATP-PCr. Melalui mekanisme reaksi yang berjalan dengan katalis enzim creatine-kinase, phosphocreatine akan menyumbangkan molekul fosfat-nya kepada ADP (adenosine di-phospate) untuk kemudian menghasilkan molekul energi ATP.
PCr + ADP + H+ –> ATP + Cr
Karena molekul energi ATP tersimpan dengan jumlah yang sangat terbatas di dalam tubuh dan karena kemampuan tubuh untuk melakukan aktivitas intensitas tinggi bertenaga sangat bergantung pada ketersediaan ATP di dalam jaringan otot, maka saat tubuh membutuhan energi secara cepat, proses regenerasi ATP dari PCr dapat bermanfaat untuk membantu memenuhi kebutuhan energi yang kemudian secara teoritis juga akan meningkatkan kemampuan tubuh dalam melakukan aktivitas olahraga intensitas tinggi bertenaga durasi pendek.
Performa Olahraga Intensitas Tinggi
Karena secara langsung akan terlibat dalam metabolisme energi secara anaerobik, maka perlu untuk diperhatikan bahwa suplementasi creatine menjadi efektif pada aktivitas olahraga yang bersifat intensitas tinggi bertenaga durasi pendek dengan repetisi atau aktivitas/jenis olahraga yang secara dominan bergantung terhadap metabolisme energi anaerobik untuk menghasilkan energi secara cepat seperti sprint, lari jarak pendek-menengah ataupun aktivitas olahraga lain seperti angkat berat atau bench press yang membutuhkan tenaga yang besar dalam waktu singkat.
Perlu juga untuk dicatat bahwa pada olahraga durasi panjang yang secara dominan bergantung pada pembakaran karbohidrat dan lemak untuk menghasilkan energi (metabolisme energi aerobik) seperti lari jarak jauh, sepeda jarak jauh ataupun juga sepakbola, sampai saat ini hasil riset menunjukan suplementasi creatine tidak memberikan manfaat positif dalam peningkatan performa.
Beberapa-berapa faktor yang menyebabkan suplementasi creatine memberikan manfaat positif terhadap performa olahraga yang bergantung terhadap metabolisme anaerobik untuk menghasilkan energi adalah:
• Supplementasi Cr meningkatkan jumlah PCr di dalam otot
• Peningkatan jumlah PCr meningkatkan kemampuan kontraksi otot melalui proses regenerasi ATP yang dapat berjalan secara cepat.
• Pengunaan PCr sebagai sumber energi secara teoritis akan menjaga tingkat keasaman otot dengan mengurangi membentukkan ion hidrogen.
• Creatine dapat berfungsi sebagai penyangga (buffer) bagi ion hidrogen yang telah terbentuk dalam aktivitas bertenaga. Proses ini secara teoritis dapat mencegah terbentuknya asam laktat yang menyebabkan otot menjadi cepat lelah.
Suplementasi Creatine dalam Penelitian.
Beberapa hasil penelitan memperlihatkan pengaruh positif pengunaan creatine pada aktivitas olahraga yang bergantung pada sistem metabolisme energi anaerobik untuk menghasilkan energi dengan cepat. Penelitan-penelitan tersebut umumnya menunjukan peningkatan power output, peningkatan kemampuan dalam melakukan aktivitas intensitas bertenaga, peningkatkan kapasitas endurance untuk aktivitas bertenaga serta peningkatan performa kapasitas anaerobik. Berikut kami sertakan beberapa hasil penelitian yang menunjukan peningkatan performa:
Penelitan oleh Balsom, Ekblom, et al. (1993) menunjukan peningkatan performa pada individu yang melakukan latihan sprint 10 kali selama 6 detik yang diselingi dengan waktu istirahat 30 detik. Subjek yang diberikan suplementasi creatine sebanyak 25 gram per hari selama 6 hari menunjukan peningkatan kapasitas performa.
Penelitian oleh Earnest et a.l (1995) yang dilakukan terhadap 34 atlet sepakbola amerika dan atlet atletik menunjukan peningkatan 2.5% kemampuan loncat vertikal saat diberikan suplementasi creatine dosis rendah sebanyak 3 gram per hari selama 14 hari.
Peningkatan kapasitas performa anaerobik ditunjukan oleh penelitian yang dilakukan oleh Jacobs et al. (1995), dimana grup yang diberikan suplementasi creatine monohydrate sebanyak 20 gr/hari selama 5 hari menunjukan kemampuan daya tahan yang lebih baik saat melakukan aktivitas bersepeda ergometer pada 125% O2 Max. Grup dengan suplementasi cretine mampu melakukan aktivitas intensitas tinggi dengan waktu yang lebih lama jika jika dibandingkan dengan grup non creatine, 137 vs 128 detik.
Penelitan oleh Casey et al. (1996) yang menunjukan peningkatan kapasitas kerja serta total work production dalam latihan olahraga repetisi bersepeda 2 X 30 detik yang disertai dengan 4 menit istirahat. Dalam penelitian lain, suplementasi creatine jangka pendek juga menunjukan hasil positif dalam peningkatan maximal power/strength (5-15%), performa sprint (1-5%) serta peningkatan performa kerja dalam latihan sprint repetisi (5-15%).

Trending Now
Jangan Sepelekan, 7 Hal Ini Ternyata Bisa Bikin Rambut Rontok Lho!

Jangan Sepelekan, 7 Hal Ini Ternyata Bisa Bikin Rambut Rontok Lho!

Bagi wanita, rambut adalah salah satu hal yang sangat berharga, jadi tidak heran jika ada istilah 'rambut adalah mahkota wanita'. Memiliki r
5,379 views 1,872 shares
5 Hal Inspiratif yang Terlihat Saat Perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia ke-72 di Istana Negara

5 Hal Inspiratif yang Terlihat Saat Perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia ke-72 di Istana Negara

Tepat tanggal 17 Agustus 2017 kemarin, seluruh masyarakat Indonesia merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke- 72. Upacara Pengibaran Ben
7,496 views 2,332 shares
13 Surga Dalam Dunia Nyata Ini Cuma Bisa Kamu Temukan di Indonesia

13 Surga Dalam Dunia Nyata Ini Cuma Bisa Kamu Temukan di Indonesia

Indonesia adalah salah satu negara yang mempunyai banyak sekali anugerah keindahan alam yang nggak kalah menakjubkan jika di bandingkan deng
14,010 views 91 shares
Sayur dan Buah Berukuran Jumbo yang Bikin Kalian Terbengong Kaget Saat Melihatnya

Sayur dan Buah Berukuran Jumbo yang Bikin Kalian Terbengong Kaget Saat Melihatnya

Pulsker, dalam kehidupan sehari-hari kita tentunya tidak pernah lepas dari yang namanya sayur dan buah-buahan. Keduanya selalu saja ada dan
43,321 views 2,161 shares
Eehh..Kebiasaan yang Selalu Kita Lakukan Ini Ternyata Salah!

Eehh..Kebiasaan yang Selalu Kita Lakukan Ini Ternyata Salah!

Ada kalanya kita sebagai manusia melakukan hal yang salah, tapi dari kesalahan yang kita lakukan itu, kita juga harus berusaha untuk memperb
156,456 views 6,724 shares
WOW ! Aneka Benda Ini Cocok banget Buat Kamu yang Pemalas !

WOW ! Aneka Benda Ini Cocok banget Buat Kamu yang Pemalas !

Semakin canggih teknologi malah bikin amnusia jadi malas! Kalo dulu kita harus rela berjalan jauh untuk menuju suatu tempat, sekarang ngga p
51,207 views 857 shares
Seniman Ini Memperbaiki Tembok dengan Cara Unik, Jadinya WOW!

Seniman Ini Memperbaiki Tembok dengan Cara Unik, Jadinya WOW!

Karya seni bisa diaplikasikan di mana saja. Bahkan di tempat umum yang kondisi fasilitasnya tidak dihiraukan oleh banyak orang. Seorang seni
118,747 views 2,141 shares
10 Orang Cerdas yang Bisa Menyelesaikan Masalah Dengan Caranya Sendiri

10 Orang Cerdas yang Bisa Menyelesaikan Masalah Dengan Caranya Sendiri

Setiap orang pasti pernah mengalami masalah dan mereka akan mencari solusi untuk menyelesaikan masalah mereka. Lebih istimewa lagi jika kita
18,368 views 3,031 shares
Perbandingan 7 Foto Keren Sebelum dan Sesudah di Edit

Perbandingan 7 Foto Keren Sebelum dan Sesudah di Edit

Di era digital yang serba canggih seperti saat ini apapun bisa dibikin keren Pulsker. Dan yang paling sering adalah foto. Sering kan hampir
18,295 views 2,004 shares
Deretan Realita vs Logika Sinetron yang Nggak Masuk Akal

Deretan Realita vs Logika Sinetron yang Nggak Masuk Akal

Sinema elektronik atau yang lebih akrab disebut dengan sinetron adalah sajian televisi yang sudah akrab dikalangan masyarakat Indonesia seja
70,783 views 4,362 shares