Fungsi dan cara kerja suplemen Creatine
Loading...
 
posted on WOW Keren
5,876 views
Fungsi dan cara kerja suplemen Creatine

Buat kalian yang Hoby berOlahraga atau yang suka Gym alias Fitnes. masih belum tau apa itu Creatine? berikut penjelasannya..

Creatine adalah jenis asam amino yang secara alami terdapat di dalam tubuh dan tersimpan sebagian besar di dalam jaringan otot.

Melalui 3 macam asam amino yaitu arginin, glisin dan metionin, creatine sebanyak 1-2 gram per hari secara alami akan di sintesis di dalam hati dan ginjal. Total jumlah creatine yang dapat tersimpan di dalam tubuh adalah sekitar 0.17% dari total berat badan (120 gram untuk individu dengan berat badan 70 kg). Dari total jumlah tersebut, sekitar 95%-nya akan tersimpan di dalam jaringan otot serta sisanya akan tersimpan di dalam otak, hati serta ginjal.
Selain melalui proses sintesis alami asam amino di dalam tubuh, sumber lain untuk memenuhi kebetuhan creatine bagi tubuh adalah melalui suplementasi creatine yang umumnya berada dalam bentuk creatine monohydrate atau melalui konsumsi produk protein hewani seperti ikan tuna, ikan salmon, ikan herring dan daging sapi.
Pengaruh positif suplementasi creatine terutama pada kegiatan olahraga yang bergantung pada sistem metabolisme anaerobik untuk menghasilkan energi terutama pada aktivitas olahraga bersifat intensitas tinggi bertenaga durasi pendek (<30 detik) seperti sprint atau angkat berat disebabkan oleh adanya peningkatkan jumlah phosphocreatine (PCr) di dalam jaringan otot. Melalui pola konsumsi yang umumnya dilakukan secara kontinu dan rutin, suplementasi creatine disebutkan dapat meningkatkan jumlah simpanan creatine hingga 20-40%.
Creatine dalam metabolisme energi tubuh
Creatine menjadi salah satu sumber energi yang penting bagi kerja otot karena di dalam jaringan otot, bentuknya yang telah ter-fosforilasi menjadi phosphocreatine (PCr) secara langsung akan terlibat di dalam sistem metabolisme energi anaerobik untuk menghasilkan molekul energi ATP (adenosine tri-phospate) secara cepat.
Di dalam proses ini, simpanan PCr yang terdapat di dalam otot akan berperan dalam proses regenerasi molekul energi ATP melalui mekanisme yang juga dikenal sebagai sistem ATP-PCr. Melalui mekanisme reaksi yang berjalan dengan katalis enzim creatine-kinase, phosphocreatine akan menyumbangkan molekul fosfat-nya kepada ADP (adenosine di-phospate) untuk kemudian menghasilkan molekul energi ATP.
PCr + ADP + H+ –> ATP + Cr
Karena molekul energi ATP tersimpan dengan jumlah yang sangat terbatas di dalam tubuh dan karena kemampuan tubuh untuk melakukan aktivitas intensitas tinggi bertenaga sangat bergantung pada ketersediaan ATP di dalam jaringan otot, maka saat tubuh membutuhan energi secara cepat, proses regenerasi ATP dari PCr dapat bermanfaat untuk membantu memenuhi kebutuhan energi yang kemudian secara teoritis juga akan meningkatkan kemampuan tubuh dalam melakukan aktivitas olahraga intensitas tinggi bertenaga durasi pendek.
Performa Olahraga Intensitas Tinggi
Karena secara langsung akan terlibat dalam metabolisme energi secara anaerobik, maka perlu untuk diperhatikan bahwa suplementasi creatine menjadi efektif pada aktivitas olahraga yang bersifat intensitas tinggi bertenaga durasi pendek dengan repetisi atau aktivitas/jenis olahraga yang secara dominan bergantung terhadap metabolisme energi anaerobik untuk menghasilkan energi secara cepat seperti sprint, lari jarak pendek-menengah ataupun aktivitas olahraga lain seperti angkat berat atau bench press yang membutuhkan tenaga yang besar dalam waktu singkat.
Perlu juga untuk dicatat bahwa pada olahraga durasi panjang yang secara dominan bergantung pada pembakaran karbohidrat dan lemak untuk menghasilkan energi (metabolisme energi aerobik) seperti lari jarak jauh, sepeda jarak jauh ataupun juga sepakbola, sampai saat ini hasil riset menunjukan suplementasi creatine tidak memberikan manfaat positif dalam peningkatan performa.
Beberapa-berapa faktor yang menyebabkan suplementasi creatine memberikan manfaat positif terhadap performa olahraga yang bergantung terhadap metabolisme anaerobik untuk menghasilkan energi adalah:
• Supplementasi Cr meningkatkan jumlah PCr di dalam otot
• Peningkatan jumlah PCr meningkatkan kemampuan kontraksi otot melalui proses regenerasi ATP yang dapat berjalan secara cepat.
• Pengunaan PCr sebagai sumber energi secara teoritis akan menjaga tingkat keasaman otot dengan mengurangi membentukkan ion hidrogen.
• Creatine dapat berfungsi sebagai penyangga (buffer) bagi ion hidrogen yang telah terbentuk dalam aktivitas bertenaga. Proses ini secara teoritis dapat mencegah terbentuknya asam laktat yang menyebabkan otot menjadi cepat lelah.
Suplementasi Creatine dalam Penelitian.
Beberapa hasil penelitan memperlihatkan pengaruh positif pengunaan creatine pada aktivitas olahraga yang bergantung pada sistem metabolisme energi anaerobik untuk menghasilkan energi dengan cepat. Penelitan-penelitan tersebut umumnya menunjukan peningkatan power output, peningkatan kemampuan dalam melakukan aktivitas intensitas bertenaga, peningkatkan kapasitas endurance untuk aktivitas bertenaga serta peningkatan performa kapasitas anaerobik. Berikut kami sertakan beberapa hasil penelitian yang menunjukan peningkatan performa:
Penelitan oleh Balsom, Ekblom, et al. (1993) menunjukan peningkatan performa pada individu yang melakukan latihan sprint 10 kali selama 6 detik yang diselingi dengan waktu istirahat 30 detik. Subjek yang diberikan suplementasi creatine sebanyak 25 gram per hari selama 6 hari menunjukan peningkatan kapasitas performa.
Penelitian oleh Earnest et a.l (1995) yang dilakukan terhadap 34 atlet sepakbola amerika dan atlet atletik menunjukan peningkatan 2.5% kemampuan loncat vertikal saat diberikan suplementasi creatine dosis rendah sebanyak 3 gram per hari selama 14 hari.
Peningkatan kapasitas performa anaerobik ditunjukan oleh penelitian yang dilakukan oleh Jacobs et al. (1995), dimana grup yang diberikan suplementasi creatine monohydrate sebanyak 20 gr/hari selama 5 hari menunjukan kemampuan daya tahan yang lebih baik saat melakukan aktivitas bersepeda ergometer pada 125% O2 Max. Grup dengan suplementasi cretine mampu melakukan aktivitas intensitas tinggi dengan waktu yang lebih lama jika jika dibandingkan dengan grup non creatine, 137 vs 128 detik.
Penelitan oleh Casey et al. (1996) yang menunjukan peningkatan kapasitas kerja serta total work production dalam latihan olahraga repetisi bersepeda 2 X 30 detik yang disertai dengan 4 menit istirahat. Dalam penelitian lain, suplementasi creatine jangka pendek juga menunjukan hasil positif dalam peningkatan maximal power/strength (5-15%), performa sprint (1-5%) serta peningkatan performa kerja dalam latihan sprint repetisi (5-15%).

Trending Now
6 Destinasi di Perth, Australia Ini Cocok Banget Buat Kamu yang Ingin Refreshing di Alam Terbuka

6 Destinasi di Perth, Australia Ini Cocok Banget Buat Kamu yang Ingin Refreshing di Alam Terbuka

Menikmati alam bebas adalah salah satu alternatif liburan yang nggak ada matinya. Sambil menikmati udara segar dan pemandangan, dalam sekeja
4,197 views 336 shares
Bete Karena Sering Telat Sahur? Yuk, Hibur Diri Bareng 7 Meme Kocak Ini

Bete Karena Sering Telat Sahur? Yuk, Hibur Diri Bareng 7 Meme Kocak Ini

Makan saat subuh alias sahur menjadi kegiatan paling khas di bulan Ramadhan. Agar bisa bangun lebih awal untuk sahur orang-orang memiliki be
1,718 views 0 shares
Gambar Keren Ketika Kilat Petir Menyambar MENARA TINGGI di DUNIA!

Gambar Keren Ketika Kilat Petir Menyambar MENARA TINGGI di DUNIA!

lagi musim hujan parah nih, pasti sering denger atau ngeliat petir dan kilat menyambar dan ngagetin kita dengan suara nya yang menggelegar d
136,089 views 2,892 shares
7 Foto Ilusi Optik yang Bakalan Menipu Penglihatanmu

7 Foto Ilusi Optik yang Bakalan Menipu Penglihatanmu

Pulsker, kalian pastinya sudah hafal dan mungkin rada bosan dengar pepatah ‘satu foto bisa menceritakan sejuta kisah’?. Tapi pepatah ter
4,863 views 0 shares
7 Gaun Anggun Pernikahan Kerjaaan Inggris dari Masa ke Masa. Mana Favoritmu?

7 Gaun Anggun Pernikahan Kerjaaan Inggris dari Masa ke Masa. Mana Favoritmu?

Masih hangat kabar pernikahan Pangeran Harry dan aktris cantik Meghan Markle. Ya, perhatian dunia memang tertuju pada Royal Wedding dari pe
5,431 views 657 shares
5 Rumah Mewah Selebriti Ini Mempunyai Desain Unik

5 Rumah Mewah Selebriti Ini Mempunyai Desain Unik

Mempunyai hunian yang mewah sangatlah mudah bagi para selebriti untuk mendapatkannya, hal ini terjadi karena memang para selebriti begitu mu
3,472 views 0 shares
10 Komik Kehidupan Masa Kecil yang Akan Membawamu Bernostalgia

10 Komik 'Kehidupan Masa Kecil yang Akan Membawamu Bernostalgia

Jaman dulu emang nggak ada gadget, tapi jangan dikira kalau masa kecil anak 90an itu suram. Justru permainan jaman dulu itu seru dan asyik b
9,151 views 678 shares
9 Kebiasaan Jorok yang Diam-Diam Sering Cewek Lakukan

9 Kebiasaan Jorok yang Diam-Diam Sering Cewek Lakukan

Kaum hawa dikenal dengan pribadi yang lebih rapi dan bersih dibandingkan kaum adam. Dan hampir semua cewek mempersiapkan sesuatunya dengan s
79,406 views 5,926 shares
Dari Emak-emak Sampai Remaja, Begini Tingkah Gokil Cewek Saat di Motor

Dari Emak-emak Sampai Remaja, Begini Tingkah Gokil Cewek Saat di Motor

Jalanan adalah tempat dimana banyak orang dengan berbagai karakter berlalu lalang. Ada yang nggak sabaran, suka marah-marah hingga mereka ya
4,977 views 0 shares
10 Foto Kesialan yang Nggak Ingin Kamu Rasakan Seumur Hidup

10 Foto Kesialan yang Nggak Ingin Kamu Rasakan Seumur Hidup

Siapa sih yang mau mengalami apes? Tapi balik lagi, rejeki, jodoh dan maut sudah ada yang mengatur, begitu juga dengan kesialan. Walaupun ad
6,078 views 627 shares