Fungsi dan cara kerja suplemen Creatine
Loading...
 
posted on WOW Keren
5,494 views
Fungsi dan cara kerja suplemen Creatine

Buat kalian yang Hoby berOlahraga atau yang suka Gym alias Fitnes. masih belum tau apa itu Creatine? berikut penjelasannya..

Creatine adalah jenis asam amino yang secara alami terdapat di dalam tubuh dan tersimpan sebagian besar di dalam jaringan otot.

Melalui 3 macam asam amino yaitu arginin, glisin dan metionin, creatine sebanyak 1-2 gram per hari secara alami akan di sintesis di dalam hati dan ginjal. Total jumlah creatine yang dapat tersimpan di dalam tubuh adalah sekitar 0.17% dari total berat badan (120 gram untuk individu dengan berat badan 70 kg). Dari total jumlah tersebut, sekitar 95%-nya akan tersimpan di dalam jaringan otot serta sisanya akan tersimpan di dalam otak, hati serta ginjal.
Selain melalui proses sintesis alami asam amino di dalam tubuh, sumber lain untuk memenuhi kebetuhan creatine bagi tubuh adalah melalui suplementasi creatine yang umumnya berada dalam bentuk creatine monohydrate atau melalui konsumsi produk protein hewani seperti ikan tuna, ikan salmon, ikan herring dan daging sapi.
Pengaruh positif suplementasi creatine terutama pada kegiatan olahraga yang bergantung pada sistem metabolisme anaerobik untuk menghasilkan energi terutama pada aktivitas olahraga bersifat intensitas tinggi bertenaga durasi pendek (<30 detik) seperti sprint atau angkat berat disebabkan oleh adanya peningkatkan jumlah phosphocreatine (PCr) di dalam jaringan otot. Melalui pola konsumsi yang umumnya dilakukan secara kontinu dan rutin, suplementasi creatine disebutkan dapat meningkatkan jumlah simpanan creatine hingga 20-40%.
Creatine dalam metabolisme energi tubuh
Creatine menjadi salah satu sumber energi yang penting bagi kerja otot karena di dalam jaringan otot, bentuknya yang telah ter-fosforilasi menjadi phosphocreatine (PCr) secara langsung akan terlibat di dalam sistem metabolisme energi anaerobik untuk menghasilkan molekul energi ATP (adenosine tri-phospate) secara cepat.
Di dalam proses ini, simpanan PCr yang terdapat di dalam otot akan berperan dalam proses regenerasi molekul energi ATP melalui mekanisme yang juga dikenal sebagai sistem ATP-PCr. Melalui mekanisme reaksi yang berjalan dengan katalis enzim creatine-kinase, phosphocreatine akan menyumbangkan molekul fosfat-nya kepada ADP (adenosine di-phospate) untuk kemudian menghasilkan molekul energi ATP.
PCr + ADP + H+ –> ATP + Cr
Karena molekul energi ATP tersimpan dengan jumlah yang sangat terbatas di dalam tubuh dan karena kemampuan tubuh untuk melakukan aktivitas intensitas tinggi bertenaga sangat bergantung pada ketersediaan ATP di dalam jaringan otot, maka saat tubuh membutuhan energi secara cepat, proses regenerasi ATP dari PCr dapat bermanfaat untuk membantu memenuhi kebutuhan energi yang kemudian secara teoritis juga akan meningkatkan kemampuan tubuh dalam melakukan aktivitas olahraga intensitas tinggi bertenaga durasi pendek.
Performa Olahraga Intensitas Tinggi
Karena secara langsung akan terlibat dalam metabolisme energi secara anaerobik, maka perlu untuk diperhatikan bahwa suplementasi creatine menjadi efektif pada aktivitas olahraga yang bersifat intensitas tinggi bertenaga durasi pendek dengan repetisi atau aktivitas/jenis olahraga yang secara dominan bergantung terhadap metabolisme energi anaerobik untuk menghasilkan energi secara cepat seperti sprint, lari jarak pendek-menengah ataupun aktivitas olahraga lain seperti angkat berat atau bench press yang membutuhkan tenaga yang besar dalam waktu singkat.
Perlu juga untuk dicatat bahwa pada olahraga durasi panjang yang secara dominan bergantung pada pembakaran karbohidrat dan lemak untuk menghasilkan energi (metabolisme energi aerobik) seperti lari jarak jauh, sepeda jarak jauh ataupun juga sepakbola, sampai saat ini hasil riset menunjukan suplementasi creatine tidak memberikan manfaat positif dalam peningkatan performa.
Beberapa-berapa faktor yang menyebabkan suplementasi creatine memberikan manfaat positif terhadap performa olahraga yang bergantung terhadap metabolisme anaerobik untuk menghasilkan energi adalah:
• Supplementasi Cr meningkatkan jumlah PCr di dalam otot
• Peningkatan jumlah PCr meningkatkan kemampuan kontraksi otot melalui proses regenerasi ATP yang dapat berjalan secara cepat.
• Pengunaan PCr sebagai sumber energi secara teoritis akan menjaga tingkat keasaman otot dengan mengurangi membentukkan ion hidrogen.
• Creatine dapat berfungsi sebagai penyangga (buffer) bagi ion hidrogen yang telah terbentuk dalam aktivitas bertenaga. Proses ini secara teoritis dapat mencegah terbentuknya asam laktat yang menyebabkan otot menjadi cepat lelah.
Suplementasi Creatine dalam Penelitian.
Beberapa hasil penelitan memperlihatkan pengaruh positif pengunaan creatine pada aktivitas olahraga yang bergantung pada sistem metabolisme energi anaerobik untuk menghasilkan energi dengan cepat. Penelitan-penelitan tersebut umumnya menunjukan peningkatan power output, peningkatan kemampuan dalam melakukan aktivitas intensitas bertenaga, peningkatkan kapasitas endurance untuk aktivitas bertenaga serta peningkatan performa kapasitas anaerobik. Berikut kami sertakan beberapa hasil penelitian yang menunjukan peningkatan performa:
Penelitan oleh Balsom, Ekblom, et al. (1993) menunjukan peningkatan performa pada individu yang melakukan latihan sprint 10 kali selama 6 detik yang diselingi dengan waktu istirahat 30 detik. Subjek yang diberikan suplementasi creatine sebanyak 25 gram per hari selama 6 hari menunjukan peningkatan kapasitas performa.
Penelitian oleh Earnest et a.l (1995) yang dilakukan terhadap 34 atlet sepakbola amerika dan atlet atletik menunjukan peningkatan 2.5% kemampuan loncat vertikal saat diberikan suplementasi creatine dosis rendah sebanyak 3 gram per hari selama 14 hari.
Peningkatan kapasitas performa anaerobik ditunjukan oleh penelitian yang dilakukan oleh Jacobs et al. (1995), dimana grup yang diberikan suplementasi creatine monohydrate sebanyak 20 gr/hari selama 5 hari menunjukan kemampuan daya tahan yang lebih baik saat melakukan aktivitas bersepeda ergometer pada 125% O2 Max. Grup dengan suplementasi cretine mampu melakukan aktivitas intensitas tinggi dengan waktu yang lebih lama jika jika dibandingkan dengan grup non creatine, 137 vs 128 detik.
Penelitan oleh Casey et al. (1996) yang menunjukan peningkatan kapasitas kerja serta total work production dalam latihan olahraga repetisi bersepeda 2 X 30 detik yang disertai dengan 4 menit istirahat. Dalam penelitian lain, suplementasi creatine jangka pendek juga menunjukan hasil positif dalam peningkatan maximal power/strength (5-15%), performa sprint (1-5%) serta peningkatan performa kerja dalam latihan sprint repetisi (5-15%).

Trending Now
Ingin Liburan Hemat ke Luar Negeri? Simak 7 Tips Mudah Ini

Ingin Liburan Hemat ke Luar Negeri? Simak 7 Tips Mudah Ini

Thumbnail : theplaidzebra.com   Buat sebagian orang, liburan adalah hal yang wajib direncanakan setiap tahunnya untuk merileksasikan
6,400 views 2,250 shares
7 Pulau Surga Untuk Foto Instagramable yang ada di Filipina, Super Keren!

7 Pulau Surga Untuk Foto Instagramable yang ada di Filipina, Super Keren!

Thumbnail : backpackerumrah.com   Mungkin kamu sudah pernah liburan di sekitaran Asia Tenggara, seperti Singapura atau Malaysia. Tapi
28,751 views 9,916 shares
Gambar Jadul yang Dibikin Parodi Percakapan Ini Isinya Bikin Ngakak

Gambar Jadul yang Dibikin Parodi Percakapan Ini Isinya Bikin Ngakak

Kalau kamu generasi 90an, pasti ingat beberapa gambar yang ada dibuku pelajaran SD yang memperlihatkan gambar keluarga yang rukun. Biasanya
81 views 0 shares
10 Komik Tentang Mantan yang Isinya Makjleb dan Bikin Gagal Move On

10 Komik Tentang Mantan yang Isinya Makjleb dan Bikin Gagal Move On

Saat kita pacaran, rasanya dunia milik kita berdua. Tapi disaat putus, bahkan kamu nggak mau mengingat nama mantanmu lagi, padahal dia adala
84 views 0 shares
10 Kelakuan Orang Saat Banjir.. Nyeleneh Banget!

10 Kelakuan Orang Saat Banjir.. Nyeleneh Banget!

Saat akhir tahun, hujan pasti melanda beberapa daerah di Indonesia. Dan biasanya, dampak dari hujan sendiri adalah banjir. Dampak dari banji
47 views 0 shares
Tak Sekedar Barang Rongsokan, Selongsong Peluru Pun Bisa Jadi Karya Seni Mengagumkan

Tak Sekedar Barang Rongsokan, Selongsong Peluru Pun Bisa Jadi Karya Seni Mengagumkan

Mendengar kata peluru tajam, membuat bulu kuduk kita jadi berdiri. Gimana nggak Pulsker, peluru tajam biasanya digunakan untuk berperang dan
41 views 0 shares
Tato Kaki 3-Dimensi Bergambar Sepatu yang Nampak Nyata Banget

Tato Kaki 3-Dimensi Bergambar Sepatu yang Nampak Nyata Banget

Seni rajah tubuh atau tato, selama ini seringkali dipandang sebelah mata oleh sebagian orang. Banyak yang mengidentikkannya dengan kriminal,
58 views 0 shares
Deretan Mobil Mewah yang Digunakan untuk Mengangkut Rumput dan Hewan, Duh !

Deretan Mobil Mewah yang Digunakan untuk Mengangkut Rumput dan Hewan, Duh !

Sejatinya, selain sebagai alat transportasi mobil juga digunakan sebagai alat pengangkut barang. Tentunya barang tersebut harus disesuaikan
44 views 0 shares
Nggak Cuma Indah Gerakannya, 9 Tarian Asli Indonesia Ini Juga Mengandung Mistis

Nggak Cuma Indah Gerakannya, 9 Tarian Asli Indonesia Ini Juga Mengandung Mistis

Indonesia dikenal sebagai negara yang kaya akan bahasa daerah, adat istiadat, suku dan budayanya. Dan disetiap dareah memiliki ciri khas ma
1,477 views 275 shares
Kumpulan Meme Ditolak Cewek Ini Bikin Kamu Gagal Galau

Kumpulan Meme 'Ditolak Cewek' Ini Bikin Kamu Gagal Galau

Cinta itu nggak harus memiliki. Jadi kalau kamu ditolak cewek, ya terima aja, siapa tahu jodohmu masih disimpan Tuhan. Dan saat waktunya tib
6,384 views 842 shares