Sejarah Monumen Nasional
Loading...
 
posted on
562 views
Sejarah Monumen Nasional

Monumen Nasional atau yang populer disingkat dengan Monas atau Tugu Monas adalah monumen peringatan setinggi 132 meter (433 kaki) yang didirikan untuk mengenang perlawanan dan perjuangan rakyat Indonesia untuk merebut kemerdekaan dari pemerintahan kolonial Hindia Belanda. Pembangunan monumen ini dimulai pada tanggal 17 Agustus 1961 di bawah perintah presiden Sukarno, dan dibuka untuk umum pada tanggal 12 Juli 1975.

Tugu ini dimahkotai lidah api yang dilapisi lembaran emas yang melambangkan semangat perjuangan yang menyala-nyala. Monumen Nasional terletak tepat di tengah Lapangan Medan Merdeka, Jakarta Pusat. Monumen dan museum ini dibuka setiap hari mulai pukul 08.00 - 15.00 WIB. Pada hari Senin pekan terakhir setiap bulannya ditutup untuk umum.

Setelah pusat pemerintahan Republik Indonesia kembali ke Jakarta setelah sebelumnya berkedudukan di Yogyakarta pada tahun 1950 menyusul pengakuan kedaulatan Republik Indonesia oleh pemerintah Belanda pada tahun 1949, Presiden Sukarno mulai memikirkan pembangunan sebuah monumen nasional yang setara dengan Menara Eiffel di lapangan tepat di depan Istana Merdeka. Pembangunan tugu Monas bertujuan mengenang dan melestarikan perjuangan bangsa Indonesia pada masa revolusi kemerdekaan 1945, agar terus membangkitkan inspirasi dan semangat patriotisme generasi saat ini dan mendatang.

Pada tanggal 17 Agustus 1954 sebuah komite nasional dibentuk dan sayembara perancangan monumen nasional digelar pada tahun 1955. Terdapat 51 karya yang masuk, akan tetapi hanya satu karya yang dibuat oleh Frederich Silaban yang memenuhi kriteria yang ditentukan komite, antara lain menggambarkan karakter bangsa Indonesia dan dapat bertahan selama berabad-abad. Sayembara kedua digelar pada tahun 1960 tapi sekali lagi tak satupun dari 136 peserta yang memenuhi kriteria. Ketua juri kemudian meminta Silaban untuk menunjukkan rancangannya kepada Sukarno. Akan tetapi Sukarno kurang menyukai rancangan itu dan ia menginginkan monumen itu berbentuk lingga dan yoni. Silaban kemudian diminta merancang monumen dengan tema seperti itu, akan tetapi rancangan yang diajukan Silaban terlalu luar biasa sehingga biayanya sangat besar dan tidak mampu ditanggung oleh anggaran negara, terlebih kondisi ekonomi saat itu cukup buruk. Silaban menolak merancang bangunan yang lebih kecil, dan menyarankan pembangunan ditunda hingga ekonomi Indonesia membaik. Sukarno kemudian meminta arsitek R.M. Soedarsono untuk melanjutkan rancangan itu. Soedarsono memasukkan angka 17, 8 dan 45, melambangkan 17 Agustus 1945 memulai Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, ke dalam rancangan monumen itu. Tugu Peringatan Nasional ini kemudian dibangun di areal seluas 80 hektare. Tugu ini diarsiteki oleh Friedrich Silaban dan R. M. Soedarsono, mulai dibangun 17 Agustus 1961.

Trending Now
7 Cara Cool Menghadapi Pertanyaan Kapan Nikah saat Lebaran..Wajib Coba Nih!

7 Cara Cool Menghadapi Pertanyaan 'Kapan Nikah' saat Lebaran..Wajib Coba Nih!

Thumnail : kapanlagi.com   Lebaran sebentar lagi, jadi nggak sabar menunggu momen kumpul bareng keluarga kan? Bagi sebagian orang mem
42,788 views 4,545 shares
Bikin Melongo ... 6 Selebriti Ini Nggak Jauh Beda Sebelum Dan Sesudah Di Make Up

Bikin Melongo ... 6 Selebriti Ini Nggak Jauh Beda Sebelum Dan Sesudah Di Make Up

Menjadi Selebriti memang dituntut untuk selalu menjaga penampilannya, baik cara berpakaian, rambut, wajah, dan lain sebagainya. Makanya seri
882 views 0 shares
10 Life Hack Paling Gokil dari Benda Sehari-hari di Sekitar Kita

10 Life Hack Paling Gokil dari Benda Sehari-hari di Sekitar Kita

Bicara soal lifehack memang nggak ada matinya. Hampir setiap saat selalu ada saja inovasi-inovasi unik yang diciptakan oleh seseorang. Walau
1,566 views 371 shares
8 Potret Selebriti Saat SMA Ini Lucu Banget

8 Potret Selebriti Saat SMA Ini Lucu Banget

Jaman SMA adalah masa yang penuh dengan cerita, karena masa ini banyak kenangan manis yang bisa diceritakan meskipun kita sudah tua. Masa SM
1,452 views 202 shares
7 Makanan Yang Akrab Dilidah Orang Indonesia Namun Dibenci Bule, Apa Aja Ya?

7 Makanan Yang Akrab Dilidah Orang Indonesia Namun Dibenci Bule, Apa Aja Ya?

Indonesia terkenal dan kaya akan citarasa kuliner dari berbagai daerah yang memiliki khas  unik dan menggugah selera. Bahkan, Rendang yang
48,060 views 5,246 shares
Bikin Hati Adem. 9 Artis yang Dulunya Tomboy Tapi Sekarang Feminim Banget. Nggak Kalah Cantik Sama yang Asli Feminim

Bikin Hati Adem. 9 Artis yang Dulunya Tomboy Tapi Sekarang Feminim Banget. Nggak Kalah Cantik Sama yang Asli Feminim

Kepribadian orang memang berbeda beda. Dan itu adalah privaci masing masing orang mau berpenampilan seperti apa, meskipun sekarang sudah era
1,582 views 0 shares
9 Tulisan Kocak Bikin Ngakak Pemudik Saat Pulang Kampung

9 Tulisan Kocak Bikin Ngakak Pemudik Saat Pulang Kampung

Mudik menjadi salah satu tradisi tahunan di Indonesia menjelang lebaran. Biasanya dilakukan para perantau di kota setelah setahun atau lebih
1,657 views 0 shares
Deretan Momen Apes yang Bikin Kamu Pasrah Saat Mengalaminya

Deretan Momen Apes yang Bikin Kamu Pasrah Saat Mengalaminya

Nasib manusia emang nggak pernah ada yang tahu, karena jodoh, maut dan rejeki sudah diatur oleh Tuhan. Ada juga yang nggak percaya dengan ha
2,327 views 0 shares
Meme Kocak Lika-Liku Cewek yang Kadang Sulit Dimengerti Cowok

Meme Kocak Lika-Liku Cewek yang Kadang Sulit Dimengerti Cowok

Ngomongin perbedaan cewek dengan cowok bakalan nggak ada habisnya. Mereka adalah ibarat air dan api Pulsker. Selain beda secara fisik, juga
4,566 views 582 shares
6 Pekerjaan ini Lagi Hits Banget. Bikin Kamu Ketagihan

6 Pekerjaan ini Lagi Hits Banget. Bikin Kamu Ketagihan

Sekarang ini dunia tanpa batas. Tak ada lagi yang sulit di era teknologi seperti sekarang ini. Bagi kamu yang paham teknologi ini adalah kes
1,990 views 203 shares