9 Dokter tercantik di Indonesia
Loading...

Sumber(www.waletqq.net)

Tidak diragukan lagi kalau profesi sebagai seorang dokter adalah pekerjaan yang sangat mulia kawan, sebab kesembuhan ataupun keselamatan seorang pasien berada di tangan mereka. Dan apalagi jika si dokter ini memiliki paras yang cantik, berkepribadian baik, ditambah senyum manis yang selalu mereka bagikan kepada setiap pasiennya, tentunya hal tersebut menjadi sesuatu semacam obat tersendiri bagi si pasien.

Nah! berikut ini kami telah merangkumkan untuk kalian 9 dokter tercantik yang ada di Indonesia. Silahkan simak sajiannya dibawah ini.

 

1. Reisa Kartikasari

Siapa bilang wanita cantik enggan terjun di bidang forensik. Reisa Kartikasari, perempuan anggun tinggi semampai ini pernah menjadi anggota tim Disaster Victim Identification (DVI) dalam kasus peristiwa Sukhoi Superjet yang jatuh di Gunung Salak. Ia bertugas langsung salam proses identifikasi data atemortem dan postmortem sejumlah jenazah.

Kini, Puteri Indonesia Lingkungan 2010 ini aktif bekerja sebagai dokter estetika di JMB Clinic dan tampil di layar kaca dalam salah satu acara kesehatan. Tak cuma itu, Reisa juga mewakili Indonesia dalam kontes Miss International 2011 yang berlangsung mulai 20 Oktober 2011 dan final pada 7 November 2011 di kota Cheng Du, China. Di ajang ini, Reisa ingin mengusung isu tentang perdamaian dunia serta kebudayaan Indonesia. Dia juga ingin mengusung tema tentang Pray For Japan, pascagempa Bumi dan Tsunami yang melanda Jepang, 11 Maret 2011 silam. Selain itu, Reisa juga mendapatkan penghargaan sebagai Duta Energi Bersih.

 

1
2. Mesty Ariotedjo
Cantik, piawai memainkan flute, dan ia adalah seorang dokter muda. Kini ia sedang bertugas di bagian endokrinologi anak Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo dalam pendataan pasien-pasien penyakit tidak menular di Indonesia.
Menurutnya seharusnya porsi perhatian pada bidang ini lebih besar dibandingkan penyakit menular. Selain itu dia juga mempunyai kemampuan di musik dengan memainkan alat musik seperti harpa.

2. Mesty Ariotedjo
Cantik, piawai memainkan flute, dan ia adalah seorang dokter muda. Kini ia sedang bertugas di bagian endokrinologi anak Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo dalam pendataan pasien-pasien penyakit tidak menular di Indonesia.
Menurutnya seharusnya porsi perhatian pada bidang ini lebih besar dibandingkan penyakit menular. Selain itu dia juga mempunyai kemampuan di musik dengan memainkan alat musik seperti harpa.
Advertisements

2
3. Olivia Ong
Nama Dokter Olivia Ong ini pasti sudah sangat dikenal oleh mereka yang pernah melakukan perawatan wajah dan tubuh. Ketertarikan Olivia sebagai dokter estetika didapatkan saat menjadi mahasiswa kedokteran diUniversitas Atma Jaya Jakarta dulu. Kini, ia memiliki klinik sendiri yang terkenal dengan tindakan filler danbotox.

Tak hanya cantik, wanita kelahiran 33 tahun silam ini gemar sekali belajar. Dulu tempat yang paling sering didatangi olehnya adalah perpustakaan, bukan mall atau kafe. Olivia telah menerima pelatihan khusus dan kegiatan-kegiatan akademis dan mendapatkan gelar Diploma di Pelatihan Ilmu Estetika Kedokteran di The American Academy of Aesthetic Medicine pada tahun 2011.

3. Olivia Ong
Nama Dokter Olivia Ong ini pasti sudah sangat dikenal oleh mereka yang pernah melakukan perawatan wajah dan tubuh. Ketertarikan Olivia sebagai dokter estetika didapatkan saat menjadi mahasiswa kedokteran diUniversitas Atma Jaya Jakarta dulu. Kini, ia memiliki klinik sendiri yang terkenal dengan tindakan filler danbotox. Tak hanya cantik, wanita kelahiran 33 tahun silam ini gemar sekali belajar. Dulu tempat yang paling sering didatangi olehnya adalah perpustakaan, bukan mall atau kafe. Olivia telah menerima pelatihan khusus dan kegiatan-kegiatan akademis dan mendapatkan gelar Diploma di Pelatihan Ilmu Estetika Kedokteran di The American Academy of Aesthetic Medicine pada tahun 2011.

3
4. Enrina Dian
Enrina Diah SpBP adalah pendiri Ultimo Aesthetic & Dental Center. Beliau dilahirkan di Manado, pada tanggal 23 Mei 1974. Minat yang besar di bidang ini telah berkembang sejak menjalani Kuliah Strata 1 di Universitas Indonesia, Salemba. Pada tahun 2005, Enrina Diah SpBP mendapatkan beasiswa pelatihan khusus bedah di sekitar wajah dan kepala (Craniofacial) di Chang Gung Craniofacial dan Cleft Center, Taiwan, Swiss danThailand. Beliau meraih sertifikat internasional sebagai ahli bedah Craniofacial yang pertama di Indonesia. Pada tahun 2007, beliau diminta menjadi staf ahli bedah plastik dan konsultan bedah di UB Craniofacial Women & Children Hospital. Pada tahun 2009, Enrina Diah SpBP mendirikan Ultimo Aesthetic & Dental Center.
Dengan konsep one-stop-beauty clinic, dengan menggunakan teknologi medis terkini dan didukung oleh tim dokter spesialis yang berpengalaman, Ultimo Clinic berusaha untuk memberikan pelayanan paripurna dengan selalu mengutamakan kepuasan kliennya.

4. Enrina Dian
Enrina Diah SpBP adalah pendiri Ultimo Aesthetic & Dental Center. Beliau dilahirkan di Manado, pada tanggal 23 Mei 1974. Minat yang besar di bidang ini telah berkembang sejak menjalani Kuliah Strata 1 di Universitas Indonesia, Salemba. Pada tahun 2005, Enrina Diah SpBP mendapatkan beasiswa pelatihan khusus bedah di sekitar wajah dan kepala (Craniofacial) di Chang Gung Craniofacial dan Cleft Center, Taiwan, Swiss danThailand. Beliau meraih sertifikat internasional sebagai ahli bedah Craniofacial yang pertama di Indonesia. Pada tahun 2007, beliau diminta menjadi staf ahli bedah plastik dan konsultan bedah di UB Craniofacial Women & Children Hospital. Pada tahun 2009, Enrina Diah SpBP mendirikan Ultimo Aesthetic & Dental Center. Dengan konsep one-stop-beauty clinic, dengan menggunakan teknologi medis terkini dan didukung oleh tim dokter spesialis yang berpengalaman, Ultimo Clinic berusaha untuk memberikan pelayanan paripurna dengan selalu mengutamakan kepuasan kliennya.

4
5. Nycta Gina
Perannya sebagai perempuan menyebalkan namun lucu sebagai Jeng Kelin berhasil memikat pemirsa televisi. Siapa sangka di tahun 2011 Gina lulus sebagai dokter umum dari Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti Jakarta.
Perjuangannya untuk mencapai gelar tersebut pun dibilang tak mudah, kesibukkannya sebagai artis peran dan MC membuatnya harus pintar-pintar membagi waktu. Kini, di sela kesibukkannya sebagai penyiar radio dan mengisi program acara televisi, praktek dokter tetap berjalan di kawasan Jakarta Selatan.

5. Nycta Gina
Perannya sebagai perempuan menyebalkan namun lucu sebagai Jeng Kelin berhasil memikat pemirsa televisi. Siapa sangka di tahun 2011 Gina lulus sebagai dokter umum dari Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti Jakarta.
Perjuangannya untuk mencapai gelar tersebut pun dibilang tak mudah, kesibukkannya sebagai artis peran dan MC membuatnya harus pintar-pintar membagi waktu. Kini, di sela kesibukkannya sebagai penyiar radio dan mengisi program acara televisi, praktek dokter tetap berjalan di kawasan Jakarta Selatan.

5
6. Rosa Rai Djalal
Wanita yang menikah dengan Dino Patti Djalal pada tahun 2004 ini merupakan alumnus Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia. Drg. Rosa Rai Djalal memulai karirnya sebagai dokter gigi pada bulan Januari 1997 di Rumah Sakit Mitra Internasional. Ia pernah mengikuti program dokter pegawai tidak tetap (PTT) di Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu, Jakarta, yang hanya dapat dijangkau menggunakan perahu klotok selama lima jam perjalanan dari Teluk Jakarta. Drg Rosa Rai Djalal juga pernah melanjutkan studinya di Esthetic Dentistry New York University, Amerika Serikat, dan Program Magister Adminis­trasi Rumah Sakit.

6. Rosa Rai Djalal
Wanita yang menikah dengan Dino Patti Djalal pada tahun 2004 ini merupakan alumnus Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia. Drg. Rosa Rai Djalal memulai karirnya sebagai dokter gigi pada bulan Januari 1997 di Rumah Sakit Mitra Internasional. Ia pernah mengikuti program dokter pegawai tidak tetap (PTT) di Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu, Jakarta, yang hanya dapat dijangkau menggunakan perahu klotok selama lima jam perjalanan dari Teluk Jakarta. Drg Rosa Rai Djalal juga pernah melanjutkan studinya di Esthetic Dentistry New York University, Amerika Serikat, dan Program Magister Adminis­trasi Rumah Sakit.

6
7. Sonia Wibisono
Wajah cantiknya memang sering nampak di layar kaca. Selain menjadi dokter yang menangani pasien-pasien berekonomi menengah ke atas, wanita kelahiran Jakarta, 11 Oktober 1977, ini juga mendedikasikan hidupnya untuk membantu masyarakat yang tengah menderita sakit namun memiliki kehidupan ekonomi menengah ke bawah. Kehidupan para pasiennya yang masih berada dalam garis ekonomi menengah kebawah sangat mengetuk hatinya. Sebab Dr. Sonia Wibisono lahir dan dibesarkan dalam keluarga pasangan dokter yang hidup berkecukupan. Sejak kecil, hidupnya selalu dimanjakan oleh kedua orang tuanya. Orangtuanya sangat protektif dan selalu membantunya mengerjakan segala sesuatu, termasuk hal-hal kecil sekalipun.

7. Sonia Wibisono
Wajah cantiknya memang sering nampak di layar kaca. Selain menjadi dokter yang menangani pasien-pasien berekonomi menengah ke atas, wanita kelahiran Jakarta, 11 Oktober 1977, ini juga mendedikasikan hidupnya untuk membantu masyarakat yang tengah menderita sakit namun memiliki kehidupan ekonomi menengah ke bawah. Kehidupan para pasiennya yang masih berada dalam garis ekonomi menengah kebawah sangat mengetuk hatinya. Sebab Dr. Sonia Wibisono lahir dan dibesarkan dalam keluarga pasangan dokter yang hidup berkecukupan. Sejak kecil, hidupnya selalu dimanjakan oleh kedua orang tuanya. Orangtuanya sangat protektif dan selalu membantunya mengerjakan segala sesuatu, termasuk hal-hal kecil sekalipun.

7
8. Florentina R. Wahjuni
Dr.Florentina R. Wahjuni adalah orang Indonesia pertama yang memperoleh CERTIFICATE OF QUALIFICATION IN PHYTOBIOPHYSICS INTERNATIONAL langsung dari Founder PHYTOBIOPHYSICS yaitu Prof. Dr. Diana Mossop, MD. Selain itu, Dokter Floren, demikian panggilan akrabnya, juga mempelajari berbagai terapi komplementer atau Integrative Medicine, antara lain Mind and Hypnotherapy, Emotional Freedom Technique, Energy Healing, Herbal Therapy, dll. Kepeduliannya pada masalah kesehatan umum dan khusus seperti autism, mengantar Dokter Floren menjadi pembicara seminar kesehatan maupun acara on air di radio maupun TV. Minat Dokter Floren untuk mengembangkan metode kesehatan yang dipelajarinya, semakin besar karena dukungan dari berbagai pihak terutama para pasiennya, yang dengan senang hati merekomendasikannya pada teman dan kerabatnya atas kesembuhan mereka setelah berobat dengan Dokter Floren. Dokter yang low profile ini kini meleburkan PHYTO'S CLINIC yang dimilikinya dengan RS MEILIA Cibubur.

8. Florentina R. Wahjuni
Dr.Florentina R. Wahjuni adalah orang Indonesia pertama yang memperoleh CERTIFICATE OF QUALIFICATION IN PHYTOBIOPHYSICS INTERNATIONAL langsung dari Founder PHYTOBIOPHYSICS yaitu Prof. Dr. Diana Mossop, MD. Selain itu, Dokter Floren, demikian panggilan akrabnya, juga mempelajari berbagai terapi komplementer atau Integrative Medicine, antara lain Mind and Hypnotherapy, Emotional Freedom Technique, Energy Healing, Herbal Therapy, dll. Kepeduliannya pada masalah kesehatan umum dan khusus seperti autism, mengantar Dokter Floren menjadi pembicara seminar kesehatan maupun acara on air di radio maupun TV. Minat Dokter Floren untuk mengembangkan metode kesehatan yang dipelajarinya, semakin besar karena dukungan dari berbagai pihak terutama para pasiennya, yang dengan senang hati merekomendasikannya pada teman dan kerabatnya atas kesembuhan mereka setelah berobat dengan Dokter Floren. Dokter yang low profile ini kini meleburkan PHYTOS CLINIC yang dimilikinya dengan RS MEILIA Cibubur.

8
9. Leta Jushada
Dokter Leta Jushada atau yang biasa dipanggil Dokter Leta menghapus gambaran akan dokter gigi yang kaku ataupun dokter yang sudah berusia cukup lanjut. Sapaan ramah serta senyuman manis akan Ganlobers temui saat memeriksakan gigi di Indo Dental Center, klinik tempat Dokter Leta bekerja.

Dokter muda berparas cantik ini sudah menggeluti profesinya sebagai dokter gigi umum selama lebih dari 4 tahun. Lulusan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti angkatan 2001 dulunya tidak pernah membayangkan menjadi seorang doker gigi. Namun sejak menjalani profesinya, Dokter Leta mempunyai cita-cita untuk menjadi seorang dokter gigi yang sukses.

Jadi tiba-tiba sakit nih!!!
So jangan takut atuh sama namanya dokter ^^ karena tidak setiap dokter itu berbahaya dan tidak setiap dokter itu buruk rupanya. Salam WaletQQ.com (:

9. Leta Jushada
Dokter Leta Jushada atau yang biasa dipanggil Dokter Leta menghapus gambaran akan dokter gigi yang kaku ataupun dokter yang sudah berusia cukup lanjut. Sapaan ramah serta senyuman manis akan Ganlobers temui saat memeriksakan gigi di Indo Dental Center, klinik tempat Dokter Leta bekerja. Dokter muda berparas cantik ini sudah menggeluti profesinya sebagai dokter gigi umum selama lebih dari 4 tahun. Lulusan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti angkatan 2001 dulunya tidak pernah membayangkan menjadi seorang doker gigi. Namun sejak menjalani profesinya, Dokter Leta mempunyai cita-cita untuk menjadi seorang dokter gigi yang sukses. Jadi tiba-tiba sakit nih!!!
So jangan takut atuh sama namanya dokter ^^ karena tidak setiap dokter itu berbahaya dan tidak setiap dokter itu buruk rupanya. Salam WaletQQ.com (: