10 Ilustrasi yang Mengandung Saran Penting Untuk Orangtua Dalam Melindungi Anak Anda
Loading...

Anak adalah anugerah Tuhan yang luar biasa. Seorang ibu mengandung 9 bulan kemudian melahirkan mereka ke dunia, tanpa disadari dia mempertaruhkan nyawa demi seorang anak. Namun, terkadang sebagai orangtua sering lupa akan keselamatan seorang anak.

 

Sebelum membiarkan anak menentukan pilihannya sendiri dan membuat keputusannya sendiri, pasti sebagai orangtua hal yang utama harus dipikirkan adalah keselamatan anak tersebut. Bener gak Pulsker? Oleh karena itu sebagai orangtua harus tau bagaimana cara mengajarkan perilaku yang baik dan benar disekitar orang asing. 

 

Seperti yang dilansir pada brightside.meberikut ini akan menunjukkan beberapa ilustrasi yang menunjukkan hal-hal berbahaya untuk anak anda. Kita pelajari bersama ya Pulsker!

 

Jika Pulsker menyukai artikel ini, share ke media sosial kalian ya!

1
Menghindari teman online secara langsung!

Peringatkan anak anda bahwa, di dunia sekarang ini, penjahat dapat menemukan mangsa mereka melalui Internet dan jika seseorang online mengatakan bahwa dia "Mike dari sebelah," orang ini mungkin belum tentu anak laki-laki berusia 10 tahun yang dia klaim. Obrolan yang tidak berbahaya bisa membuat kita rentan terhadap individu yang berbahaya. Sebagai orangtua, anda harus mengingatkan anak untuk tidak memberitahu orang asing, bahkan nomor telepon, alamat, atau namanya. Anda juga tidak boleh mengirim foto pribadi ke teman online atau memberi tahu mereka kapan dan di mana dia suka hangout. Dan anak anda harus selalu menolak undangan untuk bertemu langsung.

Menghindari teman online secara langsung! Peringatkan anak anda bahwa, di dunia sekarang ini, penjahat dapat menemukan mangsa mereka melalui Internet dan jika seseorang online mengatakan bahwa dia Mike dari sebelah, orang ini mungkin belum tentu anak laki-laki berusia 10 tahun yang dia klaim. Obrolan yang tidak berbahaya bisa membuat kita rentan terhadap individu yang berbahaya. Sebagai orangtua, anda harus mengingatkan anak untuk tidak memberitahu orang asing, bahkan nomor telepon, alamat, atau namanya. Anda juga tidak boleh mengirim foto pribadi ke teman online atau memberi tahu mereka kapan dan di mana dia suka hangout. Dan anak anda harus selalu menolak undangan untuk bertemu langsung.
Advertisements

2
Tidak membiarkan orang asing tahu bahwa orangtua mereka pergi.

Jelaskan kepada anak bahwa jika ada telepon di pintu namun tidak ada yang bisa dilihat melalui lubang intip dan tidak ada jawaban yang masuk ke pertanyaan "Siapa di sana?" Dia tidak boleh membuka pintu bahkan sedikit pun untuk melihat apa yang sedang terjadi. Dan, seorang anak tidak boleh membiarkan orang asing mengetahui bahwa orang tuanya pergi. Bahkan jika orang asing tersebut mengaku sebagai teman mereka atau mengatakan bahwa dia adalah pekerja kotamadya. Jika orang asing sangat gigih dan mulai mencoba masuk, anak harus menelpon orang tua atau tetangga mereka sekaligus.

Tidak membiarkan orang asing tahu bahwa orangtua mereka pergi. Jelaskan kepada anak bahwa jika ada telepon di pintu namun tidak ada yang bisa dilihat melalui lubang intip dan tidak ada jawaban yang masuk ke pertanyaan Siapa di sana? Dia tidak boleh membuka pintu bahkan sedikit pun untuk melihat apa yang sedang terjadi. Dan, seorang anak tidak boleh membiarkan orang asing mengetahui bahwa orang tuanya pergi. Bahkan jika orang asing tersebut mengaku sebagai teman mereka atau mengatakan bahwa dia adalah pekerja kotamadya. Jika orang asing sangat gigih dan mulai mencoba masuk, anak harus menelpon orang tua atau tetangga mereka sekaligus.

3
Hindari berbagi lift dengan orang asing saat sendirian.

Ajarkan anak Anda untuk menunggu lift dengan punggung ke dinding sehingga bisa melihat ada orang yang mendekati. Dan, jika orang asing atau seseorang yang hampir tidak dikenal mendekati si kecil, si kecil harus menemukan alasan untuk tidak masuk lift bersama orang ini. Pilihan terbaik adalah berpura-pura lupa sesuatu atau pergi dan memeriksa kotak surat. Jika orang tersebut bertahan dan mengundangannya untuk masuk ke lift, anak anda harus dengan sopan menjawab, "Orang tua saya mengatakan bahwa saya seharusnya hanya naik lift sendirian atau dengan tetangga kami." Katakan kepada anak anda bahwa jika orang asing mencoba menyeretnya ke dalam kabin dengan paksa atau untuk membungkam mulutnya, sangat penting untuk melawan, menjerit, dan menggigit sampai orang dewasa datang untuk menyelamatkannya.

Hindari berbagi lift dengan orang asing saat sendirian. Ajarkan anak Anda untuk menunggu lift dengan punggung ke dinding sehingga bisa melihat ada orang yang mendekati. Dan, jika orang asing atau seseorang yang hampir tidak dikenal mendekati si kecil, si kecil harus menemukan alasan untuk tidak masuk lift bersama orang ini. Pilihan terbaik adalah berpura-pura lupa sesuatu atau pergi dan memeriksa kotak surat. Jika orang tersebut bertahan dan mengundangannya untuk masuk ke lift, anak anda harus dengan sopan menjawab, Orang tua saya mengatakan bahwa saya seharusnya hanya naik lift sendirian atau dengan tetangga kami. Katakan kepada anak anda bahwa jika orang asing mencoba menyeretnya ke dalam kabin dengan paksa atau untuk membungkam mulutnya, sangat penting untuk melawan, menjerit, dan menggigit sampai orang dewasa datang untuk menyelamatkannya.

4
Menjaga jarak ketika berbicara!

Anak seharusnya tahu bahwa dia tidak diwajibkan untuk berbicara dengan orang asing, jadi jika percakapan berlangsung lebih lama dari 5-7 detik, sebaiknya pergi dan menuju lokasi yang aman. Sementara percakapan berlangsung, seorang anak harus selalu berdiri pada jarak 6,5-8 meter dari orang asing; Jika orang asing mencoba mendekat, mencobalah untuk mundur selangkah. Latihlah situasi ini dengan anak Anda, perlihatkan kepadanya jarak 6,5 kaki, dan tekankan bahwa hal itu harus dijaga tidak peduli apapun.

Menjaga jarak ketika berbicara! Anak seharusnya tahu bahwa dia tidak diwajibkan untuk berbicara dengan orang asing, jadi jika percakapan berlangsung lebih lama dari 5-7 detik, sebaiknya pergi dan menuju lokasi yang aman. Sementara percakapan berlangsung, seorang anak harus selalu berdiri pada jarak 6,5-8 meter dari orang asing; Jika orang asing mencoba mendekat, mencobalah untuk mundur selangkah. Latihlah situasi ini dengan anak Anda, perlihatkan kepadanya jarak 6,5 kaki, dan tekankan bahwa hal itu harus dijaga tidak peduli apapun.

5
Cemberut, ketika ditarik orang asing yang tidak dikenal!

Katakan kepada anak anda, bila dicengkeram oleh orang asing, lebih dari sekadar bersikap "buruk": menggigit, menendang, mencakar, dan mencoba menarik perhatian dengan biaya berapa pun, bahkan jika situasinya sangat menakutkan. Juga, anak Anda harus terus berteriak keras, "Saya tidak mengenalnya! Dia ingin membawa saya pergi! "

Cemberut, ketika ditarik orang asing yang tidak dikenal! Katakan kepada anak anda, bila dicengkeram oleh orang asing, lebih dari sekadar bersikap buruk: menggigit, menendang, mencakar, dan mencoba menarik perhatian dengan biaya berapa pun, bahkan jika situasinya sangat menakutkan. Juga, anak Anda harus terus berteriak keras, Saya tidak mengenalnya! Dia ingin membawa saya pergi!

6
Memakai jam tangan darurat!

Gadget dengan tombol darurat datang dalam bentuk jam tangan, gantungan kunci, gelang, atau medali. Dengan menggunakan aplikasi mobile khusus, orang tua dapat terus mengawasi lokasi anak mereka. Dan jika anak menekan tombolnya, sinyal tersebut diterima oleh orang tua atau polisi.

Memakai jam tangan darurat! Gadget dengan tombol darurat datang dalam bentuk jam tangan, gantungan kunci, gelang, atau medali. Dengan menggunakan aplikasi mobile khusus, orang tua dapat terus mengawasi lokasi anak mereka. Dan jika anak menekan tombolnya, sinyal tersebut diterima oleh orang tua atau polisi.

7
Memasang aplikasi pelacak!

Berkat fungsi GPS mereka, aplikasi semacam itu memungkinkan orangtua memantau lokasi anak dimanapun mereka berada dan tingkat baterai teleponnya.

Memasang aplikasi pelacak! Berkat fungsi GPS mereka, aplikasi semacam itu memungkinkan orangtua memantau lokasi anak dimanapun mereka berada dan tingkat baterai teleponnya.

8
Menemukan kata kunci keluarga!

Jika seseorang berkata kepada anak Anda, "Ikutlah dengan saya. Saya akan membawa Anda ke ibu dan ayah Anda! "Hal pertama yang harus dilakukan si kecil adalah bertanya pada orang asing ini," Siapa nama orang tua saya? Dan apa kata kunci keluarga kami? "Kami menyarankan untuk membuatkan kode tertentu untuk anak pada situasi darurat.

Menemukan kata kunci keluarga! Jika seseorang berkata kepada anak Anda, Ikutlah dengan saya. Saya akan membawa Anda ke ibu dan ayah Anda! Hal pertama yang harus dilakukan si kecil adalah bertanya pada orang asing ini, Siapa nama orang tua saya? Dan apa kata kunci keluarga kami? Kami menyarankan untuk membuatkan kode tertentu untuk anak pada situasi darurat.

9
Melarikan diri dari mobil ke arah yang berlawanan!

Sebagai orangtua harus mengajari anak-anak untuk tidak masuk mobil dengan orang asing, dan itu penting. Tapi anak Anda harus belajar satu peraturan lagi: jika sebuah mobil berhenti di dekatnya atau mulai mengikuti anak dengan orang-orang di dalam mobil yang berusaha menarik perhatian, anak harus berlari cepat ke arah yang berlawanan dengan pergerakan kendaraan. Ini akan membantu menghindari hal-hal yang negatif.

Melarikan diri dari mobil ke arah yang berlawanan! Sebagai orangtua harus mengajari anak-anak untuk tidak masuk mobil dengan orang asing, dan itu penting. Tapi anak Anda harus belajar satu peraturan lagi: jika sebuah mobil berhenti di dekatnya atau mulai mengikuti anak dengan orang-orang di dalam mobil yang berusaha menarik perhatian, anak harus berlari cepat ke arah yang berlawanan dengan pergerakan kendaraan. Ini akan membantu menghindari hal-hal yang negatif.

10
Tidak mengungkapkan nama anak anda!

Jangan menulis nama anak Anda pada barang pribadinya. Hal pribadi anak Anda seharusnya tidak memberi akses pada orang asing untuk mengetahui informasi pribadi sehingga tidak terjadi manipulasi berbahaya.

Tidak mengungkapkan nama anak anda! Jangan menulis nama anak Anda pada barang pribadinya. Hal pribadi anak Anda seharusnya tidak memberi akses pada orang asing untuk mengetahui informasi pribadi sehingga tidak terjadi manipulasi berbahaya.