7 Tindik Telinga Wanita Ekstrim, Jadi Ngilu Ngeliatnya
Loading...

Tindik atau piercingseolah menjadi tren fashion yang tak akan lekang oleh waktu. Terutama bagi kaum hawa. Tindik telinga akan menambah kesan anggun Pulsker. Seiring berkembangnya tren piercing, anting pun dibuat beragam bentuk hingga yang paling ekstrim. Seperti yang dipakai oleh para wanita ini gaes. Berikut foto-fotonya yang dirangkum dari Bajiroo.com.

1
Sekilas warna-warninya mirip permen manis Puslker. Tapi jangan salah, itu bukan permen dan sama sekali nggak ada manis-manisnya pas dimakan.

Sekilas warna-warninya mirip permen manis Puslker. Tapi jangan salah, itu bukan permen dan sama sekali nggak ada manis-manisnya pas dimakan.
Advertisements

2
Hmm, cantik-cantik tindik telinganya banyak gaes. Anak punk ya mbak?.

Hmm, cantik-cantik tindik telinganya banyak gaes. Anak punk ya mbak?.

3
Ini kancing baju pada nempel semua tuh di telinganya.

Ini kancing baju pada nempel semua tuh di telinganya.

4
Nggak ada anting-anting, rantai kecil gelang atau kalung pun jadi gaes.

Nggak ada anting-anting, rantai kecil gelang atau kalung pun jadi gaes.

5
Nggak berat emang dipasangin banyak anting gitu?.

Nggak berat emang dipasangin banyak anting gitu?.

6
Tapi nggak semuanya beraura serem gengs. Ada juga lho anting-anting imut dan catchy macam ini.

Tapi nggak semuanya beraura serem gengs. Ada juga lho anting-anting imut dan catchy macam ini.

7
Simpel sih, tapi kalau telinganya bolong gitu jadi sedikit gimana gitu.

Simpel sih, tapi kalau telinganya bolong gitu jadi sedikit gimana gitu.

8
Di suku-suku tertentu, tindik telinga nggak sekedar gaya atau tren fashion Pulsker. Tapi juga bagian dari adat lho. Makanya jangan heran jika suku-suku di benua Afrika ada tindik segede ini. Begitu juga di Indonesia seperti yang dilakukan oleh masyarakat suku Dayak.

Di suku-suku tertentu, tindik telinga nggak sekedar gaya atau tren fashion Pulsker. Tapi juga bagian dari adat lho. Makanya jangan heran jika suku-suku di benua Afrika ada tindik segede ini. Begitu juga di Indonesia seperti yang dilakukan oleh masyarakat suku Dayak.