Dahsyat ! 5 Bencana Alam Ini Terjadi di Indonesia dan Menelan Ribuan Korban Jiwa.Bikin Hati Nyesek
Loading...

Segala sesuatu yang terjadi di dunia adalah semata mata kehendakNya. Hanya Dia yang punya kuasa untuk menentukan segalanya. Manusia hanya bisa berdoa dan berusaha hasilnya pasrahkan saja pada Tuhan. Hanya saja kita butuh untuk percaya bahwa apapun yang ditakdirkan untuk kita adalah ketetapan yang terbaik untuk kita.agar hati kita tenang. Dan memang sebenarnya hanya itu yang bisa kita lakukan. Apapun yang kita inginkan,sekuat apapun kita perjuangkan keinginan kita,tapi kalau itu tidak baik menurut Tuhan maka tidak akan terwujud. Tapi kalau kita tidak berusaha juga hasilnya menjadi tidak baik. Artinya bahwa kita harus berusaha merubah nasib kita hasilnya pasrahkan pada Tuhan.

 

Kita pernah mengalami berbagai bencana alam yang begitu dahsyat yang menyebabkan banyak korban jiwa,tidak hanya ratusan tapi juga ribuan. Dan semuanya rusak porak poranda. Tempat tinggal,kebun,sawah dan semua yang dipunyai musnah. Hal itu akan membuat kita berfikir dan menyadari bahwa hidup ini hanyalah titipan,dan hanya sementara saja. Bahkan kita bisa belajar mengambil hikmahnnya dari bencana yang terjadi. Apa yang harus kita perbuat untuk memperbaiki hidup kita.

 

Nah bencana besar apa yang pernah terjadi di Indonesia? Mungkin diantara kalian ada yang belum tau.Yuk kita simak rangkuman dari pulsk.com yang telah dilansir dari yukelo.com berikut ini.

1
Meletusnya Gunung Tambora,Kabupaten Dompu,NTB.

Menurut keterangan para saksi dan analisis para ahli menegaskan bahwa letusan gunung Tambora tahun1815 adalah letusan yang terbesar dalam catatan sejarah modern.Material vulkanis yang dikeluarkan mencapai 100 km kubik atau 100 milliar meter kubik,sedangkan gunung Merapi hanya 150 juta meter kubik.Material vulkanis dari gunung Tambora menyebabkan gagal panen di pulau Tambora dan pulau Bali.Akibatnya sekitar 100 ribu jiwa meninggal di sekitar pulau Sumbawa dan 200 ribu jiwa secara global.Tak hanya di Indonesia dampak dari letusan juga dirasakan oleh orang luar negeri.Gagal panen di China,Eropa dan Irlandia.Hujan tanpa henti selama 8 minggu memacu epidemi tifus yang menewaskan 65.000. orang di Inggris dan Eropa.

Meletusnya Gunung Tambora,Kabupaten Dompu,NTB. Menurut keterangan para saksi dan analisis para ahli menegaskan bahwa letusan gunung Tambora tahun1815 adalah letusan yang terbesar dalam catatan sejarah modern.Material vulkanis yang dikeluarkan mencapai 100 km kubik atau 100 milliar meter kubik,sedangkan gunung Merapi hanya 150 juta meter kubik.Material vulkanis dari gunung Tambora menyebabkan gagal panen di pulau Tambora dan pulau Bali.Akibatnya sekitar 100 ribu jiwa meninggal di sekitar pulau Sumbawa dan 200 ribu jiwa secara global.Tak hanya di Indonesia dampak dari letusan juga dirasakan oleh orang luar negeri.Gagal panen di China,Eropa dan Irlandia.Hujan tanpa henti selama 8 minggu memacu epidemi tifus yang menewaskan 65.000. orang di Inggris dan Eropa.
Advertisements

2
Meletusnya Gunung Krakatau

Letusan Krakatau terjadi pada tahun 1883,tanggal 26 agustus dan letusan yang hebat tanggal 27 agustus.Dua per tiga bagian gunung runtuh yang menyebabkan lenyapnya sebagian pulau di sekelilingnya. Aktivitas Seismik tetap berlangsung sampai februari 1884,letusan ini adalah letusan gunung berapi paling mematikan dan paling merusak sepanjang sejarah menimbulkan setidaknya 36.417 korban jiwa karena letusan dan tsunami yang dihasilkan.Dampak dari letusan ini tidak hanya Indonesia saja yang mengalaminya tapi seluruh penjuru dunia merasakan pula.

Meletusnya Gunung Krakatau Letusan Krakatau terjadi pada tahun 1883,tanggal 26 agustus dan letusan yang hebat tanggal 27 agustus.Dua per tiga bagian gunung runtuh yang menyebabkan lenyapnya sebagian pulau di sekelilingnya. Aktivitas Seismik tetap berlangsung sampai februari 1884,letusan ini adalah letusan gunung berapi paling mematikan dan paling merusak sepanjang sejarah menimbulkan setidaknya 36.417 korban jiwa karena letusan dan tsunami yang dihasilkan.Dampak dari letusan ini tidak hanya Indonesia saja yang mengalaminya tapi seluruh penjuru dunia merasakan pula.

3
Gempa Yogyakarta.

Gempa bumi Tektonic Yogyakarta mei 2006 adalah gempa bumi yang terkuat yang mengguncang DIY kuarang lebih pukul 5.55 WIB selama 57 detik.Posisi gempa berada pada sekitar 25 km selatan barat daya Yogyakarta.Menewaskan 5.700 jiwa.puluhan ribu orang luka luka,dan menghancirkan ratusan ribu rumah dan banyak situs sejarah.

Gempa Yogyakarta. Gempa bumi Tektonic Yogyakarta mei 2006 adalah gempa bumi yang terkuat yang mengguncang DIY kuarang lebih pukul 5.55 WIB selama 57 detik.Posisi gempa berada pada sekitar 25 km selatan barat daya Yogyakarta.Menewaskan 5.700 jiwa.puluhan ribu orang luka luka,dan menghancirkan ratusan ribu rumah dan banyak situs sejarah.

4
Meletusnya Gunung Kelud Kediri,Jawa timur

Meletus tahun 1919.Gunung Kelud adalah gunung api tipe A di Jawa timur yang sangat aktif dengan rentang waktu letusan cukup pendek yaitu 9 - 25 tahun. Dan letusan pada tahun ini menelan korban sampai 5.160 jiwa, serta aliran lahar mencapai 38 km, juga abu muntahan hingga mencapai ujung pulau jawa dibagian barat dan bali di bagian timur.

Meletusnya Gunung Kelud Kediri,Jawa timur Meletus tahun 1919.Gunung Kelud adalah gunung api tipe A di Jawa timur yang sangat aktif dengan rentang waktu letusan cukup pendek yaitu 9 - 25 tahun. Dan letusan pada tahun ini menelan korban sampai 5.160 jiwa, serta aliran lahar mencapai 38 km, juga abu muntahan hingga mencapai ujung pulau jawa dibagian barat dan bali di bagian timur.

5
Tsunami Ende, Flores NTT

Terjadi pada 12 Desember 1992 yang iawali dengan gempa berkekuatan 7,8 SR, sehingga memicu tsunami selang dua menit setelah gempa, dan mencapai setiap bagian dari pantai utara dalam waktu 5 menit. Korban jiwa yang terjadi sekitar 2000 jiwa dan menghancurkan 18.000 rumah.

Tsunami Ende, Flores NTT Terjadi pada 12 Desember 1992 yang iawali dengan gempa berkekuatan 7,8 SR, sehingga memicu tsunami selang dua menit setelah gempa, dan mencapai setiap bagian dari pantai utara dalam waktu 5 menit. Korban jiwa yang terjadi sekitar 2000 jiwa dan menghancurkan 18.000 rumah.