Kanjeng Ratu Kidul dan Keraton Yogyakarta
Loading...
 
posted on WOW Keren
25,616 views
Kanjeng Ratu Kidul dan Keraton Yogyakarta

Percayakah anda dengan cerita tentang Kanjeng Ratu Kidul, atau Nyi Roro Kidul, atau Ratu Pantai Selatan? Sebagian dari anda mungkin akan berkata TIDAK. Tapi coba tanyakan kepada mereka yang hidup dalam zaman atau lingkungan Keraton Yogyakarta.

Mereka yakin dengan kebenaran cerita ini. Kebenaran akan cerita Kanjeng Ratu Kidul memang masih tetap menjadi polemik.

Tapi terlepas dari polemik tersebut, ada sebuah fenomena yang nyata, bahwa mitos Ratu Kidul memang memiliki relevansi dengan eksistensi Keraton Yogyakarta. Hubungan antara Kanjeng Ratu Kidul dengan Keraton Yogyakarta paling tidak tercantum dalam Babad Tanah Jawi (cerita tentang kanjeng Ratu Kidul di atas, versi kedua). Hubungan seperti apa yang terjalin di antara keduanya?

Y. Argo Twikromo dalam bukunya berjudul Ratu Kidul menyebutkan bahwa masyarakat adalah sebuah komunitas tradisi yang mementingkan keharmonisan, keselarasan dan keseimbangan hidup. Karena hidup ini tidak terlepas dari lingkungan alam sekitar, maka memfungsikan dan memaknai lingkungan alam sangat penting dilakukan.

Sebagai sebuah hubungan komunikasi timbal balik dengan lingkungan yang menurut masyarakat Jawa mempunyai kekuatan yang lebih kuat, masih menurut Twikromo, maka penggunaan simbol pun sering diaktualisasikan. Jika dihubungkan dengan makhluk halus, maka Javanisme mengenal penguasa makhluk halus seperti penguasa Gunung Merapi, penguasa Gunung Lawu, Kayangan, dan Laut Selatan. Penguasa Laut Selatan inilah yang oleh orang Jawa disebut Kanjeng Ratu Kidul. Keempat penguasa tersebut mengitari Kesultanan Yogyakarta. Dan untuk mencapai keharmonisan, keselarasan dan keseimbangan dalam masyarakat, maka raja harus mengadakan komunikasi dengan "makhluk-makhluk halus" tersebut.

Menurut Twikromo, bagi raja Jawa berkomunikasi dengan Ratu Kidul adalah sebagai salah satu kekuatan batin dalam mengelola negara. Sebagai kekuatan datan kasat mata (tak terlihat oleh mata), Kanjeng Ratu Kidul harus dimintai restu dalam kegiatan sehari-hari untuk mendapatkan keselamatan dan ketenteraman.

Kepercayaan terhadap Ratu Kidul ini diaktualisasikan dengan baik. Pada kegiatan labuhan misalnya, sebuah upacara tradisional keraton yang dilaksanakan di tepi laut di selatan Yogyakarta, yang diadakan tiap ulang tahun Sri Sultan Hamengkubuwono, menurut perhitungan tahun Saka (tahun Jawa). Upacara ini bertujuan untuk kesejahteraan sultan dan masyarakat Yogyakarta.

Kepercayaan terhadap Kanjeng Ratu Kidul juga diwujudkan lewat tari Bedaya Lambangsari dan Bedaya Semang yang diselenggarakan untuk menghormati serta memperingati Sang Ratu. Bukti lainnya adalah dengan didirikannya sebuah bangunan di Komplek Taman Sari (Istana di Bawah Air), sekitar 1 km sebelah barat Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, yang dinamakan Sumur Gumuling. Tempat ini diyakini sebagai tempat pertemuan sultan dengan Ratu Pantai Selatan, Kanjeng Ratu Kidul.

Penghayatan mitos Kanjeng Ratu Kidul tersebut tidak hanya diyakini dan dilaksanakan oleh pihak keraton saja, tapi juga oleh masyarakat pada umumnya di wilayah kesultanan. Salah satu buktinya adalah adanya kepercayaan bahwa jika orang hilang di Pantai Parangtritis, maka orang tersebut hilang karena "diambil" oleh sang Ratu.

Selain Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, mitos Kanjeng Ratu Kidul juga diyakini oleh saudara mereka, Keraton Surakarta Hadiningrat. Dalam Babad Tanah Jawi memang disebutkan bahwa Kanjeng Ratu Kidul pernah berjanji kepada Panembahan Senopati, penguasa pertama Kerajaan Mataram, untuk menjaga Kerajaan Mataram, para sultan, keluarga kerajaan, dan masyarakat dari malapetaka. Dan karena kedua keraton (Yogyakarta dan Surakarta) memiliki leluhur yang sama (Kerajaan Mataram), maka seperti halnya Keraton Yogyakarta, Keraton Surakarta juga melaksanakan berbagai bentuk penghayatan mereka kepada Kanjeng Ratu Kidul.

Salah satunya adalah pementasan tari yang paling sakral di keraton, Bedoyo Ketawang, yang diselenggarakan setahun sekali pada saat peringatan hari penobatan para raja. Sembilan orang penari yang mengenakan pakaian tradisional pengantin Jawa mengundang Ratu Kidul untuk datang dan menikahi susuhunan, dan kabarnya sang Ratu kemudian secara gaib muncul dalam wujud penari kesepuluh yang nampak berkilauan.

Trending Now
7 Hal yang Bikin Liburanmu Makin Seru di Sydney, Australia Tahun Ini

7 Hal yang Bikin Liburanmu Makin Seru di Sydney, Australia Tahun Ini

Vivid Sydney : alvinologi.com   Awal tahun adalah waktu yang tepat untuk berlibur ke Sydney, Australia. Apalagi buat kamu yang hobb
6,285 views 1,010 shares
7 Foto yang Membuktikan Jika Cinta Sejati itu Nyata

7 Foto yang Membuktikan Jika Cinta Sejati itu Nyata

Sebuah pernikahan akan menjadi sulit ketika tidak ada kejujuran dan kepercayaan satu sama lain oleh pasangannya. Jika sudah begitu, komitmen
759 views 0 shares
[15 FOTO] Ada yang LUCU di Perbatasan INDONESIA. Yang Ngaku Orang INDONESIA, WAJIB TAU NIH!

[15 FOTO] Ada yang LUCU di Perbatasan INDONESIA. Yang Ngaku Orang INDONESIA, WAJIB TAU NIH!

Secara administratif, Indonesia berbatasan langsung dengan 3 negara. Perbatasan ini berada pada daratan. 3 negara yang berbatasan langsung t
3,062,704 views 135,091 shares
10 Upadate Status ‘Anak Jaman Now’ Tentang Cinta yang Isinya Nampol Banget

10 Upadate Status ‘Anak Jaman Now’ Tentang Cinta yang Isinya Nampol Banget

Jika dulu sebuah rahasia hanya kita yang tahu, tapi di era digital ini, kita bisa dengan mudah mengetahui hal pribadi orang lain. Hal ini ti
1,961 views 0 shares
10 Foto Unik Hewan Albino Langka di Dunia

10 Foto Unik Hewan Albino Langka di Dunia

Kelainan warna kulit atau albinisme/albino disebabkan karena kurangnya pigmen melanin kulit. Baik pada sebagian atau terjadi di seluruh tubu
896 views 0 shares
Keren!.. 14 Foto yang Pasti Bikin Kamu Speechless Abis..!

Keren!.. 14 Foto yang Pasti Bikin Kamu Speechless Abis..!

Ilusi optik sudah tidak asing di telinga kita. Belakangan ini foto-foto ilusi optik banyak beredar di internet dan masih saja membuat para p
134,108 views 6,896 shares
8 Meme Nungguin Cewek Dandan, Bisa Sambil Ngitung Biji Beras Sekarung Nih !

8 Meme Nungguin Cewek Dandan, Bisa Sambil Ngitung Biji Beras Sekarung Nih !

Menjadi hal wajib bagi kebanyakan cewek untuk berdandan sebelum keluar. Walaupun mereka dikaruniai wajah cantik sejak lahir, tetap aja masih
1,260 views 0 shares
KEREN ! Foto detik-detik sebelum Orang Ini mengalami Kesialan!

KEREN ! Foto detik-detik sebelum Orang Ini mengalami Kesialan!

Dunia fotografi emang ngga ada matiny ! Banyak sekali jepretan kamera yang tertangkap secara ngga sengaja tapi menghasilkan gambar yang luar
420,606 views 6,843 shares
7 Foto Parodi Sule dan Andre Memerankan Sosok Dilan dan Milea, Kocak Abis

7 Foto Parodi Sule dan Andre Memerankan Sosok Dilan dan Milea, Kocak Abis

Film romantis Dilan yang diangkat dari novel karya Pidi Baiq bikin siapa saja baper menontonnya. Ditambah lagi akting apik dari Iqbal Ramadh
951 views 0 shares
9 Potret Momsweetmoms, Geng Mama Kece yang Kompak Banget

9 Potret Momsweetmoms, Geng Mama Kece yang Kompak Banget

Sudah menjadi rahasia umum jika para artis gemar melakukan pertemuan seperti arisan, makan bersama, hingga pesta. Dan yang lagi hits, mereka
453 views 0 shares