Kanjeng Ratu Kidul dan Keraton Yogyakarta
Loading...
 
posted on WOW Keren
25,685 views
Kanjeng Ratu Kidul dan Keraton Yogyakarta

Percayakah anda dengan cerita tentang Kanjeng Ratu Kidul, atau Nyi Roro Kidul, atau Ratu Pantai Selatan? Sebagian dari anda mungkin akan berkata TIDAK. Tapi coba tanyakan kepada mereka yang hidup dalam zaman atau lingkungan Keraton Yogyakarta.

Mereka yakin dengan kebenaran cerita ini. Kebenaran akan cerita Kanjeng Ratu Kidul memang masih tetap menjadi polemik.

Tapi terlepas dari polemik tersebut, ada sebuah fenomena yang nyata, bahwa mitos Ratu Kidul memang memiliki relevansi dengan eksistensi Keraton Yogyakarta. Hubungan antara Kanjeng Ratu Kidul dengan Keraton Yogyakarta paling tidak tercantum dalam Babad Tanah Jawi (cerita tentang kanjeng Ratu Kidul di atas, versi kedua). Hubungan seperti apa yang terjalin di antara keduanya?

Y. Argo Twikromo dalam bukunya berjudul Ratu Kidul menyebutkan bahwa masyarakat adalah sebuah komunitas tradisi yang mementingkan keharmonisan, keselarasan dan keseimbangan hidup. Karena hidup ini tidak terlepas dari lingkungan alam sekitar, maka memfungsikan dan memaknai lingkungan alam sangat penting dilakukan.

Sebagai sebuah hubungan komunikasi timbal balik dengan lingkungan yang menurut masyarakat Jawa mempunyai kekuatan yang lebih kuat, masih menurut Twikromo, maka penggunaan simbol pun sering diaktualisasikan. Jika dihubungkan dengan makhluk halus, maka Javanisme mengenal penguasa makhluk halus seperti penguasa Gunung Merapi, penguasa Gunung Lawu, Kayangan, dan Laut Selatan. Penguasa Laut Selatan inilah yang oleh orang Jawa disebut Kanjeng Ratu Kidul. Keempat penguasa tersebut mengitari Kesultanan Yogyakarta. Dan untuk mencapai keharmonisan, keselarasan dan keseimbangan dalam masyarakat, maka raja harus mengadakan komunikasi dengan "makhluk-makhluk halus" tersebut.

Menurut Twikromo, bagi raja Jawa berkomunikasi dengan Ratu Kidul adalah sebagai salah satu kekuatan batin dalam mengelola negara. Sebagai kekuatan datan kasat mata (tak terlihat oleh mata), Kanjeng Ratu Kidul harus dimintai restu dalam kegiatan sehari-hari untuk mendapatkan keselamatan dan ketenteraman.

Kepercayaan terhadap Ratu Kidul ini diaktualisasikan dengan baik. Pada kegiatan labuhan misalnya, sebuah upacara tradisional keraton yang dilaksanakan di tepi laut di selatan Yogyakarta, yang diadakan tiap ulang tahun Sri Sultan Hamengkubuwono, menurut perhitungan tahun Saka (tahun Jawa). Upacara ini bertujuan untuk kesejahteraan sultan dan masyarakat Yogyakarta.

Kepercayaan terhadap Kanjeng Ratu Kidul juga diwujudkan lewat tari Bedaya Lambangsari dan Bedaya Semang yang diselenggarakan untuk menghormati serta memperingati Sang Ratu. Bukti lainnya adalah dengan didirikannya sebuah bangunan di Komplek Taman Sari (Istana di Bawah Air), sekitar 1 km sebelah barat Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, yang dinamakan Sumur Gumuling. Tempat ini diyakini sebagai tempat pertemuan sultan dengan Ratu Pantai Selatan, Kanjeng Ratu Kidul.

Penghayatan mitos Kanjeng Ratu Kidul tersebut tidak hanya diyakini dan dilaksanakan oleh pihak keraton saja, tapi juga oleh masyarakat pada umumnya di wilayah kesultanan. Salah satu buktinya adalah adanya kepercayaan bahwa jika orang hilang di Pantai Parangtritis, maka orang tersebut hilang karena "diambil" oleh sang Ratu.

Selain Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, mitos Kanjeng Ratu Kidul juga diyakini oleh saudara mereka, Keraton Surakarta Hadiningrat. Dalam Babad Tanah Jawi memang disebutkan bahwa Kanjeng Ratu Kidul pernah berjanji kepada Panembahan Senopati, penguasa pertama Kerajaan Mataram, untuk menjaga Kerajaan Mataram, para sultan, keluarga kerajaan, dan masyarakat dari malapetaka. Dan karena kedua keraton (Yogyakarta dan Surakarta) memiliki leluhur yang sama (Kerajaan Mataram), maka seperti halnya Keraton Yogyakarta, Keraton Surakarta juga melaksanakan berbagai bentuk penghayatan mereka kepada Kanjeng Ratu Kidul.

Salah satunya adalah pementasan tari yang paling sakral di keraton, Bedoyo Ketawang, yang diselenggarakan setahun sekali pada saat peringatan hari penobatan para raja. Sembilan orang penari yang mengenakan pakaian tradisional pengantin Jawa mengundang Ratu Kidul untuk datang dan menikahi susuhunan, dan kabarnya sang Ratu kemudian secara gaib muncul dalam wujud penari kesepuluh yang nampak berkilauan.

Trending Now
Ingin Sukses di Bisnis Oleh-Oleh? Yuk Intip Cara Pemenang Blue Band Master Oleh-Oleh Ini

Ingin Sukses di Bisnis Oleh-Oleh? Yuk Intip Cara Pemenang Blue Band Master Oleh-Oleh Ini

Thumbnail : jokowarino.id   Indonesia sangat terkenal akan beragam kuliner dari berbagai daerah. Hal ini sangat bisa kamu jadikan pe
29,337 views 1,899 shares
Nggak Biasa, Inilah Aksi Konyol yang Dilakukan Orang Saat Foto Bareng Patung

Nggak Biasa, Inilah Aksi Konyol yang Dilakukan Orang Saat Foto Bareng Patung

Kalian pastinya sudah tau kan Pulsker sama yang namanya patung?. Ya, benda yang terbuat dari material kayu, besi, semen, ataupun batu ini ke
5,103 views 0 shares
10 Cover Majalah Jadul yang Akan Membawamu Kembali ke Masa Lalu

10 Cover Majalah Jadul yang Akan Membawamu Kembali ke Masa Lalu

Buat anak 90-an pasti udah nggak asing lagi dengan deretan  artis yang pernah menghiasi layar kaca jaman dulu. Meskipun keksisan mereka Sud
5,621 views 1,018 shares
Tempat Wisata Indonesia Yang Mirip Banget Dengan Destinasi Wisata Di Luar Negeri

Tempat Wisata Indonesia Yang Mirip Banget Dengan Destinasi Wisata Di Luar Negeri

Buat sobat pulsker yang doyan jalan-jalan pasti pernah sekali dua kali bermimpi pergi keluar negeri. Nah sebelum jalan jauh kesana, kenapa s
248,345 views 20,908 shares
10 Aksi Gokil Penggemar Batman dari Penjuru Dunia, Fans Sejati Banget Nih !

10 Aksi Gokil Penggemar Batman dari Penjuru Dunia, Fans Sejati Banget Nih !

Sosok superhero seperti Batman memang nggak bisa lepas dalam perjalanan hidup kita gengs. Sejak kecil kita sudah banyak melihat aksi superhe
3,869 views 173 shares
Kumpulan Komik yang Menggambarkan Gaya Anak Kekinian Ini Isinya Nyindir Banget

Kumpulan Komik yang Menggambarkan Gaya Anak Kekinian Ini Isinya Nyindir Banget

Kemajuan teknologi memang membawa kita untuk merasakan hidup lebih baik. Kita bisa dengan mudah mengakses apapun hanya dengan internet. Tapi
23,353 views 819 shares
7 Negara yang Punya Etika Makan Nyeleneh di Dunia

7 Negara yang Punya Etika Makan Nyeleneh di Dunia

Setiap negara pasti punya peraturan yang harus ditaati oleh masyarakatnya. Mulai dari aturan lalu-lintas aturan berperilaku sampai etika ten
7,770 views 284 shares
Dari Badak hingga Hongkong, Ini 10 Nama Lain Bakwan di Indonesia

Dari Badak hingga Hongkong, Ini 10 Nama Lain Bakwan di Indonesia

Indonesia memang terkenal dengan berbagai macam aneka kulinernya. Salah satunya adalah gorengan. Ada beraneka ragam gorengan di Indonesia, m
4,286 views 1,064 shares
10 Chat Kocak Driver Ojol dengan Customernya Ini Berhasil Bikin Ngakak

10 Chat Kocak Driver Ojol dengan Customernya Ini Berhasil Bikin Ngakak

Ngomongin tentang ojek online emang nggak ada habisnya. Apalagi sekarang banyak yang membagikan pengalamannya saat bersama ojek online lewat
8,151 views 573 shares
10 Aktor Indonesia Yang Gantengnya Bikin Cewek Deg-Degan

10 Aktor Indonesia Yang Gantengnya Bikin Cewek Deg-Degan

Beberapa tahun terakhir ini cewek-cewek di Indonesia lagi menggandrungi drakor (drama Korea) Pulsker. Selain alur ceritanya yang selalu biki
53,513 views 3,311 shares