Muhammad Al-Fatih (Penakluk Konstantinopel/Istanbul)
Loading...
 
posted on WOW Keren
2,405 views
Muhammad Al-Fatih (Penakluk Konstantinopel/Istanbul)

Istanbul atau yang dulu dikenal sebagai Konstantinopel, adalah salah satu bandar termasyhur dunia. Bandar ini tercatat dalam tinta emas sejarah Islam khususnya pada masa Kesultanan Utsmaniyah, ketika meluaskan wilayah sekaligus melebarkan pengaruh Islam di banyak negara.

Bandar ini didirikan tahun 330 M oleh Maharaja Bizantium yakni Costantine I. Kedudukannya yang strategis, membuatnya punya tempat istimewa ketika umat Islam memulai pertumbuhan di masa Kekaisaran Bizantium. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam juga telah beberapa kali memberikan kabar gembira tentang penguasaan kota ini ke tangan umat Islam seperti dinyatakan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam pada perang Khandaq.
Para khalifah dan pemimpin Islam pun selalu berusaha menaklukkan Kostantinopel. Usaha pertama dilancarkan tahun 44 H di zaman Mu’awiyah bin Abi Sufyan Radhiallahu ‘Anhu. Akan tetapi, usaha itu gagal. Upaya yang sama juga dilakukan pada zaman Khilafah Umayyah. Di zaman pemerintahan Abbasiyyah, beberapa usaha diteruskan tetapi masih menemui kegagalan termasuk di zaman Khalifah Harun al-Rasyid tahun 190 H. Setelah kejatuhan Baghdad tahun 656 H, usaha menawan Kostantinopel diteruskan oleh kerajaan-kerajaan kecil di Asia Timur (Anatolia) terutama Kerajaan Seljuk. Pemimpinnya, Alp Arselan (455-465 H/1063-1072 M) berhasil mengalahkan Kaisar Roma, Dimonos (Romanus IV/Armanus), tahun 463 H/1070 M. Akibatnya sebagian besar wilayah Kekaisaran Roma takluk di bawah pengaruh Islam Seljuk.
Awal kurun ke-8 hijriyah, Daulah Utsmaniyah mengadakan kesepakatan bersama Seljuk. Kerjasama ini memberi nafas baru kepada usaha umat Islam untuk menguasai Konstantinopel. Usaha pertama dibuat di zaman Sulthan Yildirim Bayazid saat dia mengepung bandar itu tahun 796 H/1393 M. Peluang yang ada telah digunakan oleh Sultan Bayazid untuk memaksa Kaisar Bizantium menyerahkan Konstantinople secara aman kepada umat Islam. Akan tetapi, usahanya menemui kegagalan karena datangnya bantuan dari Eropa dan serbuan bangsa Mongol di bawah pimpinan Timur Lenk.
Selepas Daulah Utsmaniyyah mencapai perkembangan yang lebih maju dan terarah, semangat jihad hidup kembali dengan nafas baru. Hasrat dan kesungguhan itu telah mendorong Sultan Murad II (824-863 H/1421-1451 M) untuk meneruskan usaha menaklukkan Kostantinopel. Beberapa usaha berhasil dibuat untuk mengepung kota itu tetapi dalam masa yang sama terjadi pengkhianatan di pihak umat Islam. Kaisar Bizantium menabur benih fitnah dan mengucar-kacirkan barisan tentara Islam. Usaha Sultan Murad II tidak berhasil sampai pada zaman anak beliau, Sultan Muhammad Al-Fatih (Mehmed II), sultan ke-7 Daulah Utsmaniyyah.
Semenjak kecil, Sultan Muhammad Al-Fatih telah mencermati usaha ayahnya menaklukkan Kostantinopel. Bahkan beliau mengkaji usaha-usaha yang pernah dibuat sepanjang sejarah Islam ke arah itu, sehingga menimbulkan keinginan yang kuat baginya meneruskan cita-cita umat Islam. Ketika beliau naik tahta pada tahun 855 H/1451 M, dia telah mulai berpikir dan menyusun strategi untuk menawan kota bandar tadi. Kekuatan Sultan Muhammad Al-Fatih terletak pada ketinggian pribadinya. Sejak kecil, dia dididik secara intensif oleh para ‘ulama terulung di zamannya. Di zaman ayahnya, yaitu Sultan Murad II, Asy-Syeikh Muhammad bin Isma’il Al-Kurani telah menjadi murabbi Amir Muhammad (Al-Fatih). Sultan Murad II telah menghantar beberapa orang ‘ulama untuk mengajar anaknya sebelum itu, tetapi tidak diterima oleh Amir Muhammad. Lalu, dia menghantar Asy-Syeikh Al-Kurani dan memberikan kuasa kepadanya untuk memukul Amir Muhammad jika membantah perintah gurunya.
Waktu bertemu Amir Muhammad dan menjelaskan tentang hak yang diberikan oleh Sulthan, Amir Muhammad tertawa. Dia lalu dipukul oleh Asy-Syeikh Al-Kurani. Peristiwa ini amat berkesan pada diri Amir Muhammad lantas setelah itu dia terus menghafal Al-Qur’an dalam waktu yang singkat. Di samping itu, Asy-Syeikh Ak Samsettin (Syamsuddin) merupakan murabbi Sultan Muhammad Al-Fatih yang hakiki. Dia mengajar Amir Muhammad ilmu-ilmu agama seperti Al-Qur’an, hadits, fiqih, bahasa (Arab, Parsi dan Turki), matematika, falak, sejarah, ilmu peperangan dan sebagainya.
Syeikh Ak Samsettin lantas meyakinkan Amir Muhammad bahwa dia adalah orang yang dimaksudkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam di dalam hadits pembukaan Kostantinopel. Ketika naik takhta, Sultan Muhammad segera menemui Syeikh Semsettin untuk menyiapkan bala tentara untuk penaklukan Konstantinopel. Peperangan itu memakan waktu selama 54 hari. Persiapan pun dilakukan. Sulthan berhasil menghimpun sebanyak 250 ribu tentara. Para mujahid lantas diberikan latihan intensif dan selalu diingatkan akan pesan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam terkait pentingnya Konstantinopel bagi kejayaan Islam.
Setelah proses persiapan yang teliti, akhirnya pasukan Sultan Muhammad Al-Fatih tiba di kota Konstantinopel pada hari Kamis 26 Rabiul Awal 857 H atau 6 April 1453 M. Di hadapan tentaranya, Sulthan Al-Fatih lebih dahulu berkhutbah mengingatkan tentang kelebihan jihad, kepentingan memuliakan niat dan harapan kemenangan di hadapan Allah Subhana Wa Ta’ala. Dia juga membacakan ayat-ayat Al-Qur’an mengenainya serta hadis Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam tentang pembukaan kota Konstantinopel. Ini semua memberikan semangat yang tinggi pada bala tentera dan lantas mereka menyambutnya dengan zikir, pujian dan doa kepada Allah Subhana Wa Ta’ala.
Sultan Muhammad Al-Fatih pun melancarkan serangan besar-besaran ke benteng Bizantium di sana. Takbir “Allahu Akbar, Allahu Akbar!” terus membahana di angkasa Konstantinopel seakan-akan meruntuhkan langit kota itu. Pada 27 Mei 1453, Sultan Muhammad Al-Fatih bersama tentaranya berusaha keras membersihkan diri di hadapan Allah Subhana Wa Ta’ala. Mereka memperbanyak shalat, doa, dan dzikir. Hingga tepat jam 1 pagi hari Selasa 20 Jumadil Awal 857 H atau bertepatan dengan tanggal 29 Mei 1453 M, serangan utama dilancarkan. Para mujahidin diperintahkan supaya meninggikan suara takbir kalimah tauhid sambil menyerang kota. Tentara Utsmaniyyah akhirnya berhasil menembus kota Konstantinopel melalui Pintu Edirne dan mereka mengibarkan bendera Daulah Utsmaniyyah di puncak kota. Kesungguhan dan semangat juang yang tinggi di kalangan tentara Al-Fatih, akhirnya berjaya mengantarkan cita-cita mereka.

Trending Now
Pria Ini Di Protes Tetangga Karena Membentuk Pohon Di Rumahnya Mirip Organ Vital

Pria Ini Di Protes Tetangga Karena Membentuk Pohon Di Rumahnya Mirip Organ Vital

Niat hati pengen memiliki pohon yang tumbuh di taman rumahnya berbeda seorang pria malah mendapat protes dan kecaman dari tetangga yang ada
11,431 views 351 shares
10 Testimoni Lucu Customer Online Shop yang Isinya Nggak Nyambung

10 Testimoni Lucu Customer Online Shop yang Isinya Nggak Nyambung

Mungkin jika dihitung, di dunia ini orang hobby yang belanja dan yang tidak, pasti lebih banyak orang yang suka menghabisakan uangnya untuk
608 views 0 shares
10 NEGARA dengan KEKUATAN MILITER TERKUAT di DUNIA, Indonesia ada ngga ya?

10 NEGARA dengan KEKUATAN MILITER TERKUAT di DUNIA, Indonesia ada ngga ya?

Walaupun kekuatan militer tidak menjamin bahwa kejahatan di dalam negeri akan berakhir, tetapi kekuatan militer dapat menjamin suatu negara
159,716 views 356 shares
Kumpulan Foto Nyata Menakjubkan yang Sulit Dipercaya

Kumpulan Foto Nyata Menakjubkan yang Sulit Dipercaya

Kita harus bersyukur dengan kemajuan teknologi yang selalu membantu hidup kita agar lebih mudah. Berkat teknologi juga kita bisa melihat dun
183,964 views 13,779 shares
10 Momen Terjebak Keadaan ini Bikin Kamu Bingung Cari Jalan Keluarnya

10 Momen Terjebak Keadaan ini Bikin Kamu Bingung Cari Jalan Keluarnya

Pernah mengalami momen yang sangat tidak mengenakkan? Pasti  kita akan merasa sangat bingung apalagi kalau di sekitar kita tidak ada oran
42,219 views 182 shares
10 Jawaban Nyeleneh "Lulus jadi Apa" Ini Bikin Ketawa Geli

10 Jawaban Nyeleneh "Lulus jadi Apa" Ini Bikin Ketawa Geli

Ada kutipan kata yang mengatakan jika "hidup kita yang jalanin, tapi orang lain yang ngomentarin". Sepertinya kata-kata itu memang realate d
2,605 views 0 shares
10 Orang yang Pernah Mengalami Keberuntungan Besar Dalam Hidupnya

10 Orang yang Pernah Mengalami Keberuntungan Besar Dalam Hidupnya

Hidup, mati dan rejeki semua sudah diatur oleh Sang Pencipta. Jika bisa request, kita semua pasti memilih untuk hidup enak, kaya raya, sehat
63,286 views 4,485 shares
Cuma Anak 90-an yang Mengerti Tentang Kumpulan Ilustrasi Ini

Cuma Anak 90-an yang Mengerti Tentang Kumpulan Ilustrasi Ini

Siapa bilang jadi anak jaman dulu itu nggak asik? Memang sih, dulu belum ada gadget dan internet, apalagi TiKTok. Tapi walaupun itu semua ng
8,257 views 375 shares
Pemandangan Menakjubkan Air Terjun Niagara yang Membeku, Seperti di Film Frozen

Pemandangan Menakjubkan Air Terjun Niagara yang Membeku, Seperti di Film Frozen

Sebagai salah satu air terjun paling indah di Amerika Utara dan dunia, Niagara menjadi destinasi favorit para pelancong. Keindahannya semaki
17,783 views 170 shares
10 Aksi Tingkah Laku Kucing Di Dalam Rumah, Bikin Gemes Bahkan Geregetan

10 Aksi Tingkah Laku Kucing Di Dalam Rumah, Bikin Gemes Bahkan Geregetan

Gak sedikit orang yang memelihara kucing di rumahnya, dengan berbagai macam alasan termasuk diantaranya karena kucing adalah hewan yang lucu
9,940 views 0 shares