Muhammad Al-Fatih (Penakluk Konstantinopel/Istanbul)
Loading...
 
posted on WOW Keren
2,387 views
Muhammad Al-Fatih (Penakluk Konstantinopel/Istanbul)

Istanbul atau yang dulu dikenal sebagai Konstantinopel, adalah salah satu bandar termasyhur dunia. Bandar ini tercatat dalam tinta emas sejarah Islam khususnya pada masa Kesultanan Utsmaniyah, ketika meluaskan wilayah sekaligus melebarkan pengaruh Islam di banyak negara.

Bandar ini didirikan tahun 330 M oleh Maharaja Bizantium yakni Costantine I. Kedudukannya yang strategis, membuatnya punya tempat istimewa ketika umat Islam memulai pertumbuhan di masa Kekaisaran Bizantium. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam juga telah beberapa kali memberikan kabar gembira tentang penguasaan kota ini ke tangan umat Islam seperti dinyatakan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam pada perang Khandaq.
Para khalifah dan pemimpin Islam pun selalu berusaha menaklukkan Kostantinopel. Usaha pertama dilancarkan tahun 44 H di zaman Mu’awiyah bin Abi Sufyan Radhiallahu ‘Anhu. Akan tetapi, usaha itu gagal. Upaya yang sama juga dilakukan pada zaman Khilafah Umayyah. Di zaman pemerintahan Abbasiyyah, beberapa usaha diteruskan tetapi masih menemui kegagalan termasuk di zaman Khalifah Harun al-Rasyid tahun 190 H. Setelah kejatuhan Baghdad tahun 656 H, usaha menawan Kostantinopel diteruskan oleh kerajaan-kerajaan kecil di Asia Timur (Anatolia) terutama Kerajaan Seljuk. Pemimpinnya, Alp Arselan (455-465 H/1063-1072 M) berhasil mengalahkan Kaisar Roma, Dimonos (Romanus IV/Armanus), tahun 463 H/1070 M. Akibatnya sebagian besar wilayah Kekaisaran Roma takluk di bawah pengaruh Islam Seljuk.
Awal kurun ke-8 hijriyah, Daulah Utsmaniyah mengadakan kesepakatan bersama Seljuk. Kerjasama ini memberi nafas baru kepada usaha umat Islam untuk menguasai Konstantinopel. Usaha pertama dibuat di zaman Sulthan Yildirim Bayazid saat dia mengepung bandar itu tahun 796 H/1393 M. Peluang yang ada telah digunakan oleh Sultan Bayazid untuk memaksa Kaisar Bizantium menyerahkan Konstantinople secara aman kepada umat Islam. Akan tetapi, usahanya menemui kegagalan karena datangnya bantuan dari Eropa dan serbuan bangsa Mongol di bawah pimpinan Timur Lenk.
Selepas Daulah Utsmaniyyah mencapai perkembangan yang lebih maju dan terarah, semangat jihad hidup kembali dengan nafas baru. Hasrat dan kesungguhan itu telah mendorong Sultan Murad II (824-863 H/1421-1451 M) untuk meneruskan usaha menaklukkan Kostantinopel. Beberapa usaha berhasil dibuat untuk mengepung kota itu tetapi dalam masa yang sama terjadi pengkhianatan di pihak umat Islam. Kaisar Bizantium menabur benih fitnah dan mengucar-kacirkan barisan tentara Islam. Usaha Sultan Murad II tidak berhasil sampai pada zaman anak beliau, Sultan Muhammad Al-Fatih (Mehmed II), sultan ke-7 Daulah Utsmaniyyah.
Semenjak kecil, Sultan Muhammad Al-Fatih telah mencermati usaha ayahnya menaklukkan Kostantinopel. Bahkan beliau mengkaji usaha-usaha yang pernah dibuat sepanjang sejarah Islam ke arah itu, sehingga menimbulkan keinginan yang kuat baginya meneruskan cita-cita umat Islam. Ketika beliau naik tahta pada tahun 855 H/1451 M, dia telah mulai berpikir dan menyusun strategi untuk menawan kota bandar tadi. Kekuatan Sultan Muhammad Al-Fatih terletak pada ketinggian pribadinya. Sejak kecil, dia dididik secara intensif oleh para ‘ulama terulung di zamannya. Di zaman ayahnya, yaitu Sultan Murad II, Asy-Syeikh Muhammad bin Isma’il Al-Kurani telah menjadi murabbi Amir Muhammad (Al-Fatih). Sultan Murad II telah menghantar beberapa orang ‘ulama untuk mengajar anaknya sebelum itu, tetapi tidak diterima oleh Amir Muhammad. Lalu, dia menghantar Asy-Syeikh Al-Kurani dan memberikan kuasa kepadanya untuk memukul Amir Muhammad jika membantah perintah gurunya.
Waktu bertemu Amir Muhammad dan menjelaskan tentang hak yang diberikan oleh Sulthan, Amir Muhammad tertawa. Dia lalu dipukul oleh Asy-Syeikh Al-Kurani. Peristiwa ini amat berkesan pada diri Amir Muhammad lantas setelah itu dia terus menghafal Al-Qur’an dalam waktu yang singkat. Di samping itu, Asy-Syeikh Ak Samsettin (Syamsuddin) merupakan murabbi Sultan Muhammad Al-Fatih yang hakiki. Dia mengajar Amir Muhammad ilmu-ilmu agama seperti Al-Qur’an, hadits, fiqih, bahasa (Arab, Parsi dan Turki), matematika, falak, sejarah, ilmu peperangan dan sebagainya.
Syeikh Ak Samsettin lantas meyakinkan Amir Muhammad bahwa dia adalah orang yang dimaksudkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam di dalam hadits pembukaan Kostantinopel. Ketika naik takhta, Sultan Muhammad segera menemui Syeikh Semsettin untuk menyiapkan bala tentara untuk penaklukan Konstantinopel. Peperangan itu memakan waktu selama 54 hari. Persiapan pun dilakukan. Sulthan berhasil menghimpun sebanyak 250 ribu tentara. Para mujahid lantas diberikan latihan intensif dan selalu diingatkan akan pesan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam terkait pentingnya Konstantinopel bagi kejayaan Islam.
Setelah proses persiapan yang teliti, akhirnya pasukan Sultan Muhammad Al-Fatih tiba di kota Konstantinopel pada hari Kamis 26 Rabiul Awal 857 H atau 6 April 1453 M. Di hadapan tentaranya, Sulthan Al-Fatih lebih dahulu berkhutbah mengingatkan tentang kelebihan jihad, kepentingan memuliakan niat dan harapan kemenangan di hadapan Allah Subhana Wa Ta’ala. Dia juga membacakan ayat-ayat Al-Qur’an mengenainya serta hadis Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam tentang pembukaan kota Konstantinopel. Ini semua memberikan semangat yang tinggi pada bala tentera dan lantas mereka menyambutnya dengan zikir, pujian dan doa kepada Allah Subhana Wa Ta’ala.
Sultan Muhammad Al-Fatih pun melancarkan serangan besar-besaran ke benteng Bizantium di sana. Takbir “Allahu Akbar, Allahu Akbar!” terus membahana di angkasa Konstantinopel seakan-akan meruntuhkan langit kota itu. Pada 27 Mei 1453, Sultan Muhammad Al-Fatih bersama tentaranya berusaha keras membersihkan diri di hadapan Allah Subhana Wa Ta’ala. Mereka memperbanyak shalat, doa, dan dzikir. Hingga tepat jam 1 pagi hari Selasa 20 Jumadil Awal 857 H atau bertepatan dengan tanggal 29 Mei 1453 M, serangan utama dilancarkan. Para mujahidin diperintahkan supaya meninggikan suara takbir kalimah tauhid sambil menyerang kota. Tentara Utsmaniyyah akhirnya berhasil menembus kota Konstantinopel melalui Pintu Edirne dan mereka mengibarkan bendera Daulah Utsmaniyyah di puncak kota. Kesungguhan dan semangat juang yang tinggi di kalangan tentara Al-Fatih, akhirnya berjaya mengantarkan cita-cita mereka.

Trending Now
COSPLAY Komik SERAM dan KEREN Yang menyerupai MANGA KOMIK ASLINYA! WOW!

COSPLAY Komik SERAM dan KEREN Yang menyerupai MANGA KOMIK ASLINYA! WOW!

kalo bicara soal cosplay, pasti kebanyakan akan menyerupai tokoh komik luar negeri, superhero, dan tokoh utama komik terkenal. tapi ada cosp
210,837 views 6,953 shares
10 Desain Gaun Indah Dari Gambar Ini Terbuat Dari Benda Sehari-Hari

10 Desain Gaun Indah Dari Gambar Ini Terbuat Dari Benda Sehari-Hari

Inspirasi dari seorang seniman bisa datang dari mana aja Pulsker, bahkan mungkin angin yang berhembus pun bisa memberikan mereka ide yang me
28,689 views 1,262 shares
15 Arsitektur Moderen di Jepang ini Keren Banget Loh Pulsker!

15 Arsitektur Moderen di Jepang ini Keren Banget Loh Pulsker!

Kecerdasan masyarakat Jepang emang udah ga perlu lagi dipertanyakan ya Pulsker. Selain cerdas, mereka juga kreatif! Nih buktinya, beberapa b
171,000 views 14,754 shares
10 Cara Mendidik Anak Terbebas dari Gaya Hidup Hedonis

10 Cara Mendidik Anak Terbebas dari Gaya Hidup Hedonis

Memiliki anak yang masih membutuhkan banyak pendidikan adalah kewajiban orang tua untuk mengajarkannya yang baik. Salah satunya adalah deng
14,962 views 44 shares
Kumpulan Peraturan Aneh Yang Cuma Ada di Kost-Kostan, Anak Rantau Pasti Tahu Nih!

Kumpulan Peraturan Aneh Yang Cuma Ada di Kost-Kostan, Anak Rantau Pasti Tahu Nih!

Buat kamu yang pernah jadi mahasiswa perantauan atau saat ini masih menjalaninya, pasti banyak banget suka dukanya Pulsker. Mulai dari telat
25,384 views 5,472 shares
10 Coretan Unik Pelajar Saat Bosan Dikelas..Kreatif Banget!

10 Coretan Unik Pelajar Saat Bosan Dikelas..Kreatif Banget!

Kalau kamu bilang kangen masa sekolah, mungkin yang kamu rindukan hanya saat bermain dengan teman-teman aja Pulsker. Karena nggak semua pela
189,919 views 10,348 shares
10 Foto Sok Inggris yang Malah Mengundang Gelak Tawa

10 Foto 'Sok Inggris' yang Malah Mengundang Gelak Tawa

Di jaman yang serba modern ini, keterampilan berbicara sangatlah dibutuhkan. Apalagi jika kita menguasai beberapa bahasa asing, terutama bah
20,463 views 0 shares
Bikin Geram, Inilah 8 Hal Super Ngeselin yang Pernah Kita Alami Sehari-hari

Bikin Geram, Inilah 8 Hal Super Ngeselin yang Pernah Kita Alami Sehari-hari

Hidup memang penuh dengan lika-liku. Nggak semua hal indah yang kita bayangkan bisa berjalan mulus. Ada saja kendala dan hal ngeselin dalam
14,468 views 866 shares
Yuk Kenalan Sama Jamie Chua, Janda Sosialita Paling Tajir Melintir Se-Asia

Yuk Kenalan Sama Jamie Chua, Janda Sosialita Paling Tajir Melintir Se-Asia

Kalau kamu rajin mantengin instagram dengan akun-akun gosip didalamnya, kamu pasti nggak asing dengan Jamie Chua. Wanita cantik ini adalah
40,647 views 2,336 shares
10 Tokoh Pewayangan Digambarkan Dengan Gaya Anime

10 Tokoh Pewayangan Digambarkan Dengan Gaya Anime

Sobat pulsker masih ingat dengan Saint Saiya?Anime yang pernah ngetrend di tahun 90 an ini emang masih jadi idola buat kita-kita yang pernah
199,713 views 2,338 shares