Asal mula tokek
Loading...
 
posted on WOW Keren
2,256 views
Asal mula tokek



Di kisahkan di sebuah gubug sederhana di tepi Hutan Jati Suci hiduplah seorang kakek Tua dan muridnya. Kakek tua tersebut biasa dipanggil Mpu Kirli dan murid satu-satunya yang bernama Toka.

Toka berumur sekitar 15 tahun, perawakan sedang, kulit putih dan rambut sedikit ikal, sepasang mata tajam menempel diantara wajahnya yang bulat. Toka sangat patuh terhadap petuah dan petunjuk Mpu Kirli yang mengasuh dan mendidiknya sejak kecil itu, tiada pernah ia membantah segala ucapan dan perintah dari gurunya yang disayanginya itu, meskipun hidup seadanya, tapi mereka hidup bahagia.

Sebenarnya Mpu Kirli adalah sosok pemalas, kikir, pemarah dan mementingkan diri sendiri. Mpu Kirli sebenarnya tidak begitu menyukai Toka, tapi ia tak punya banyak pilihan karena setidaknya Toka bisa disuruh-suruh untuk melakukan pekerjaan apapun. Setiap hari Ia hanya bermalas-malasan di beranda rumah tanpa melakukan kegiatan apapun yang berarti. Praktis hampir semua kegiatan di rumah dan di luar rumah di kerjakan oleh Toka, mulai dari memasak, menimba air, menyapu, mencari kayu bakar dan bahan"bahan makanan dan menjualnya ke Pasar Toka yang melakukan semua. Seluruh hasil penjualan Kayu bakar dan bahan-bahan makanan diberikan kepada Mpu Kirli. Mpu Kirli merasa dirinya adalah orang hebat yang harus selalu dilayani dan dihormati. Kesombongan dan kepongahan telah menguasai dirinya, sehingga hatinya telah tertutup untuk sedikit ikut merasakan dan menghargai apa yang telah dilakukan oleh Toka.

Di suatu pagi yang cerah, sambil duduk di kursinya Mpu Kirli memanggil Toka.

"Tokaâ?¦ Tokaâ?¦ kemarilah Nakâ?¦." Ujar Mpu Kirli. Toka yang masih sibuk menjemur kayu bakar di halaman segera berlari mendekati gurunya.

"Ada apa Guru???" Jawab Toka sambil duduk bersimpuh, sesekali sambil mengusap wajahnya yang penuh dengan keringat.

"Hmmmhâ?¦ beberapa hari ini, kalau Aku amati hujan sering turunâ?¦ cobalah kau mencari jamur di hutan sana, pasti banyak tumbuh jamur di sana" Mpu Kirli memberi titah kepada Toka.

"Baik guruâ?¦. Toka berangkat sekarangâ?¦" Toka segera bergegas mengambil keranjang bambu kecil hasil kreasinya.

"Emmhhh.. Toka.. toka, kemarilah sebentarâ?¦" Mpu Kirli kembali memanggil muridnya itu.

Setelah meletakkan keranjang bambunya Toka mendekati Gurunya "Ada apa Guru??"

"Sebelum kau bawa ke Pasar, Kau harus menunjukan jamur-jamurnya kepadaku, aku harus memilih mana yang beracun dan mana yang tidak, paham??"

"Baik guruâ?¦ " Toka menggangguk tanpa prasangka dan segera pergi ke hutan.

Mpu Kirli mengangguk dan tersenyum kecil. Sebenarnya alasan utama Mpu Kirli menyuruh Toka untuk membawa hasil pencarian jamur tersebut kepadanya adalah agar Mpu Kirli bisa melihat seberapa banyak jamur yang telah dibawa oleh Toka, sehingga uang hasil penjualan bisa ia perkirakan terlebih dahulu. Mpu Kirli takut kalau-kalau Toka membohonginya sewaktu menjual jamur itu ke pasar.

Waktu terus berlalu, tak sampai siang hari Toka telah kembali ke gubug dan langsung menemui gurunya.

Sambil berlari-lari kecil Toka segera menemui gurunya "Guru!!!, benar kata Guruâ?¦ Toka menemukan banyak sekali jamur di hutan Guru!!!, ini keranjangnya sampai penuh.." Ujar Toka meluapkan kegembiraannya sambil terengah-engah menahan lelah.

"hhhmmhâ?¦ segera kau cuci ya Jamurnya, masih banyak jamurnya ya di hutan???" Jawab Mpu Kirli dingin.

"Baik Guruâ?¦. Emmhâ?¦. Betul Guruâ?¦. masih banyak jamurnya di hutan sanaâ?¦ " Jawab Toka berbinar.

"Emmmmhhâ?¦ kalau begitu, jamurnya kau letakkan saja di dapur, ayo kita kembali mencari jamur mumpung lagi musim". Mpu Kirli takut kalau jamur-jamur yang ada di hutan tersebut akan diambil orang.

"Baik guruâ?¦.. " Toka segera bergegas menuju dapur. Setelah selesai menyimpan jamur itu, Toka hendak memasak untuk Guru dan dirinya.

"Toka, apa yang kau lakukan??? Ayo keburu malam nantiâ?¦" Ajak Mpu Kirli.

"Guru tidak makan dulu???" Jawab Toka.

"Tidak usah!!!â?¦. sekalian saja nanti seusai mencari jamur, Ayo segera berangkat!!!" Jawab Mpu Kirli sedikit kesal.

"Baik Guruâ?¦." Toka membatalkan niatnya, dan segera menyusul langkah gurunya menuju hutan.

Selama pencarian Toka hanya diijinkan untuk mengambil jamur-jamur yang kecil saja, sedang yang besar dimasukan ke keranjang Mpu Kirli. Toka tak mengeluh, meski perutnya perih menahan lapar yang kian menyerang.

Tak terasa waktu terus berjalan, hari menjelang senja dan malampun akan segera tiba, Mpu Kirli tak peduli meskipun malam semakin mendekat, ia terus asik memungut jamur-jamur yang bertebaran di hadapannya. Saking asiknya, hari telah berganti malam, Mpu Kirli pun tak menyadari bahwa Toka sudah meninggalkannya. Mpu Kirli kebingungan mencari muridnya.

"Toka!!!, Toka!!, di mana kau Toka?!!!""

"Dasar anak tak tau diuntung!!! Toka!!!" Mpu Kirli terus berteriak-teriak memanggil nama Toka. Karena suasana gelap, Mpu Kirli tidak menyadari bahwa langkahnya semakin masuk ke dalam hutan. Dalam keputusasaannya, Mpu Kirli akhirnya menemukan sebuah bangunan tua yang berlapiskan dinding kayu yang tebal. Meski gelap, Mpu Kirli mengerti bahwa bangunan itu pasti megah dan mahal. Dengan langkah kaki terseok, Mpu Kirli mendekati bangunan itu dan masuk ke dalamnya. Di dalam ruangan ternyata ada lampu minyak yang menyala, namun suasana sepi sekali.

"Hmmmmmhh, besar dan bersih juga rumah ini, andaikan aku yang memilikinyaâ?¦ hhhmmmhhâ?¦" Mpu Kirli sejenak mengamat-amati kondisi di dalam ruangan yang besar dan terlihat sepi itu. Belum habis keheranan Mpu Kirli, tiba-tiba

"BBBrrrakkk!!!!" pintu tempat ia masuk tadi tertutup dengan keras sehingga membuat Mpu Kirli melompat karena kaget.

"Kurang ajar!!!" Mpu Kirli mengumpat dan mencoba membuka pintu itu kembali.

Sekian lama Mpu Kirli mencoba membuka pintu itu, namun sia-sia, pintu itu tak bisa dibuka. Pintu itu seolah-olah berubah menjadi dinding baja yang tak bisa ditembus dengan kekuatan apapun. Ia menendang, menggedor-nggedor pintu itu, namun usahanya sia-sia saja. Karena sudah lemas dan kehabisan akal, Mpu Kirli berteriak-teriak memanggil muridnya, berharap ia akan datang dan menyelamatkannya, namun sia-sia saja karena Toka tidak pernah datang.

"Toka, Toka!!!, Toka!!! Tolonglah aku Toka!!!!, Toka!!!" Mpu Kirli terus berteriak sambil menangis. Mpu Kirli terkulai lemas di sudut ruangan, matanya membengkak karena terlalu banyak menangis. Dalam kesedihannya Mpu Kirli mendongak ke atas, ada seekor cicak yang merayap perlahan dan keluar dari bangunan itu melalui celah sempit daun pintu yang tertutup itu.

"Akh, andaikan aku menjadi cicak, pasti aku akan bisa keluar dari tempat terkutuk ini". Mpu Kirli sudah putus harapan. Rupanya suara batin dan harapan Mpu Kirli dikabulkan oleh Tuhan, seketika ia berubah menjadi seekor cicak namun berukuran besar, sehingga Mpu Kirli tetap tak mampu keluar dari bangunan itu.. Dalam segala keputus asannya ia terus berteriak memanggil nama muridnya.

"Toka, toka, Toka!!!!" Mpu Kirli terus berteriak hingga suaranya berubah, bukan Toka lagi yang terucap, tapi suara yang keluar adalah "Tokek, Tokek, tokek". Sejak itulah muncul nama Tokek untuk menyebut nama cicak yang berukuran besar.
frind's tinggalkan wow nya ya ;)

Trending Now
10 Komplain Barang Olshop yang Isinya Kasihan tapi Ngakak

10 Komplain Barang Olshop yang Isinya Kasihan tapi Ngakak

Online shop sudah menjadi pilihan alternatif bagi orang-orang yang malas ribet untuk berbelanja keluar rumah. Prosesnya juga dirasa cukup mu
1,969 views 0 shares
9 Potret Kocak Pasangan yang Gagal Romantis

9 Potret Kocak Pasangan yang Gagal Romantis

Ketika menjalin hubungan, nggak cuma cinta aja yang dibutuhkan, tetapi juga komitmen dan rela berkorban demi pasangan. Ini semua dilakukan t
747 views 0 shares
15 Foto Keren Ini Benar-Benar Nyata Tanpa Photoshop Lho!

15 Foto 'Keren' Ini Benar-Benar Nyata Tanpa Photoshop Lho!

Nggak perlu jadi fotografer profesional untuk mengambil gambar yang unik, keren dan menarik. Kamu juga bisa jadi fotografer terbaik dunia de
252,291 views 21,882 shares
10 Chat Minta Nomor WhatsApp yang Isinya Modus Banget

10 Chat Minta Nomor WhatsApp yang Isinya Modus Banget

Setelah tumbangnya BBM pada BlackBerry, WhatsApp mendominasi semua Smartphone untuk dijadikan aplikasi chatting. Ya, hampir semua pengguna s
27,659 views 0 shares
9 Meme Sindiran Semua Akan Strory Pada Akhirnya

9 Meme Sindiran 'Semua Akan Strory' Pada Akhirnya

Baru-baru ini Twitter mengeluarkan fitur baru dalam aplikasinya, yaitu fitur story yang bisa kita gunakan sama seperti yang ada di Instagram
1,306 views 0 shares
Banyak yang Bilang Deretan Seleb Hollywood Ini Mirip Tokoh Kartun Disney, Menurutmu Mirip Gak?

Banyak yang Bilang Deretan Seleb Hollywood Ini Mirip Tokoh Kartun Disney, Menurutmu Mirip Gak?

Orang-orang di dunia terkadang memiliki kesamaan satu dengan yang lainnya. Kalau kembar dan lahir dari satu ibu atau dalam satu keluarga itu
58,904 views 2,553 shares
10 Chat Nggak Nyambung yang Endingnya Ngeselin

10 Chat Nggak Nyambung yang Endingnya Ngeselin

Beruntunglah, karena kehidupan kita saat ini sudah terbantu oleh adanya teknologi. Terutama dengan adanya internet dan smartphone. Komunikas
6,170 views 0 shares
10 Kisah Konyol Salah Beli yang Bikin Ngakak

10 Kisah Konyol 'Salah Beli' yang Bikin Ngakak

Sebagai anak yang berbakti, sudah menjadi kewajiban kita untuk menolong orang tua. Entah itu Ayah, ibu atau kakak. Tapi yang namanya manusia
2,423 views 0 shares
10 Barang Yang Dijual di FB Ini Bikin Gagal Paham

10 Barang Yang Dijual di FB Ini Bikin Gagal Paham

Belanja online saat ini sudah menjadi salah satu gaya hidup masyarakat Indonesia. Hal ini menjadi menarik dikarenakan proses belanja online
142,337 views 0 shares
10 Chat Ngajak Kenalan yang Ujungnya Bikin Ngakak

10 Chat Ngajak Kenalan yang Ujungnya Bikin Ngakak

Teknologi membuat kehidupan kita jauh lebih mudah dari dulu. Terlebih lagi masalah komunikasi, dimana kita bisa menghubungi orang yang kita
1,357 views 0 shares