Asal mula tokek
Loading...
 
posted on WOW Keren
2,131 views
Asal mula tokek



Di kisahkan di sebuah gubug sederhana di tepi Hutan Jati Suci hiduplah seorang kakek Tua dan muridnya. Kakek tua tersebut biasa dipanggil Mpu Kirli dan murid satu-satunya yang bernama Toka.

Toka berumur sekitar 15 tahun, perawakan sedang, kulit putih dan rambut sedikit ikal, sepasang mata tajam menempel diantara wajahnya yang bulat. Toka sangat patuh terhadap petuah dan petunjuk Mpu Kirli yang mengasuh dan mendidiknya sejak kecil itu, tiada pernah ia membantah segala ucapan dan perintah dari gurunya yang disayanginya itu, meskipun hidup seadanya, tapi mereka hidup bahagia.

Sebenarnya Mpu Kirli adalah sosok pemalas, kikir, pemarah dan mementingkan diri sendiri. Mpu Kirli sebenarnya tidak begitu menyukai Toka, tapi ia tak punya banyak pilihan karena setidaknya Toka bisa disuruh-suruh untuk melakukan pekerjaan apapun. Setiap hari Ia hanya bermalas-malasan di beranda rumah tanpa melakukan kegiatan apapun yang berarti. Praktis hampir semua kegiatan di rumah dan di luar rumah di kerjakan oleh Toka, mulai dari memasak, menimba air, menyapu, mencari kayu bakar dan bahan"bahan makanan dan menjualnya ke Pasar Toka yang melakukan semua. Seluruh hasil penjualan Kayu bakar dan bahan-bahan makanan diberikan kepada Mpu Kirli. Mpu Kirli merasa dirinya adalah orang hebat yang harus selalu dilayani dan dihormati. Kesombongan dan kepongahan telah menguasai dirinya, sehingga hatinya telah tertutup untuk sedikit ikut merasakan dan menghargai apa yang telah dilakukan oleh Toka.

Di suatu pagi yang cerah, sambil duduk di kursinya Mpu Kirli memanggil Toka.

"Tokaâ?¦ Tokaâ?¦ kemarilah Nakâ?¦." Ujar Mpu Kirli. Toka yang masih sibuk menjemur kayu bakar di halaman segera berlari mendekati gurunya.

"Ada apa Guru???" Jawab Toka sambil duduk bersimpuh, sesekali sambil mengusap wajahnya yang penuh dengan keringat.

"Hmmmhâ?¦ beberapa hari ini, kalau Aku amati hujan sering turunâ?¦ cobalah kau mencari jamur di hutan sana, pasti banyak tumbuh jamur di sana" Mpu Kirli memberi titah kepada Toka.

"Baik guruâ?¦. Toka berangkat sekarangâ?¦" Toka segera bergegas mengambil keranjang bambu kecil hasil kreasinya.

"Emmhhh.. Toka.. toka, kemarilah sebentarâ?¦" Mpu Kirli kembali memanggil muridnya itu.

Setelah meletakkan keranjang bambunya Toka mendekati Gurunya "Ada apa Guru??"

"Sebelum kau bawa ke Pasar, Kau harus menunjukan jamur-jamurnya kepadaku, aku harus memilih mana yang beracun dan mana yang tidak, paham??"

"Baik guruâ?¦ " Toka menggangguk tanpa prasangka dan segera pergi ke hutan.

Mpu Kirli mengangguk dan tersenyum kecil. Sebenarnya alasan utama Mpu Kirli menyuruh Toka untuk membawa hasil pencarian jamur tersebut kepadanya adalah agar Mpu Kirli bisa melihat seberapa banyak jamur yang telah dibawa oleh Toka, sehingga uang hasil penjualan bisa ia perkirakan terlebih dahulu. Mpu Kirli takut kalau-kalau Toka membohonginya sewaktu menjual jamur itu ke pasar.

Waktu terus berlalu, tak sampai siang hari Toka telah kembali ke gubug dan langsung menemui gurunya.

Sambil berlari-lari kecil Toka segera menemui gurunya "Guru!!!, benar kata Guruâ?¦ Toka menemukan banyak sekali jamur di hutan Guru!!!, ini keranjangnya sampai penuh.." Ujar Toka meluapkan kegembiraannya sambil terengah-engah menahan lelah.

"hhhmmhâ?¦ segera kau cuci ya Jamurnya, masih banyak jamurnya ya di hutan???" Jawab Mpu Kirli dingin.

"Baik Guruâ?¦. Emmhâ?¦. Betul Guruâ?¦. masih banyak jamurnya di hutan sanaâ?¦ " Jawab Toka berbinar.

"Emmmmhhâ?¦ kalau begitu, jamurnya kau letakkan saja di dapur, ayo kita kembali mencari jamur mumpung lagi musim". Mpu Kirli takut kalau jamur-jamur yang ada di hutan tersebut akan diambil orang.

"Baik guruâ?¦.. " Toka segera bergegas menuju dapur. Setelah selesai menyimpan jamur itu, Toka hendak memasak untuk Guru dan dirinya.

"Toka, apa yang kau lakukan??? Ayo keburu malam nantiâ?¦" Ajak Mpu Kirli.

"Guru tidak makan dulu???" Jawab Toka.

"Tidak usah!!!â?¦. sekalian saja nanti seusai mencari jamur, Ayo segera berangkat!!!" Jawab Mpu Kirli sedikit kesal.

"Baik Guruâ?¦." Toka membatalkan niatnya, dan segera menyusul langkah gurunya menuju hutan.

Selama pencarian Toka hanya diijinkan untuk mengambil jamur-jamur yang kecil saja, sedang yang besar dimasukan ke keranjang Mpu Kirli. Toka tak mengeluh, meski perutnya perih menahan lapar yang kian menyerang.

Tak terasa waktu terus berjalan, hari menjelang senja dan malampun akan segera tiba, Mpu Kirli tak peduli meskipun malam semakin mendekat, ia terus asik memungut jamur-jamur yang bertebaran di hadapannya. Saking asiknya, hari telah berganti malam, Mpu Kirli pun tak menyadari bahwa Toka sudah meninggalkannya. Mpu Kirli kebingungan mencari muridnya.

"Toka!!!, Toka!!, di mana kau Toka?!!!""

"Dasar anak tak tau diuntung!!! Toka!!!" Mpu Kirli terus berteriak-teriak memanggil nama Toka. Karena suasana gelap, Mpu Kirli tidak menyadari bahwa langkahnya semakin masuk ke dalam hutan. Dalam keputusasaannya, Mpu Kirli akhirnya menemukan sebuah bangunan tua yang berlapiskan dinding kayu yang tebal. Meski gelap, Mpu Kirli mengerti bahwa bangunan itu pasti megah dan mahal. Dengan langkah kaki terseok, Mpu Kirli mendekati bangunan itu dan masuk ke dalamnya. Di dalam ruangan ternyata ada lampu minyak yang menyala, namun suasana sepi sekali.

"Hmmmmmhh, besar dan bersih juga rumah ini, andaikan aku yang memilikinyaâ?¦ hhhmmmhhâ?¦" Mpu Kirli sejenak mengamat-amati kondisi di dalam ruangan yang besar dan terlihat sepi itu. Belum habis keheranan Mpu Kirli, tiba-tiba

"BBBrrrakkk!!!!" pintu tempat ia masuk tadi tertutup dengan keras sehingga membuat Mpu Kirli melompat karena kaget.

"Kurang ajar!!!" Mpu Kirli mengumpat dan mencoba membuka pintu itu kembali.

Sekian lama Mpu Kirli mencoba membuka pintu itu, namun sia-sia, pintu itu tak bisa dibuka. Pintu itu seolah-olah berubah menjadi dinding baja yang tak bisa ditembus dengan kekuatan apapun. Ia menendang, menggedor-nggedor pintu itu, namun usahanya sia-sia saja. Karena sudah lemas dan kehabisan akal, Mpu Kirli berteriak-teriak memanggil muridnya, berharap ia akan datang dan menyelamatkannya, namun sia-sia saja karena Toka tidak pernah datang.

"Toka, Toka!!!, Toka!!! Tolonglah aku Toka!!!!, Toka!!!" Mpu Kirli terus berteriak sambil menangis. Mpu Kirli terkulai lemas di sudut ruangan, matanya membengkak karena terlalu banyak menangis. Dalam kesedihannya Mpu Kirli mendongak ke atas, ada seekor cicak yang merayap perlahan dan keluar dari bangunan itu melalui celah sempit daun pintu yang tertutup itu.

"Akh, andaikan aku menjadi cicak, pasti aku akan bisa keluar dari tempat terkutuk ini". Mpu Kirli sudah putus harapan. Rupanya suara batin dan harapan Mpu Kirli dikabulkan oleh Tuhan, seketika ia berubah menjadi seekor cicak namun berukuran besar, sehingga Mpu Kirli tetap tak mampu keluar dari bangunan itu.. Dalam segala keputus asannya ia terus berteriak memanggil nama muridnya.

"Toka, toka, Toka!!!!" Mpu Kirli terus berteriak hingga suaranya berubah, bukan Toka lagi yang terucap, tapi suara yang keluar adalah "Tokek, Tokek, tokek". Sejak itulah muncul nama Tokek untuk menyebut nama cicak yang berukuran besar.
frind's tinggalkan wow nya ya ;)

Trending Now
Bertahan dari Tahun 1962, Ternyata Doraemon Mengajari Kita Banyak Hal

Bertahan dari Tahun 1962, Ternyata Doraemon Mengajari Kita Banyak Hal

Doraemon merupakan film animasi asal Jepang. Tahukah kamu sejak kapan ada kartun animasi ini ada?   Ternyata, Doraemon pertama kali tayan
5,869 views 1,429 shares
Kumpulan Screenshot Kocak Juga Kasihan Chat Driver Ojek Online Minta Cancel

Kumpulan Screenshot Kocak Juga Kasihan Chat Driver Ojek Online Minta Cancel

Beberapa tahun terakhir, pekerjaan driver ojek online semakin diminati oleh banyak orang. Mulai dari mahasiswa hingga orang tua menekuni
8,928 views 0 shares
11 Pelajaran Penting dari BILL GATES, Orang TERKAYA di DUNIA

11 Pelajaran Penting dari BILL GATES, Orang TERKAYA di DUNIA

Semua orang pasti mengenal siapa Bill Gates. Dia adalah orang terkaya di dunia. Meskipun dikeluarkan dari universitas, itu tidak menyurutkan
49,274 views 1,865 shares
Perbedaan Nama Panggung Dengan Nama Asli 10 Seleb Ini Bakal Bikin Kaget!

Perbedaan Nama Panggung Dengan Nama Asli 10 Seleb Ini Bakal Bikin Kaget!

Nama adalah sesuatu yang melambangkan identitas seseorang. Sebuah nama biasanya diberikan orang tua sejak pertama kita lahir. Dan biasanya,
147,223 views 4,985 shares
Kasihan tapi Lucu! 10 Orang Ini Menerima Barang yang nggak Sesuai Ekspektasi Saat Belanja Online

Kasihan tapi Lucu! 10 Orang Ini Menerima Barang yang nggak Sesuai Ekspektasi Saat Belanja Online

Perkembangan teknologi memang sangat membantu kehidupan kita, salah satunya adalah kita bisa dengan mudah berbelanja secara online. Ada bany
320,411 views 20,089 shares
10 Trik Marketing Dengan Bahasa Nyeleneh Ini Kocak Banget

10 Trik Marketing Dengan Bahasa Nyeleneh Ini Kocak Banget

Setiap orang yang berjualan barang ataupun jasa, pasti ingin produk/jasanya laku dipasaran. Salah satu cara yang sering dipakai adalah promo
7,379 views 0 shares
10 Momen Sial yang Bikin Kamu Menarik Nafas Kesal

10 Momen Sial yang Bikin Kamu Menarik Nafas Kesal

Nggak ada satu orangpun di dunia ini yang ingin merasakan kesialan. Tapi yang namanya nasib emang nggak ada yang tahu. Saat kita melakukan s
20,944 views 257 shares
12 Foto Kejadian Unik Yang Ada di Tempat Parkir, Ngeselin Dah

12 Foto Kejadian Unik Yang Ada di Tempat Parkir, Ngeselin Dah

Lahan parkir semakin lama semakin sempit, padahal jumlah kendaraan sebaliknya, semakin hari semakin banyak. Tempat parkir jadi salah satu pe
23,482 views 0 shares
Bukan Karena Menyeramkan, Tapi 8 Foto Ini Akan Membuatmu Bergidik Ngeri

Bukan Karena Menyeramkan, Tapi 8 Foto Ini Akan Membuatmu Bergidik Ngeri

Pada dasarnya setiap orang itu punya fobia atau ketakutannya masing-masing pada benda yang menurut mereka mengerikan. Contohnya aja nih, ada
14,747 views 639 shares
10 Chat Driver Ojol dan Penumpang yang Jawabannya Pakai Nge-Gass

10 Chat Driver Ojol dan Penumpang yang Jawabannya Pakai Nge-Gass

Adanya ojek online memang sangat membantu kehidupan kita sehari-hari, khususnya buat kamu yang anaknya mageran banget. Mau kemana-mana bisa
118,937 views 0 shares