Misteri Kuyang Pemakan Janin
Loading...
 
posted on WOW Keren
22,941 views
Misteri Kuyang Pemakan Janin

kuyang adalah makhluk yang hidup di dua alam, di alam hantu dan di alam manusia. Siang seperti manusia pada umumnya dan malam berubah menjadi hantu yang menakutkan.



Orang-orang di Bali mungkin menyebut kuyang dengan sebutan leak dan orang-orang di Sumatera menyebutnya palasik.

Kuyang sebagai makhluk penjadian "dan tampaknya hanya perempuan" juga dikenal secara luas oleh masyarakat Thailand. Dalam masyarakat Suku Dayak Benuaq ada sebuah tarian Belian yang dinamakan dengan "Tarian Kuyang", yakni sebuah tarian yang ditujukan untuk mengusir hantu-hantu penjaga pohon-pohon yang besar dan tinggi agar tidak mengganggu manusia atau orang yang akan menebang pohon tersebut.

Kuyang adalah manusia hantu yang suka mengisap darah bekas seorang ibu melahirkan atau pula darah bayi yang baru dilahirkannya. Kuyang biasanya terbang dengan kepala dan isi perutnya pada malam hari untuk mencari mangsanya dan untuk mengelabui mangsanya, sewaktu-waktu ia bisa berubah menjadi seekor burung malam atau kucing. Kuyang juga memiliki dua gigi taring di kiri dan kanan mulutnya.

Kuyang adalah hantu perempuan yang pada dasarnya adalah manusia biasa, akan tetapi karena sebab atau ilmu tertentu ia kemudian berubah wujud menjadi hantu dan pada waktu-waktu tertentu terbang untuk mencari makan, yakni darah atau orok (bayi) yang baru dilahirkan. Orang Banjar percaya (sebagaimana juga orang Thailand dan Sumatera), bahwa dengan minyak tertentu "biasa disebut dengan istilah minyak kuyang" yang digosokkan pada bagian sekeliling leher, seorang perempuan bisa berubah menjadi kuyang. Konon tujuannya menjadi kuyang adalah untuk awet muda dan keabadian hidup (panjang umur), karena meminum darah segar bayi.

Kuyang berbeda dengan makhluk sejenis, vampir (China) atau drakula (Barat) misalnya, yang juga mengisap darah manusia umumnya. Sebab, kuyang adalah seorang perempuan dan hanya mengisap darah bekas perempuan yang baru melahirkan atau darah bayi yang ada dalam kandungan (sehingga seperti keguguran) atau yang baru dilahirkan. Dan, untuk menandai mangsanya, kuyang biasanya mendatangi seorang perempuan yang sedang hamil besar dan mengusap perutnya. Sedangkan vampir dan drakula bisa laki-laki atau perempuan dan berasal dari manusia yang sudah mati, namun karena sebab tertentu mereka hidup atau dihidupkan kembali, sehingga untuk menopang kembalinya kehidupan tersebut, mereka harus makan atau meminum darah. Adapun kuyang berasal dari manusia hidup yang kemudian berubah menjadi makhluk penghisap darah.

Tidak semua kuyang disebabkan oleh minyak. Di Sumatera, kuyang atau palasik ada yang disebabkan karena memang keturunan (ilmu turunan) yang diwarisi oleh seseorang dari nenek moyangnya secara turun-temurun, oleh sebab itu, yang bersangkutan sendiri terkadang tidak menyadari dan tidak bisa menghindari bahwa dia adalah seorang palasik. Palasik dicirikan sebagai seorang perempuan yang tidak memiliki parit (belahan tengah) di atas bibirnya.

Sedangkan di Bali, kuyang atau leak lebih dipahami sebagai sebuah ilmu magis yang terbagi dua, leak yang beraliran ilmu hitam dan leak yang beraliran ilmu putih. Tujuan leak sebenarnya adalah untuk pertahanan, karena itu Leak di Bali ada laki-laki dan ada pula perempuan. Masing-Masing mereka yang berilmu leak memiliki tingkatan-tingkatan yang berbeda. Di antaranya, dalam leak beraliran ilmu hitam ada tingkatan yang di sebut Calon Arang. Tandingannya adalah tingkat Mpu Baradah dalam aliran leak putih. Tingkat tertinggi ilmu di leak aliran putih adalah tingkat Garuda Emas.

Orang Banjar sendiri mencirikan kuyang sebagai seorang perempuan berambut panjang yang jika berjalan siang hari selalu menutupi bekas guratan dilehernya atau menutupi bagian kepalanya dengan kain, supaya tidak kepanasan terkena sengatan matahari.

Orang Banjar meyakini bahwa kuyang adalah makhluk jadian yang takut dengan bawang merah, terlebih-lebih dengan bawang merah tunggal. Sedangkan jika vampir atau drakula takut dengan bawang putih. Kuyang takut dengan cermin, sisir, pisau, rumput jariangau, dan Yaasin. Itulah sebabnya, menjadi tradisi dalam masyarakat Banjar untuk meletakkan benda-benda tersebut didekat seorang perempuan yang baru melahirkan dan atau bayi yang baru dilahirkannya, agar terhindar dari gangguan kuyang. Bahkan, ketika bayi yang mereka lahirkan tersebut memasuki masa diayun atau dipukung, biasanya ditali ayunan juga diikatkan Yaasin.

Boleh jadi pula, tali ijuk "pada waktu dulu, tali ijuk umum digunakan oleh orang Banjar sebagai tali ayunan"yang dipakai sebagai tali ayunan, kain kuning, atau pun bayi yang dipukung (dibedong, sehingga menutup bagian leher dan hanya kelihatan bagian wajah-kepala) dimaksudkan untuk mencegah dan menghindari gangguan kuyang atau makhluk-makhluk halus. Konon kuyang dan makhluk-makhluk halus pengganggu juga takut dengan tali ijuk. Karenanya, tali ijuk terkadang juga dijadikan sebagai dinding atau penghalat rumah, yakni dengan mengikatkan tali ijuk tersebut di sekeliling bagian atas (plafon) rumah.

PEMALI menanjung wang luar pas senja , mungkin hal itulah yang mengandung makna bahwa wanita hamil dilarang untuk melakukan sesuatu atau berada di luar rumah, meskipun dalam keperluan yang mendesak. Bahkan perkataan itu sering diucapkan oleh para orang tua sejak dahulu . Hal tersebut terjadi, lantaran orang tua zaman dahulu tidak ingin anak atau sanak saudaranya menjadi sasaran kuyang. Bagaimana Kuyang melakukan aksinya dan mengetahui sasarannya yang dominan ibu hamil? Berikut ceritanya.

Menurut Bersi, warga yang memiliki banyak pengetahuan tentang Kuyang mengatakan, sosok Kuyang sebenarnya adalah seorang wanita biasa. Dia menjadi Kuyang karena sedang menuntut ilmu hitam dan untuk menyempurnakan ajaran yang dianutnya. Pemunculan kuyang pada siang hari memang tidak menyeramkan. Biasanya ditandai dengan pakaian jubah hitam. Namun jangan salah, ketika malam tiba-tiba maka sosok wanita ini akan berubah menjadi makhluk yang menyeramkan. Sehingga biasa di sebut Kuyang atau bahasa dayaknya uluh hantuen .
"Sosok hantu yang berkepala dengan badan berupa organ tubuh saja yang menempel pada kepala dan darah bercucuran dari tubuhnya. Kuyang akan terbang pada malam hari untuk mencari darah bayi dan mengambil darahnya sebagai pelengkap kesaktian yang dimilikinya. Bukan saja darah bayi, darah wanita hasil persalinan juga menjadi sasarannya. Kuyang akan menghisab darahnya hingga korban mati seketika," ungkap wanita ini dengan menunjukan buluk kuduknya yang merinding.
Dia menuturkan, bagi orang yang sudah pernah melihat Kuyang, maka sosok ini digambarkan seperti burung besar yang sedang terbang diangkasa. "Untuk mengusir atau menghalau kuyang, dapat dilakukan dengan hanya menggunakan sapu lidi atau dengan memukul-mukul perabot rumah, seperti panci atau wajan. Maka sang kuyang tidak berani mendekat," katanya.
Lebih lanjut ia menceritakan, untuk mencari sasarannya, biasanya ia berjalan-jalan pada siang hari sambil berpura-pura menjajakan barang dagangan. Sementara saat memangsa korban, ia tidak pandang bulu dengan usia janin dalam kandungan. Bahkan usia kandungan baru empat atau lima bulan, juga ikut diembat.
"Lebih seramnya, kuyang berpura-pura mengusap perut wanita hamil. Nah apabila itu terjadi, maka si wanita hamil harus balas mengusap perut si kuyang. Itulah cara melawan kuyang. Jalan terakhir yang akan ditempuh Kuyang adalah saat sang ibu akan melahirkan. Saat itu, ia akan berubah wujud menjadi seekor burung malam atau kucing," kata Wanita tujuh orang anak.
"Menurut sejumlah masyarakat zaman dahulu, orang yang bertatap mata secara langsung dengan kuyang, akan merasa kesulitan untuk melahirkan. Meski begitu, saat seseorang wanita tersebut hamil, atau mengandung, darah sang wanita tersebut berbau wangi atau harum. Yang lebih mengerikan, apabila kita memakan makanan hasil gigitannya yang didalamnya terdapat air liurnya, maka bisa menjadi kuyang. Setiap menjilat darah korban, kuyang akan mengeluarkan lidah yang panjang dan menyantap darah tersebut.

* Jangan Lupa Wownya ya Gan *

Trending Now
Siapa Sangka Ada Perjuangan Besar Dibalik 10 Foto Indah Ini

Siapa Sangka Ada Perjuangan Besar Dibalik 10 Foto Indah Ini

Nggak bisa dipungkiri kalau saat ini kita hidup dijaman modern yang semuanya serba digital, dimana setiap orang sibuk memamerkan berbagai mo
258,237 views 22,835 shares
10 Foto Buah yang Dikupas Secara Sempurna, Perfecto !

10 Foto Buah yang Dikupas Secara Sempurna, Perfecto !

Sumber gizi bagi manusia selain sayuran dan lemak hewani adalah buah pulsker. Kalau kita runtut nih buah banyak banget jenisnya dan kesemuan
259,326 views 45,186 shares
10 Chat Kocak Orang Tua dengan Anak Ini Bikin Senyum-Senyum Sendiri

10 Chat Kocak Orang Tua dengan Anak Ini Bikin Senyum-Senyum Sendiri

Jaman sekarang, dengan adanya kemajuan teknologi kita bisa dengan mudah berkomunikasi dengan orang lain tanpa bertemu langsung dengannya. K
584,226 views 2,710 shares
10 Foto Saat Seorang Perfectionis Mengerjakan Pekerjaannya..Keren Banget!

10 Foto Saat Seorang Perfectionis Mengerjakan Pekerjaannya..Keren Banget!

Ada begitu banyak tipe orang di dunia ini Pulsker, salah satunya adalah mereka yang perfectionis atau menginginkan semuanya serba sempurna.
881,831 views 51,595 shares
10 Chat Driver Ojol Pakai Gambar Ini Kocak Banget

10 Chat Driver Ojol Pakai Gambar Ini Kocak Banget

Bagi mereka yang sibuk beraktivitas, transportasi online pasti sangat membantu. Enggak cuma untuk mengantarkan kita ke tempat tujuan aja, te
267,827 views 0 shares
23 Meme Biarkan JOMBLO Berimajinasi yang KOCAK

23 Meme Biarkan JOMBLO Berimajinasi yang KOCAK

Jomblo bukan alasan buat kamu untuk berhenti berimajinasi. Dengan menjadi jomblo malah membuat kamu memiliki imajinasi yang kreatif. Hahaha
221,872 views 4,756 shares
Bentuk-Bentuk Awan Unik Ini Akan Membuatmu Terpukau

Bentuk-Bentuk Awan Unik Ini Akan Membuatmu Terpukau

Awan adalah kumpulan air dan es partikel dirumuskan menjadi satu massa besar yang biasa kita lihat mengambang di langit. Beberapa awan terli
196,625 views 2,881 shares
Wah..Ternyata 10 Artis Ini Masa Kecilnya Mirip Banget Sama Sang Anak!

Wah..Ternyata 10 Artis Ini Masa Kecilnya Mirip Banget Sama Sang Anak!

Buah nggak jatuh jauh dari pohonnya, pepatah itulah yang ditunjukkan kepada orang tua kepada anaknya. Yaitu setiap anak pasti mewarisi gen,
197,644 views 24,110 shares
9 Meme Nasehat Emak yang Membawa Kita Bernostalgia ke Masa Kecil Dulu

9 Meme Nasehat Emak yang Membawa Kita Bernostalgia ke Masa Kecil Dulu

Tak ada sosok yang paling berpengaruh di dunia ini kecuali orang tua, terutama ibu. Dari sebelum kita dilahirkan, ibu sudah berkorban selama
200,112 views 10,271 shares
Konyol Abis 7 Foto Kekompakan ini Malah Bikin Ketawa Mumet Sampe Puyeng

Konyol Abis 7 Foto Kekompakan ini Malah Bikin Ketawa Mumet Sampe Puyeng

Segala sesuatu yang terjadi di sekitar kita memang harus diperhatikan. Karena kita makhluk sosial yang hidup dengan orang lain. Terkadang ke
20,560 views 277 shares