Misteri Kuyang Pemakan Janin
Loading...
 
posted on WOW Keren
23,113 views
Misteri Kuyang Pemakan Janin

kuyang adalah makhluk yang hidup di dua alam, di alam hantu dan di alam manusia. Siang seperti manusia pada umumnya dan malam berubah menjadi hantu yang menakutkan.



Orang-orang di Bali mungkin menyebut kuyang dengan sebutan leak dan orang-orang di Sumatera menyebutnya palasik.

Kuyang sebagai makhluk penjadian "dan tampaknya hanya perempuan" juga dikenal secara luas oleh masyarakat Thailand. Dalam masyarakat Suku Dayak Benuaq ada sebuah tarian Belian yang dinamakan dengan "Tarian Kuyang", yakni sebuah tarian yang ditujukan untuk mengusir hantu-hantu penjaga pohon-pohon yang besar dan tinggi agar tidak mengganggu manusia atau orang yang akan menebang pohon tersebut.

Kuyang adalah manusia hantu yang suka mengisap darah bekas seorang ibu melahirkan atau pula darah bayi yang baru dilahirkannya. Kuyang biasanya terbang dengan kepala dan isi perutnya pada malam hari untuk mencari mangsanya dan untuk mengelabui mangsanya, sewaktu-waktu ia bisa berubah menjadi seekor burung malam atau kucing. Kuyang juga memiliki dua gigi taring di kiri dan kanan mulutnya.

Kuyang adalah hantu perempuan yang pada dasarnya adalah manusia biasa, akan tetapi karena sebab atau ilmu tertentu ia kemudian berubah wujud menjadi hantu dan pada waktu-waktu tertentu terbang untuk mencari makan, yakni darah atau orok (bayi) yang baru dilahirkan. Orang Banjar percaya (sebagaimana juga orang Thailand dan Sumatera), bahwa dengan minyak tertentu "biasa disebut dengan istilah minyak kuyang" yang digosokkan pada bagian sekeliling leher, seorang perempuan bisa berubah menjadi kuyang. Konon tujuannya menjadi kuyang adalah untuk awet muda dan keabadian hidup (panjang umur), karena meminum darah segar bayi.

Kuyang berbeda dengan makhluk sejenis, vampir (China) atau drakula (Barat) misalnya, yang juga mengisap darah manusia umumnya. Sebab, kuyang adalah seorang perempuan dan hanya mengisap darah bekas perempuan yang baru melahirkan atau darah bayi yang ada dalam kandungan (sehingga seperti keguguran) atau yang baru dilahirkan. Dan, untuk menandai mangsanya, kuyang biasanya mendatangi seorang perempuan yang sedang hamil besar dan mengusap perutnya. Sedangkan vampir dan drakula bisa laki-laki atau perempuan dan berasal dari manusia yang sudah mati, namun karena sebab tertentu mereka hidup atau dihidupkan kembali, sehingga untuk menopang kembalinya kehidupan tersebut, mereka harus makan atau meminum darah. Adapun kuyang berasal dari manusia hidup yang kemudian berubah menjadi makhluk penghisap darah.

Tidak semua kuyang disebabkan oleh minyak. Di Sumatera, kuyang atau palasik ada yang disebabkan karena memang keturunan (ilmu turunan) yang diwarisi oleh seseorang dari nenek moyangnya secara turun-temurun, oleh sebab itu, yang bersangkutan sendiri terkadang tidak menyadari dan tidak bisa menghindari bahwa dia adalah seorang palasik. Palasik dicirikan sebagai seorang perempuan yang tidak memiliki parit (belahan tengah) di atas bibirnya.

Sedangkan di Bali, kuyang atau leak lebih dipahami sebagai sebuah ilmu magis yang terbagi dua, leak yang beraliran ilmu hitam dan leak yang beraliran ilmu putih. Tujuan leak sebenarnya adalah untuk pertahanan, karena itu Leak di Bali ada laki-laki dan ada pula perempuan. Masing-Masing mereka yang berilmu leak memiliki tingkatan-tingkatan yang berbeda. Di antaranya, dalam leak beraliran ilmu hitam ada tingkatan yang di sebut Calon Arang. Tandingannya adalah tingkat Mpu Baradah dalam aliran leak putih. Tingkat tertinggi ilmu di leak aliran putih adalah tingkat Garuda Emas.

Orang Banjar sendiri mencirikan kuyang sebagai seorang perempuan berambut panjang yang jika berjalan siang hari selalu menutupi bekas guratan dilehernya atau menutupi bagian kepalanya dengan kain, supaya tidak kepanasan terkena sengatan matahari.

Orang Banjar meyakini bahwa kuyang adalah makhluk jadian yang takut dengan bawang merah, terlebih-lebih dengan bawang merah tunggal. Sedangkan jika vampir atau drakula takut dengan bawang putih. Kuyang takut dengan cermin, sisir, pisau, rumput jariangau, dan Yaasin. Itulah sebabnya, menjadi tradisi dalam masyarakat Banjar untuk meletakkan benda-benda tersebut didekat seorang perempuan yang baru melahirkan dan atau bayi yang baru dilahirkannya, agar terhindar dari gangguan kuyang. Bahkan, ketika bayi yang mereka lahirkan tersebut memasuki masa diayun atau dipukung, biasanya ditali ayunan juga diikatkan Yaasin.

Boleh jadi pula, tali ijuk "pada waktu dulu, tali ijuk umum digunakan oleh orang Banjar sebagai tali ayunan"yang dipakai sebagai tali ayunan, kain kuning, atau pun bayi yang dipukung (dibedong, sehingga menutup bagian leher dan hanya kelihatan bagian wajah-kepala) dimaksudkan untuk mencegah dan menghindari gangguan kuyang atau makhluk-makhluk halus. Konon kuyang dan makhluk-makhluk halus pengganggu juga takut dengan tali ijuk. Karenanya, tali ijuk terkadang juga dijadikan sebagai dinding atau penghalat rumah, yakni dengan mengikatkan tali ijuk tersebut di sekeliling bagian atas (plafon) rumah.

PEMALI menanjung wang luar pas senja , mungkin hal itulah yang mengandung makna bahwa wanita hamil dilarang untuk melakukan sesuatu atau berada di luar rumah, meskipun dalam keperluan yang mendesak. Bahkan perkataan itu sering diucapkan oleh para orang tua sejak dahulu . Hal tersebut terjadi, lantaran orang tua zaman dahulu tidak ingin anak atau sanak saudaranya menjadi sasaran kuyang. Bagaimana Kuyang melakukan aksinya dan mengetahui sasarannya yang dominan ibu hamil? Berikut ceritanya.

Menurut Bersi, warga yang memiliki banyak pengetahuan tentang Kuyang mengatakan, sosok Kuyang sebenarnya adalah seorang wanita biasa. Dia menjadi Kuyang karena sedang menuntut ilmu hitam dan untuk menyempurnakan ajaran yang dianutnya. Pemunculan kuyang pada siang hari memang tidak menyeramkan. Biasanya ditandai dengan pakaian jubah hitam. Namun jangan salah, ketika malam tiba-tiba maka sosok wanita ini akan berubah menjadi makhluk yang menyeramkan. Sehingga biasa di sebut Kuyang atau bahasa dayaknya uluh hantuen .
"Sosok hantu yang berkepala dengan badan berupa organ tubuh saja yang menempel pada kepala dan darah bercucuran dari tubuhnya. Kuyang akan terbang pada malam hari untuk mencari darah bayi dan mengambil darahnya sebagai pelengkap kesaktian yang dimilikinya. Bukan saja darah bayi, darah wanita hasil persalinan juga menjadi sasarannya. Kuyang akan menghisab darahnya hingga korban mati seketika," ungkap wanita ini dengan menunjukan buluk kuduknya yang merinding.
Dia menuturkan, bagi orang yang sudah pernah melihat Kuyang, maka sosok ini digambarkan seperti burung besar yang sedang terbang diangkasa. "Untuk mengusir atau menghalau kuyang, dapat dilakukan dengan hanya menggunakan sapu lidi atau dengan memukul-mukul perabot rumah, seperti panci atau wajan. Maka sang kuyang tidak berani mendekat," katanya.
Lebih lanjut ia menceritakan, untuk mencari sasarannya, biasanya ia berjalan-jalan pada siang hari sambil berpura-pura menjajakan barang dagangan. Sementara saat memangsa korban, ia tidak pandang bulu dengan usia janin dalam kandungan. Bahkan usia kandungan baru empat atau lima bulan, juga ikut diembat.
"Lebih seramnya, kuyang berpura-pura mengusap perut wanita hamil. Nah apabila itu terjadi, maka si wanita hamil harus balas mengusap perut si kuyang. Itulah cara melawan kuyang. Jalan terakhir yang akan ditempuh Kuyang adalah saat sang ibu akan melahirkan. Saat itu, ia akan berubah wujud menjadi seekor burung malam atau kucing," kata Wanita tujuh orang anak.
"Menurut sejumlah masyarakat zaman dahulu, orang yang bertatap mata secara langsung dengan kuyang, akan merasa kesulitan untuk melahirkan. Meski begitu, saat seseorang wanita tersebut hamil, atau mengandung, darah sang wanita tersebut berbau wangi atau harum. Yang lebih mengerikan, apabila kita memakan makanan hasil gigitannya yang didalamnya terdapat air liurnya, maka bisa menjadi kuyang. Setiap menjilat darah korban, kuyang akan mengeluarkan lidah yang panjang dan menyantap darah tersebut.

* Jangan Lupa Wownya ya Gan *

Trending Now
Saat Wanita Rela Melakukan Pekerjaan Berat Demi Pasangannya (10 foto)

Saat Wanita Rela Melakukan Pekerjaan Berat Demi Pasangannya (10 foto)

Demi cinta, semua orang rela melakukan pengorbanan apapun untuk pasangannya. Mereka cenderung tidak ingin pasangannya sedih bahkan terluka.
59,331 views 5,167 shares
10 Status Gagal Masak yang Bikin Kasihan Tapi Lucu

10 Status Gagal Masak yang Bikin Kasihan Tapi Lucu

Semua orang bisa makan, tapi nggak semua orang bisa memasak dan membuat makanan yang lezat. Berbicara tentang makanan, pasti nggak lepas dar
3,672 views 0 shares
10 Pesan yang Ditujukan Untuk Tamu Pernikahan Ini Lucu Banget

10 Pesan yang Ditujukan Untuk Tamu Pernikahan Ini Lucu Banget

Setiap orang sudah memiliki pasangan, pasti ingin hubungannya berlanjut ke bahtera pernikahan. Bagi orang Indonesia sendiri, pernikahan buka
9,684 views 0 shares
10 Gaya Kocak Nyeleneh Ibu-ibu Waktu Naik Sepeda Motor

10 Gaya Kocak Nyeleneh Ibu-ibu Waktu Naik Sepeda Motor

Kendaraan saat ini sudah tidak bisa lagi dibilang sebagai kebutuhan sekunder, karena tanpa sebuah kendaraan mobilitas manusia akan susah. Se
11,778 views 0 shares
10 Potret Jalan Kecil yang Bikin Kita Keheranan

10 Potret Jalan Kecil yang Bikin Kita Keheranan

Bagi kamu yang tinggal di pemukiman padat penduduk pasti nggak asing dengan jalanan yang sempit atau kecil. Biasanya jalanan ini hanya bisa
3,287 views 0 shares
10 Kelakuan Berbahaya Pengendara Motor di Palang Pintu Kereta

10 Kelakuan Berbahaya Pengendara Motor di Palang Pintu Kereta

Kereta api adalah salah moda transportasi yang ada di Indonesia. Menurut Undang-Undang, kereta api memiliki jalan sendiri sehingga harus mel
12,621 views 0 shares
10 Kehadian Tak Terduga Saat Memasak Ini Bikin Kaget

10 Kehadian Tak Terduga Saat Memasak Ini Bikin Kaget

Semua orang bisa makan, tapi nggak semua orang bisa memasak dengan enak. Tapi sebenarnya yang namanya rasa makanan itu relatif, jadi nggak s
3,100 views 0 shares
10 Poster Tukang Khitan Ini Bikin Anak-Anak Gagal Takut

10 Poster Tukang Khitan Ini Bikin Anak-Anak Gagal Takut

Selain kewajiban bagi para laki-laki yang memasuki akil baligh, khitan juga bisa dilakukan dengan alasan kesehatan. Kalau jaman dulu khitan
5,703 views 0 shares
MENAKJUBKAN! Angkutan Umum Indonesia Juga Bisa Keren Dan Mewah!

MENAKJUBKAN! Angkutan Umum Indonesia Juga Bisa Keren Dan Mewah!

Pulsker, kalau selama ini kamu berpikir cuman angkutan umum di luar negeri yang bisa bagus, siap-siap melongo deh. Angkutan umum Indonesia,
226,303 views 9,337 shares