SAHABAT SEJATI? PART 1/2
Loading...
 
posted on WOW Keren
1,770 views
SAHABAT SEJATI? PART 1/2

Shania dan Ayana adalah sepasang sahabat. Mereka telah menjalin persahabatan sejak mereka masih duduk di bangku Sekolah Dasar.

Shania lebih muda dari Ayana, namun selisih umur mereka tidak begitu jauh, hanya beberapa bulan.

Persahabatan mereka terlihat sangat dekat meskipun mereka memiliki banyak sekali perbedaan. Shania memiliki postur tubuh yang tinggi, sedangkan Ayana memiliki postur tubuh yang lebih pendek darinya. Shania memiliki keluarga yang harmonis, dia hidup di lingkungan keluarga yang sehat dengan kebutuhan sehari-hari yang lebih dari cukup. Hal itu berbanding terbalik dengan Ayana, ia hidup di keluarga yang sudah terpecah-belah. Ibunya meninggal 5 tahun yang lalu akibat kecelakaan. Dia hanya tinggal bersama ayahnya yang mengidap penyakit stroke dan hanya hidup mengandalkan gaji pensiunan milik ayahnya. Ayana sebenarnya memiliki seorang adik perempuan, namun dia telah meninggal dunia beberapa bulan yang lalu akibat terserang penyakit demam berdarah.

Sifat Shania dan Ayana juga sangat bertolak belakang. Ayana adalah seorang yang sabar, seseorang yang selalu lebih mementingkan kepentingan oranglain daripada kepentingan dirinya sendiri. Sedangkan Shania, sifatnya berbanding terbalik dengan Ayana. Shania mungkin telah terbiasadiperhatikan, bukan memerhatikan. Dia memang anak yang paling disayang dikeluarganya. Nggak heran, dia adalah anak bungsu dari tiga bersaudara. Usianya terpaut jauh dengan dua orang kakanya. Dimanapun kapanpun selain dirumahnya dia juga dapat beradaptasi dengan baik. Kehebatannya bergaul dan parasnya yang cantik membuat hamper semua orang yang mengenalnya dapat menjalin hubungan baik dengannya, lain dengan Ayana yang sangat sulit untuk bergaul. Bagi Ayana, Shania-lah sahabat satu-satunya yang dia miliki.
~oOo~
Kini mereka berdua telah duduk dibangku kelas XII SMA. Entah merupakan kebetulan atau bukan, semenjak duduk dibangku Sekolah Dasar mereka selalu saja mendapat kelas yang sama. Ayana duduk dimeja tepat di depan guru seorang diri, karena hari itu Shania sedang lebih dekat dengan temannya yang lain dikelas itu. Namun, jika Shania sudah merasa bosan dengan semua orang dikelas itu, maka ia akan kembali duduk bersama dengan Ayana. Nah, jika hal itu terjadi, ketika sahabatnya Shania kembali menganggapnya sebagai seorang sahabat, dia pasti akan mencatat nya disebuah buku kecil, seperti buku diary miliknya. Warnanya biru muda bergambar bunga, pita, dan dua burung dara yang sedang terbang. Sebenarya itu adalah buku lama yang dimiliknya semenjak dia masih sebagai murid Sekolah Dasar. Dia membelinya di sebuah toko ketika pergi ke Bandung bersama ayah dan ibunya. Dia membeli 2 buku yang sama, yang satu diberikannya kepada sahabatnya Shania, namun Ayana sudah sangat lama tidak pernah melihat Shania membawa buku kecil itu. Yang satu lagi tentu untuk dirinya sendiri, dan akhirnya buku itu menjadi tempatnya menuliskan ceritanya bersama Shania, hanya bersama Shania. Tekadang pula ia hanya menuliskan tentang Shania saja dalam buku itu.

"Januari 25, 2012�� Hari ini Shania duduk bersama Uzima. Ini adalah kali ke- 16 dia berpindah duduk selama kami bersekolah di SMA ini.
Ayana menulis perlahan, ditutupnya kemali buku itu setelah dia selesai menulis. Matanya kembali bergerilya mencari Shania. Setelah dia menemukan sosok cantik itu dia menancapkan pandangannya pada Shania. Kemanaun Shania pergi, maka disanalah ia akan mengalihkan pandangannya.
~oOo~
Pagi hari ketika pelajaran B.Indonesia sedang berlangsung seorang tetangga Ayana menghampiri ke kelasnya. Guru B.Indonesia, Bu Rosani yang sedang mengajar di kelas Ayana pun menyambut. Mereka berbincang bincang di depan pintu kelas. Ayana yang semakin terbenam dalam kepenasarannya hanya bisa diam, dipandangnya arah depan pintu tempat gurunya dan tetangganya berbicara.

"Ayana â?¦!" kata Bu Rosani yang masih berdiri didepan pintu, menatap kearah tempat duduk Ayana.
Ayana yang kaget mendengar suara gurunya langsung meninggalkan bangkunya dan menuju pintu.
"Berbenahlah" Bu Rosani berbisik kepada Ayana.
Ayana masih beum mengerti, namun belum juga dia gerakan mulutnya untuk meminta penjelasan Bu Rosani kembali mengulangi perkataannya
"Berkemaslah, nanti saudaramu ini yang akan menjelaskannya padamu"
Akhirnya Ayana menuruti perintah gurunya. Dia kembali ke bangku tempat duduknya dan mengemasi bukunya. Shania yang hari itu duduk bersamanya juga menjadi bingung.
"Ayana, ada apa?"
"Aku juga belum tahu." Ayana menjawab ringan sambil mengemasi bukunya.
"Doakan saja semuanya akan baik-baik saja." Ayana tersenyum dan beranjak dari bangkunya.
"Pastinya, hati-hati ya" Shania membalas, dan Ayana hanya membalas dengan senyuman.

Di luar kelas, tetangga Ayana menyambutnya. Wanita paruh baya itu menyambut Ayana, kemudian pamit kepada Ibu Rosani.
Dalam perjalana menggunakan angkutan umum Ayana dan tentangganya itu masih terdiam, Ayana pun tidak menanyakan sesuatu, dia mulai berpikir tentang sesuatu yang buruk. Selintas bayangan ayahnya terlintas dibenaknya. Pikiran itu semakin dan semakin jelas, walau Ayana berusaha menghilangkan firasal itu, tapi tidak bisa. Ayana mulai meneteskan air mata, tetangganya yang duduk disebelahnya kemudian merangkulnya, sepertinya dia sudah tahu apa yang terlintas di pikiran Ayana.

Tangisan Ayana semakin menjadi ketika sampai di depan rumahnya. Rumahnya terlihat lebih ramai dari biasanya. Tanpa bertanya kepada siapapun Ayana langsung masuk ke dalam rumahnya dan menuju kamar ayahnya. Dan benar ayahnya sedang berbaring, tanpa suara. Ayana tertunduk lemah, air matanya mengalir sangat deras. Perlahan dia merangkak menuju tempat ayahnya berbaring. Ayahnya masih bernapas, dia masih bisa bersuara, tapi matanya nggak dapat lagi bergerak.
"Ayana.." ucap ayahnya terbata-bata.
"Iya yah" Ayana mendengar ucapan ayahnya dengan seksama.
"Uj,, ujian depan."
Ayana mencoba untuk mengerti perkataan ayahnya.
"Kamu..harus lulus." ucap ayahnya.
"Ya, ayah Ayana akan lulus dengan nilai yang memuaskan."
"Anak-ku tersayang, jaga dirimu baik-baik." Dan ayahnya pun menghembuskan nafas terakhirnya.
"AYAHâ?¦!!!" Teriak Ayana.

Tetangganya mencoba untuk menenangkannya,
"Ayahâ?¦!!!" Ayana kembali terduduk lemas, dia mencoba melemparkan pandangannya menuju seluruh penjuru ruangan sempit itu, isak tangisnya terhenti, napasnya tersendat-sendat, hingga dia tidak mampu menguasai kesadarannya lagi.
Setelah upacara pemakaman Ayah Ayana selesai, teman teman dan guru-gurunya mengucapkan rasa duka-cita yang dalam kepadanya. Ayana yang sampai saat itu masih belum bisa menghentikan tangisnya, menerima belasungkawa mereka dengan baik. Namun dari sekian banyak teman yang datang, tidak terlihat Shania diantara mereka. Ayana tahu, bahwa Shania tidak suka acara semacam itu. Ayana pun memakluminya.
"February 27, 2012â?¦.. Hari ini pemakaman ayahku, dan Shania nggak ada di sini"
Ayana menulis pada uku kecilnya setelah dia mulai menguasai dirinya. Ayana membuka-buka buku biru yan tebal itu,
"sudah hampir habis." Katanya kepadda dirinya sendiri dengan suara sudah hampir habis.
Dia membuka kembali halaman demi halaman buku itu.

"March 28, 2006â?¦. Aku punya 2 diary baru, yang satu buat Shania, yang satu buat akuâ?¦"
"May 1, 2007â?¦.. Shania nggak jahat, aku yang salah"
"May 4, 2007�� Shania sangat baik, dia mau memaafkanku"
Ayana teringat sekilas dengan kejadian yang terjadi pada kedua kejadian itu. Kejadian sewaktu Shania ngambek karena dia nggak memperhatikan cerita Shania. Walau sebenarnya, Shania juga sering nggak memperhatikan Ayana saat dia bicara. Tapi Ayana dapat mengerti.
"February 28, 2012â?¦. Bodohkah aku?
~oOo~
Dua bulan kemudian, ujian kelulusan dimulai. Seluruh siswa dan siswi kelas XII berjuang untuk mendapatkan hasil yang terbaik, termasuk Ayana dan Shania.
"April 25, 2012â?¦ Seperti ujian-ujian sebelumnya, Shania mengambil jawabanku, dan menyalinnyaâ?¦"
"May 26, 2012â?¦ Aku lulus, Shania jugaâ?¦"
~oOo~ BERSAMBUNG ~oOo~

Trending Now
10 Status Pamer di Sosmed yang Isinya Bikin Ngakak

10 Status Pamer di Sosmed yang Isinya Bikin Ngakak

Hampir semua orang yang memakai smartphone pasti memiliki aplikasi media sosial di dalamnya. Dewasa ini, sosmed nggak hanya untuk membagikan
176 views 0 shares
Jawaban Imajinatif Netizen dari Penggunaan WC Berbentuk Aneh yang Lagi Viral

Jawaban Imajinatif Netizen dari Penggunaan WC Berbentuk Aneh yang Lagi Viral

Beberapa waktu lalu, dunia maya dihebohkan dengan foto bentuk WC unik Pulsker. Karena tempat air dan klosetnya saling bertolak belakang. Lan
53,087 views 151 shares
10 Komentar Di YouTube yang Lucunya Bikin Mules

10 Komentar Di YouTube yang Lucunya Bikin Mules

YouTube adalah kanal dimana kita bisa melihat berbagai macam video. Siapapun bisa mengunggah videonya di YouTube. Selain itu, kita juga bisa
10,667 views 0 shares
10 Tingkah Orang Lagi Makan yang Bikin Heran

10 Tingkah Orang Lagi Makan yang Bikin Heran

Ketika tidak tersedia makanan di rumah saat lapar, pilihan yang ada di depan mata adalah beli makan di luar. Nggak cuma bisa dibungkus aja,
106 views 0 shares
10 Meme Kutukan Mantan yang Bikin Nangis di Pojokan

10 Meme Kutukan Mantan yang Bikin Nangis di Pojokan

Setiap orang yang menjalin kasih pasti berharap hubungannya berlanjut hingga ke pelaminan. Tapi yang namanya jodoh sudah di atur oleh Tuhan.
21,895 views 186 shares
10 Status WA yang Isinya Nggak Jelas Banget tapi Lucu

10 Status WA yang Isinya Nggak Jelas Banget tapi Lucu

Semakin kesini, aplikasi chatting WhatsApp bukan sekedar aplikasi untuk berkirim pesan saja, tetapi juga mirip dengan media sosial lainnya.
99 views 0 shares
Wow, Kumpulan Karya Seni Street Art Ini Bikin Banyak Orang Kagum!

Wow, Kumpulan Karya Seni Street Art Ini Bikin Banyak Orang Kagum!

Kreatif memang tidak mengenal tempat, dimanapun itu, termasuk ditembok kosong sekalipun bisa jadi kanvas bagi mereka yang kreatif. Seni buka
28,378 views 298 shares
10 Hasil Masakan Nyeleneh ala Warganet +62

10 Hasil Masakan Nyeleneh ala Warganet +62

Memasak memang butuh keahlian. Apalagi ketika kita ingin menjadi koki yang handal. Harus berani melakukan eksperimen untuk menciptakan resep
42,696 views 0 shares
10 Foto Sok Inggris yang Malah Mengundang Gelak Tawa

10 Foto 'Sok Inggris' yang Malah Mengundang Gelak Tawa

Di jaman yang serba modern ini, keterampilan berbicara sangatlah dibutuhkan. Apalagi jika kita menguasai beberapa bahasa asing, terutama bah
41,266 views 0 shares
10 Unggahan Salah Kata di Media Sosial yang Bikin Gregetan

10 Unggahan Salah Kata di Media Sosial yang Bikin Gregetan

Sepertinya orang-orang saat ini jika mempunyai keluh kesah enggak cuma curhat ke Tuhan atau antar manusia aja, tetapi mereka juga suka menul
13,929 views 0 shares