SAHABAT SEJATI? PART 1/2
Loading...
 
posted on WOW Keren
1,580 views
SAHABAT SEJATI? PART 1/2

Shania dan Ayana adalah sepasang sahabat. Mereka telah menjalin persahabatan sejak mereka masih duduk di bangku Sekolah Dasar.

Shania lebih muda dari Ayana, namun selisih umur mereka tidak begitu jauh, hanya beberapa bulan.

Persahabatan mereka terlihat sangat dekat meskipun mereka memiliki banyak sekali perbedaan. Shania memiliki postur tubuh yang tinggi, sedangkan Ayana memiliki postur tubuh yang lebih pendek darinya. Shania memiliki keluarga yang harmonis, dia hidup di lingkungan keluarga yang sehat dengan kebutuhan sehari-hari yang lebih dari cukup. Hal itu berbanding terbalik dengan Ayana, ia hidup di keluarga yang sudah terpecah-belah. Ibunya meninggal 5 tahun yang lalu akibat kecelakaan. Dia hanya tinggal bersama ayahnya yang mengidap penyakit stroke dan hanya hidup mengandalkan gaji pensiunan milik ayahnya. Ayana sebenarnya memiliki seorang adik perempuan, namun dia telah meninggal dunia beberapa bulan yang lalu akibat terserang penyakit demam berdarah.

Sifat Shania dan Ayana juga sangat bertolak belakang. Ayana adalah seorang yang sabar, seseorang yang selalu lebih mementingkan kepentingan oranglain daripada kepentingan dirinya sendiri. Sedangkan Shania, sifatnya berbanding terbalik dengan Ayana. Shania mungkin telah terbiasadiperhatikan, bukan memerhatikan. Dia memang anak yang paling disayang dikeluarganya. Nggak heran, dia adalah anak bungsu dari tiga bersaudara. Usianya terpaut jauh dengan dua orang kakanya. Dimanapun kapanpun selain dirumahnya dia juga dapat beradaptasi dengan baik. Kehebatannya bergaul dan parasnya yang cantik membuat hamper semua orang yang mengenalnya dapat menjalin hubungan baik dengannya, lain dengan Ayana yang sangat sulit untuk bergaul. Bagi Ayana, Shania-lah sahabat satu-satunya yang dia miliki.
~oOo~
Kini mereka berdua telah duduk dibangku kelas XII SMA. Entah merupakan kebetulan atau bukan, semenjak duduk dibangku Sekolah Dasar mereka selalu saja mendapat kelas yang sama. Ayana duduk dimeja tepat di depan guru seorang diri, karena hari itu Shania sedang lebih dekat dengan temannya yang lain dikelas itu. Namun, jika Shania sudah merasa bosan dengan semua orang dikelas itu, maka ia akan kembali duduk bersama dengan Ayana. Nah, jika hal itu terjadi, ketika sahabatnya Shania kembali menganggapnya sebagai seorang sahabat, dia pasti akan mencatat nya disebuah buku kecil, seperti buku diary miliknya. Warnanya biru muda bergambar bunga, pita, dan dua burung dara yang sedang terbang. Sebenarya itu adalah buku lama yang dimiliknya semenjak dia masih sebagai murid Sekolah Dasar. Dia membelinya di sebuah toko ketika pergi ke Bandung bersama ayah dan ibunya. Dia membeli 2 buku yang sama, yang satu diberikannya kepada sahabatnya Shania, namun Ayana sudah sangat lama tidak pernah melihat Shania membawa buku kecil itu. Yang satu lagi tentu untuk dirinya sendiri, dan akhirnya buku itu menjadi tempatnya menuliskan ceritanya bersama Shania, hanya bersama Shania. Tekadang pula ia hanya menuliskan tentang Shania saja dalam buku itu.

"Januari 25, 2012�� Hari ini Shania duduk bersama Uzima. Ini adalah kali ke- 16 dia berpindah duduk selama kami bersekolah di SMA ini.
Ayana menulis perlahan, ditutupnya kemali buku itu setelah dia selesai menulis. Matanya kembali bergerilya mencari Shania. Setelah dia menemukan sosok cantik itu dia menancapkan pandangannya pada Shania. Kemanaun Shania pergi, maka disanalah ia akan mengalihkan pandangannya.
~oOo~
Pagi hari ketika pelajaran B.Indonesia sedang berlangsung seorang tetangga Ayana menghampiri ke kelasnya. Guru B.Indonesia, Bu Rosani yang sedang mengajar di kelas Ayana pun menyambut. Mereka berbincang bincang di depan pintu kelas. Ayana yang semakin terbenam dalam kepenasarannya hanya bisa diam, dipandangnya arah depan pintu tempat gurunya dan tetangganya berbicara.

"Ayana â?¦!" kata Bu Rosani yang masih berdiri didepan pintu, menatap kearah tempat duduk Ayana.
Ayana yang kaget mendengar suara gurunya langsung meninggalkan bangkunya dan menuju pintu.
"Berbenahlah" Bu Rosani berbisik kepada Ayana.
Ayana masih beum mengerti, namun belum juga dia gerakan mulutnya untuk meminta penjelasan Bu Rosani kembali mengulangi perkataannya
"Berkemaslah, nanti saudaramu ini yang akan menjelaskannya padamu"
Akhirnya Ayana menuruti perintah gurunya. Dia kembali ke bangku tempat duduknya dan mengemasi bukunya. Shania yang hari itu duduk bersamanya juga menjadi bingung.
"Ayana, ada apa?"
"Aku juga belum tahu." Ayana menjawab ringan sambil mengemasi bukunya.
"Doakan saja semuanya akan baik-baik saja." Ayana tersenyum dan beranjak dari bangkunya.
"Pastinya, hati-hati ya" Shania membalas, dan Ayana hanya membalas dengan senyuman.

Di luar kelas, tetangga Ayana menyambutnya. Wanita paruh baya itu menyambut Ayana, kemudian pamit kepada Ibu Rosani.
Dalam perjalana menggunakan angkutan umum Ayana dan tentangganya itu masih terdiam, Ayana pun tidak menanyakan sesuatu, dia mulai berpikir tentang sesuatu yang buruk. Selintas bayangan ayahnya terlintas dibenaknya. Pikiran itu semakin dan semakin jelas, walau Ayana berusaha menghilangkan firasal itu, tapi tidak bisa. Ayana mulai meneteskan air mata, tetangganya yang duduk disebelahnya kemudian merangkulnya, sepertinya dia sudah tahu apa yang terlintas di pikiran Ayana.

Tangisan Ayana semakin menjadi ketika sampai di depan rumahnya. Rumahnya terlihat lebih ramai dari biasanya. Tanpa bertanya kepada siapapun Ayana langsung masuk ke dalam rumahnya dan menuju kamar ayahnya. Dan benar ayahnya sedang berbaring, tanpa suara. Ayana tertunduk lemah, air matanya mengalir sangat deras. Perlahan dia merangkak menuju tempat ayahnya berbaring. Ayahnya masih bernapas, dia masih bisa bersuara, tapi matanya nggak dapat lagi bergerak.
"Ayana.." ucap ayahnya terbata-bata.
"Iya yah" Ayana mendengar ucapan ayahnya dengan seksama.
"Uj,, ujian depan."
Ayana mencoba untuk mengerti perkataan ayahnya.
"Kamu..harus lulus." ucap ayahnya.
"Ya, ayah Ayana akan lulus dengan nilai yang memuaskan."
"Anak-ku tersayang, jaga dirimu baik-baik." Dan ayahnya pun menghembuskan nafas terakhirnya.
"AYAHâ?¦!!!" Teriak Ayana.

Tetangganya mencoba untuk menenangkannya,
"Ayahâ?¦!!!" Ayana kembali terduduk lemas, dia mencoba melemparkan pandangannya menuju seluruh penjuru ruangan sempit itu, isak tangisnya terhenti, napasnya tersendat-sendat, hingga dia tidak mampu menguasai kesadarannya lagi.
Setelah upacara pemakaman Ayah Ayana selesai, teman teman dan guru-gurunya mengucapkan rasa duka-cita yang dalam kepadanya. Ayana yang sampai saat itu masih belum bisa menghentikan tangisnya, menerima belasungkawa mereka dengan baik. Namun dari sekian banyak teman yang datang, tidak terlihat Shania diantara mereka. Ayana tahu, bahwa Shania tidak suka acara semacam itu. Ayana pun memakluminya.
"February 27, 2012â?¦.. Hari ini pemakaman ayahku, dan Shania nggak ada di sini"
Ayana menulis pada uku kecilnya setelah dia mulai menguasai dirinya. Ayana membuka-buka buku biru yan tebal itu,
"sudah hampir habis." Katanya kepadda dirinya sendiri dengan suara sudah hampir habis.
Dia membuka kembali halaman demi halaman buku itu.

"March 28, 2006â?¦. Aku punya 2 diary baru, yang satu buat Shania, yang satu buat akuâ?¦"
"May 1, 2007â?¦.. Shania nggak jahat, aku yang salah"
"May 4, 2007�� Shania sangat baik, dia mau memaafkanku"
Ayana teringat sekilas dengan kejadian yang terjadi pada kedua kejadian itu. Kejadian sewaktu Shania ngambek karena dia nggak memperhatikan cerita Shania. Walau sebenarnya, Shania juga sering nggak memperhatikan Ayana saat dia bicara. Tapi Ayana dapat mengerti.
"February 28, 2012â?¦. Bodohkah aku?
~oOo~
Dua bulan kemudian, ujian kelulusan dimulai. Seluruh siswa dan siswi kelas XII berjuang untuk mendapatkan hasil yang terbaik, termasuk Ayana dan Shania.
"April 25, 2012â?¦ Seperti ujian-ujian sebelumnya, Shania mengambil jawabanku, dan menyalinnyaâ?¦"
"May 26, 2012â?¦ Aku lulus, Shania jugaâ?¦"
~oOo~ BERSAMBUNG ~oOo~

Trending Now
Amazing. 13 Gaya Pemotretan Seleb Ala Putri Disney. Inul Daratista Bikin Pangling

Amazing. 13 Gaya Pemotretan Seleb Ala Putri Disney. Inul Daratista Bikin Pangling

Lagi ngehit foto foto  para selebritis yang didandani ala putri Disney. Mereka terlihat begitu luar biasa. Ternyata putri Disney juga ada
17,029 views 430 shares
10 Tulisan Kocak di Sandal Jepit yang Anti Maling

10 Tulisan Kocak di Sandal Jepit yang Anti Maling

 Bisa dibilang alas kaki yang paling murah adalah sendal jepit. Tapi walaupun sandal jepit, bagi sebagian orang benda ini termasuk barang b
10,547 views 480 shares
Deretan Tingkah Kocak Anak Kecil yang Bikin Kita Tersenyum Kecut

Deretan Tingkah Kocak Anak Kecil yang Bikin Kita Tersenyum Kecut

Kalau ada seorang manusia yang belum memiliki dosa, dialah anak kecil. Tingkah polosnnya selalu berhasil membuat hudup lebih berwarna. Walau
6,906 views 539 shares
9 Foto Klasik Seseorang dengan Komputer Jadul di Era 80-an

9 Foto Klasik Seseorang dengan Komputer Jadul di Era 80-an

Di era yang serba canggih dan arus informasi semakin cepat, komputer laptop menjadi benda kebutuhan primer. Baik untuk bekerja, dan melakuka
7,909 views 496 shares
[20 FOTO] Trend ALIS MASA KINI. Hahaha NGAKAK TERUS!

[20 FOTO] Trend ALIS MASA KINI. Hahaha NGAKAK TERUS!

Kecantikan adalah pilihan utama yang diperlukan oleh wanita. Salah satu syarat agar terlihat cantik pada wanita adalah bentuk alisnya. Ada y
264,140 views 9,024 shares
Pose Foto Keren dan Anti Mainstream Foto Bareng Pasangan

Pose Foto Keren dan Anti Mainstream Foto Bareng Pasangan

Foto bersama pasangan alias foto couple kini seolah menjadi tren Pulsker. Terutama bagi mereka yang sudah menikah nih, foto couple mengingat
3,436 views 172 shares
Nggak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Juga Punya Tempat Wisata Kece Ini

Nggak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Juga Punya Tempat Wisata Kece Ini

Indonesia dikenal sebagai negara yang kaya akan sumber alam dan budayanya gengs. Makanya nggak heran jika dari Sabang sampai Merauke ada ban
3,806 views 320 shares
7 Surat Ijin Nggak Masuk Sekolah yang Isinya Aneh dan Lucu

7 Surat Ijin Nggak Masuk Sekolah yang Isinya Aneh dan Lucu

Saat kita bersekolah, sudah menjadi hal yang lazim jika kita absen karena halangan seperti sakit atau ada kepentingan keluarga. Untuk memint
4,135 views 342 shares
9 Potret Konyol Orang Kaya Memperlakukan Barang Berharga Mahal ini Bikin Ngenes

9 Potret Konyol Orang Kaya Memperlakukan Barang Berharga Mahal ini Bikin Ngenes

Manusia diciptakan berbeda oleh Tuhan, dengan tujuan untuk bisa bersyukur, berbagi, dan memotivasi diri agar bisa lebih maju. Ada orang kay
8,169 views 285 shares
10 Desain Tangga Menakjubkan Di Dunia yang Bikin Kamu Berdecak Kagum

10 Desain Tangga Menakjubkan Di Dunia yang Bikin Kamu Berdecak Kagum

Setiap bangunan yang memiiki lantai lebih dari satu, pasti memiliki tangga untuk menuju ke lantai selanjutnya. Dijaman yang modern ini, bang
11,550 views 1,738 shares