Hujannya Kederasan (Cerita Sedih si Induk Kucing)
Loading...
 
posted on WOW Keren
8,387 views
Hujannya Kederasan (Cerita Sedih si Induk Kucing)

Anak-anak kucing beserta induknya di tengah pusat kota. Kardus AQUA di depan sebuah toko.

Sore-sore berdebu untuk kota. Banyak sekali hewan berlalu lalang sebagaimana saban hari. Keramaian dan kebisingan.

Anak bertanya: "Mak, kenapa rumah kita di sini?"
Induk: "Emak sudah tak tahu lagi harus kemana. Kalian sudah emak bawa ke beberapa tempat. Selalu diusir."
Anak bertanya lag

i: "Tidak adakah lorong di sekitar sini?"
Induk: "Lorong-lorong sering dijamahi preman-preman yang mengincar kamu dan ketiga saudaramu, sayang. Ibu tak sudi mereka mengintip kita semua dan mengintai setiap saat."
Sore-sore seperti saban sore. Anjing-anjing berlalu lalang. Banyak pula para tetikus got raksasa berdasi keluar masuk toko. Mereka semua bertaring dan masih ada sisa darah di tiap-tiap mulut mereka. Anak-anak kucing selalu ketakutan melihat mereka semua.

Di antara semuanya, ada beberapa makhluk putih yang beda. Jarang sekali lewat. Biasanya mereka menunduk dan kalem. Di antara mereka ada yang berjenggot, ada pula yang rambutnya sengaja ditutupi.

Hari menjelang malam. Anjing-anjing makin banyak berkeliaran. Tak lupa, beberapa babi yang gemuk-gemuk cekakak-cekikik; biasanya mereka bersama anjing-anjing betina. Malam-malam selalu saja begitu; membuat induk khawatir keselamatan mereka. Namun, jika harus pindah ke lorong-lorong gelap, di sana banyak sekali preman-preman [tikus werok] yang mengintai. Serba salah!

"Emak, aku sudah tidak tahan lagi di sini. Pindahlah ke tempat sepi!"

Sang induk pun bingung juga. Ia ingin sekali pindah. Malam itu juga, ia harus menemukan tempat yang cocok untuk anak-anaknya selagi masa persusuan.

Ia pun beranjak pergi. Sebelumnya, ia berkata: "Kalian jangan kemana-mana. Emak akan mencari tempat bagus. Nanti kalau emak pulang, kalian akan kenyang."

Anak-anak pun menuruti kata-kata emak. Mereka diam di dalam kardus dalam keadaan saling menindih. Mereka sudah tidak bercanda lagi dan memang sulit untuk bercanda. Jika ingin bercanda dan saling main cakar, harus keluar kardus dan dilewati kaki-kaki hewan-hewan pejalan kaki. Sebagian mereka dengan arogan menendang tak sudi. Karena itulah, keceriaan masa kecil mereka tertundaâ?¦hingga emak mendapat tempat layak. Jika tidak dapat, keceriaan masa kecil mereka takkan tertundaâ?¦.karena takkan ada.

Induk telah pergi cukup jauh. Ia menemukan sebuah rumah warga di belakang gedung-gedung. Rumah itu sederhana. Bukan sederhananya saja yang menarik perhatian si Induk. Tetapi alunan suara dari terasnya. Suara lantunan Al-Qur"an dari pemilik rumah.

"Aku ingin anakku besar di sekitar rumah ini". Gumamnya. Ia pun mengeong, mencari perhatian pemilik rumah yang sedang mengaji di teras. Seorang bapak-bapak berpeci hitam dan bersarung. Ia sejenak berhenti mengaji dan menatap si Induk. Mata mereka beradu. Kucing Induk itu mengeong sekali lagi.

Si bapak melihat kucing itu kurus sekali dan sepertinya isi perut terkuras demi anak-anaknya. Ia sangat mengerti laparnya kucing itu. Bergegas menuju ke dalam rumah. Sekembalinya keluar, si bapak melemparkan satu ikan goreng. Seketika si Induk menyambarnya. Menggingit dan membawanya. Ia sempat mengeong sekali sebagai haturan rasa terima kasih. Lalu bergegas si Induk pergi kembali ke tempat anak-anaknya. Belum lamaâ?¦.hujan turun tiba-tiba dengan derasnyaâ?¦.

Sang Induk berjuang keras melawan deras. Ia berlari melompat kesana kemari, melewati jalan-jalan yang mulai sepi dan mulai digenangi air. Di mulutnya masih tergigit satu ikan. Ia ingin memakannya segera bersama anak-anaknya yang sudah cukup besar untuk mendapat makanan selain dari susu.

Masih berlari. Lalu sampailah ia di depan toko yang sudah tiada siapa-siapa. Tak ada makhluk hidup di sana. Perlahan si Induk melepas gigitan ikannya. Lalu ia mengeong tak henti-henti memanggil anak-anaknya. Kardus pun tak ditemukan. Ia terus mengeong.

Tak henti ia mengeong. Berjalan kesana kemari mengeong. Hingga tak pedulikan ikan yang ia taruh begitu saja. Saking bingungnya mencari anak-anak yang hilang tak sisakan jejak. Sementara hujan masih derasâ?¦hujan terus menderasâ?¦sederas tangisan induk di dalamâ?¦

Tangisan induk di dalamâ?¦.yang ia sendirian terdiam di sanaâ?¦ditinggal siapa-siapaâ?¦hanya hujan yang temani sementaraâ?¦

Hujannya Kederasan

Trending Now
10 Tulisan Typo Tugas Mahasiswa yang Bikin Dosen Gagal Paham

10 Tulisan Typo Tugas Mahasiswa yang Bikin Dosen Gagal Paham

Masa kuliah adalah masa dimana kita mulai beranjak dewasa. Di mana kita bertemu dengan orang-orang yang baru dan nggak bisa lagi bersantai-s
12,030 views 0 shares
Momen-Momen Saat Lihat Benda Seperti Makanan Ini Bikin Perut Makin Lapar

Momen-Momen Saat Lihat Benda Seperti Makanan Ini Bikin Perut Makin Lapar

Kalau udah masalah perut memang nggak bisa diabaikan. Pasti dong kamu nggak bakalan membiarkan perutmu kosong dan tidak terisi makanan sama
2,776 views 0 shares
10 Foto Perpaduan Makanan yang Bikin Hilang Napsu Makan

10 Foto Perpaduan Makanan yang Bikin Hilang Napsu Makan

Setiap hari kita harus memakan makanan agar menambah nutrisi dalam tubuh. Ngomongin tentang makanan, orang Indonesia itu memiliki satu kebia
1,969 views 0 shares
8 Potret Barang Tiruan yang Bikin Ngakak

8 Potret Barang Tiruan yang Bikin Ngakak

Barang original biasanya terbukti berbahan bagus, berkualitas tinggi, awet dan tahan lama. Dan karena itu semua, kenapa barang original memi
7,362 views 0 shares
10 Gaya Rambut Kocak yang Bikin Kamu Ketawa Sampai Mules

10 Gaya Rambut Kocak yang Bikin Kamu Ketawa Sampai Mules

Bagi semua orang rambut adalah mahkota. Jadi nggak heran kalau banyak orang sangat memperhatikan gaya rambut mereka. Karena bukan hanya bisa
37,140 views 155 shares
10 Potret Kocak Emak-emak Boncengin Anak. Nggak Ada Lawan!

10 Potret Kocak Emak-emak Boncengin Anak. Nggak Ada Lawan!

Kalau selama ini yang kamu tahu raja jalanan adalah kendaraan besar seperti truk atau bus, sepertinya kamu kurang update, karena saat ini ya
16,497 views 0 shares
10 Ide Jenius Ala Driver Ojek Online yang Keren Banget

10 Ide Jenius Ala Driver Ojek Online yang Keren Banget

Saat ini, semua orang bisa menjadi driver ojek online. Karena memang tuntutan keadaan yang mengharuskan mencari nafkah melalui pekerjaan ini
1,775 views 0 shares
10 Hasil Tukang Bangunan Kreatif Bikin Pola di Tembok Ini Bikin Gagal Paham

10 Hasil Tukang Bangunan Kreatif Bikin Pola di Tembok Ini Bikin Gagal Paham

Sebelum mendirikan bangunan, tukang bangunan pasti membuat konsep desainnya sejak awal. Tukang bangunannya biasanya bekerja sesuai dengan ko
3,133 views 0 shares
Kumpulan Meme Lucu Tentang TAHU yang Bikin Senyum-Senyum Sendiri

Kumpulan Meme Lucu Tentang TAHU yang Bikin Senyum-Senyum Sendiri

Siapa yang tidak tahu dengan makanan bersalah dari Tempe ini, Netizen Indonesia membuktikan kreatifitasnya dengan mengedit dan membuat meme
217,839 views 3,543 shares
12 Posisi Absurd Alat-Alat Elektronik di Rumah Ini Bikin Kamu Geleng-Geleng Kepala

12 Posisi Absurd Alat-Alat Elektronik di Rumah Ini Bikin Kamu Geleng-Geleng Kepala

Salah satu perabotan rumah yang wajib ada di dalam rumah adalah alat-alat elektronik. Perabotan yang biasanya mengharuskan menggunakan energ
3,660 views 0 shares