Hujannya Kederasan (Cerita Sedih si Induk Kucing)
Loading...
 
posted on WOW Keren
8,210 views
Hujannya Kederasan (Cerita Sedih si Induk Kucing)

Anak-anak kucing beserta induknya di tengah pusat kota. Kardus AQUA di depan sebuah toko.

Sore-sore berdebu untuk kota. Banyak sekali hewan berlalu lalang sebagaimana saban hari. Keramaian dan kebisingan.

Anak bertanya: "Mak, kenapa rumah kita di sini?"
Induk: "Emak sudah tak tahu lagi harus kemana. Kalian sudah emak bawa ke beberapa tempat. Selalu diusir."
Anak bertanya lag

i: "Tidak adakah lorong di sekitar sini?"
Induk: "Lorong-lorong sering dijamahi preman-preman yang mengincar kamu dan ketiga saudaramu, sayang. Ibu tak sudi mereka mengintip kita semua dan mengintai setiap saat."
Sore-sore seperti saban sore. Anjing-anjing berlalu lalang. Banyak pula para tetikus got raksasa berdasi keluar masuk toko. Mereka semua bertaring dan masih ada sisa darah di tiap-tiap mulut mereka. Anak-anak kucing selalu ketakutan melihat mereka semua.

Di antara semuanya, ada beberapa makhluk putih yang beda. Jarang sekali lewat. Biasanya mereka menunduk dan kalem. Di antara mereka ada yang berjenggot, ada pula yang rambutnya sengaja ditutupi.

Hari menjelang malam. Anjing-anjing makin banyak berkeliaran. Tak lupa, beberapa babi yang gemuk-gemuk cekakak-cekikik; biasanya mereka bersama anjing-anjing betina. Malam-malam selalu saja begitu; membuat induk khawatir keselamatan mereka. Namun, jika harus pindah ke lorong-lorong gelap, di sana banyak sekali preman-preman [tikus werok] yang mengintai. Serba salah!

"Emak, aku sudah tidak tahan lagi di sini. Pindahlah ke tempat sepi!"

Sang induk pun bingung juga. Ia ingin sekali pindah. Malam itu juga, ia harus menemukan tempat yang cocok untuk anak-anaknya selagi masa persusuan.

Ia pun beranjak pergi. Sebelumnya, ia berkata: "Kalian jangan kemana-mana. Emak akan mencari tempat bagus. Nanti kalau emak pulang, kalian akan kenyang."

Anak-anak pun menuruti kata-kata emak. Mereka diam di dalam kardus dalam keadaan saling menindih. Mereka sudah tidak bercanda lagi dan memang sulit untuk bercanda. Jika ingin bercanda dan saling main cakar, harus keluar kardus dan dilewati kaki-kaki hewan-hewan pejalan kaki. Sebagian mereka dengan arogan menendang tak sudi. Karena itulah, keceriaan masa kecil mereka tertundaâ?¦hingga emak mendapat tempat layak. Jika tidak dapat, keceriaan masa kecil mereka takkan tertundaâ?¦.karena takkan ada.

Induk telah pergi cukup jauh. Ia menemukan sebuah rumah warga di belakang gedung-gedung. Rumah itu sederhana. Bukan sederhananya saja yang menarik perhatian si Induk. Tetapi alunan suara dari terasnya. Suara lantunan Al-Qur"an dari pemilik rumah.

"Aku ingin anakku besar di sekitar rumah ini". Gumamnya. Ia pun mengeong, mencari perhatian pemilik rumah yang sedang mengaji di teras. Seorang bapak-bapak berpeci hitam dan bersarung. Ia sejenak berhenti mengaji dan menatap si Induk. Mata mereka beradu. Kucing Induk itu mengeong sekali lagi.

Si bapak melihat kucing itu kurus sekali dan sepertinya isi perut terkuras demi anak-anaknya. Ia sangat mengerti laparnya kucing itu. Bergegas menuju ke dalam rumah. Sekembalinya keluar, si bapak melemparkan satu ikan goreng. Seketika si Induk menyambarnya. Menggingit dan membawanya. Ia sempat mengeong sekali sebagai haturan rasa terima kasih. Lalu bergegas si Induk pergi kembali ke tempat anak-anaknya. Belum lamaâ?¦.hujan turun tiba-tiba dengan derasnyaâ?¦.

Sang Induk berjuang keras melawan deras. Ia berlari melompat kesana kemari, melewati jalan-jalan yang mulai sepi dan mulai digenangi air. Di mulutnya masih tergigit satu ikan. Ia ingin memakannya segera bersama anak-anaknya yang sudah cukup besar untuk mendapat makanan selain dari susu.

Masih berlari. Lalu sampailah ia di depan toko yang sudah tiada siapa-siapa. Tak ada makhluk hidup di sana. Perlahan si Induk melepas gigitan ikannya. Lalu ia mengeong tak henti-henti memanggil anak-anaknya. Kardus pun tak ditemukan. Ia terus mengeong.

Tak henti ia mengeong. Berjalan kesana kemari mengeong. Hingga tak pedulikan ikan yang ia taruh begitu saja. Saking bingungnya mencari anak-anak yang hilang tak sisakan jejak. Sementara hujan masih derasâ?¦hujan terus menderasâ?¦sederas tangisan induk di dalamâ?¦

Tangisan induk di dalamâ?¦.yang ia sendirian terdiam di sanaâ?¦ditinggal siapa-siapaâ?¦hanya hujan yang temani sementaraâ?¦

Hujannya Kederasan

Trending Now
Kasihan tapi Lucu! 10 Orang Ini Menerima Barang yang nggak Sesuai Ekspektasi Saat Belanja Online

Kasihan tapi Lucu! 10 Orang Ini Menerima Barang yang nggak Sesuai Ekspektasi Saat Belanja Online

Perkembangan teknologi memang sangat membantu kehidupan kita, salah satunya adalah kita bisa dengan mudah berbelanja secara online. Ada bany
659,735 views 20,089 shares
10 Potret Kocak yang Terjadi di Warung Pinggiran

10 Potret Kocak yang Terjadi di Warung Pinggiran

Sebagai manusia kita nggak bisa memprediksi apa yang akan terjadi kemudian. Karena sejatinya manusia hanya bisa berencana, Tuhan dan nasib l
940 views 0 shares
10 Chat Perdebatan Antar Penjual dan Pembeli Olshop

10 Chat Perdebatan Antar Penjual dan Pembeli Olshop

Sudah menjadi hal biasa ketika kita berbelanja ada proses tawar menawarnya. Begitupun dengan belanja online yang dilakukan dengan cara chatt
36,290 views 0 shares
12 Foto Editan Jahil yang Bikin Ngakak!

12 Foto Editan Jahil yang Bikin Ngakak!

Dunia fotografi semakin diminati oleh masyarakat, terbukti dari munculnya profesi baru seperti tukang edit foto secara online. Sebenarnya me
507,442 views 4,071 shares
Bukan Hasil Editan, 8 Foto Ini Asli Bikin Kamu Mikir Dua Kali

Bukan Hasil Editan, 8 Foto Ini Asli Bikin Kamu Mikir Dua Kali

Selalu saja ada kejadian unik dalam keseharian kita Pulsker. Baik yang disengaja ataupun tidak disengaja. Dan bagi seorang fotografer, kejad
512,970 views 11,640 shares
Hanya Orang Malas yang Bisa Melakukan Ke Jeniusan Ini

Hanya Orang Malas yang Bisa Melakukan Ke 'Jenius'an Ini

Ada yang bilang jika seorang pemalas adalah orang yang menggampangkan suatu masalah. Mereka cenderung meremehkan sesuatu, ya..semua karena s
508,547 views 10,276 shares
Macam Macam Modus SMS Penipuan & Cara Mengatasinya Dengan Unik

Macam Macam Modus SMS Penipuan & Cara Mengatasinya Dengan Unik

Bisa dipastikan nomor hp kamu pernah mendapat SMS yang menginfokan kalo menang undian, dapat Mobil, dapat uang puluhan Juta rupiah, dapat li
499,779 views 3,761 shares
10 Chat Kocak Bocil Saat Belanja Online

10 Chat Kocak Bocil Saat Belanja Online

Saat ini belanja online hanya diminati oleh kaum milenial aja. tapi juga dari berbagai kalangan, lain dari yang tua hingga yang muda. Termas
17,635 views 0 shares
Ini Dia Seragam SMA di Berbagai Negara di Dunia, Nomor 8 Paling Greget dan Gemesin !

Ini Dia Seragam SMA di Berbagai Negara di Dunia, Nomor 8 Paling Greget dan Gemesin !

Masa SMA adalah masa-masa yang paling indah, begitulah kata sebagian orang pulsker. Karena nih, pada masa-masa SMA ini adalah nakal-nakalnya
531,653 views 14,199 shares
10 Status Nyeleneh yang Bikin Kita Nggak Habis Pikir

10 Status Nyeleneh yang Bikin Kita Nggak Habis Pikir

Rasanya, kita nggak bisa mengatur pikiran kita untuk memikirkan sesuatu. Yang kita bisa hanya mengalihkannya. Apalagi ketika kita lagi nggak
25,936 views 0 shares