Hujannya Kederasan (Cerita Sedih si Induk Kucing)
Loading...
 
posted on WOW Keren
8,477 views
Hujannya Kederasan (Cerita Sedih si Induk Kucing)

Anak-anak kucing beserta induknya di tengah pusat kota. Kardus AQUA di depan sebuah toko.

Sore-sore berdebu untuk kota. Banyak sekali hewan berlalu lalang sebagaimana saban hari. Keramaian dan kebisingan.

Anak bertanya: "Mak, kenapa rumah kita di sini?"
Induk: "Emak sudah tak tahu lagi harus kemana. Kalian sudah emak bawa ke beberapa tempat. Selalu diusir."
Anak bertanya lag

i: "Tidak adakah lorong di sekitar sini?"
Induk: "Lorong-lorong sering dijamahi preman-preman yang mengincar kamu dan ketiga saudaramu, sayang. Ibu tak sudi mereka mengintip kita semua dan mengintai setiap saat."
Sore-sore seperti saban sore. Anjing-anjing berlalu lalang. Banyak pula para tetikus got raksasa berdasi keluar masuk toko. Mereka semua bertaring dan masih ada sisa darah di tiap-tiap mulut mereka. Anak-anak kucing selalu ketakutan melihat mereka semua.

Di antara semuanya, ada beberapa makhluk putih yang beda. Jarang sekali lewat. Biasanya mereka menunduk dan kalem. Di antara mereka ada yang berjenggot, ada pula yang rambutnya sengaja ditutupi.

Hari menjelang malam. Anjing-anjing makin banyak berkeliaran. Tak lupa, beberapa babi yang gemuk-gemuk cekakak-cekikik; biasanya mereka bersama anjing-anjing betina. Malam-malam selalu saja begitu; membuat induk khawatir keselamatan mereka. Namun, jika harus pindah ke lorong-lorong gelap, di sana banyak sekali preman-preman [tikus werok] yang mengintai. Serba salah!

"Emak, aku sudah tidak tahan lagi di sini. Pindahlah ke tempat sepi!"

Sang induk pun bingung juga. Ia ingin sekali pindah. Malam itu juga, ia harus menemukan tempat yang cocok untuk anak-anaknya selagi masa persusuan.

Ia pun beranjak pergi. Sebelumnya, ia berkata: "Kalian jangan kemana-mana. Emak akan mencari tempat bagus. Nanti kalau emak pulang, kalian akan kenyang."

Anak-anak pun menuruti kata-kata emak. Mereka diam di dalam kardus dalam keadaan saling menindih. Mereka sudah tidak bercanda lagi dan memang sulit untuk bercanda. Jika ingin bercanda dan saling main cakar, harus keluar kardus dan dilewati kaki-kaki hewan-hewan pejalan kaki. Sebagian mereka dengan arogan menendang tak sudi. Karena itulah, keceriaan masa kecil mereka tertundaâ?¦hingga emak mendapat tempat layak. Jika tidak dapat, keceriaan masa kecil mereka takkan tertundaâ?¦.karena takkan ada.

Induk telah pergi cukup jauh. Ia menemukan sebuah rumah warga di belakang gedung-gedung. Rumah itu sederhana. Bukan sederhananya saja yang menarik perhatian si Induk. Tetapi alunan suara dari terasnya. Suara lantunan Al-Qur"an dari pemilik rumah.

"Aku ingin anakku besar di sekitar rumah ini". Gumamnya. Ia pun mengeong, mencari perhatian pemilik rumah yang sedang mengaji di teras. Seorang bapak-bapak berpeci hitam dan bersarung. Ia sejenak berhenti mengaji dan menatap si Induk. Mata mereka beradu. Kucing Induk itu mengeong sekali lagi.

Si bapak melihat kucing itu kurus sekali dan sepertinya isi perut terkuras demi anak-anaknya. Ia sangat mengerti laparnya kucing itu. Bergegas menuju ke dalam rumah. Sekembalinya keluar, si bapak melemparkan satu ikan goreng. Seketika si Induk menyambarnya. Menggingit dan membawanya. Ia sempat mengeong sekali sebagai haturan rasa terima kasih. Lalu bergegas si Induk pergi kembali ke tempat anak-anaknya. Belum lamaâ?¦.hujan turun tiba-tiba dengan derasnyaâ?¦.

Sang Induk berjuang keras melawan deras. Ia berlari melompat kesana kemari, melewati jalan-jalan yang mulai sepi dan mulai digenangi air. Di mulutnya masih tergigit satu ikan. Ia ingin memakannya segera bersama anak-anaknya yang sudah cukup besar untuk mendapat makanan selain dari susu.

Masih berlari. Lalu sampailah ia di depan toko yang sudah tiada siapa-siapa. Tak ada makhluk hidup di sana. Perlahan si Induk melepas gigitan ikannya. Lalu ia mengeong tak henti-henti memanggil anak-anaknya. Kardus pun tak ditemukan. Ia terus mengeong.

Tak henti ia mengeong. Berjalan kesana kemari mengeong. Hingga tak pedulikan ikan yang ia taruh begitu saja. Saking bingungnya mencari anak-anak yang hilang tak sisakan jejak. Sementara hujan masih derasâ?¦hujan terus menderasâ?¦sederas tangisan induk di dalamâ?¦

Tangisan induk di dalamâ?¦.yang ia sendirian terdiam di sanaâ?¦ditinggal siapa-siapaâ?¦hanya hujan yang temani sementaraâ?¦

Hujannya Kederasan

Trending Now
Siapa Sangka Ada Perjuangan Besar Dibalik 10 Foto Indah Ini

Siapa Sangka Ada Perjuangan Besar Dibalik 10 Foto Indah Ini

Nggak bisa dipungkiri kalau saat ini kita hidup dijaman modern yang semuanya serba digital, dimana setiap orang sibuk memamerkan berbagai mo
258,382 views 22,835 shares
10 Foto Buah yang Dikupas Secara Sempurna, Perfecto !

10 Foto Buah yang Dikupas Secara Sempurna, Perfecto !

Sumber gizi bagi manusia selain sayuran dan lemak hewani adalah buah pulsker. Kalau kita runtut nih buah banyak banget jenisnya dan kesemuan
259,444 views 45,186 shares
10 Chat Kocak Orang Tua dengan Anak Ini Bikin Senyum-Senyum Sendiri

10 Chat Kocak Orang Tua dengan Anak Ini Bikin Senyum-Senyum Sendiri

Jaman sekarang, dengan adanya kemajuan teknologi kita bisa dengan mudah berkomunikasi dengan orang lain tanpa bertemu langsung dengannya. K
584,376 views 2,710 shares
10 Foto Saat Seorang Perfectionis Mengerjakan Pekerjaannya..Keren Banget!

10 Foto Saat Seorang Perfectionis Mengerjakan Pekerjaannya..Keren Banget!

Ada begitu banyak tipe orang di dunia ini Pulsker, salah satunya adalah mereka yang perfectionis atau menginginkan semuanya serba sempurna.
881,985 views 51,595 shares
10 Chat Driver Ojol Pakai Gambar Ini Kocak Banget

10 Chat Driver Ojol Pakai Gambar Ini Kocak Banget

Bagi mereka yang sibuk beraktivitas, transportasi online pasti sangat membantu. Enggak cuma untuk mengantarkan kita ke tempat tujuan aja, te
267,913 views 0 shares
23 Meme Biarkan JOMBLO Berimajinasi yang KOCAK

23 Meme Biarkan JOMBLO Berimajinasi yang KOCAK

Jomblo bukan alasan buat kamu untuk berhenti berimajinasi. Dengan menjadi jomblo malah membuat kamu memiliki imajinasi yang kreatif. Hahaha
222,006 views 4,756 shares
Bentuk-Bentuk Awan Unik Ini Akan Membuatmu Terpukau

Bentuk-Bentuk Awan Unik Ini Akan Membuatmu Terpukau

Awan adalah kumpulan air dan es partikel dirumuskan menjadi satu massa besar yang biasa kita lihat mengambang di langit. Beberapa awan terli
196,732 views 2,881 shares
Wah..Ternyata 10 Artis Ini Masa Kecilnya Mirip Banget Sama Sang Anak!

Wah..Ternyata 10 Artis Ini Masa Kecilnya Mirip Banget Sama Sang Anak!

Buah nggak jatuh jauh dari pohonnya, pepatah itulah yang ditunjukkan kepada orang tua kepada anaknya. Yaitu setiap anak pasti mewarisi gen,
197,756 views 24,110 shares
9 Meme Nasehat Emak yang Membawa Kita Bernostalgia ke Masa Kecil Dulu

9 Meme Nasehat Emak yang Membawa Kita Bernostalgia ke Masa Kecil Dulu

Tak ada sosok yang paling berpengaruh di dunia ini kecuali orang tua, terutama ibu. Dari sebelum kita dilahirkan, ibu sudah berkorban selama
200,221 views 10,271 shares
Konyol Abis 7 Foto Kekompakan ini Malah Bikin Ketawa Mumet Sampe Puyeng

Konyol Abis 7 Foto Kekompakan ini Malah Bikin Ketawa Mumet Sampe Puyeng

Segala sesuatu yang terjadi di sekitar kita memang harus diperhatikan. Karena kita makhluk sosial yang hidup dengan orang lain. Terkadang ke
20,672 views 277 shares