kisah-sedih-anak-yang-merawat-ayahnya
Loading...
 
posted on Everything in Life
4,760 views
kisah-sedih-anak-yang-merawat-ayahnya

Zhang Da menanggung beban hidup yang berat ketika usianya masih sangat muda. Tahun 2001, ketika usianya mencapai 10 tahun, Zhang Da harus menerima kenyataan ibunya lari dari rumah.
Ibunya keliru karena tidak tahan dengan kemiskinan yang dihadapi keluarganya.

Yang lebih tragis, ibunya pergi karena merasa tidak sanggup lagi mengurus suaminya yang lumpuh, tidak berdaya, dan tidak harta. Dan ia tidak mau membantu keluarganya.




Maka Zhang Da yang tinggal berdua dengan ayahnya yang lumpuh, harus mengambil-alih semua tanggung jawab keluarga. Ia harus mengurus ayahnya, mencari rezeki, memasak, memandikan ayahnya, mencuci pakaian, mengobati ayahnya, dan sebagainya.

Yang sangat menjadi inspirasi, ia tidak mau berhenti sekolah. Setelah mengurus ayahnya, ia pergi ke sekolah berjalan kaki melewati hutan kecil dengan mengikuti jalan menuju tempatnya mencari ilmu. Selama dalam perjalanan, ia makan apa saja yang bisa mengenyangkan perutnya, mulai dari memakan rumput, dedaunan, dan jamur-jamur untuk memberi energi. Tidak semua bisa jadi bahan makanannya, ia memelih berdasarkan pengalaman. Jika satu tumbuhan di rasa tidak sesuai dengan lidahnya, ia tinggalkan dan berubah ke tumbahan berikutnya. Sangat beruntung karena ia tidak memakan tumbuhan atau herbal yang beracun.

Usai sekolah, agar dirinya bisa membeli makanan dan obat untuk ayahnya, Zhang Da bekerja sebagai tukang batu. Ia membawa keranjang di punggung dan keluar menjadi pemecah batu. Upahnya ia gunakan untuk membeli berbagai kebutuhan seperti obat-obatan untuk ayahnya, bahan makanan untuk berdua, dan sejumlah buku untuk ia pejalari.

Zhang Da ternyata cerdas. Ia tahu ayahnya tak hanya membutuhkan obat yang harus diminum, tetapi juga membutuhkan obat yang harus disuntikkan. Karena tidak mampu membawa ayah ke dokter atau ke klinik terdekat, Zhang Da justru mempelajari bagaimana cara menyuntik. Ia beli bukunya untuk ia pelajari caranya. Setelah bisa ia membeli jarum suntik dan obatnya lalu menyuntikkannya secara rutin pada ayahnya.

Kegiatan merawat ayahnya terus dijalaninya hingga sampai lima tahun. Rupanya kegigihan Zhang Da yang tinggal di Nanjing, Provinsi Zhejiang, menarik perhatian pemerintahan setempat. Pada Januari 2006 pemerintah Cina mengadakan penghargaan tingkat nasional pada tokoh-tokoh inspirasi tingkat nasional. Dari 10 nama yang dipilih, satu di antaranya terselip nama Zhang Da. Ternyata ia menjadi tokoh terpilih yang termuda.

Acara tersebut diselenggarakan melalui siaran langsung dimedia secara nasional. Zhang Da diminta tampil ke depan panggung. Seorang pengacara bertanya kenapa dia mau berkorban seperti itu padahal dirinya masih anak-anak. "Hidup harus terus berjalan. Tidak bisa menyerah, tidak bisa melakukan kejahatan. Harus menjalani hidup dengan penuh tanggung jawab, "katanya.

Setelah itu terdengar tepukan gemuruh dari seluruh penonton. Pengacara bertanya pada dia lagi. "Zhang Da, sebut saja apa yang kamu mau?, Sekolah di mana?, Dan apa yang kamu inginkan? Berapa banyak uang yang kamu perlukan sehingga kamu habis belajar dan mau sambung belajar di mana. Pokoknya apa yang kamu mau sebutkan saja. Di sini ada banyak kantor, bisnis, dan orang terkenal yang hadir. Saat ini juga ada ratusan juta orang yang sedang melihat kamu melalui layar televisi, mereka bisa membantumu! "Jelas pengacara.

Zhang Da terdiam. suasana menjadi sunyi menunggu ucapanya. pengacara harus mengingatkannya lagi. "Sebut saja!" Kata pengacara menegaskan.

Zhang Da yang saat itu sudah berusaha 15 tahun pun mulai membuka mulutnya dengan bergetar. Semua hadirin di situ, dan juga jutaan orang yang menyaksikannya secara langsung melalui televisi, terdiam menunggu apa yang diinginkan oleh Zhang Da. "Saya mau mama kembali. Mama kembalilah ke rumah, aku bisa membantu papa, aku bisa cari makan sendiri. Mama kembalilah! "Kata Zhang Da yang disambut tetesan air mata terharu para penonton.

Zhang Da tak meminta hadiah uang atau materi atas keikhlasannya berbakti kepada orang tuanya. Sedangkan pada waktu itu tamu yang hadir dapat membantu menolongnya. Di mata Zhang Da, mungkin materi bisa dicari sesuai dengan kebutuhannya, tetapi seorang ibu dan juga kasih sayang dari ibunya itu sangat tidak ternilai.

Pengajaran moral yang sangat sederhana, tetapi sangat berarti. Setuju kan?

Trending Now
Saat Wanita Rela Melakukan Pekerjaan Berat Demi Pasangannya (10 foto)

Saat Wanita Rela Melakukan Pekerjaan Berat Demi Pasangannya (10 foto)

Demi cinta, semua orang rela melakukan pengorbanan apapun untuk pasangannya. Mereka cenderung tidak ingin pasangannya sedih bahkan terluka.
56,680 views 5,167 shares
10 Tulisan Nyeleneh di Tempat Umum yang Bikin Gagal Fokus

10 Tulisan Nyeleneh di Tempat Umum yang Bikin Gagal Fokus

Dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung, sepertinya peribahasa ini membuat kita harus mengikuti semua aturan and1 ketika kita mendatangi
2,199 views 0 shares
10 Meme Sifat Orang Indonesia yang Bikin Mengangguk Setuju

10 Meme Sifat Orang Indonesia yang Bikin Mengangguk Setuju

Begitu banyaknya orang di dunia ini pasti memiliki sifat yang berbeda-beda. Namun pernah enggak kamu sadar kalau banyak sifat seseorang yang
7,596 views 0 shares
10 Gaya Kocak Nyeleneh Ibu-ibu Waktu Naik Sepeda Motor

10 Gaya Kocak Nyeleneh Ibu-ibu Waktu Naik Sepeda Motor

Kendaraan saat ini sudah tidak bisa lagi dibilang sebagai kebutuhan sekunder, karena tanpa sebuah kendaraan mobilitas manusia akan susah. Se
9,891 views 0 shares
10 Editan Foto Hewan Tanpa Leher Ini Bakal Bikin Kamu Ngakak Sampai Sakit Perut

10 Editan Foto Hewan Tanpa Leher Ini Bakal Bikin Kamu Ngakak Sampai Sakit Perut

Kemajuan teknologi membawa kita pada jaman dimana semuanya bisa menjadi lebih mudah. Membuat semua yang tidak mungkin menjadi mungkin. Hal i
130,744 views 7,337 shares
10 Cara Menutupi Penyok yang Out of the Box!

10 Cara Menutupi Penyok yang Out of the Box!

Dalam berkendara kita tidak tau pasti apa yang akan kita hadapi, entah ibu-ibuselfishyang lampu sen ke kanan tapi belok kiri, sampe para pem
5,315 views 0 shares
10 Tingkah Kocak Cowok Pria Saat Belanja Ini Bikin Tepuk Jidat

10 Tingkah Kocak Cowok Pria Saat Belanja Ini Bikin Tepuk Jidat

Pada umumnya memasak, mengurus anak hingga berbelanja adalah pekerjaan yang lazim dilakukan oleh wanita. Bukan berarti pria gak bisa melakuk
10,924 views 0 shares
10 Chat PDKT ke Gebetan yang Isinya Bikin Nyengir

10 Chat PDKT ke Gebetan yang Isinya Bikin Nyengir

Memiliki pacar adalah sebagian impian sebagian orang. Berawal dari tumbuhnya rasa suka, biasanya seseorang yang ingin memiliki pacar akan me
1,506 views 0 shares
Mungkin 9 Hal Aneh Ini Hanya Bisa Dilakukan Oleh 1% Orang Di Dunia. Coba Deh Kalau Bisa!

Mungkin 9 Hal Aneh Ini Hanya Bisa Dilakukan Oleh 1% Orang Di Dunia. Coba Deh Kalau Bisa!

Kita diciptakan di dunia ini dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing Pulsker. Dan bisa jadi kelebihan yang kita miliki tidak dimiliki
221,269 views 25,550 shares