Kabar terbaru Mayat gak bisa diangkat di pontianak
Loading...
 
posted on WOW Keren
6,190 views
Kabar terbaru Mayat gak bisa diangkat di pontianak

Ini ceritanya agak panjang, jadi tolong sabar ya bacanya. tolong bantuan wownya ya sob.

maaf ilustrasinya kurang relevan.

Kehebohan sedang menggegerkan kota Pontianak! Sudah beberapa hari ini warga Pontianak digegerkan dengan berita tentang mayat yang terjatuh ke parit di pekuburan Gang Kesturi Jeruju Pontianak dan tidak bisa diangkat lagi sehingga terpaksa dikubur di parit tersebut walau kurang layak karena dipenuhi air. Simpang siur berita bikin gosipnya tambah membingungkan karena tak ada satu berita pun yang cocok mengenai latar belakang cerita, peristiwa kejadian, dan tanggal kejadiannya. Bagi yang pengen tau cerita mayat Jeruju yang ga bisa diangkat ini, simak aja artikel berikut yang ane copas dari beberapa sumber (plus gambar dan denah).Sumber berita http://www.indowarta.com
Warga Jeruju yang berada di Jalan Komyos Sudarso di kejutkan dengan sosok mayat tidak dapat diangkat selama empat hari. Pasalnya, warga setempat menemukan mayat perempuan yang sudah membusuk di samping rumah milik seorang warga, Rabu (8/6/2011) malam.
Salah satu tokoh masyarakat jeruju, Kawi (40) mengatakan, mayat tersebut merupakan warga dari Gang Pisang yang meninggal beberapa waktu lalu dan dibawa ketempat pemakaman yang tidak jauh dari pasar. Namun ketika ditandu oleh warganya, mayat tersebut jatuh kedasar tanah yang di penuhi oleh kubangan air.

Lanjut Kawi, setelah mayat itu jatuh dan ketika akan diangkat ternyata berat sehingga tidak dapat diangkat lagi lantaran susah. Akibatnya, dengan terpaksa mayat tersebut dibiarkan begitu saja oleh warga dari Gang Pisang.

Mayat korban ditemukan Sabtu (4/6/2011) sore, sekitar pukul 16.00 wib. Ketika itu sejumlah warga mencium adanya bau busuk di sekitar rumah milik warga.

Menurut Erna (25), bau busuk itu sudah tercium sejak tiga hari sebelumnya. Karena bau itu kian menyegat, ia bersama warga lainnya lantas memeriksa area yang berada disamping rumah tersebut.

Awalnya ia mengira bau bangkai binatang. Tetapi ketika dilihat disamping rumah ternyata banyak belatung yang di duga mayat manusia. Warga kaget karena melihat adanya kain berwarna putih.

Menurut seorang sumber di TKP lainya, disamping rumah tersebut terdapat jalan setapak yang biasa digunakan warga untuk keluar maupun masuk ke dalam areal pemakaman.

Mayat tersebut diperkirakan meninggal tiga hari sebelum ditemukan. Ini dilihat dari kondisi mayat yang sudah mengeluarkan bau busuk.

http://regional.kompasiana.com/2011/â?¦at-gentayangan

Posisi makam Pesah dalam kubangan selokan di antara dua tembok ruko
Berbagai spekulasi muncul. Kehebohan warga tak bisa dibendung lagi. Ketua RT minta tak perlu dikaitkan macam-macam. Kapan dipindahkan?
PONTIANAK (9/6) " Pembelajaran bagi setiap orang yang menjalankan fardu kifayah. Sudah empat hari sejak Sabtu (4/6), warga dihebohkan oleh jenazah Pesah, 74, yang dikuburkan di tempat kurang layak di Jalan Kom Yos Sudarso sekitar Pasar Teratai, Jeruju.

Jenazah ibu yang meninggalkan empat orang anak warga Gang Pisang Berangan RT/RW 2/19 Kelurahan Sungai Jawi Luar ini dikuburkan di kubangan air bekas jalan masuk ke Tempat Pemakaman Muslim (TPM) Gang Kasturi, Pontianak Barat.
Posisi kubur belum sepenuhnya masuk ke komplek pekuburan, diapit dua bangunan ruko berjarak sekitar 20 meter dari kompleks kuburan seluas 45Ã?50 meter persegi di lokasi tersebut.
Bekas jalan masuk ke TPM Gang Kasturi itu lebarnya sekitar 10 meter. Dulunya di jalan itu terdapat gertak (jembatan kecil) menuju lokasi pekuburan. Namun gertak tersebut sudah rusak tak bisa dilalui lagi. Sejumlah papan dan kayunya sudah dicabut dan rapuh.
Mengapa tak dikuburkan di lokasi semestinya? Padahal TPM itu masih bisa menampung banyak untuk jenazah yang hendak dikuburkan. Kondisi inilah yang menimbulkan berbagai macam spekulasi warga.

"Ada yang bilang saat mau dibawa ke dalam kompleks pekuburan, orang yang menggotong peti mati itu terpeleset. Peti mati langsung jatuh dan tidak bisa diangkat lagi," kata Darmawati, warga Gang Pisang Raja, Jeruju kepada Equator kemarin (8/6).
Karena penasaran, Darmawati pun menyempatkan diri melihat kuburan tersebut. Terlebih dia juga mendengar informasi kalau yang meninggal itu masih satu Gang dengan tempatnya tinggal. "Setahu saya tidak ada yang meninggal di gang saya. Makanya saya lihat ke sini," tuturnya.
Selain Darmawati, puluhan bahkan ratusan orang juga penasaran dengan kuburan tersebut. Mereka berduyun-duyun ke lokasi kubur yang berada di tepi Jalan Kom Yos Sudarso itu. Saking padatnya warga yang datang, jalan raya macet. Warga yang melintas juga ada yang penasaran dan menyempatkan diri melihat kuburan itu.
Sejumlah polisi lalu lintas berjaga di lokasi untuk mengatur kemacetan. Polisi bahkan memberikan imbauan kepada warga melalui pengeras suara untuk membubarkan diri. Namun rasa penasaran warga tak juga surut. Mereka datang silih berganti.

Bahkan ada seorang warga yang mencoba mencari keberadaan peti mati almarhum dengan menusuk-nusuk tanah di kubur itu menggunakan sepotong ranting kayu untuk memastikan peti jenazah. Namun beberapa orang sempat melarang karena berkaitan dengan adab.
Saat didekati, tercium bau tak sedap yang cukup menyengat. Pesah diketahui meninggal pada Jumat (3/6) sekitar pukul 17.00. Ia lahir di Sungai Kakap, 8 Juni 1937. Sebelum meninggal, almarhum tinggal di Gang Pisang Berangan.
Syahrun Achmad, Ketua RT/RW 01/06, Kelurahan Sungai Jawi Luar

mengungkapkan dirinya mendapatkan laporan ketika jenazah hendak dikuburkan. "Malam Sabtu saya didatangi pihak keluarga almarhumah. Mereka melapor akan menguburkan almarhumah di pemakaman sini (TPM Gang Kasturi, red)," kata Syahrun kepada Equator, kemarin.
Sesuai yang dijanjikan, Sabtu (4/6) sekitar pukul 10.00, Syahrun sudah menunggu di rumahnya di Gang Kasturi. Namun hingga siang, belum ada juga tanda-tanda almarhum akan dikubur.
"Siang hari baru saya dapat laporan kalau almarhum sudah dikubur di situ (bekas jalan masuk ke TPM Gang Kasturi," ucap Syahrun.
Menurut Syahrun, sejak dua tahun terakhir, orang yang mau ke pekuburan tidak pernah lewat jalan itu lagi. Warga yang hendak ke pekuburan biasanya memutar lewat Gang Kasturi. "Rencana kita jalan itu akan kita usulkan ke pemerintah untuk dibangun lebih bagus lagi," tuturnya.
Soal berita yang beredar dari mulut ke mulut bahwa peti mati almarhum jatuh dan tidak bisa diangkat, Syahrun menegaskan, berita itu tidak benar. "Memang mau dikuburkan di situ, dan sudah ada lubang yang digali. Tapi kalau saya tahu dari awal mau dikubur di situ, saya akan larang karena kita sudah putuskan agar daerah itu hanya untuk jalan, bukan untuk pekuburan," katanya.

Syahrun berharap semua orang tidak menanggapi macam-macam soal peristiwa ini. Selaku Ketua RT, dirinya mengaku sudah berembuk dengan pihak keluarga terkait pemakaman almarhumah. Pihak RT menginginkan agar makam bisa dipindahkan ke kompleks pemakaman agar tidak lagi menjadi tontonan warga, sehingga tidak menimbulkan kemacetan di Jalan Kom Yos Sudarso.

"Kita sudah berembuk dengan pihak keluarga. Pihak keluarga mengusulkan pemakaman dipindahkan menunggu 100 hari (sekitar 3 bulan ke depan, red). Tapi kita harapkan agar pemakaman ini bisa dipindahkan secepatnya," ujar Syahrun sembari mengatakan pihak keluarga sudah mewakilkan pembicaraan mengenai pemakaman itu kepada Musa Ujang, keponakan almarhumah

Trending Now
Eehh..Kebiasaan yang Selalu Kita Lakukan Ini Ternyata Salah!

Eehh..Kebiasaan yang Selalu Kita Lakukan Ini Ternyata Salah!

Ada kalanya kita sebagai manusia melakukan hal yang salah, tapi dari kesalahan yang kita lakukan itu, kita juga harus berusaha untuk memperb
178,918 views 10,292 shares
10 Tweet Kocak Tentang Kekayaan Raffi Ahmad yang Dijuluki Sultan

10 Tweet Kocak Tentang Kekayaan Raffi Ahmad yang Dijuluki Sultan

Siapa sih yang nggak tahu dengan Raffi Ahmad? Mengawali karir sebagai pemain sinetron lalu merambah menjadi host dan kini mendirikan kerajaa
1,644 views 0 shares
10 Penampakan Dari Foto Masa Lalu Ini Bikin Merinding

10 Penampakan Dari Foto Masa Lalu Ini Bikin Merinding

Di dunia ini kita tidak hidup sendiri. Karena bagi orang yang percaya, kita hidup berdampingan dengan makhluk tak kasat mata. Makhluk astral
15,009 views 447 shares
10 Foto Orang Tertimpa Kesialan Yang Hakiki, Mau Ketawa Tapi Takut Dosa

10 Foto Orang Tertimpa Kesialan Yang Hakiki, Mau Ketawa Tapi Takut Dosa

Banyak momen lucu yang tertangkap kamera, salah satunya ketika seseorang tertimpa kesialan. Ketika kamu melihat sebuah mobil berada di kolam
11,470 views 424 shares
10 Momen Kocak Main di Warnet yang Mungkin Pernah Kamu Alami

10 Momen Kocak Main di Warnet yang Mungkin Pernah Kamu Alami

Beberapa tahun terakhir, game online memang sangat diminati terutama para cowok-cowok nih. Mereka rela duduk berjam-jam memandangi layar kom
7,307 views 32 shares
9 Tempat Terindah di Bumi. Bukti Kebesaran Sang Pencipta

9 Tempat Terindah di Bumi. Bukti Kebesaran Sang Pencipta

Tak ada yang bisa yang bisa menyangkal bahwa Sang Pencipta adalah Maha pembuat keajaiban. Maestro yang tak tertandingi. Tak jarang hasil ci
4,648 views 161 shares
Wajah Selebritis Tanah Air Saat Masih Muda yang Bikin Pangling

Wajah Selebritis Tanah Air Saat Masih Muda yang Bikin Pangling

Dalam perjalanan hidup manusia, pastilah ada perubahan dalam diri. Baik dari segi penampilan fisik maupun pola pikir Pulsker. Tapi yang pali
13,302 views 0 shares
INI DIA...Kumpulan Kartun Kenangan Yang Bakal Bikin Kamu Kangen...!!!

INI DIA...Kumpulan Kartun Kenangan Yang Bakal Bikin Kamu Kangen...!!!

Bagi kalian yang memasuki usia anak-anak hingga remaja awal pada era 90an akhir hingga awal 2000antentunya tidak asing kan dengan kartun har
173,708 views 14,190 shares
Bikin Ngelus Dada! Contoh Kegagalan Mengunci Sepeda Di Tempat Umum

Bikin Ngelus Dada! Contoh Kegagalan Mengunci Sepeda Di Tempat Umum

kejahatan bukan hanya terjadi karena ada niat pelakunya, tapi juga karena ada kesempatan! tampaknya hal tersebut cocok banget kalo buat gamb
176,381 views 8,229 shares
10 Tweet Tentang "New Normal" yang Isinya Sangat Menggelitik

10 Tweet Tentang "New Normal" yang Isinya Sangat Menggelitik

Belakangan ini kata-kata new normal sering kita dengar seiring yang belum ditemukannya vaksin untuk menghadapi pandemi virus Corona. Hal ini
1,615 views 0 shares