Kisah soekarno nonton film terbalik karena tak punya uang
Loading...
 
posted on WOW Keren
1,463 views
Kisah soekarno nonton film terbalik karena tak punya uang

Surabaya menyimpan banyak aset bersejarah. Mulai dari Tugu Pahlawan, hingga rumah masa remaja Soekarno di kawasan Peneleh, Surabaya.

Rumah sederhana ini milik HOS Tjokroaminoto, tokoh penting dalam sejarah Indonesia. Banyak catatan menyebut, pemahaman Soekarno tentang kebangsaan, patriotisme, kesadaran sebagai bangsa bermartabat dan merdeka, lahir di rumah ini. Lewat diskusi-diskusi kecilnya dengan Tjokroaminoto, dan koleksi buku pendiri Sarekat Islam ini.

Di buku 'Penyambung Lidah Rakyat', Soekarno mengatakan rumah ini sebagai dapur nasionalisme. Ia mengakui secara sadar atau tidak, Tjokroaminoto telah menggembleng dirinya. "Aku duduk dekat kakinya dan diberikan kepada buku-bukunya, diberikan padaku miliknya yang berharga. Ia hanya tidak sanggup memberikan kehangatan langsung dari pribadinya kepada pribadiku yang sangat kuharapkan," katanya.

Melihat Soekarno yang selalu bersemangat untuk belajar, Tjokroaminoto pun memperlakukan putra Raden Soekemi Sosrodihardjo ini seperti anak sendiri. Sesekali, tokoh Islam dan nasionalis itu malah mengajak Soekarno berkenalan dengan tokoh-tokoh nasionalis lainnya.

Di rumah ini, kita bisa melihat beberapa ruang yang menjadi saksi bisu kegelisahan Soekarno. Ruangan yang dulu dipakai sebagai ruang tamu keluarga Tjokroaminoto, kamar utama yang terbagi menjadi tiga petak. Petak pertama atau yang paling depan berukuran 3,5 x 3,5 meter, konon digunakan sebagai kamar tidur Tjokroaminoto. Sedangkan di petak ke dua, merupakan kamar tidur Soekarno. Kamar ini ukurannya sekitar 4 x 3,5 meter.

Kamar Soekarno tepat berhadapan dengan ruang khusus yang digunakan sebagai tempat penyimpanan buku. Konon, Soekarno suka belajar dan membaca buku-bukunya di kamar yang terletak di lantai dua. Di ruang berukuran sekitar 5 x 12 meter itu, Soekarno berbaur dengan 20 siswa yang kebetulan suka membaca buku.

Sebagai anak indekos, Soekarno mesti berhemat agar bisa bertahan hidup. "Setiap anak mempunyai sepeda. Aku sendiri yang tidak," kata Soekarno.

Ia mulai menabung, sampai terkumpul Rp 8, lalu dibelikan Fongers hitam mengkilap. Karena didapat dengan susah payah, Soekarno merawat sepeda ini dengan sangat hati-hati. Setiap hari dilap, kadang dicuci hingga tetap mengkilap. Sayang, suatu hari, sepedanya dipakai Harsono, anak berusia tujuh tahun. Diam-diam bocah ini menggenjot sepeda soekarno dan menabrak pohon sampai bengkok. Harsono syok, tertekan karena merasa sudah merusak barang kesayangan Soekarno.

Meski hatinya terguncang dan kecewa, Soekarno tak ingin terus meratapi diri. Ia kembali menabung, sampai terkumpul Rp 8 lagi. Ia langsung membeli sepeda lagi. Dan kali ini, ia membeli untuk Harsono.

Semangat Soekarno untuk menaklukkan segenap keterbatasan memang nampak jelas sejak kecil. Contoh lain, ia mengaku sangat suka nonton film. Karena tak punya uang, ia harus rela nonton film di tempat paling murah di belakang layar. "Waktu itu belum ada film bicara. Jadi aku harus membaca teksnya dan terbalik," kata Soekarno.

Sesungguhnya pengalaman Soekarno ini memberi pelajaran berharga bagi siapa saja. Bahwa dalam hidup yang serba terbatas, kita masih berpeluang untuk berdiri menjadi yang terbaik. Dalam situasi susah, kita masih bisa berbagi dan memberi makna pada orang-orang di sekitar kita.

Di mata Mendag Gita Wirjawan, Bung Karno adalah pribadi yang sangat mengagumkan. "Pada dasarnya, saya mengagumi tokoh yang pernah memimpin Indonesia ini. Dan tentu sangat wajar jika kita berkaca pada apa yang mereka lakukan. Hal positif yang mereka lakukan di masa lalu bisa diulang, dan kekurangan bisa diperbaiki," kata Gita di bukunya, 'Sebuah Perjalanan'.

Salah satunya, bagaimana Soekarno tak mengenal kata menyerah untuk meraih jenjang pendidikan yang lebih baik. Menurut Gita, Indonesia memang butuh semangat ini. "Sebagai negara dengan sistem demokrasi terbesar ke-3 di dunia serta sistem ekonomi terbesar ke-15 di dunia, Indonesia memiliki banyak peluang untuk bangkit menjadi negara maju. Sayangnya, potensi tersebut belum termaksimalkan. Memajukan pendidikan adalah upaya awal untuk memaksimalkan potensi tersebut," paparnya.

Memang, dalam proses perjalanan itu kadang harus berhadapan dengan banyak ujian. "Tapi jangan menyerah, karena terkadang kegagalan itu bisa memotivasi hidup. Saya sering gagal, sering salah, dan itu selalu membawa hikmah untuk apapun yang saya lakukan. Jadikan semua pengalaman itu sebagai pelajaran untuk menjadi lebih baik," tegas Gita.

Trending Now
Dibalik Romantisnya Foto PREWED, Ternyata Prosesnya LUCU juga !

Dibalik Romantisnya Foto PREWED, Ternyata Prosesnya LUCU juga !

Setiap orang pasti menginginkan acara pernikahannya menjadi moment romantis yang bisa teringat sampai kapanpun. Salah satu cara yang belakan
232,216 views 68,555 shares
28 Foto Operasi Plastik Orang Korea yang Bikin Kamu Geleng-geleng Kepala

28 Foto Operasi Plastik Orang Korea yang Bikin Kamu Geleng-geleng Kepala

Memiliki wajah yang sempurna merupakan impian bagi banyak orang. Namun hal itu kadang tidak dapat dinikmati oleh semua orang. Karena setiap
233,123 views 3,232 shares
10 Alasan Kocak Driver Ojol yang Cancel Orderan

10 Alasan Kocak Driver Ojol yang Cancel Orderan

Nggak bisa dipungkiri jika teknologi saat ini sangat berpengaruh dalam kehidupan kita sehari-hari, salah satunya adalah ojek online. Ya, keb
106,951 views 0 shares
10 Status Gagal Masak yang Bikin Kasihan Tapi Lucu

10 Status Gagal Masak yang Bikin Kasihan Tapi Lucu

Semua orang bisa makan, tapi nggak semua orang bisa memasak dan membuat makanan yang lezat. Berbicara tentang makanan, pasti nggak lepas dar
341 views 0 shares
10 Foto yang Diambil Sedetik Sebelum Terjadinya Kesialan

10 Foto yang Diambil Sedetik Sebelum Terjadinya Kesialan

Selain dalam pikiran, salah satu hal yang bisa kita lakukan untuk mengenang sesuatu adalah dengan mengabadikannya momen lewat jepretan kamer
241,911 views 19,965 shares
WOW Ternyata Gitu !! Foto-Foto Film Terkenal Sebelum Ditambah Efek Visual

WOW Ternyata Gitu !! Foto-Foto Film Terkenal Sebelum Ditambah Efek Visual

Kamu suka nonton film? Pasti banyak yang bilang suka nih. Pada tau belum sih kalo ternyata film-film sebelum dikasih efek visual malah kelia
242,453 views 7,141 shares
Nggak Semua yang Kamu Lihat Di Sosmed Itu Benar, Ini Buktinya!

Nggak Semua yang Kamu Lihat Di Sosmed Itu Benar, Ini Buktinya!

Dengan adanya media sosial, hampir setiap orang memamerkan semua momen yang mereka rasakan melalui foto lalu mengunggahnya. Dan terkadang ha
242,562 views 48,219 shares
10 Kegagalan Desain Bangunan yang Bikin Bingung plus Ngakak

10 Kegagalan Desain Bangunan yang Bikin Bingung plus Ngakak

Arsitek adalah pekerjaan yang mendesain suatu bangunan seperti rumah, gedung atau fasilitas umum lainnya. Dalam pekerjaannya arsitek harus
242,569 views 8,130 shares
9 Status Bocah di Facebook Ini Bikin Miris Dan Tepuk Jidat

9 Status Bocah di Facebook Ini Bikin Miris Dan Tepuk Jidat

Jika melihat fenomena media sosial saat ini, isinya bukan hanya digunakan oleh orang-orang dewasa aja, tapi banyak sekali anak-anak di bawa
849,791 views 0 shares
10 Tulisan Lucu di Belakang Truk yang Bikin Kita Tersenyum Kecut

10 Tulisan Lucu di Belakang Truk yang Bikin Kita Tersenyum Kecut

Salah satu ciri khas kendaraan umum di Indonesia adalah tulisan yang ditempel pada tubuh kendaraan. Yang paling sering kita jumpai adalah tu
406 views 0 shares