My Name Is Khan: Diskriminasi Ada Dimana-mana
Loading...
 
posted on WOW Keren
11,162 views
My Name Is Khan: Diskriminasi Ada Dimana-mana

Sungguh mati, semula saya tidak tahu bahwa mayoritas nama marga Khan di India, beragama Islam. Saya mengenal beberapa tokoh dunia dengan nama akhiran Khan, seperti Agha Khan dan Ayub Khan, tetapi tidak pernah terpikir apa agama mereka.

Saya baru ngeh ketika nonton film yang sedang top box office di Jakarta, yang bercerita tentang seorang penderita Asperger Syndrome, asal Borivali, Mumbai, India, bernama Rizvan Khan. Dan dari sanalah alur cerita film ini dimulai, yaitu diskriminasi.

My Name is Khan adalah film mengenai seorang yang berperangai aneh, karena dia menderita sindroma sejenis autis dan terdiskriminasi karena agamanya. Dan diskriminasi selalu identik dengan ketidak-adilan. Dan ketidak adilan dilarang agama apapun. Rizvan yang mengikuti adiknya yang sudah sukses karena berniaga setelah hijrah ke San Francisco, pertama-tama dihadang oleh petugas satpam bandara San Francisco yang mencurigainya. Kembali karena namanya bermarga Khan. 3 jam dia diperiksa dan ditanya sana-sini hanya karena petugas imigrasi tidak yakin akan niat baiknya masuk ke Amerika. Mungkin petugas imigrasi bandara terkecoh akan keanehan sikap Khan yang memang penderita Asperger, tetapi alasan etnis dan agama nampak lebih kental mendominasinya. Singkat kata, Khan akhirnya bisa masuk ke Amerika dan bertemu adiknya. Lebih lanjut, dan disinilah cerita itu mulai kelihatan gregetnya, ketika Khan menikah dengan seorang janda cantik, juga keturunan India, yang serunya beragama Hindu. Mandira mempunyai anak menjelang remaja, yang ganteng, pintar, aktif, kritis dan banyak teman, dan karena ayah tirinya bernama Khan, dia menjadi Sameer bermarga Khan. Sameer yang semula mempunyai banyak teman bermain kemudian dimusuhi dan akhirnya dibunuh, hanya karena dia bermarga Khan, meskipun para pembunuh tahu persis bahwa Sameer beragama Hindu.

Disitulah hebatnya film ini mulai mengirimkan pesan. Diskriminasi ternyata binatang dengan banyak variabel. Karena kebencian warga Amerika yang memuncak akibat peristiwa 9-11, mereka mencederai bahkan membunuh Sameer Khan, meskipun dia tetap Hindu. Film ini dengan sangat halus dan implisit menceritakan bahwa diskriminasi bisa menjadi pisau bermata banyak. Korban diskriminatif mulai mengenai mereka yang beragama Islam, terus menjalar ke manusia bernama Khan, pemeluk Hindu, dan juga kulit berwarna lainnya. Diskriminasi membelit tanpa bisa dikontrol dan diprediksi larinya. Bahkan orang Amerika pun diceritakan dalam film itu juga terkena diskriminasi. Semua orang Amerika dicap sebagai binatang kapitalis, antek Yahudi bahkan Zionis dan di gebyah-uyah bernaluri penjajah. Diselipkan dalam film itu, adegan bagaimana menara kembar WTC diserang oleh 2 pesawat kamikaze yang mengakibatkan ribuan warga Amerika dan non-Amerika, beragama tertentu atau tidak beragama, berkulit putih atau berwarna, terpanggang kaku. Diskriminasi memang menjadi abstrak, bahkan absurb, tak jelas, tak berwadag, tak tahu lagi kemana arah moncong senjata kebencian ditembakkan. Ia bisa mengenai siapa saja yang hidup di alam ini, menghancurkan peradaban, meniadakan kemanusiaan, tanpa pola, dan tentu saja meluluh lantakkan keadilan. Itulah diskriminasi.

Meneruskan cerita tentang My Name is Khan, ia juga menggambarkan bagaimana kaum miskin di daerah Georgia, Amerika, yang mayoritas dihuni oleh kulit berwarna, terdiskriminasi oleh lajunya pembangunan Amerika dan kena getahnya dalam bentuk bencana alam. Mereka menderita karena banjir bandang dan dikesankan sangat lambat di rescue oleh pemerintah Amerika. Rizvan Khan dan Mandira Khan, suami isteri dengan identitas sangat baur digambarkan ikut menolong korban tanpa kenal lelah, tanpa pamrih. Kembali, diskriminasi tak menggambarkan dengan jelas siapa korban dan siapa pelaku. Suatu saat dan untuk kasus tertentu, seseorang bisa menjadi korban diskriminasi, sementara pada waktu yang hampir bersamaan dia bisa menjadi pelaku diskriminasi untuk kasus yang lain.

Fishbein (1996), seorang Psikolog Sosial dari Amerika, mengatakan bahwa diskriminasi lahir karena adanya stereotype dan prejudice. Discrimination involves harmful actions against others because they belong to a particular group. We often see that stereotyped beliefs and prejudiced attitudes will reveal themselves in discriminatory behavior. Stereotype sering sulit dihilangkan dari persepsi kita. Kadang, bahkan dengan data yang sangat minimal, orang dengan mudah menanamkan persepsi tentang suatu komunitas dengan cepat dan melekat. Dan ini sangat jauh dari rasional. Ketika seseorang menjadi korban penjambretan dan si penjahat, setelah tertangkap, ternyata berasal dari suku tertentu, maka dengan mudah ia mempersepsikan bahwa semua orang dengan suku itu merupakan tukang jambret. Prejudice atau prasangka-buruk menjadi menjadi sebab lain yang ikut memudahkan melahirkan diskriminasi. Ia lahir karena orang mempunyai negative premature assumption yang bahkan sudah berada dalam belakang kepalanya sebelum data apapun dia miliki.
Diskriminasi memang sangat merusak. Ia membuat korban menjadi menderita bahkan sering meminta nyawanya. Tak heran bahwa dimana-mana protes mengenai diskriminasi diteriakkan orang. Termasuk Rizvan Khan, yang harus lari-lari dari San Francisco ke Washington, untuk menemui Presiden Obama. Setelah berhasil, dari kejauhan Khan berteriak-teriak tanpa henti : "Mr President, my name is Khan, and I am not a terrorist��..My name is Khan, and I am not terrorist�..My name is ����". Jengah mendengar teriakan berulang-ulang dari Rizvan, akhirnya Obama menoleh dan memanggil Khan untuk mendekat. Dia memeluk Khan sambil mendengar derita Khan yang dijauhi isterinya, sementara anak tirinya, bernama Sameer dibunuh, karena bermarga Khan. Obama mendengar dan ikut empati dengan Razvan. Sayang dia tidak bisa menghidupkan kembali Sameer yang sudah dikubur beberapa hari yang lalu. "Mr President, my name is Khan��"

Trending Now
Buat Kamu yang Sering Batalin Pesanan Ojol, Coba Deh Liat Perjuangan Driver Ini!

Buat Kamu yang Sering Batalin Pesanan Ojol, Coba Deh Liat Perjuangan Driver Ini!

Ojek online kini menjadi primadona baru transportasi masyarakat kita Pulsker. Selain nyaman sampai tujuan, harga yang ditawarkan juga tidak
4,853 views 0 shares
Ternyata Ini Makna yang Ada Dibalik Nama dan Logo Merek Terkenal Dunia

Ternyata Ini Makna yang Ada Dibalik Nama dan Logo Merek Terkenal Dunia

Apalah arti sebuah nama, begitu kata pepatah lama mengatakan. Tapi dalam dunia bisnis dan industri nama atau merk menjadi sangat berarti unt
8,052 views 500 shares
Kumpulan Meme Gaya Orang Narik Uang di ATM Ini Akan Mengocok Perutmu

Kumpulan Meme 'Gaya Orang Narik Uang di ATM' Ini Akan Mengocok Perutmu

Buat seseorang yang menyimpan uang di Bank, kebanyakan pasti punya yang namanya kartu Anjungan Tunai Mandiri atau yang disingkat ATM. Apala
172,255 views 8,646 shares
Foto-Foto Keren yang Sengaja Diambil Pada Waktu yang Tepat Ini Akan Membuatmu Terkesima

Foto-Foto Keren yang Sengaja Diambil Pada Waktu yang Tepat Ini Akan Membuatmu Terkesima

Kamu bisa mengabadikan moment apapun dengan kamera. Tapi tidak semua yang kamu dapat akan terlihat unik dan menakjubkan. Nah, beberapa foto
302,741 views 10,225 shares
10 Momen Serba Salah yang Malah Bikin Canggung

10 Momen Serba Salah yang Malah Bikin Canggung

Setiap orang pasti menginginkan hidup tanpa masalah. Tapi siapa yang tahu, karena nasib sudah diatur oleh Tuhan. Kita sebagai manusia hanya
4,527 views 0 shares
Begini Kelakuan Narsis Hewan Kalau Pengen Difoto

Begini Kelakuan Narsis Hewan Kalau Pengen Difoto

Foto narsis kini seolah menjadi kebutuhan manusia agar dibilang keren, terutama untuk eksis di media sosial. Tapi taukah kalian Pulsker, kal
4,090 views 299 shares
8 Beda Percakapan Emak Indonesia dan Emak Luar Negeri Ini Sukses Bikin Ngakak

8 Beda Percakapan Emak Indonesia dan Emak Luar Negeri Ini Sukses Bikin Ngakak

Setiap ibu pasti punya cara yang berbeda dalam mendidik anaknya. Ada yang sabar, ada yang sukanya ngomel, ada yang cuek, ada juga yang overp
7,759 views 140 shares
10 Foto Bukti Orang Indonesia Memang Sangat Kreatif

10 Foto Bukti Orang Indonesia Memang Sangat Kreatif

Masyarakat Indonesia dikenal dengan sifatnya yang ramah terhadap orang lain. Selalu tersenyum dengan orang yang bahkan belum kita kenal sebe
15,264 views 339 shares
7 Status Lucu Para Netizen Saat Naik Angkutan Umum, Gemesin Dah

7 Status Lucu Para Netizen Saat Naik Angkutan Umum, Gemesin Dah

Masyarakat Indonesia sudah tidak asing lagi dengan media sosial, selain sebagai sarana komunikasi, juga sebagai media untuk netizen curhat t
38,971 views 0 shares
15 Foto Menakjubkan Yang Diambil Tanpa Bantuan Photoshop..Keren!!

15 Foto Menakjubkan Yang Diambil Tanpa Bantuan Photoshop..Keren!!

Alam dan manusia adalah dua seniman besar yang hebat. Bisa dibayangkan jika mereka berkolaborasi akan menghasilkan karya yang luar biasa. Sa
77,078 views 5,871 shares