Artificiality - 3
Loading...
 
posted on WOW Keren
3,157 views
Artificiality - 3


:`Cerita ini hanya fiktif belaka apabila ada kesamaan nama tokoh , latar , alur cerita dll , itu semua adalah ketidak sengajaan semata . ` (> u - ) V..

udh baca Artificiality Prolog , 1 dan 2 belum ? yang belum kunjungi profilku sekarang ~ monggo ~ (http://chelline.pulsk.com/) cpet yg belom sono gih << maksa :v - jgn lupa di-wow ya :D hehe

Note : tanda koma atas ( ' ) berarti berkata dalam hati

Genre : whatever~ :v
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

-3



Suara teriakan melengking menembus telingaku , suara yang tak asing ditengah ruangan gelap yang tak kukenali .

seberkas cahaya muncul entah dari mana , ku ikuti cahaya tersebut . semakin jelas suara jeritan jeritan pilu ditambah tawa mengerikan seorang gadis .

" aku ingin mengajakmu "

" he-eh !! "

" Ayo kita bermain "

" Gyaaa !! "

langkah ku terhenti , didepan pintu bernomor 134 .

deg ,

mungkinkah terjadi pembunuhan lagi ? rasa penasaran mengalahkan rasa takutku , ku intip lewat celah pintu yang terbuka .

rambut pirang terurai menyentuh lantai , gadis itu memunggungi ku , posisinya sedang duduk ditengah ruangan . ia tertawa puas , darah segar menodai tubuh , rambut serta pisau yang digenggamnya . darah mengalir memenuhi ruangan .

kulihat seseorang yang berbaring didepannya , astaga itu .. ' Tsuki ' , terbaring sekarat , mungkin kehabisan darah , matanya melirik kearahku , berkaca - kaca , " Rinne .. to..tolong " .

aku menatapnya tak percaya , nafasnya tersengal . apakah aku harus menolongnya ? gadis berambut pirang menyadari kehadiranku , ia menoleh menatapku hampa .

" Rinne .. sedang apa kau berdiri disana ? "

deg ,..

kaku dapat kurasakan diseluruh tubuhku .. " a-apa yang kau lakukan pada Kagari , Yami ! ? " , mata Yami menyipit , ia tersenyum . " tidak apa apa " ungkapnya seraya menyeringai . Yami bangkit , ia berjalan kearahku , seragamnya lusuh ternoda darah . " Rinne .. aku telah membalas dendammu " jelasnya , aku menggeleng cepat , " t-tapi tidak seperti itu juga ! " , ia tertawa , " he-eh ? " , " rasa dendammu adalah dendamku juga .. "

" jadi .. kau benar benar pembunuh dikamar 134 ini ? "

Yami mengangguk , menampakkan seringai kecil .

" Kau akan tertangkap CCTV yang dipasang disekitar kamar ini !"

Yami menggeleng .

" tenang saja "

" aku pintar dalam bermain petak umpat "

~~

" ukh " , kusadari itu hanya mimpi , aku terbangun di Kamarku . disampingku berdiri Minato-san , dan teman teman lainnnya .

" syukurlah kau sudah bangun " , aku mengangguk lemah . kepala , lengan dan kakiku telah diperban . " aku sampai khawatir , kau tidak sadar selama 1 hari penuh " ujar Sakura cemas . aku tersenyum , " yang terpenting kau tidak apa apa " .

" uhm.. Rinne-san " , aku menoleh , " ada apa minato-san ? " , " telah terjadi pembunuhan , dikamar 134 .. ini menjadi kasus ke 15 .. teman sekelasmu , Tsuki Kagari meninggal dunia " bisik Minato-san ditelingaku . aku terkejut , namun tak tampak wajah sedih di mata teman - teman lainnya .

" benarkah , Kagari-san .. meninggal dunia ? " , seluruh murid mengangguk , " sudahlah , itu memang pantas untuk.. " Myuku langsung menutup mulut Kirika , " huh , tidak sopan ! " tegur Myuku kemudian .

aku memandang mereka bingung , " ada apa ini ? " , mereka semua langsung menggelengkan kepala . seperti ada rahasia yang mereka sembunyikan dariku , memang siapa sebenarnya Tsuki Kagari ? , padahal aku baru mengenalnya 1 hari , apa ucapan Yami kemarin ditaman benar ?


~~

1 hari sebelumnya ,

" Silahkan duduk disamping Kagari , " setelah selesai perkenalan aku mengamati sekitar sebelum duduk dibangkuku , padahal bangku kosong masih ada 3 atau dua dipaling depan , kenapa tidak mengisi bagian paling depan terlebih dahulu sebelum mengisi bangku paling belakang ? .

aku berjalan melewati barisan murid murid yang banyak berbisik bisik , aku mendengar salah satu bisikan para murid .

" kenapa harus dengan Tsuki ? mungkin jika aku menjadi dia , aku akan bersikeras untuk pindah dari bangku tersebut " ,

atau bisikan lainnya ,

" kenapa ia mau ya ? aku saja baru pertama duduk denganya langsung muak.. "

" aku mungkin akan bunuh diri setelahnya , ingat saat ia memukul ku dengan tongkat baseball ? hanya karena aku menghilangkan penghapusnya ? lihat luka memar ditanganku masih ada .. "

dan banyak bisikan bisikan menyakitkan lainnya yang kudengar disepanjang barisan .

akhirnya aku duduk disamping Kagari-san . aku mencoba berkenalan dengannya , " hai , aku Rinne , cukup memanggilku seperti itu " , ia mendengus kesal , mungkin merasa terngganggu . " oh " balasnya cuek .

Kini aku mulai penasaran dengan pribadinya . " apa hobi mu ? " tanyaku , ia menoleh ketus kearahku , " aku menyukai musik , dan berhentilah bertanya padaku ! lihatlah aku sedang menulis sekarang ! " bentaknya penuh emosi .

aku terdiam . tak terasa bel istirahat akhirnya berbunyi ,

Tsuki bangkit dan keluar dari mejanya , " kau mau menitip makanan padaku ? " tanyanya menawariku . aku menggeleng , ' sepertinya ia baik ' .

Tsuki segera berlalu , tak berselang lama , para gadis mengerubuniku , mereka memuji dan ingin berkenalan denganku .

~

Aku tak sengaja menemu Yami di taman belakang sekolah , sebelum pelajaran olahraga dimulai , aku juga masih bingung dimana ruang ganti berada .

" aku tak punya alasan untuk tidak berteman dengannya " ungkapku .
Yami terdiam .

" ia jahat .. " aku terhenyak , " uhm? kau tau darimana ? " , ia memutar bola matanya , " Miya yang mengatakannya " jelasnya polos . " kau sudah menginjak kelas 3 SMP , masih percayakah kau dengan teman khayalan ? " , " t-tapi , aku hanya tidak ingin Rinne terluka " kembali ia tertunduk .

aku mendesah , " aku-aku juga tidak ingin membunuh siapapun lagi " kutegakkan sandaranku , " memang seperti apa Tsuki dimatamu ? " , tampak bola matanya bergerak kesudut kanan mata .

" ia kasar " ucapnya dengan nada sedikit bergetar . " heh ? kasar bagaimana ? " , ia memandangku dalam , " ia akan menyakiti siapapun yang berbuat salah padanya " , " benarkah ? " , Yami mengangguk . " begitu ,, "

" semua murid tidak suka padanya " ,

" Hei , Rinne-san ~ pelajaran olahraga sebentar lagi dimulai ~ " panggil Atsuko dari lapangan . aku membalasnya dengan senyuman kecil .

" sebelum itu , Yami .. apa kau tau tempat untuk ganti baju ? " ,

Yami menunjuk salah satu koridor , dan memberitahuku arah yang harus kutempuh untuk sampai diruang ganti .


~~


" baiklah istirahatlah sampai kau benar benar pulih " ucap Minato-san lembut , aku membalas dengan anggukan . " baiklah ayo , semua kembali kekelas " .

10 menit kemudian , Yami datang dan langsung duduk ditepi tempat tidur . " aku sudah memperingatkan padamu ! lihat kau jadi terluka seperti ini " gerutu Yami kesal . aku menyeringai lebar , " habis , ucapanmu kurang meyakinkan ".

" uhm Yami , " panggilku ,

" huh ? apa ? " , " apa benar kau yang membunuh Tsuki Kagari-san ? " Yami menggeleng , " bukan aku , Miya yang memaksaku ! " ujarnya setengah berteriak . " namun , kenapa Miya tidak membunuhku ? "

" a-aku tidak tau ! m-mungkin ~ kau tidak punya salah pada Miya !! " ,

aku terkekeh , " tapi , apa Miya tidak merasa bersalah sama sekali ? " .

" Miya adalah rasa dendamku , aku tak bisa menahannya , ia menyuruhku , memaksaku .. sebenarnya aku tidak mau ,, tapi .. "

" tapi apa ?"

" Aku takut mati .. "

aku terhenyak , memandangnya penuh tanda tanya .

" maksudmu , Miya akan membunuhmu jika kau tidak menuruti kemauannya ? "

Yami menangguk lemah .

" ia akan menggunakan tubuhku , pukul 12 samapai 3 malam , atau kadang kapan saja ia mau .. sulit ~ kepuasan dari dendam itu adalah makanannya "

" karena itulah aku takut .. aku takut ada seseorang yang berbuat salah padaku akan ikut terbunuh " lanjutnya lesu .

" kau sedang tidak mengada ngada kan ? " ucapku bimbang . " jadi selama ini kau tidak mempercayaiku ?! " aku tertawa kecil . " bukan begitu "~

' jika seperti ini , bagaimana caranya menyatakan rasa dendam sebagai pelaku ? tapi mereka pasti tidak akan mempercayainya , tapi jika aku menuduh Yami , ia tidak bersalah sama sekali .. ia hanya seperti boneka yang digerakkan seseorang . Yami juga dapat dikatakan sebagai sandera dalam kasus ini .. bagaimana ini !! '

" tapi , aku cukup senang setelah membunuh Tsuki , semua murid terlihat lebih ceria hari ini " Yami menggeser posisi duduknya .

" aku heran , senang setelah membunuh orang , "

" sudah kubilang aku tidak membunuh siapapun ! " teriak Yami jengkel .

" lalu , ke 14 kasus sebelumnya , mereka juga bersalah padamu ? "

Yami mengangguk , ia mengambil figura berwarna biru dengan foto seoran wanita yang telah retak dan patah .

" Nami , ia menjatuhkan figura ku , ini foto ibuku ~ karena itu Miya membunuhnya " , aku menepuk kening ku seraya menghela nafas .

" astaga ~ katakan pada Miya , biar aku yang membeli figura baru ! " ucapku kesal .

" aku juga ingin ! bagaimana jika besok ? besok hari libur , kita diperbolehkan berjalan jalan di sekitar kawasan asrama ? disana ada berbagai macam toko dan aksesoris manis !! besok kesana ya ~ " ajak Yami penuh harap .

" ya ~ tapi hanya untuk mengganti figura yang patah ini ya "

Yami mengangguk senang .




~ To be Continued





huehehe ~~ Terimakasih bagi para pulsker yang udh baca cape cape smpe bawah ~ maap lnjutinnya bru skrng ~ kemarin acara dirumah ~ hehe ~ amfuunn ~ maap jg ga terlalu banyak

~ Kritik dan saran sangat dibutuhkan

~ Wow dan Komentar sangat dianjurkan ( klo menurut anda bgus aja ~ klo jelek tinggal dikomen apa yg kurang )

~ Sekian dan terimakasih ~ terimakasih banyak !!

Trending Now
10 Orang yang Berfoto di Depan Kamera dengan Gaya Menggelitik

10 Orang yang Berfoto di Depan Kamera dengan Gaya Menggelitik

Jaman dulu mengabadikan momen melalui foto adalah hal yang mewah. Kita harus memiliki kamera terlebih dahulu agar bisa menciptakan momen mel
6,162 views 0 shares
10 Momen Apes Dibonceng Motor yang Bikin Deg-deg an

10 Momen Apes Dibonceng Motor yang Bikin Deg-deg an

Musim hujan telah tiba. Ada pepatah mengatakan jika "sedia payung sebelum hujan". Hal itulah yang harus kita persiapkan ketika musim hujan t
18,101 views 0 shares
Beginilah Wajah 14 Karakter Princess Disney di Dunia Nyata

Beginilah Wajah 14 Karakter Princess Disney di Dunia Nyata

Pulsker yang suka banget sama kartun karya Disney mana nih suaranya? Kartun dari Disney emang ga ada matinya ya Pulsker, meskipun udah kuli
308,574 views 23,460 shares
14 PLAT NOMER KENDARAAN UNIK DAN LUCU DI INDONESIA

14 PLAT NOMER KENDARAAN UNIK DAN LUCU DI INDONESIA

Indonesia tidak kalah kreatif dalam memilih nomer cantik, entah itu nomer telpon ataupun plat nomer. Meskipun biayanya mahal tapi tetap saja
287,642 views 7,312 shares
10 Status Orang Ambil Foto di Google yang Bikin Malu

10 Status Orang Ambil Foto di Google yang Bikin Malu

Awalnya media sosial tercipta untuk hiburan semata. Menyenangkan, kita bisa bermain media sosial hingga mengenal banyak orang di dunia maya.
598,310 views 0 shares
PENEMUAN-PENEMUAN WOW Jepang Yang NYELENEH tapi CERDAS Luar Biasa!

PENEMUAN-PENEMUAN WOW Jepang Yang NYELENEH tapi CERDAS Luar Biasa!

Jepang! gak abis-abis ngomongin negara nyelempit mirip kue semprit dan bermata sipit ini. selain terkenal dengan kekuatan agresinya pada mas
290,996 views 7,283 shares
10 Spanduk Pecel Lele yang Isinya Nyeleneh

10 Spanduk Pecel Lele yang Isinya Nyeleneh

Setiap orang pasti punya makanan favoritnya masing-masing.cara membuat orang Indonesia, biasanya makanan yang bikin lahab adalah lalapan dan
10,154 views 0 shares
10 Chat Kocak Orang Tua dengan Anak Ini Bikin Senyum-Senyum Sendiri

10 Chat Kocak Orang Tua dengan Anak Ini Bikin Senyum-Senyum Sendiri

Jaman sekarang, dengan adanya kemajuan teknologi kita bisa dengan mudah berkomunikasi dengan orang lain tanpa bertemu langsung dengannya. K
578,948 views 2,710 shares
Ngakak ! Korban Iklan Ini Ngga Sesuai Sama Kenyataan!

Ngakak ! Korban Iklan Ini Ngga Sesuai Sama Kenyataan!

Iklan memang salah satu sarana promosi dalam strategi pemasaran produk. Sehingga sangat wajar dalam sebuah iklan, yang ditampilkan pastilah
442,539 views 17,421 shares
10 Tulisan Peraturan yang Isinya Ngaco Banget

10 Tulisan Peraturan yang Isinya Ngaco Banget

Biasanya peraturan dibuat agar hidup kita lebih teratur dan terarah. Peraturan sendiri ada yang tertulis maupun tidak tertulis. Peraturan te
4,995 views 0 shares