Artificiality - 6
Loading...
 
posted on WOW Keren
3,359 views
Artificiality - 6

:`Cerita ini hanya fiktif belaka apabila ada kesamaan nama tokoh , latar , alur cerita dll , itu semua adalah ketidak sengajaan semata . ` (>u - ) V..

picture ( cover ) : Isoshima kurumi << pinjem gugel

udah baca Artificiality prolog , 1 , 2 , 3 , 4, dan 5 belum ? ntar nggak ngerti ceritanya lho ..

monggo ~ ( chelline.pulsk.com ) buka Profil saya ! << maksa :v ~ sekalian jgn pelit Wow ya :D ~ << abaikan

Note : tanda koma atas ( ' ) berarti berkata dalam hati << abaikan juga

Genre : whatever~ :v

+ yee ... akhirnya setelah UTS saya bisa lanjutin cerbung ini !! dan maap klo lnjutinnya kelamaan ~ amfuun

~ moga suka ~
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

-6



Sudah 3 bulan berlalu begitu cepat , hujan awal musim panas membasahi seluruh kota . membuat pelajaran praktek olahraga diundur sampai minggu depan . aku sedang duduk bertopang dagu dikelas , tidak ada pekerjaan yang ingin atau harus dilakukan .

hmm.. mengenai kasus kamar 134 , Kini Yami telah dapat bersosialisasi dengan baik , dengan teman teman barunya . Ia pun hampir tidak pernah selama 3 bulan ini membunuh siapapun . kurasa ia telah mendapatkan kebahagiaannya . tanpa diganggu oleh Miya , kurasa .

" Hei !! " , seseorang memegang pundakku , membuyarkan lamunanku . " Rinne-chan , jangan melamun , nanti kerasukan lho " canda Myuku , aku membalasnya dengan senyuman tipis .

" memang , kau habis dari mana ? " tanyaku mendongak menatap Myuku yang sedang berdiri ditepi mejaku . " aku hanya berjalan lima langkah ke meja Kirika-chan " , unjuknya mengarah ke meja Kirika yang dipenuhi oleh gadis gadis yang sedang berceloteh tidak jelas .

" kami sedang membahas tentang liburan musim panas ini !! " ceritanya bersemangat , ia duduk di kursi kosong yang berada disebelahku yang dulu ditempati oleh Tsuki .

" Rinne-chan memang mau kemana liburan musim panas ini ? " ,

" ke kampung halamanku " jawabku singkat .

" dimana ? " tanyanya lagi , bola mataku berputar mencoba memikirkan jawaban , karena jika aku menceritakannya , kemungkinan markas rahasia SAP akan terbongkar .

" mungkin kami bisa mendatangi kampung halamanmu " lanjutnya ,

" ehh .. t-tapi .. ekhm begini , kampung halamanku jauh dari sini , tempatnya berada didesa terpencil , rumahku pun tidak besar , pasti tidak akan muat untuk menginap " jelasku beralasan .

" ohh.. begitu , yasudahlah , aku akan kembali ke meja Kirika-chan , dahh " , Myuku pun beranjak pergi menuju meja Kirika . Aku menghela nafas lega , " hampir saja " .


~~


Yami menggeleng , setelah aku bertanya kemana ia akan pergi liburan musim panas ini .

" rumahku disini " ujarnya dan kembali menyeruput teh hangat yang ia pesan sekitar 15 menit yang lalu .

" benar juga " ucapku disertai helaan nafas . " memang Rinne mau kemana ? " tanyanya , " kampung halaman " .

Yami sedikit menggeser posisi duduknya mendekat kearahku .

" disini saja .. Rinne .. disini saja " ia menatapku berkaca kaca , nada suaranya pun sedikit memelas .

" k- kenapa ? " ,

" Karena kau Miya tidak mau membunuh " Yami menunduk menggoyang goyangkan gelas berisi teh yang hampir habis .

Aku tertegun mendengar penjelasannya , jadi selama ini , karena aku ? tapi , aku harus memberikan informasi ini kepada para agen SAP .

" maaf , Yami .. tapi aku tetap tidak bisa " tolak ku halus .

Hembusan angin terasa sampai menusuk tulang . suasana hening seketika , tangan Yami beralih dari gelas teh yang sekarang telah kosong , merayap mencengkram lengan kananku . cengkaramnnya semakin kuat ditengah keheningan , hanya suara air hujan yang jatuh menyentuh tanah yang terdengar .

" y-yami ? " , ketakutan menyelimuti diriku , " a-ada apa ini ? " , Yami tetap menunduk , sampai aku tak dapat melihat wajahnya .

" Rinne , . . a-apa karena Minato-sensei ? " , Tangan mungil nya semakin mengeratkan cengkramannya ,

" ini tidak ada hubungannya dengan Minato-san " jelas ku sedikit membentak , tanpa kusadari tetes demi setetesair jatuh mengenai gelas teh yang berada didepan Yami .

" kau tau .. bagaimana penyesalan seseorang setelah membunuh 15 orang ? " , aku tertegun mataku melotot ngeri . aku telah kehabisan kata kata , dadaku terasa sesak .

" walaupun bukan aku .. tapi , aku dapat merasakannya .. aku dapat menyaksikannya ... " jelasnnya disertai isak-an yang membuatku tak tega mendengarnya .

" tidak kah kau mengetahui .. kini aku telah bahagia !! " dengan cepat kepalanya mendongak , memperlihatkan wajah lembab dipenuhi air mata yang terus mengalir . sama seperti keadaan cuaca hari ini .

Bagaimana aku harus menolaknnya ? tatapannya membuatku tidak tega menolaknya ..

Aku bangkit dan segera berlari tanpa menengok sedikitpun kebelakang .


~


" Seluruh Agen membutuhkan informasi tersebut untuk diberikan pada pihak kepolisian !! " Bentak Minato-san tegas , aku tertunduk .

haruskah aku menjelaskan mengenai Yami ? tentang keberadaan Miya ? dapatkah Minato-san mempercayainya ?

" t-tapi , Minato-san .. kalau aku pergi , pembunuh tersebut akan melakukan pembunuhan lagi ! " jelasku tak kalah tegasnya .

Minato-san mengembangkan senyuman tipis , ia menghampiriku .

" kau tau dari mana ? " , pertanyaan itu membuat jantungku berhenti , kosong seluruh pikiranku . BODOH !!

" b-begini .. a-a-aku .. " , sial , aku kehabisan kata kata ..

" itu hanya firasatku saja " ucapku ragu ,

Kembali Minato-san tersenyum , " baiklah kalau begitu , berarti tidak ada alasan untukmu agar tidak ikut pergi kembali ke markas " .

Wanita itu berjalan santai keluar dari ruangnya , meninggalkan aku yang berdiri mematung ditengah ruangan .

apakah dengan ini Yami akan membunuhku ?


~~



" baiklah aku mengerti .. namun , selama kau pergi , ikatlah aku dikamar ... agar aku tidak pergi kemanapun " pintanya sendu .

aku ternganga , " aku tidak mungkin melakukan itu " .

" kalau begitu , kurung saja aku dikamar " ,

" itu juga tidak " ,

" lakukan saja ! " selanya cepat , ia menatapku dalam .

aku tak bisa membantah lagi . karena mungkin jika aku tak melakukannya seseorang akan mati sia - sia .


~~


Serasa waktu berputar begitu cepat , Liburan Musim panas pun telah diumumkan . untung saja aku telah membeli beberapa bahan makanan untuk Yami .

" sudah dikunci jendela ? kalau perlu pasang saja kayu kayu untuk menutupi Jendela dengan paku " ucapnya lesu ,

" apa kau benar benar tidak apa apa ? lihat wajahmu terlihat muram akhir akhir ini " ucapku yang sedang memegang koper dan menenteng tas ransel di lengan satunya .

Yami mengangguk dan tersenyum paksa , " sungguh aku tidak apa apa " .

aku menarik koper keluar dari ruangan , melepas genggaman tanganku yang sedang memegang koper untuk mengambil kunci dari kantung baju ku .

kutarik pintu kamar 134 secara perlahan , " hati hati dijalan Rinne " itulah kata kata terkahir yang kudengar sebelum menutup pintu kamar ini . ia memejamkan matanya dan tersenyum lebar , melambaikan tangan , dan yang membuatku sesak adalah air mata ditengah senyum manisnya . pintu kamar pun benar benar terkunci sekarang . pasti ia benar benar tersiksa , fikirku .

Kepalaku membentur pintu dengan sengaja , air mataku tumpah .

" maafkan aku "


~~


" Kau berangkat saja duluan , aku akan menyusul mu lusa nanti , banyak pekerjaan yang harus kukerjakan sekarang " ucap Minato-san yang membantuku memasukkan koper serta barang lainnya kedalam taksi . aku hanya mengangguk menuruti ,

setelahnya , taksi pun melaju ..

~~


Setelah turun dari kereta , Meiko telah menungguku .

" Kirasaki-kun " panggilnya ceria , aku berlari cepat dan menutup mulutnya . " ingat aku sedang menyamar " bisikku .


~~


aku merebahkan diri didalam kamarku , Sebelumnya aku telah menginformasikan tentang kasus kamar 134 tersebut keapada para agen .

Kini pukul 12.37 , aku sedang tidak bisa tidur membayangkan Yami yang sendirian didalam kamar bersama Miya . , " brzzzttt ... brrzzztt " handphone ku bergetar diatas kasur , segera ku angkat panggilan yang ternyata dari Minato-san .

" ada apa kau memanggilku " , tidak ada jawaban , hanya suara nafas seseorang yang terengah engah , seperti habis lomba lari .

" Minato-san ? " , tetap tidak ada balasan ,

aku tetap menggenggam erat handphone ku , kupanggil namanya berkali kali , tetap saja suara itu yang muncul .

" K-keotta ... t-tolong aku " ucap Minato-san dari balik telepon , suara nya berbisik , seperti mengumpat dari sesuatu .

" a-ada apa ?!! " tanyaku panik .

" cepatlah !! " mataku melotot panik , kuperjelas pendengaranku , suara nafas tersengal sengal dan suara langkah kaki yang kian mendekat ..

jangan jangan !! ~

" tut ~ tut " sambungan terputus , tanpa persiapan apapun , aku segera berlari menuju stasiun yang kebetulan jaraknya hanay sekitar 500 meter dari Markas .

didalam kereta , aku terus berusaha menelepon Minato-san .,

akhirnya setelah beberapa kali kucoba , sambungan terhubung juga ,

" halo .. halo .. minato-san? " tanyaku panik ..

" hhh.. !! kau dimana ? Keotta-kun ! " ,

" tunggulah !! aku sedang dalam perjalanan "

" cepatlah .. " " brakk !! " " tut ~ tut " , sambungan kembali terputus , apa yang terjadi disana ?

" Miya itukah kau !? "

~~


To be continued ~



Terimakasih yang sudah baca sampe bawah ~~

Krtik dan saran sangat saya butuhkan ~

Wow dan komentar sangat dianjurkan ( kalau menurut anda bagus aja )

Terimakasih atas parsitipasi anda ~

~ yang sudah ngeliat saya ucapkan terimakasih ~ :'v

ga kerasa bentar lagi Artificiality akan segera tamat ~ mungkin 1 - 2 part lagi ~ hoho .. maap kedikitan ~ hohoho .. amfuun

Trending Now
10 Orang yang Berfoto di Depan Kamera dengan Gaya Menggelitik

10 Orang yang Berfoto di Depan Kamera dengan Gaya Menggelitik

Jaman dulu mengabadikan momen melalui foto adalah hal yang mewah. Kita harus memiliki kamera terlebih dahulu agar bisa menciptakan momen mel
6,162 views 0 shares
10 Momen Apes Dibonceng Motor yang Bikin Deg-deg an

10 Momen Apes Dibonceng Motor yang Bikin Deg-deg an

Musim hujan telah tiba. Ada pepatah mengatakan jika "sedia payung sebelum hujan". Hal itulah yang harus kita persiapkan ketika musim hujan t
18,103 views 0 shares
Beginilah Wajah 14 Karakter Princess Disney di Dunia Nyata

Beginilah Wajah 14 Karakter Princess Disney di Dunia Nyata

Pulsker yang suka banget sama kartun karya Disney mana nih suaranya? Kartun dari Disney emang ga ada matinya ya Pulsker, meskipun udah kuli
308,574 views 23,460 shares
14 PLAT NOMER KENDARAAN UNIK DAN LUCU DI INDONESIA

14 PLAT NOMER KENDARAAN UNIK DAN LUCU DI INDONESIA

Indonesia tidak kalah kreatif dalam memilih nomer cantik, entah itu nomer telpon ataupun plat nomer. Meskipun biayanya mahal tapi tetap saja
287,642 views 7,312 shares
10 Status Orang Ambil Foto di Google yang Bikin Malu

10 Status Orang Ambil Foto di Google yang Bikin Malu

Awalnya media sosial tercipta untuk hiburan semata. Menyenangkan, kita bisa bermain media sosial hingga mengenal banyak orang di dunia maya.
598,311 views 0 shares
PENEMUAN-PENEMUAN WOW Jepang Yang NYELENEH tapi CERDAS Luar Biasa!

PENEMUAN-PENEMUAN WOW Jepang Yang NYELENEH tapi CERDAS Luar Biasa!

Jepang! gak abis-abis ngomongin negara nyelempit mirip kue semprit dan bermata sipit ini. selain terkenal dengan kekuatan agresinya pada mas
290,996 views 7,283 shares
10 Spanduk Pecel Lele yang Isinya Nyeleneh

10 Spanduk Pecel Lele yang Isinya Nyeleneh

Setiap orang pasti punya makanan favoritnya masing-masing.cara membuat orang Indonesia, biasanya makanan yang bikin lahab adalah lalapan dan
10,154 views 0 shares
10 Chat Kocak Orang Tua dengan Anak Ini Bikin Senyum-Senyum Sendiri

10 Chat Kocak Orang Tua dengan Anak Ini Bikin Senyum-Senyum Sendiri

Jaman sekarang, dengan adanya kemajuan teknologi kita bisa dengan mudah berkomunikasi dengan orang lain tanpa bertemu langsung dengannya. K
578,949 views 2,710 shares
Ngakak ! Korban Iklan Ini Ngga Sesuai Sama Kenyataan!

Ngakak ! Korban Iklan Ini Ngga Sesuai Sama Kenyataan!

Iklan memang salah satu sarana promosi dalam strategi pemasaran produk. Sehingga sangat wajar dalam sebuah iklan, yang ditampilkan pastilah
442,539 views 17,421 shares
10 Tulisan Peraturan yang Isinya Ngaco Banget

10 Tulisan Peraturan yang Isinya Ngaco Banget

Biasanya peraturan dibuat agar hidup kita lebih teratur dan terarah. Peraturan sendiri ada yang tertulis maupun tidak tertulis. Peraturan te
4,996 views 0 shares