Artificiality - 7 ( END )
Loading...
 
posted on WOW Keren
3,040 views
Artificiality - 7 ( END )

:`Cerita ini hanya fiktif belaka apabila ada kesamaan nama tokoh , latar , alur cerita dll , itu semua adalah ketidak sengajaan semata . ` (> u - ) V..

yang blom baca 1 - 6 , cpet baca gih ntar ga ngerti loh <<maksa

cover>> pinjem gugel

Genre : whatever~ :v

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

- 7 - last



Aku terus berlari , menyusuri koridor koridor serta ruangan ruangan di asrama , tetap saja hasil nya nihil .

tidak ada tanda tanda keberadaan Minato - san disekitar sini .

" Minato - san !! " panggilku sekeras kerasnya , tidak ada jawaban . kupanggil lagi berkali kali . heh , t-tunggu . ku pertajam pendengaranku , langkah kaki seseorang seolah mendekat .

" kau siapa ? " tanya seseorang yang rupanya Yami . ' bukannya pintu kamar sudah kukunci ?? !! ' fikirku disertai ekspresi kaget .

" b-bagaimana k-kau bisa keluar ? " tanyaku tergagap ,

" apa maksudmu ? aku bahkan tidak mengetahui siapa kau , dengar ini asrama wanita ! " , pernyataan itu membuat sebelah alisku terangkat , aneh .

" aku Rinne !! bagaimana kau bisa lupa ? aku teman sekamarmu ! " jelasku ,

namun baru kusadari , aku bahkan lupa menyamar . apakah sepanik ini aku sampai lupa mengenakan kostum penyamaranku !!

kesadaran itu membuatku semakin panik dan takut , seluruh tubuhku gemetar , mulutku pun tak dapat kugerakkan untuk menjelaskan semua yang terjadi .

Yami masih berdiri sekitar 10 langkah dariku , ia memiringkan kepalanya bingung . kembali ia melagkah mendekatiku . kini ia hanya berjarak 10 centi dariku . ia mendongak , menatap pupil mata coklatku .

tak sampai 5 detik , ia terisak .. melangkah mundur menjauhiku .

" tak kusangka .. hikss.. Rinne .. hiks .. " air matanya terus mengalir .

" Ya-yami ! bisa kujelaskan .. i-itu u-untuk " , lidahku kelu , ' g- gawat ' .

hening , eh ? .. Yami menatapku dalam diam , tapi air matanya tetap mengalir dan jatuh dari sudut matanya . warna matanya perlahan berubah , memerah , dan semakin merah . yang membuatku ngeri , seringai khas Miya .

" Y-yami .. " gumamku ngeri . ' glek . ' Yami kembali melangkah mendekatiku , sebuah pecahan kaca sebesar genggaman tangannya sudah dipersiapkan di tangan Kirinya .

" ketahuan ya , rahasiamu ? " , aku diam membisu , diselimuti kejanggalan yang membuat suasana semakin mencekam .

" sebenarnya .. tadinya aku hanya ingin membunuh Minato-sensei .. tapi .. ternyata kebohonganmu lah yang membuat ia semakin sakit hati .. dan dendam padamu .. " sambung Yami dan terus melangkah perlahan kearahku , disaat itu juga kaki ku mundur beberapa langkah .

" k-kau , Miya !? " , kembali seringai kecil menghiasi wajah pucat Yami .

" ada apa ? padahal kau sudah ku percaya kan sebagai teman Yami .. tapi , aku kecewa .. Yami sekarang benci padamu " lanjutnya .

" apa maksudmu !? dimana Minato-san !! " tanyaku tegas , memberanikan diri .

" tenang saja , ku bunuh dia nanti " ucapnya santai .

" jangan sakiti Minato-san !! bunuh saja aku ! " ,

Yami / Miya tertawa , " aku tidak mau , aku ingin membunuh kalian semua , yang telah menyakiti hati Yami , sahabat ku satu satunya " .

semakin geram aku mendengarnya , " apa yang kau maksud dengan sahabat !! apakah kau tidak menyadarinya ?! ia butuh kebebasan !! kau malah menyiksanya ! " sahutku penuh emosi .

" aku peduli pada Yami !! aku tidak mau ada orang yang menyaitinya !! " balasnya tak kalah emosi . aku menggigit bagian bawah bibirku , mencoba menahan emosi yang sedang kupendam .

" lalu ? apakah karena hal sepele kau tetap membunuh orang ? hanya karena figura ? Yami pun pasti akan memaafkannya !! " ,

Yami / Miya mengangkat sedikit sudut bibirnya , " itu karena aku butuh jiwa seseroang " penjelasannya langsung menembus telingaku .

punggungku telah menyentuh dinding , aku tersudut . jantungku berpacu kencang , tak bisa kubiarkan aku harus mencari Minato-san .

Yami / Miya ( sudahlah kita sebut saja Miya ) mengayunkan pecahan kaca tersebut kearahku , namun aku berhasil menghindar , dan secepat cepatnya berlari menjauhi Miya .

' dimana Minato-san .. dimana .. ' selalu muncul pertanyaan disetiap langkah kakiku .

saat melitasi suatu ruangan , terdengar erangan seorang wanita . itu membuatku penasaran , muncul dugaan kalau itu adalah Minato-san .

kudobrak pintu ruangan tersebut , benar saja Minato-san terikat disudut ruangan , kain putih digunakan untuk menutup mulutnya .

aku cukup lega melihatnya tidak ada luka seikitpun . kurenggangkan tali yang mengikat tubuhnya dan menariknya . dan kuambil gumpalan kain putih yang menyumbat mulutnya .

" t-terimakasih Keotta-kun .. jika saja kau tidak .. tidak datang .. m-mungkin aku sudah m-mati " ucapnya gemetar .

" sudah , ini sudah aman " ucapku menenagkan dan membantunya berdiri .

" bukankah sudah kukatakan ?!! aku pintar dalam bermain petak umpat !!! " suara yang timbul dari gema gema koridor membuat bulu kudukku berdiri .

" Minato-san , lari lah !! " perintahku spontan , " bagaimana denganmu ?" aku menggeleng , " sudahlah pergi saja !! " . Mata wanita itu berkaca kaca , " tenang saja aku akan memanggil bala bantuan ! tunggulah sebentar Keotta-kun !! " , Minato-san langsung saja berlari sekencang mungkin .

Aku hanya terduduk pasrah dengan menyandar di dinding ruangan , dan aku baru tersadar bahwa ini kamar 134 . terlihat dari figura merah muda berhias bintang bintang terpajang di meja kecil samping tempat tidur .

" aku harus menyelesaikannya sekarang " tekadku .

" ketemu ! " , jantungku berhenti seketika , menyadari telah berdiri Miya diambang pintu . tangan kirinya memainan pecahan kaca yang digenggamnya sedari tadi.

ia melangkah dan berjongkok didepanku , ini tidak menakutiku sekarang , aku harus berani . jam tua menunjukkan pukul 02.45 , berarti 15 menit lagi sebelum jam 3 .

Kedua tanganku memegang kedua bahu Miya ( Yami ) , aku sedikit menggoyang goyangkannya , " Yami ! Yami !! sadarlah !! " . namun tak ada yang terjadi , hanya seringai iblis yang seakan menertawakanku .

Minato-san belum juga kembali ..

" tak ada gunannya .. ia telah terbenam dalam rasa bencinya , ia benci padamu ! " ucapnya dengan nada ditekankan di kalimat terakhir .

Kuremas pundakknya , menariknya . dan membiarkan ia terlepas kedalam dekapanku . " aku menyukai Yami yang dulu " . kubiarkan lenganku melingkari kepala sampai pundaknya.

" Rinne ? " , wajahku berseri seri , aku merindukan suara ini walau aku sudah sangat sering mendengarnya .

ku eratkan dekapanku . entah apa ia lupa lalu teringat , tiba tiba ia terisak dan mengerang , ia pun lalu memberontak mencoba melepaskan lenganku . " kau bukan Rinne !! kau bukan Rinne !! " .

" maafkan aku .. " ,

Yami kini terdiam dalam genangan air mata , " padahal , aku telah menganggapmu sebagai kakakku sendiri " . aku tak kuasa menahan air mataku , " apa aku yang terlalu egois ? " tanyanya diiringin isakan . aku menggeleng cepat . " harusnya aku dapat menerima Rinne apa adanya " , " walaupun Rinne bukan perempuan ? haruskah aku menerimanya ? " .

" Yami , bunuh !! " terdengar suara yang entah dari mana , saat kulihat mata Yami berubah kembali menjadi merah pekat .

" aku terlanjur ingin membunuhmu " ujarnya dengan suara yang mirip dengan Miya . " Kembalikan Yami !! " teriakku tepat ditelinganya .

aku enggan melepas dekapan ini , walaupn kutahu fatal akibatnya . " Miya berhentilah !! aku telah memaafkan Rinne !! " bela Yami dari sumber suara yang sama .

Mataku melebar , dengan mudahnya Yami memaafkanku ?. " tidak bisa !! " suara Miya kembali muncul . serpihan kaca semakin mendekat yang sebentar lagi akan merobek perutku , namun .. serpihan kaca tersebut perlahan maju dan perlahan pula mundur . 2 jiwa dalam 1 orang ? apakah Yami sedang melawan Miya ? .

" Rinne .. berat .. " keluh Yami yang berusaha menarik lengan kirinya yang memegang serpihan kaca untu menjauh dengan menggunakan tangan kanannya, ia menggertakkan giginya .

3 dentuman berbunyi dari jam tua menandakan pukul 3 tepat

tidak ada perubahan , ada apa ini ? padahal sudah pukul 3 tepat .. aku teringat ucapan Miya waktu itu .. " ia akan menggunakan tubuhku , pukul 12 samapai 3 malam , atau kadang kapan saja ia mau .. sulit ~ kepuasan dari dendam itu adalah makanannya " ~ namun dari ucapannya waktu itu ada satu kalimat yang terngiang di telingaku ..

" atau kadang kapan saja ia mau "

~

aku dapat merasakan keringat mengalir melewati pipinya dan jatuh menembus kaus yang sedang kupakai , pasti Yami kelelahan sekarang menghadapi Miya , ide gila tiba tiba saja muncul di otakku .

ku usap kepala Yami dan sedikit menepuknya , " tak usah kau lawan rasa dendammu padaku " , " tidak !! " , " turuti saja perkataanku .. " selaku cepat , " t-tapi .. " , " turuti saja , lalu ikutlah bersamaku .. " ucapku yang makin mengeratkan dekapanku .

benar saja , tangan kanan Yami sedikit menggelincir yang mengakibatkan serpihan tersebut menusuk dalam perutku , " uhuk .. " ,

ini sakit . . , " Rinne !! Rinne !! maafkan aku " ucapnya penuh penyesalan, aku berbisik , " tapi berjanjilah untuk menahan Miya agar tidak menyakiti siapapun " .

Mataku semakin memburam , " Rinne !! " cahaya berubah remang remang , " Rinne !! " , ukh ini gelap. yang terkahir kurasakan tangan mungil melingar pinggangku . Aku tersenyum senang .

~~



" Miya jahat !! "
" padahal Rinne sangat perhatian pada Yami !! "
" Yami ingin bebas !! "

" aku juga akan mengakhirinya !! "

Yami berdiri diujung gedung , menatap kebawah , ketanah yang tingginya 4 lantai dari tempat ia berdiri . Yami tersenyum haru ,

" aku tidak takut mati demi menemuimu , Rinne "




~~




" Lihatlah bunga sakura yang bermekaran di musim semi ini !! " sorak Yami senang . aku mengangguk , " ayo kita cari disebelah sana " ajakku yang menggenggam erat tangannya . ia mengangguk setuju , " Baiklah , ayo .. " ..

" bukankah ini yang kau dambakan ? kau bebas "


7 - END ~




terimakasih yang telah baca cerbung ini ampe abis ~
maaf klo endingnya ga bagus ~ hehehe maklum pemula :v << alesan
wow dan komentar sngat dianjurkan disertai saran dan kritikan ..

Terimakasih ~

Trending Now
10 Orang yang Berfoto di Depan Kamera dengan Gaya Menggelitik

10 Orang yang Berfoto di Depan Kamera dengan Gaya Menggelitik

Jaman dulu mengabadikan momen melalui foto adalah hal yang mewah. Kita harus memiliki kamera terlebih dahulu agar bisa menciptakan momen mel
6,171 views 0 shares
10 Momen Apes Dibonceng Motor yang Bikin Deg-deg an

10 Momen Apes Dibonceng Motor yang Bikin Deg-deg an

Musim hujan telah tiba. Ada pepatah mengatakan jika "sedia payung sebelum hujan". Hal itulah yang harus kita persiapkan ketika musim hujan t
18,107 views 0 shares
Beginilah Wajah 14 Karakter Princess Disney di Dunia Nyata

Beginilah Wajah 14 Karakter Princess Disney di Dunia Nyata

Pulsker yang suka banget sama kartun karya Disney mana nih suaranya? Kartun dari Disney emang ga ada matinya ya Pulsker, meskipun udah kuli
308,579 views 23,460 shares
14 PLAT NOMER KENDARAAN UNIK DAN LUCU DI INDONESIA

14 PLAT NOMER KENDARAAN UNIK DAN LUCU DI INDONESIA

Indonesia tidak kalah kreatif dalam memilih nomer cantik, entah itu nomer telpon ataupun plat nomer. Meskipun biayanya mahal tapi tetap saja
287,643 views 7,312 shares
10 Status Orang Ambil Foto di Google yang Bikin Malu

10 Status Orang Ambil Foto di Google yang Bikin Malu

Awalnya media sosial tercipta untuk hiburan semata. Menyenangkan, kita bisa bermain media sosial hingga mengenal banyak orang di dunia maya.
598,311 views 0 shares
PENEMUAN-PENEMUAN WOW Jepang Yang NYELENEH tapi CERDAS Luar Biasa!

PENEMUAN-PENEMUAN WOW Jepang Yang NYELENEH tapi CERDAS Luar Biasa!

Jepang! gak abis-abis ngomongin negara nyelempit mirip kue semprit dan bermata sipit ini. selain terkenal dengan kekuatan agresinya pada mas
291,008 views 7,283 shares
10 Spanduk Pecel Lele yang Isinya Nyeleneh

10 Spanduk Pecel Lele yang Isinya Nyeleneh

Setiap orang pasti punya makanan favoritnya masing-masing.cara membuat orang Indonesia, biasanya makanan yang bikin lahab adalah lalapan dan
10,154 views 0 shares
10 Chat Kocak Orang Tua dengan Anak Ini Bikin Senyum-Senyum Sendiri

10 Chat Kocak Orang Tua dengan Anak Ini Bikin Senyum-Senyum Sendiri

Jaman sekarang, dengan adanya kemajuan teknologi kita bisa dengan mudah berkomunikasi dengan orang lain tanpa bertemu langsung dengannya. K
578,956 views 2,710 shares
Ngakak ! Korban Iklan Ini Ngga Sesuai Sama Kenyataan!

Ngakak ! Korban Iklan Ini Ngga Sesuai Sama Kenyataan!

Iklan memang salah satu sarana promosi dalam strategi pemasaran produk. Sehingga sangat wajar dalam sebuah iklan, yang ditampilkan pastilah
442,542 views 17,421 shares
10 Tulisan Peraturan yang Isinya Ngaco Banget

10 Tulisan Peraturan yang Isinya Ngaco Banget

Biasanya peraturan dibuat agar hidup kita lebih teratur dan terarah. Peraturan sendiri ada yang tertulis maupun tidak tertulis. Peraturan te
4,997 views 0 shares