Miss Nyontek - 11
Loading...
 
posted on WOW Keren
2,870 views
Miss Nyontek - 11

`Cerita ini hanya fiktif belaka apabila ada kesamaan nama tokoh , latar , alur cerita dll , itu semua adalah ketidak sengajaan semata . ` (> u - ) V..

Note : tanda koma atas ( ' ) berarti berkata dalam hati << penting

cover : gak nyambung :v ( who cares ? ) :v

Genre : whatever~ :v

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~


-11 ( masa lalu 1/2 )

( Stephanie Vanalda { Clarista Vanuzuela } & Karisma Farel Pratama )


Dan waktu itu , usiaku 10 tahun .

selama 2 tahun aku dirawat keluarga Farel dirumah sederhananya . ternyata Ayah Farel pindah kemari karena ada tugas , yang aslinya Farel berasal dari negara dibenua Asia . dinegara itu Tante ku tinggal , aku memanggilnya Tante Rosaline . tepatnya dinegara yang kita tinggali kini ..

" aku takut Triefhald akan menemukan kita " ucapku memecah keheningan . Farel yang sedang memancing dipinggir danau tidak menoleh sedikit pun padaku , ia tetap fokus pada pancingannya .

" Farel ? " aku menepuk pundaknya pelan , " apa ? " kali ini ia menoleh , " kamu tidak mendengarkan kan ? " Farel menggeleng . aku menunduk dan mendesah .

~

setelah Farel puas memancing , ia melepas pancingannya dan merebahkan diri diantara rumput rumput hijau yang tumbuh liar disekitar danau . " Farel , aku masih mau tanya .. dulu , kok kamu mau nyelamatin aku dari keluarga Triefhald ? " , Farel menoleh , " entahlah dari raut wajahmu dipasar waktu itu , jelas .. kau nampak tersiksa " jelas Farel dan kembali menghadap langit cerah disiang hari . " tersiksa ? sepertinya waktu itu , wajahku biasa saja ... eh ? bagaimana kau tahu ? " .

" aku kan pembaca wajah " ucap Farel membanggakan diri sendiri , sementara aku terkekeh , " sekarang coba lihat wajahku ! kira kira apa perasaanku hari ini ? " aku menampangkan wajahku didepannya yang sedang terbaring dirumput . sontak saja ia terkejut ketika aku tiba tiba muncul dihadapannya . " huaa !! "

' bukk !! '

kami saling mengusap kening kami masing masing , setelah kening kami saling bertabrakan , " sakit... " keluh kami bersamaan .

~

dan saat kembali kerumah , mama dan papa Farel menyambut kami . setelahnya kami melahap pie apel yang dibuat oleh mama Farel khusus untuk kami . setelahnya , seperti keluarga yang normal dan harmonis , kami saling bercengkrama mengisi waktu luang , yah.. karena saat itu papa Farel sedang libur dari pekerjaannya .

kehangatan itu tak berlangsung lama .. tidak .. keluarga Triefhald dan Morrey menemukan kami . aku langsung berlindung dibalik punggung Farel . dan menyembunyikan wajahku dibalik badannya .

" mana Stephanie !!? " tanya Triefhald sedikit membentak . matanya melotot kesegala sudut ruangan , sampai menemukan rambut putihku yang terkibas dari balik punggung Farel .

aku tak dapat menahan air mataku lantaran takut .

" oh itu dia !! Stephanie!? kembalilah bersamaku ! " bujuk Mr.Triefhald padaku . " sudahlah Mr.Triefhald , sepertinya Stephanie telah aman dan nyaman bersama kami .. " jelas Papa Farel meyakinkan .

" tidak bisa !? Stephanie adalah ganti rugi perusahaanku yang telah jatuh karena perusahaan kopi ayahnnya !! " bentak Triefhald . " betul !? sebelum para anak buahku menghabisi kalian semua ! " timpal Morrey menunjuk seluruh anak buahnya yang mengepung segala sudut rumah .

" aku tidak mau ikut kelaurga Triefhald !! mereka telah membunuh mama dan papa !! " isakku . mama Farel menghampiriku dan mengelus kepalaku . " sudahlah kamu aman disini .. " hibur mama Farel membisikiku . tetap saja aku takut kejadian 4 tahun yang lalu terluang lagi .

" oh begitu rupanya !? Stephanie kecil lebih menyayangi keluarga miskin ini daripada keluarga Triefhald ?! " seulas senyum iblis terukir diwajah Triefhald . " aku akan memusnahkan apa yang kamu sayang " .

mendengar itu para anak buah Morrey mengarahkan senapannya kepada kami . " t-tolong .. jangan sakiti kami .. " pinta papa Farel berkaca kaca.

' dorr !! ' satu tembakan mengenai kepala Papa Farel .

" astaga !! Widgard !? Widgard !! " mama Farel mengampiri suaminya yang telah tergeletak tak bernyawa . dan menangis tersedu sedu diatas jasadnya .

" akan kubawa kau bersama suamimu ! "

' dorr !! '

sekali lagi tembakan mengenai mama Farel dan langsung ambruk seketika .

" mama .. papa !! " Farel berteriak histeris saat melihat kedua orang tuanya dibunuh didepan matanya sendiri . aku hanya diam mematung , dan aku sangat merasa bersalah , karena aku .. mama dan papa Farel bernasib sama seperti orang tua ku .

" maaf .. maaf .. " tangisku meledak . Farel menoleh padaku , " aku .. aku tidak punya siapa siapa lagi .. " ia meneteskan air mata dihadapanku . dan itu membuat hatiku bagaikan ditusuk seribu pedang , pertama kalinya aku melihat Farel menangis .

" apa kau juga ingin menyusul orang tua mu bocah ?! " ledek Morrey pada Farel . Farel tidak memperdulikannya , ia tetap memeluk jasad kedua orang tuanya .

" TIDAK !! JANGAN SAKITI FAREL !! " jeritku tak tahan , " jangan .. hiks .. jangan sakiti siapapun lagi .. hiks .. " aku berlari kearah Farel dan langsung memeluknya . " tidak ... aku juga tidak memiliki siapapun lagi .. selain .. selain .. Farel .. " .

Farel tercengang , ia menegakkan tubunya dan menoleh kearahku yang sedang memeluknya dari belakang .

" tidak.. tidak mau .. tidak mau kehilangan .. siapapun lagi .. "

" hahaha .. seperti pementasan drama bodoh " ledek Triefhald , senapannya telah teracung kepada Farel . ia siap menekan pelatuknya , namun ..

disanalah dewa penolongku datang , tante Rosaline datang dengan beberapa kawanan polisi . " menyerahlah kalian !! " seru Tante Rosaline tegas .

Triefhald , Morrey dan seluruh anak buahnya menjatuhkan senjatanya dan mengangkat kedua tangannya keatas . para polisi pun membekuk merekas semua .

dan tante Rosaline menghampiriku dan Farel , " untunglah kamu tidak apa apa Stephanie .. " Tante Rosaline mengusap kepalaku .

" ayo kita pulang .. kerumah tante .. " aku dengan cepat menggeleng . " Farel harus ikut .. Farel harus ikut. .. " pintaku menarik narik lengan tante Rosaline . tante Rosaline pun tersenyum , dan mengangguk kecil .

tapi tetap saja rasa bersalah masih menyelimuti diriku ,

~

aku dan Farel akhirnya tinggal dirumah tante Rosaline , sampai usiaku 13 tahun , tante Rosaline meninggal akibat kecelakaan dan mewariskan seluruh hartanya untukku dan Farel . namun .. karena rasa bersalahku ini , aku memberikan seluruh harta Tante Rosaline pada Farel dan aku akan menjadi pelayan yang akan menuruti segala keinginan Farel sebagai balasan karena keluarganya telah melindungi dan menjagaku . dan kini .. aku yang akan menjaga Farel sampai aku benar benar bisa membalas hutang nyawaku pada keluarga Farel . dan untuk merahasiakan identitasku dari keluarga Vanalda , akhirnya Farel menamaiku Clarista , seperti nama ibunya dan Vanuzuela katanya namanya biar mirip nama negara .. entahlah ..

~

//prookk prokk

" ceritanya sedih banget ... ternyata kak Rista dan kakak kelas hebat ya .. " ucap Anya setelah mendengar cerita Clarista .

Clarista hanya tersenyum , " harusnya aku banyak berterima kasih pada Farel , " Clarista beralih memandang Farel yang terbaring lemah diatas ranjang rumah sakit dengan infus dan alat bantu nafas yang menghiasi tubuhnya .

" kakak kelas juga hebat ,, " Anya ikut menoleh pada Farel dan tersenyum tipis .

" kapan ia bangun ya ? " gumam Anya , ' brakk !!'

" Anya !! " Nadya mendobrak pintu dan langsung berlari memeluk Anya . " apa apaan sih kamu Nadya !! " Anya berusaha melepas pelukan Nadya .

" aku kan khawatir sama kamu .. " protes Nadya dan terus mengeratkan pelukannya .

" eh .. ada Wildan juga .. sini masuk ? " ucap Clarista lembut dan mempersilahkan Wildan yang sedang berdiri diambang pintu untuk masuk .

Wildan pun menurut , dan ia duduk disamping Anya dan Nadya yang masih ribut . " ssttt !! kalian ini sperti anak kecil ! ingat ini rumah sakit ! " nasehat Wildan mencoba memisahkan mereka berdua .

ditengah ributnya mereka bertiga ( Anya , Nadya dan Wildan ) , dokter datang keruangan dan menyurug Clarista untuk ikut dengannya .

~

" apakah pasien menderita penyakit diparu parunya ? " tanya dokter pada Clarista , dan gadis itu mengangguk lemah .

" kalau dibiarka begini terus akan berdampak buruk bagi pasien . ditambah peluru yang berhasil merobek paru paru pasien .. yang menyebabkan penyakitnya dapat menyebar lewat peredaran darah akibat robeknya paru paru pasien .. kita harus melakukan operasi " ujar dokter tersebut serius .

Clarista diam sementara untuk menahan tangisnya , dan akhirnya ia mengangguk . " apapun untuk Farel "



- To Be Continued


Apakah operasinya akan berhasil ? atau tidak ? dan bagimana reaksi Anya , Nadya dan Wildan jika mengetahui penyakit Farel ini ?

~

" hahaha .. seperti pementasan drama bodoh " //Triefhald


~

terimakasih yang sudah baca cape" ampe bawah ~

maap jika kurang seru , mudah dtebak atau trllu mainstream ..

~

wow dan komentar sangat dianjurkan

kritik dan saran sangat dibutuhkan

ide dan masukan dapat disumbangkan

TERIMAKASIH ~ ^ u ^

Trending Now
Ingin Meniru Gambar Di Internet, 10 Kue Ini Bentuknya Malah Buruk Rupa

Ingin Meniru Gambar Di Internet, 10 Kue Ini Bentuknya Malah Buruk Rupa

Internet merupakan sumber luar biasa untuk orang-orang kreatif. Kamu bisa mendapatkan inspirasi dari semua jenis seni seperti fotografi, des
12,561 views 821 shares
20 Foto Sekitar Yang Bikin Hati Kita Merasa Bahagia & Puas Melihatnya

20 Foto Sekitar Yang Bikin Hati Kita Merasa Bahagia & Puas Melihatnya

Mungkin ungkapan "Bahagia itu Sederhana" terkadang ada benarnya juga bagi sebagian orang, terbukti saat melihat barang barang yang ada disek
54,132 views 0 shares
20 Lucu-lucuan dengan Realita Anak Jaman Sekarang

20 Lucu-lucuan dengan Realita Anak Jaman Sekarang

Ada banyak perilaku yang dilakukan oleh anak-anak jaman sekarang terutama dalam pergaulannya. Kadang perilaku itu cukup menggelitik karena t
318,882 views 7,345 shares
10 Seleb Hollywood Yang Dulu Cupu Tapi Sekarang Jadi Pusat Perhatian

10 Seleb Hollywood Yang Dulu Cupu Tapi Sekarang Jadi Pusat Perhatian

Kita emang nggak pernah tahu masa depan seseorang, begitu juga dengan masa depanmu. Mungkin bisa aja hari ini kamu mengalami masalah dalam p
271,037 views 13,022 shares
11 Potret Kelakuan Orang Yang "Mempersulit Diri Sendiri", Gagal Paham Lihatnya!

11 Potret Kelakuan Orang Yang "Mempersulit Diri Sendiri", Gagal Paham Lihatnya!

Manusia setiap hari terus memikirkan tentang bagaimana teknologi dan inovasi bisa mempermudah aktifitas kehidupan sehari hari, mengatasi kes
8,173 views 0 shares
24 Pemain Film dan Tokoh Asli yang Diperankan, Mana yang Paling Mirip?

24 Pemain Film dan Tokoh Asli yang Diperankan, Mana yang Paling Mirip?

Dalam memilih artis untuk memainkan seorang karakter memang susah susah gampang loh Pulsker. Apalagi kalau filmnya berasal dari kejadian ny
351,371 views 7,815 shares
10 Chat Salah Kirim Gambar yang Endingnya Bikin Nyengir

10 Chat Salah Kirim Gambar yang Endingnya Bikin Nyengir

Kemjuan teknologi saat ini memang sangat memudahkan kehidupan kita. Karena hanya dengan bermodalkan koneksi internet dan menekan tombol, kit
15,747 views 0 shares
13 Foto Pencopet Ketika Melakukan Aksinya

13 Foto Pencopet Ketika Melakukan Aksinya

Mau tau ekspresi pencopet lagi beraksi, Pulsker? Ini dia foto anak kecil di China, yang lagi mau nyopet. Sepertinya yang dibelakangnya adala
369,532 views 4,298 shares
Kecil Tapi Nyakitin? Ini Nih Kumpulan Memenya Yang Kocak & Bikin Ketawa Ndiri...

Kecil Tapi Nyakitin? Ini Nih Kumpulan Memenya Yang Kocak & Bikin Ketawa Ndiri...

Terkadang hal kecil yang kita lakukan dapat berdampak besar bagi orang-orang disekitar kita bahkan bagi kelanjutan kehidupan mereka. Apalagi
372,410 views 22,017 shares
10+ Permintaan Customer Kepada Driver Ojol yang Bikin Geleng-geleng Kepala

10+ Permintaan Customer Kepada Driver Ojol yang Bikin Geleng-geleng Kepala

Di zaman yang sudah modern ini, keberadaan ojek online atau ojol memang sangat bermanfaat. Selain bisa mengantar kita ke tempat tujuan, Kita
493,693 views 16,479 shares