Miss Nyontek - 11
Loading...
 
posted on WOW Keren
2,974 views
Miss Nyontek - 11

`Cerita ini hanya fiktif belaka apabila ada kesamaan nama tokoh , latar , alur cerita dll , itu semua adalah ketidak sengajaan semata . ` (> u - ) V..

Note : tanda koma atas ( ' ) berarti berkata dalam hati << penting

cover : gak nyambung :v ( who cares ? ) :v

Genre : whatever~ :v

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~


-11 ( masa lalu 1/2 )

( Stephanie Vanalda { Clarista Vanuzuela } & Karisma Farel Pratama )


Dan waktu itu , usiaku 10 tahun .

selama 2 tahun aku dirawat keluarga Farel dirumah sederhananya . ternyata Ayah Farel pindah kemari karena ada tugas , yang aslinya Farel berasal dari negara dibenua Asia . dinegara itu Tante ku tinggal , aku memanggilnya Tante Rosaline . tepatnya dinegara yang kita tinggali kini ..

" aku takut Triefhald akan menemukan kita " ucapku memecah keheningan . Farel yang sedang memancing dipinggir danau tidak menoleh sedikit pun padaku , ia tetap fokus pada pancingannya .

" Farel ? " aku menepuk pundaknya pelan , " apa ? " kali ini ia menoleh , " kamu tidak mendengarkan kan ? " Farel menggeleng . aku menunduk dan mendesah .

~

setelah Farel puas memancing , ia melepas pancingannya dan merebahkan diri diantara rumput rumput hijau yang tumbuh liar disekitar danau . " Farel , aku masih mau tanya .. dulu , kok kamu mau nyelamatin aku dari keluarga Triefhald ? " , Farel menoleh , " entahlah dari raut wajahmu dipasar waktu itu , jelas .. kau nampak tersiksa " jelas Farel dan kembali menghadap langit cerah disiang hari . " tersiksa ? sepertinya waktu itu , wajahku biasa saja ... eh ? bagaimana kau tahu ? " .

" aku kan pembaca wajah " ucap Farel membanggakan diri sendiri , sementara aku terkekeh , " sekarang coba lihat wajahku ! kira kira apa perasaanku hari ini ? " aku menampangkan wajahku didepannya yang sedang terbaring dirumput . sontak saja ia terkejut ketika aku tiba tiba muncul dihadapannya . " huaa !! "

' bukk !! '

kami saling mengusap kening kami masing masing , setelah kening kami saling bertabrakan , " sakit... " keluh kami bersamaan .

~

dan saat kembali kerumah , mama dan papa Farel menyambut kami . setelahnya kami melahap pie apel yang dibuat oleh mama Farel khusus untuk kami . setelahnya , seperti keluarga yang normal dan harmonis , kami saling bercengkrama mengisi waktu luang , yah.. karena saat itu papa Farel sedang libur dari pekerjaannya .

kehangatan itu tak berlangsung lama .. tidak .. keluarga Triefhald dan Morrey menemukan kami . aku langsung berlindung dibalik punggung Farel . dan menyembunyikan wajahku dibalik badannya .

" mana Stephanie !!? " tanya Triefhald sedikit membentak . matanya melotot kesegala sudut ruangan , sampai menemukan rambut putihku yang terkibas dari balik punggung Farel .

aku tak dapat menahan air mataku lantaran takut .

" oh itu dia !! Stephanie!? kembalilah bersamaku ! " bujuk Mr.Triefhald padaku . " sudahlah Mr.Triefhald , sepertinya Stephanie telah aman dan nyaman bersama kami .. " jelas Papa Farel meyakinkan .

" tidak bisa !? Stephanie adalah ganti rugi perusahaanku yang telah jatuh karena perusahaan kopi ayahnnya !! " bentak Triefhald . " betul !? sebelum para anak buahku menghabisi kalian semua ! " timpal Morrey menunjuk seluruh anak buahnya yang mengepung segala sudut rumah .

" aku tidak mau ikut kelaurga Triefhald !! mereka telah membunuh mama dan papa !! " isakku . mama Farel menghampiriku dan mengelus kepalaku . " sudahlah kamu aman disini .. " hibur mama Farel membisikiku . tetap saja aku takut kejadian 4 tahun yang lalu terluang lagi .

" oh begitu rupanya !? Stephanie kecil lebih menyayangi keluarga miskin ini daripada keluarga Triefhald ?! " seulas senyum iblis terukir diwajah Triefhald . " aku akan memusnahkan apa yang kamu sayang " .

mendengar itu para anak buah Morrey mengarahkan senapannya kepada kami . " t-tolong .. jangan sakiti kami .. " pinta papa Farel berkaca kaca.

' dorr !! ' satu tembakan mengenai kepala Papa Farel .

" astaga !! Widgard !? Widgard !! " mama Farel mengampiri suaminya yang telah tergeletak tak bernyawa . dan menangis tersedu sedu diatas jasadnya .

" akan kubawa kau bersama suamimu ! "

' dorr !! '

sekali lagi tembakan mengenai mama Farel dan langsung ambruk seketika .

" mama .. papa !! " Farel berteriak histeris saat melihat kedua orang tuanya dibunuh didepan matanya sendiri . aku hanya diam mematung , dan aku sangat merasa bersalah , karena aku .. mama dan papa Farel bernasib sama seperti orang tua ku .

" maaf .. maaf .. " tangisku meledak . Farel menoleh padaku , " aku .. aku tidak punya siapa siapa lagi .. " ia meneteskan air mata dihadapanku . dan itu membuat hatiku bagaikan ditusuk seribu pedang , pertama kalinya aku melihat Farel menangis .

" apa kau juga ingin menyusul orang tua mu bocah ?! " ledek Morrey pada Farel . Farel tidak memperdulikannya , ia tetap memeluk jasad kedua orang tuanya .

" TIDAK !! JANGAN SAKITI FAREL !! " jeritku tak tahan , " jangan .. hiks .. jangan sakiti siapapun lagi .. hiks .. " aku berlari kearah Farel dan langsung memeluknya . " tidak ... aku juga tidak memiliki siapapun lagi .. selain .. selain .. Farel .. " .

Farel tercengang , ia menegakkan tubunya dan menoleh kearahku yang sedang memeluknya dari belakang .

" tidak.. tidak mau .. tidak mau kehilangan .. siapapun lagi .. "

" hahaha .. seperti pementasan drama bodoh " ledek Triefhald , senapannya telah teracung kepada Farel . ia siap menekan pelatuknya , namun ..

disanalah dewa penolongku datang , tante Rosaline datang dengan beberapa kawanan polisi . " menyerahlah kalian !! " seru Tante Rosaline tegas .

Triefhald , Morrey dan seluruh anak buahnya menjatuhkan senjatanya dan mengangkat kedua tangannya keatas . para polisi pun membekuk merekas semua .

dan tante Rosaline menghampiriku dan Farel , " untunglah kamu tidak apa apa Stephanie .. " Tante Rosaline mengusap kepalaku .

" ayo kita pulang .. kerumah tante .. " aku dengan cepat menggeleng . " Farel harus ikut .. Farel harus ikut. .. " pintaku menarik narik lengan tante Rosaline . tante Rosaline pun tersenyum , dan mengangguk kecil .

tapi tetap saja rasa bersalah masih menyelimuti diriku ,

~

aku dan Farel akhirnya tinggal dirumah tante Rosaline , sampai usiaku 13 tahun , tante Rosaline meninggal akibat kecelakaan dan mewariskan seluruh hartanya untukku dan Farel . namun .. karena rasa bersalahku ini , aku memberikan seluruh harta Tante Rosaline pada Farel dan aku akan menjadi pelayan yang akan menuruti segala keinginan Farel sebagai balasan karena keluarganya telah melindungi dan menjagaku . dan kini .. aku yang akan menjaga Farel sampai aku benar benar bisa membalas hutang nyawaku pada keluarga Farel . dan untuk merahasiakan identitasku dari keluarga Vanalda , akhirnya Farel menamaiku Clarista , seperti nama ibunya dan Vanuzuela katanya namanya biar mirip nama negara .. entahlah ..

~

//prookk prokk

" ceritanya sedih banget ... ternyata kak Rista dan kakak kelas hebat ya .. " ucap Anya setelah mendengar cerita Clarista .

Clarista hanya tersenyum , " harusnya aku banyak berterima kasih pada Farel , " Clarista beralih memandang Farel yang terbaring lemah diatas ranjang rumah sakit dengan infus dan alat bantu nafas yang menghiasi tubuhnya .

" kakak kelas juga hebat ,, " Anya ikut menoleh pada Farel dan tersenyum tipis .

" kapan ia bangun ya ? " gumam Anya , ' brakk !!'

" Anya !! " Nadya mendobrak pintu dan langsung berlari memeluk Anya . " apa apaan sih kamu Nadya !! " Anya berusaha melepas pelukan Nadya .

" aku kan khawatir sama kamu .. " protes Nadya dan terus mengeratkan pelukannya .

" eh .. ada Wildan juga .. sini masuk ? " ucap Clarista lembut dan mempersilahkan Wildan yang sedang berdiri diambang pintu untuk masuk .

Wildan pun menurut , dan ia duduk disamping Anya dan Nadya yang masih ribut . " ssttt !! kalian ini sperti anak kecil ! ingat ini rumah sakit ! " nasehat Wildan mencoba memisahkan mereka berdua .

ditengah ributnya mereka bertiga ( Anya , Nadya dan Wildan ) , dokter datang keruangan dan menyurug Clarista untuk ikut dengannya .

~

" apakah pasien menderita penyakit diparu parunya ? " tanya dokter pada Clarista , dan gadis itu mengangguk lemah .

" kalau dibiarka begini terus akan berdampak buruk bagi pasien . ditambah peluru yang berhasil merobek paru paru pasien .. yang menyebabkan penyakitnya dapat menyebar lewat peredaran darah akibat robeknya paru paru pasien .. kita harus melakukan operasi " ujar dokter tersebut serius .

Clarista diam sementara untuk menahan tangisnya , dan akhirnya ia mengangguk . " apapun untuk Farel "



- To Be Continued


Apakah operasinya akan berhasil ? atau tidak ? dan bagimana reaksi Anya , Nadya dan Wildan jika mengetahui penyakit Farel ini ?

~

" hahaha .. seperti pementasan drama bodoh " //Triefhald


~

terimakasih yang sudah baca cape" ampe bawah ~

maap jika kurang seru , mudah dtebak atau trllu mainstream ..

~

wow dan komentar sangat dianjurkan

kritik dan saran sangat dibutuhkan

ide dan masukan dapat disumbangkan

TERIMAKASIH ~ ^ u ^

Trending Now
10 Nama Toko Dari Plesetan Nama Merk Terkenal. Kocak Banget!

10 Nama Toko Dari Plesetan Nama Merk Terkenal. Kocak Banget!

Hidup di Indonesia sangat mudah sekali menemukan warung atau toko kelontong. di mana tempat usaha ini menyediakan barang yang kita butuhkan
2,974 views 0 shares
10 Potret Makanan Gosong yang Lapar Hilang

10 Potret Makanan Gosong yang Lapar Hilang

Semua orang suka makan dan punya makanan favorit, tapi kenyataannya nggak semua orang bisa memasak. Apalagi memasak butuh fokus, nggak cuma
542 views 0 shares
8 Video YouTube yang Judulnya Super Nyeleneh

8 Video YouTube yang Judulnya Super Nyeleneh

YouTube adalah platform di mana penggunanya bisa membuat atau menonton video. Siapapun bisa membuat kanal di YouTube. Apalagi saat ini, bany
633 views 0 shares
Indahnya Setetes Air Mata Saat Di Zoom Perbesar, Lihat 9 Fotonya!

Indahnya Setetes Air Mata Saat Di Zoom Perbesar, Lihat 9 Fotonya!

Banyak yang tidak mengira kalau ternyata air mata yang menetes memiliki keindahan didalam bentuknya, hal ini terkuak setelah dilakukan penel
36,356 views 1,418 shares
Brilian. Desain 9 Tas Belanja ini Bukti Bahwa Kreatifitas Dimulai dari Sesuatu yang Sederhana. Bikin ikutan Kreatif

Brilian. Desain 9 Tas Belanja ini Bukti Bahwa Kreatifitas Dimulai dari Sesuatu yang Sederhana. Bikin ikutan Kreatif

Manusia semakin lama semakin pintar. Karena memang pedaban manusia yang membuat dan memaksa manusia untuk pintar. Ilmu pengetahuan dan tekno
4,721 views 142 shares
10 Potret Makanan yang Tampilannya Nyeleneh

10 Potret Makanan yang Tampilannya Nyeleneh

Seseorang tetap butuh makan untuk bertahan hidup. Disarankan sih 3 kali dalam sehari. Tapi pernah nggak si saat kamu ingin makan, di saat ya
2,328 views 0 shares
10 Tulisan di Tempat Parkir yang Bikin Gagal Paham

10 Tulisan di Tempat Parkir yang Bikin Gagal Paham

Hampir semua masyarakat Indonesia saat ini memiliki kendaraan bermotor sendiri.  Salah satunya agar mereka bisa dengan mudah pergi ke manap
875 views 0 shares
10 Spanduk Rumah Dijual yang Bikin Calon Pembeli Gagal Paham

10 Spanduk Rumah Dijual yang Bikin Calon Pembeli Gagal Paham

Saat ini properti adalah salah satu hal yang paling dicari. Memiliki bisnis properti juga suatu hal yang menjanjikan, karena semakin tahun h
1,194 views 0 shares
10 Chat Kehabisan Bahan Obrolan yang Isinya Kocak Banget

10 Chat Kehabisan Bahan Obrolan yang Isinya Kocak Banget

Saat kita ingin memiliki pasangan, hal yang kita lakukan adalah PDKT ke gebetan. Tapi ini bukanlah hal yang mudah, enggak cukup dengan ngaja
3,393 views 0 shares
Terjemahan Dari 10 Kode Yang Sering Diucapin Cewek

Terjemahan Dari 10 Kode Yang Sering Diucapin Cewek

Cewek adalah makhluk Tuhan yang paling sulit dimengerti dan dipahami. Untuk mengungkapkan keinginannya saja, mereka selalu menggunakan kode-
168,637 views 11,549 shares