Now! or Never!!! ~me in the past~ *34
Loading...
 
posted on Cerita Fiksi
5,090 views
Now! or Never!!! ~me in the past~ *34

Di episode ini ._. mmm, datang masalah baru lagi!!! XDD masalah yang telah di ramalkan =w='')b

I HOPE YOU LIKE!

~cerbung~

Yumika Akutsu baru akan melangkah agar terjatuh dari gedung dan di tebrak mobil, tiba-tiba saja lengannya di tarik menjauh dari tempat berbahaya itu.

''Kau bisa mati tahu!'', seru Megumi Mashiro.

''Megumi-chan...???'', gumam Yumika di hadapan megumi, matanya terbelalak kaget ketika tahu siapa yang menariknya.

Tiba-tiba cahaya mata yumika meredup, ''Kenapa megumi-chan...??? Kenapa tidak membiarkan aku mati saja?'', kata yumika sambil mengibaskan lengannya yang masih di pegang megumi.

Megumi mengerutkan keningnya, tidak mengerti. ''Eh?''

Yumika menunduk, air matanya tiba-tiba mengalir di pipi nya, ''Kalau aku hidup, itu hanya membuat orang-orang di sekitarku tidak bahagia...''

''Itu tidak benar!'', bantah megumi. ''Mungkin kau tidak membutuhkanku, tapi aku membutuhkanmu!'', jelas megumi. '' Meskipun menyakitkan..., hiduplah demi aku.... . Yang ada untukmu, selalu ada untukmu di sini'', kata megumi sambil menunjuk dada yumika. ''aku akan selalu hadir di hatimu'', kata megumi masih menunjuk dada yumika.

Jun Akutsu dan Natsume Mashiro yang menyaksikan itu dari kejahuan takjub! Natsume tidak menyangka bahwa megumi yang keanak-anakkan bisa bersikap bijak. Sedangkan jun, masih belum bisa menghilangkan rasa BENCI nya terhadap adik tiri nya itu. Tapi, jun akan berusaha agar menerima yumika, meskipun sangat sulit. Sangat-sangat sulit...

***

Hari ini bagitu melelahkan bagi megumi, SANGAT melelahkan. Bagaimana tidak? Aktifitas megumi dimulai dari Jam 7 pagi dari bersekolah, berlanjut ke kegiatan ekskul. Selanjutnya kerja kelompok sampai sore.

Megumi kembali mendesah, yang ia inginkan sekarang adalah mengganti seragam sekolahnya dan beristirahat. Saat baru akan melakukan itu, dadanya tiba-tiba diserang rasa sakit. Megumi langsung mengerang menahan rasa sakit sambil memejamkan mata erat-erat. Megumi berusaha mengatur napas selagi jatuh di lantai kamarnya.

''Obat'', pikir megum sambil menggigit bibir menahan sakit. ''Obatku''. Dengan susah, megumi merangkak mengambil tas sekolahnya yang tergeletak di atas kasur tidak jauh darinya. Karena tangannya gemetar, megumi berusaha membuka tas itu dan mengambil tabung plastik kecil itu dengan panik. Megumi lalu membuka tutup tabung obat nya dan mengeluarkan sebutir pil yang kemudian dimasukkan ke dalam mulut. Tangan megumi yang meremas tabung plastik itu ditempelkan ke dada, berharap hal itu bisa meredakan rasa sakit di sana, walaupun megumi tahu itu sia-sia saja.

Tiba-tiba terdengar suara langkah kaki di tangga. Megumi hampir tidak menyadarinya karena ia sedang kesakitan dan berusaha mengatur napas. Pandangan megumi mulai buram dan megumi harus naik ke kasur karena badannya sudah tak mampu menopang tubuhnya.

Sebutir air mata jatuh bergulir di pipi megumi sementara megumi merintih menahan sakit. Megumi ingin rasa sakitnya berhenti. Megumi berdoa agar tidak ada yang melihatnya dalam kondisi seperti ini. Jangan sampai!

Tepat pada saat itu, pintu kamar megumi terbuka. Megumi membuka mata dan melihat wajah tante Mashiro yang pucat dengan mata terbelalak cemas menatap megumi.

''Megumi! Nan de yo?!'', Tanya bu.mashiro was-was. Megumi bisa mendengar nada cemas dalam suara ibu tiri nya itu. ''O genki desu ka?''

''Oh, astaga'', pikir megumi kaget melihat tante Mashiro.

Tanpa pikir panjang, ibu tiri nya itu membawa megumi yang pucat pasi dan gemetaran ke rumah sakit.

***

Saat di rumah sakit, megumi mulai baikan meski wajahnya masih pucat. Ia merengek pulang tidak ingin di periksa. Tiba-tiba muncul pak Mashiro dan Natsume di ruang tunggu itu. Natsume yang tahu tentang kondisi megumi segera menjelaskan itu ke ortu nya. Namun bu Mashiro bersikeras untuk memeriksa keadaan megumi, meskipun bukan ibu kandung. Bu Mashiro sangat-sangat mengkhawatirkan megumi. Sangat.

Setelah di periksa, ternyata kondisi jantung megumi semakin parah. Dokter menganjurkan agar segera menyuruh megumi menjalani pengobatan di luar Negri. Mungkin itu bisa membantu dari pada pengobatan di Jepang. Mungkin.

***

Malamnya, megumi bersiap-siap ke New York City. Di sana nanti ia akan tinggal bersama pasangan Clark. Kata bu Mashiro keluarga itu sangat ramah. Meskipun megumi belum mengenali keluarga itu karena keluarga itu kenalan tante Mashiro, tapi megumi begitu yakin bahwa keluarga itu akan ramah padanya.

***

Hari ini terakhir kalinya megumi bersekolah di SMA Super Elit, megumi sengaja tidak memberitahu ini pada yang lain. Megumi juga sudah menyuruh kakak tiri nya, natsume. Untuk tutup mulut! Tapi...

Tidak dengan Hiro Takara. Megumi akan memberitahu laki-laki itu, segera.

***

Sebagai wakil ketua Osis, megumi hari ini banyak menghabiskan waktu bersama hiro di sekolah. Lebih tepatnya, mereka berdua mengurusi acara yang akan di selenggarakan minggu depan. Tapi, sayang. Saat itu megumi mungkin sudah ada di New York.

Ting... . Tong.... .

''Waaah, bell sudah bunyi lagi. Megumi, ayo kembali ke kelas cepat'', kata hiro mulai berlari menuju kelas.

Megumi tidak ikut lari karena tenaganya sudah habis, ia lantas jatuh ke lantai membuat hiro menghentikan langkahnya. ''Megumi! Kau baik-baik saja?'', kata hiro segera menghampiri megumi yang terduduk lemas di lantai koridor sekolah yang sepi itu karena bell sudah dari tadi berbunyi.

Megumi menggelengkan kepala, ''tak apa''. Megumi lalu mencoba berdiri, tapi lagi-lagi tidak bisa. Ia terlalu lelah.

''Astaga! Wajahmu pucat. Aku akan membawa mu ke UKS. ''Sekarang, naiklah ke punggungku'', sahut hiro.

''Tak perlu...'', kata megumi mulai sesak napas. ''Ohh, tidak. Penyakitku mulai kambuh'', pikir megumi panik. ''Tapi... . Hiro. Bawa aku ke kelas'', kata megumi. ''Yaah, aku harus ke kelas. Aku harus minum obat'', pikir megumi.

''Kalau begitu, naiklah ke punggungku''

Megumi ragu sejenak, tapi akhirnya ia naik juga.

''Huh. Kau berat juga yah'', gurau hiro saat menggendong megumi ke kelas (lihat gambar)

Sedangkan megumi hanya diam, tidak berkomentar. Sejujurnya, megumi sangat sedih. Sedih karena ia akan terpisah LAGI dengan hiro. Sangat Sedih.

***

Saat sampai di kelas, hampir seluruh kelas menyorakki hiro dan megumi. Kecuali, Yui Hirasawa dan Yuki Kazerou.

Hiro dan Megumi cuek, anehnya. Megumi tidak mendapat serangan. Seharusnya di perjalanan tadi, megumi kesakitan seperti kemarin. Apa punggung hiro ajaib?

Konyol sekali....

***

Megumi mengendap-endap ke loker hiro saat jam istirahat ke-2, megumi lalu menaruh surat itu ke loker hiro saat situasi aman. Isi surat itu adalah: ''Temui aku di atap sekolah saat pulang... . By.Megumi''

***

''Nan de yo, megumi?'', tanya hiro di hadapan gadis berambut hijau itu. Hiro sangat tepat waktu datangnya ke atap.

''Aku ingin mengucapkan sesuatu....'', kata megumi membuat laki-laki di hadapannya mengerutkan keningnya. Megumi menghembuskan nafasnya, tanpa sadar air matanya lagi-lagi mengalir. Tapi, megumi berusaha memyunggingkan senyum ke hiro. ''Sayonara~~ :') '', kata megumi. Membuat hiro semakin bingung.

''Apa maksudmu...???''

Megumi menghapus air matanya, ''Aku... . Aku cuman mau mengatakan itu'', sela megumi. ''Bye~'', kata megumi. Ia lalu berbalik pergi. Tapi, lagi-lagi hiro menahan lengan megumi. Membuat megumi menoleh ke arah hiro.

''Aku tidak sukai kau mengatakan 'Sayonara~~', itu berarti kita tak akan pernah bertemu lagi. Biasanya kau mengatakan ,'Ja, mata'. Yang berarti kita bisa bertemu lagi'', jelas hiro menatap lurus ke mata megumi.

Megumi tidak menjawab itu, ia hanya mengibaskan tangannya hingga lepas dari tangan hiro. ''Masih mending aku mengucapkan 'Sayonara', dari pada waktu itu kau tidak mengucapkan apa pun sebelum pergi!'', megumi membela diri.

''Maksudmu...??? Kau mau pergi ke mana, sih?'', tanya hiro penasaran.

Megumi menutup mulut dengan sebelah tangannya. ''Ohh. Tidak! Aku keceplosan'', pikir megumi. Yaaah, mau bagaimana lagi? Soalnya megumi kesal mengingat kejadian saat hiro pindah ke Tokyo. Waktu itu hiro tak mengucapkan sepatah kata pun!

''Su-sudahlah. Jangan di pikirkan. Bye~'', kata megumi cepat-cepat berlalu.

Hiro hanya menatap megumi heran. ''Kenapa tiba-tiba perasaanku tidak enak?'', gumam hiro.

***

Jun menatap gadis di sampingnya. Megumi terlihata 'SANGAT' murung. Tidak seperti biasanya. Ini terlihat asing bagi jun. Jun lalu bertanya pada gadis melamun itu sementara Akutsu Sensei sedang menjelaskan Panjang Lebar. Untungnya jun duduk di bangku paling belakang bersama megumi. Jadi, tidak ketahuan.

''Nan de yo, megumi?'', Tanya jun dengan suara rendah ke gadis yang sedang resah itu di bangkunya.

Megumi mendesah, ''Kau bisa lihat sendiri.... . Aku tidak bahagia'', kata megumi.

''Alasannya?''

Megumi diam sejenak, sebelum akhirnya membuka suara. ''Karena aku tidak bisa... . Tidak bisa memiliki orang yang kucintai''

Jun mengangguk-angguk, ''Rupanya kau tidak berhasil bahagia seperti aku''

Megumi menoleh ke jun, ''Maksudmu?'', tanya megumi dengan kening berkerut.

''Kebanyakan orang berpikir bahwa untuk bahagia, mereka harus mendapatkan lebih dulu apa yang mereka inginkan. Kalau tidak mendapatkannya, mereka tidak bisa bahagia. Itu sebabnya banyak orang yang tidak berhasil bahagia'', jun lalu menatap megumi. ''Seperti aku yang tidak bisa mendapatkan Yatsuki, orang yang kucintai. Sama sepertimu'', ucap jun. Soal masa lalu jun, sudah lama jun menceritakan itu selama yumika koma.

Megumi menatap jun, sudut bibirnya lalu melengkung membentuk senyuman yang indah. ''Terimakasih karena sudah menasehatiku. Itu sangat berarti. Tapi...., kenapa kau tetap tidak bisa melupakan Yatsuki???''

Jun tersenyum masam, ''Aku sudah mencoba... . Mencoba melupakannya. Tanpa Hasil''

~bersambung~

Bahasa jepang kali ini:

@Sayonara: Selamat tinggal

Yosh! tolong komentarnya (kalau bisa dikritik :''v) dan jangan lupa WOW!!! Ja, mata!!! >o<)//

ngaku sobat pulsk? join in the grup!!! -> https://www.facebook.com/groups/270565743109083/?book

Terima kasih telah membaca ewe)/

Trending Now
7 Gaya Rambut yang Terinspirasi Dari Tokoh Kartun

7 Gaya Rambut yang Terinspirasi Dari Tokoh Kartun

Setiap orang pasti memiliki style sendiri. Entah itu selera fashionnya, musik yang mereka dengarkan, sepatu, hingga gaya rambut. Ada yang me
4,329 views 293 shares
Gaya Pacaran Kekinian yang Malah Bikin Repot

Gaya Pacaran Kekinian yang Malah Bikin Repot

Para jomblo yang selalu mengidam-idamkan punya pacar, sebaiknya berhati-hatilah dalam memilih pasangan. Terutama bagi para cowok, kalo nggak
147,166 views 10,023 shares
Damai Rasanya. Kocaknya 9 Percakapan Imajinatif "Wowo Sayang Wiwi" Bikin Adem Ayem

Damai Rasanya. Kocaknya 9 Percakapan Imajinatif "Wowo Sayang Wiwi" Bikin Adem Ayem

Keadaan politik sedang memanas. Apapun bisa terjadi. Adanya Pemilihan Presiden 2019 membuat keadaan negara semakin tak kondusif. Tokoh tokoh
2,953 views 283 shares
10 Chat Modus Yang Artinya Kangen, Kalo Rindu Disampaikan Jangan Ditahan

10 Chat Modus Yang Artinya Kangen, Kalo Rindu Disampaikan Jangan Ditahan

Lama tak berjumpa, tak bersua meski hanya lewat dunia maya, membuat perasaan seseorang menjadi kangen, apalagi kalau sudah pernah ada rasa d
468 views 0 shares
10 Foto Menakjubkan yang Diambil Tanpa Bantuan Photoshop

10 Foto Menakjubkan yang Diambil Tanpa Bantuan Photoshop

Kamu pasti udah sering melihat foto-foto keren yang beredar di internet. Foto pemandangan alam contohnya. Tapi tahukah kamu, jika untuk meng
12,295 views 1,261 shares
Begini Jadinya Kalau Benda Awalnya Biasa Saja Ditangan Orang Kreatif

Begini Jadinya Kalau Benda Awalnya Biasa Saja Ditangan Orang Kreatif

Imajinasi dan kreativitas adalah hal yang nggak bisa dipisahkan dari seorang seniman. Keduanya ibarat nyawa bagi karya seni itu sendiri. Ber
3,000 views 225 shares
9 Foto Konyol ini Liatnya Bikin Kamu Darah Tinggi

9 Foto Konyol ini Liatnya Bikin Kamu Darah Tinggi

Banyak momen dalam hidup ini yang berharga, yang patut kita abadikan. Sebagai kenang kenangan apabila masa itu sudah terlewat. Biasanya mome
63,573 views 4,156 shares
9 Percakapan Dengan Abang Ojek Online, Penuh Drama tapi Seru!

9 Percakapan Dengan Abang Ojek Online, Penuh Drama tapi Seru!

Pernah gak sih kalian naik ojek online tapi terasa garing karena tidak ada komunikasi dengan driver, atau bahkan terlalu banyak ngobrol deng
978 views 0 shares
Gelato Lagi Hits, Ternyata Beda lho sama Es Krim, Ini dia 7 Perbedaannya!

Gelato Lagi Hits, Ternyata Beda lho sama Es Krim, Ini dia 7 Perbedaannya!

Kreasi produk dalam bidang kuliner semakin hari semakin beragam, akhir akhir ini yang lagi hits yaitu sebuah jenis hidangan yang dinamakan "
615 views 0 shares
Inspiratif, Keterbatasan Bukan Halangan Bagi 7 Orang Ini untuk Beprestasi

Inspiratif, Keterbatasan Bukan Halangan Bagi 7 Orang Ini untuk Beprestasi

Dalam kehidupan ini terkadang kita pernah melihat orang-orang dengan kemampuan tinggi ditengah keterbatasan. Berbekal semangat dan tekad yan
7,158 views 514 shares