Now! or Never!!! ~me in the past~ *35
Loading...
 
posted on Cerita Fiksi
5,245 views
Now! or Never!!! ~me in the past~ *35

Hohoho :v ada kabar pemirsa =w='' Now! or Never akan segera tamat! :v //plaaak.

I HOPE YOU LIKE!

~cerbung~

Malamnya, Natsume Mashiro mengajak Megumi Mashiro untuk jalan-jalan sebelum Megumi pergi ke New York besok pagi-pagi sekali. Mumpun ortu mereka sedang tugas ke luar kota dan malam ini malam minggu.

Biasanya megumi di larang terus sama bu.Mashiro untuk jalan-jalan, karena megumi tidak boleh terlalu lelah. Nanti, penyakitnya kambuh lagi.

''Jadi, kau mau pergi bersamaku...???'', ajak natsume ke megumi yang sedang baca komik di sofa ruang tamu.

Megumi menghentikan membacanya, ia lalu menoleh ke kakak tiri nya yang sedang duduk di sampingnya sambil tersenyum lebar. Megumi lalu mengelah nafas, ''Ok. Tapi sebentar saja. Besok, kakak akan mengantarku ke bandara kan? Jangan sampai kakak terlambat bangun''

Laki-laki berkaca mata kotak itu mengibaskan tangannya sebelah, ''Tenanglah, jangan khawatir tentang itu''

***

''Jadi... . Kita mau kemana...??'', tanya megumi yang sudah mengganti pakaiannya, saat ia dan natsume berjalan ke luar rumah.

''Hmmm, terserah kau saja. Yang jelas, aku ingin bersamamu sepanjang malam ini sebelum kau pergi ke New York'', jelas natsume.

Mungkin ini cuman perasaan megumi. Natsume memang selalu hangat dan baik. Tapi...

''apa yang kupikirkan tadi?!!! Tidak mungkin kak natsume....'', jalan pikiran megumi terhenti karena megumi tiba-tiba teringat pada SMS Mika Kazerou. ''Terus terang, aku curiga dengan Hiro dan Natsume itu! mereka ber-2 kayaknya menyukaimu =w='', itulah SMS mika. GLEEKK!, ''Semoga kecurigaan mika salah'', megumi memohon dalam hati. Bagaimana pun, megumi sudah menganggap natsume sebagai kakaknya sendiri.

''Megumi, apa kau baik-baik saja? Kenapa kau terlihat gelisah? Apa penyakitmu kambuh?!'', tebak natsume dengan nada cemas.

Megumi menggeleng kan kepalanya, ''Ti-tidak. Hanya saja malam ini dingin yah. Padahal aku sudah pake syal'', kata megumi beralasan sambil menggosokkan ke dua telapak tangannya.

Natsume tersenyum, ''Sini tanganmu. Sekarang sudah tidak dingin lagi, kan?'', kata natsume sambil mengenggam tangan megumi.

***

Hiro Takara mengetuk pintu rumah Jun Akutsu. Dan yang membukanya adalah Yumika Akutsu. Seperti biasa.

''Ohh! Yumika? Kapan kau keluar rumah sakit?'', tanya hiro sambil menyunggingkan senyum.

Yumika terpana sesaat menatap wajah keren itu. Ia lalu segera menunduk menyembunyikan wajah merah nya. ''A-aku... . Aku baru keluar dari rumah sakit... . Ta-tadi....'', jawab yumika. Mengusahakan agar suaranya datar, namun tak berhasil.

Hiro mengangguk-angguk, ''Jun ada?'', tanya hiro lagi.

Yumika menagangguk, ''Di kamarnya...'', jawabnya singkat.

***

''Kau ingin menyatakan perasaanmu pada gebetan yang kau ceritakan padaku hari senin? Lalu, Yui Hirasawa bagaimana? Dia kan pacarmu'', komentar jun yang sedang duduk di sofa kecil kamarnya.

Hiro yang sedang duduk di kasur mengernyit mendengar nada suara sepupunya meninggi. ''Yah! Soalnya perasaanku tidak enak. Dan, tentang yui. Aku sudah lama putus dengannya'', hiro menjelaskan.

Jun mengerjap, ''Kau.... . Putus dengan yui?''

Hiro mengangguk tegas.

''Hiro. Apakah aku sudah memberitahumu bahwa kita menyukai gadis yang sama?'', tanya jun serius.

''Apa...?'', hiro tidak mengerti.

Jun pun menjelaskan bahwa teman les yang ia ceritakan itu megumi.

''APA?!'', kata hiro. Sekarang, Nada suara hiro yang meninggi.

''Tidak usah kaget begitu. Sekarang aku yang mendukungmu untuk mendapatkannya'', kata jun menenangkan sepupunya.

Hiro mengerutkan alisnya, ''Hah? Kenapa...???'', tanya hiro.

Jun tersenyum hambar, matanya menerawang sesuatu. ''Saat di tempat les tadi. Aku bertanya ke padanya. siapa yang ia cintai'', jelas jun. Jun lalu menatap hiro, ''Megumi lalu menjawab, namamu'', kata jun. Dan ini ke-dua kalinya. Jun merasa kehilangan.

***

Megumi dan Natsume melihat pertunjukan di Kuil Awami. Meski bukan tahun baru, kuil itu tetap ramai pengunjung.

''Sekarang, ke mana lagi?'', tanya natsume ketika pertunjukan itu selesai dan orang-orang mulai berhamburan.

Tiba-tiba perut megumi berbunyi, ''Ekhmmm, kau sudah dengar perutku kan? Bagaimana kalau kita makan?'', kata megumi sambil nyengir.

''Ide bagus. Bagaimana kita makan ramen? Malam ini dingin sekali'', usul natsume.

Megumi lalu mengikat sebagaian syalnya ke leher natsume (lihat gambar) ''Apa masih dingin?'', tanya megumi sambil menatap natsume dengan senyuman.

Natsume yang terbawa susana tanpa sadar mengenggam tangan megumi lagi, ''Sekarang sudah sangat hangat''

***

Pagi Hari, di hari minggu. Lebih tepatnya di tempat les. Akutsu sensei mengabarkan bahwa megumi tidak les lagi di sini. Sekarang megumi pindah ke New York.

''A-apa...?? Bagaimana ini? Hiro pasti sedih. Bagaimana tidak? Ia sudah berencana akan menyatakan perasaannya hari senin'', pikir jun. ''Hiro yang malang''

***

Megumi melihat ke kiri dan kanan sebelum berjalan cepat menyebrangi jalan ke arah salah satu bangunan bertingkat empat yang berderet di seberang jalan, di salah satu area permukiman di Riverside Drive bersama pasangan Clark. Koper megumi di bawa oleh Mr.Clark.

Beberapa menit kemudian megumi bersama pasangan Clark sudah ada di depan pintu ber cat putih di lantai empat bangunan itu.

''Kami senang sekali kedatangan tamu. Itu membuat apartemen ini tidak sunyi'', ucap Mrs.Clark ramah. Sedangkan, Mr.Clark sibuk membuka pintu ber cat putih itu dengan kunci.

''Aku harap aku tidak merepotkan di sini'', kata megumi sambil menyunggingkan senyumnya. Seperti tebakannya, pasangan Clark ini begitu ramah!

''Okay. Silahkan masuk Princess'', ucap Mr.Clark begitu pintu sudah terbuka ke megumi.

''Terima kasih'', sahut megumi sambil tersenyum. Ia lalu berjalan ke ruang duduk yang luas dan rapi itu. Cahaya matahari menembus kaca jendela yang berderet di salah satu sisi ruangan, membuat ruangan itu terasa hangat, terang, dan sangat nyaman. Ruang duduk itu di lengkapi sofa besar empuk, dua kursi berlengan, dan meja rendah kayu di tengah-tengah ruangan. Lantainya berlapis karpet tebal. Rak yang dipenuhi berbagai jenis buku menutupi salah satu dinding di sana.

''Semoga kau bisa betah tinggal di sini'', suara Mrs.Clark terdengar di belakang megumi.

Megumi berhenti mengaggumi ruang duduk yang dibanjiri cahaya matahari dan menoleh ke arah suara Mr.Clark dengan bibir yang menyunggingkan senyuman, ''Tentu Mr.Clark. Hanya saja... . Bahasa Inggrisku tidak terlalu lancar''

Mrs.Clark tersenyum, ''Kau pasti akan 'segera' terbiasa dengan bahasa inggris''

***

''Namaku Megumi, Yorishiku onegaishimasu. Ahh! Ma-maksudku, senang berkenalan dengan kalian'', ucap megumi sambil tersenyum manis di depan kelas 2-A. Menyembunyikan rasa malunya karena belum terbiasa dengan bahasa inggris.

Sekarang Megumi sekolah di Bard High School Early Collage (BHSEC). Di SMA paling favorit di New York, AS ini.

''Megumi ini datang dari jepang. Jadi, ia tidak terbiasa dengan bahasa inggris seperti kita'', ucap Mr.Phillips sang wali kelas. Mr.Phillips lalu menoleh ke megumi yang sedang berdiri canggung di sampingnya, ''Silahkan. Kau duduk dengan Robby Parkinson''

***

''Halo! Namaku Kelly, senang berkenalan denganmu. Namamu Megumi Mas-Masha... . Mashara!!! Megumi Mashara, kan?'', ucap kelly yang sedang menghampiri megumi di mejanya saat jam istirahat. Kelly Smith adalah gadis cantik bertubuh kecil, berambut coklat panjang, dan bermata cokelat cerah.

''Na-namaku megumi mashiro ^^'', ucap megumi membenarkan kata-kata kelly.

Laki-laki yang duduk di samping megumi mendesah, ''Haaaa.. . Dasar. Kelly, bukankah kau keturunan jepang? Kenapa menyebutkan nama orang jepang saja salah'', omel Robby. Robby Parkinson adalah laki-laki berambut hitam juga bermata hitam. Ia adalah laki-laki yang paling di idola kan. Selain pintar, ia juga keren. Sangat keren. Sayangnya, ia memiliki hati sedingin es.

''PROBLEM?=='', kata kelly sambil menatap tajam robby.

Robby juga menatap tajam kelly. Sekarang, tatapan mata mereka seperti listrik yang saling bertemu.

''Hei! boleh aku ikutan?'', kata cowok berambut pirang dengan mata berwarna merah gelap. Ia juga terkenal karena sifat periangnya.

''DIAM KAU RICK!'', bentak robby dan kelly secara bersamaan ke arah cowok berambut pirang itu.

''Okay. Okay. Aku tidak akan mengganggu perkelahian kalian yang... . Hmm, yang ke seribu'', ucap rick sambil mendengus kesal. Rick Gates lalu menoleh ke megumi yang hanya diam di bangkunya. ''Halo anak baru. Namaku Rick, mau temani aku ke kantin?''

***

''Kuharap kau maklum dengan tingkah laku sahabatku itu. Kelly dan robby. Dari dulu mereka saingan sampai sekarang'', jelas rick sambil membawa nampan makanannya. Sedang mencari meja yang kosong di kantin yang ramai itu.

''Haha. Kalian bersahabat sejak kecil, yah?'', tanya megumi dengan nada geli. Ia lalu menaruh nampan yang berisi makan siangnya di meja saat mendapat meja yang kosong di kantin itu.

''Yaah. Bisa di bilang''

Megumi menatap rick yang entah kenapa, kilatan mata rick meredup. Ada apa...???

***

Sepulang sekolah, rick menghampiri megumi yang sedang berjalan keluar kelas.

''Megumi! Stop!'', seru rick.

Megumi berhenti di depan kelas, ia lalu menoleh ke arah suara yang memanggilnya dan mendapati rick berlari menghampirinya.

''Nan de... . Ahh! Ma-maksudku... . Ada apa rick?'', tanya megumi.

''Kau tinggal di mana...??'', tanya rick.

''Di Riverside Drive''

''Hmm, kau baru di New York kan? Bagaimana kalau aku mengantarmu berkeliling New York? Sekedar jalan-jalan santai''

''Boleh juga. Mungkin dengan ini aku bisa menghafal jalan di New York dan tidak perlu lagi di antar. Soalnya pasangan Clark selalu mengantarku kemana-mana. Aku jadi tidak enak karena merepotkan mereka. Haaa....''

Rick tersenyum karena ajakannya di terima.

Tiba-tiba muncul.....

~bersambung~

Yosh! tolong komentarnya (kalau bisa dikritik :''v) dan jangan lupa WOW!!! Ja, mata!!! >o<)//

ngaku sobat pulsk? join in the grup!!! -> https://www.facebook.com/groups/270565743109083/?book

Terima kasih telah membaca ewe)/

Trending Now
10 Spanduk Dengan Kearifan Lokal yang Isinya Ngakak Banget

10 Spanduk Dengan Kearifan Lokal yang Isinya Ngakak Banget

Kita semua tahu jika bahasa Inggris adalah bahasa internasional. Ketika kita keluar negeri, namun tidak bisa berbahasa lokal, bahasa Inggris
2,481 views 0 shares
Kasihan tapi Lucu! 10 Orang Ini Menerima Barang yang nggak Sesuai Ekspektasi Saat Belanja Online

Kasihan tapi Lucu! 10 Orang Ini Menerima Barang yang nggak Sesuai Ekspektasi Saat Belanja Online

Perkembangan teknologi memang sangat membantu kehidupan kita, salah satunya adalah kita bisa dengan mudah berbelanja secara online. Ada bany
362,844 views 20,089 shares
10 Cuitan Curcol di Twitter yang Bikin Kita Tersenyum Kecut

10 Cuitan Curcol di Twitter yang Bikin Kita Tersenyum Kecut

Ketika orang memiliki masalah, yang membuatnya terasa ringan sebelum memperoleh solusi adalah saat bisa mencurahkan isi hatinya. Biasanya te
1,825 views 0 shares
Pekerjaan Sampingan yang Bisa dilakukan Para Superhero Kalo Lagi Nganggur

Pekerjaan Sampingan yang Bisa dilakukan Para Superhero Kalo Lagi Nganggur

Pasti kalian suka nonton film Superhero kan PULSKER, nah pernah ngebayangin gak kalo lagi g ada kejahatan, mereka ngapain ? lihat nih kalo s
235,895 views 4,368 shares
Ternayata Seperti Ini Nih Dibalik Layar Adegan Keren Film Hollywood

Ternayata Seperti Ini Nih Dibalik Layar Adegan Keren Film Hollywood

Dalam dunia perfilman, Hollywood merupakan industri film yang merajai dunia dari dulu hingga kini. Sudah banyak judul film Hollywood yang di
289,435 views 28,417 shares
10 Foto Buah yang Dikupas Secara Sempurna, Perfecto !

10 Foto Buah yang Dikupas Secara Sempurna, Perfecto !

Sumber gizi bagi manusia selain sayuran dan lemak hewani adalah buah pulsker. Kalau kita runtut nih buah banyak banget jenisnya dan kesemuan
239,350 views 45,186 shares
10 Chat Dengan Singkatan Ini yang Bikin Gagal Paham

10 Chat Dengan Singkatan Ini yang Bikin Gagal Paham

Nggak bisa dipungkiri jika media sosial, internet dan smartphone saat ini sangat erat dengan kehidupan kita sehari-hari. Nggak seperti jaman
4,525 views 0 shares
8 Desain Toilet yang Bikin Kita Gagal Kebelet

8 Desain Toilet yang Bikin Kita Gagal Kebelet

Di tempat umum atau di tempat keramaian yang sering kita datangi, ada satu fasilitas yang tersedia untuk digunakan para pengunjungnya yaitu
10,143 views 16 shares
10 Spanduk Buang Sampah Sembarang yang Isinya Sumpah Serapah

10 Spanduk Buang Sampah Sembarang yang Isinya Sumpah Serapah

Ada hadis yang mengatakan jika kebersihan sebagian dari iman. Orang yang cinta kebersihan pasti akan hidup sehat dan jauh dari penyakit. Seb
2,171 views 0 shares
10 Status Facebook Salah Paham Ini Bikin Tepuk Jidat

10 Status Facebook Salah Paham Ini Bikin Tepuk Jidat

Sebagai manusia, kesalahpahaman adalah hal yang biasa. Biasanya hal ini terjadi karena miskomunikasi ketika melihat atau ngobrolin sesuatu.
130,009 views 0 shares