Corner - 2 ( Bencana )
Loading...
 
posted on WOW Keren
3,975 views
Corner - 2 ( Bencana )

`Cerita ini hanya fiktif belaka apabila ada kesamaan nama tokoh , latar , alur cerita dll , itu semua adalah ketidak sengajaan semata . ` (> u - ) V..

Note : tanda koma atas ( ' ) berarti berkata dalam hati << penting

Genre : whatever~ :v

Peringatan : - ini tdak perlu peringatan :v

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

- 2 ( Bencana )


" haahh !! " aku terlompat dari tempat tidurku , dan menyadari bahwa itu hanya mimpi .

dan berharap juga bahwa kotak rekaman itu hanya imajinasiku saja . aku berlari kecil ke meja belajarku , mencari cari kotak rekaman itu , tidak ketemu dimanapun .

sampai kos-an ku berantakan juga , kotak rekaman itu tak ketemu . akhirnya aku mencoba untuk berfikir bahwa itu benar benar imajinasiku didalam mimpi . sedikit lega , tapi .. ada sesuatu yang mengganjal saja .

~

" Subarashi-kun ..!! " seseorang berteriak menyambutku saat aku baru berdiri diambang pintu . " memalukan bodoh .. " balasku dan kembali berjalan menuju tempat dudukku .

" kau memang seperti biasa , dingin ! " ledeknya sembari melangkah ketempat dudukku . " kau pikir aku es batu !? " ia terkekeh , " habisnya , .. " ucapannya terputus memikirkan kata kata selanjutnya .

" Mishasita-san , berhentilah berteriak saat aku baru datang .! " tegurku pada gadis berambut panjang tersebut . " biarlah .. itu kan sudah menjadi tradisiku .. " protesnya sambil menggembungkan pipinya .

" kalau begitu punahkan saja tradisimu itu .. " semakin lama aku semakin malas mengobrol dengannya . " t-tunggu , Mishasita-san , apa kau kenal Mao Fujita ? " tanyaku sebelum ia beranjak pergi dari mejaku . " Mao-chan ? .. " setelah aku bertanya begitu , wajahnya memucat , matanya memandang lurus kedepan , ia menggigit sudut bibirnya , biar kutebak ia sedang menahan tangis .

" ada apa ? " , dengan cepat ia menggeleng , " s-sebenarnya .. ia .. aku tidak ,, tahu .. aku hanya mendengar ia di-t-telefon .. ia berteriak .. teriakannya .. sangat memilukan .. dan .. sambungan tiba tiba terputus .. dan sekarang .. ia s-sedang ,, koma " ceritanya diiringin aliran mata yang tak tertahan .

" k-koma ? akibat apa ? " kembali gadis itu menggeleng , " aku tidak tahu .. yang pasti sesuatu terjadi di rumahnya ! " .

sejenak aku berfikir , tentang kejadian kemarin itu . mungkinkah itu dari gadis misterius kemarin ? ia berkata akan memberikan kotak rekaman itu pada Mao , d-dan .. apakah kotak rekaman itu ? benar benar ada !?

setelah aku tersadar dari lamunanku , Yuna telah tidak ada ditempatnya .

~

Bel pulang telah berbunyi sejak 10 menit yang lalu , sebagian murid masih berada dikelas , yaitu yang bertugas piket . termasuk , aku .

" Subarashi-kun , tolong bersihkan kaca disana ! " perintah Hanade , si ketua kelas . aku tetap diam dibangkuku tanpa memperdulikannya . karena kesal , Hanade mendatangi bangkuku dan mengomeliku . tetap saja aku tidak peduli .

" nanti saat kakiku benar benar ingin berdiri " sahutku beralasan ditengah omelannya . " dasar pemalas , " hardik Hanade dan beranjak pergi untuk memerintah yang lainnya .

" dasar ketua kelas " , Yama menepuk pundakku dari belakang , " pantas saja kau tidak pernah punya pacar , sifatmu pada perempuan saja begitu .. " ucap Yama setengah berbisik ditelingaku .

" kau ini .. setiap hari kamis selalu saja diomeli Hanade , paling tidak membersihkan kaca tidak terlalu mengeluarkan tenaga .. " Tiba tiba Yuna muncul dengan membawa sapu , kelihatan bahwa ia habis menyapu ( yaiyalah masa ngepel :v ) .

" siapa peduli ? " jawabku ketus , ' bukk ' sesuatu mendarat dikepalaku begitu kencang . " sakit !! " keluhku mengusap kepala .

" Miuka-san menyuruhku " berdiri seorang siswi terpintar dikelasku , dengan wajah polosnya , tidak ada ekspresi rasa bersalah apapun karena telah menjatuhkan , ah bukan .. memukulku dengan gagang sapu .

" kau ini ! jangan tunjukkan wajah polosmu ketika menyakiti seseorang ! " omelku , ia memiringkan kepalanya , " tapi kan , Miuka-san yang menyuruhku " telunjuknya menggaruk garuk pipinya tanda ia kebingungan .

' debugg ! '

aku bahkan heran kenapa anak perempuan polos disampingku yang telah memukulku dengan sapu dapat menjadi orang terpintar dikelas ini .

" jika kau bukan manusia , sudah kulempar kau dari atas gedung ! " ancamku berapi api .

' bukk ! '

sekali lagi pukulan harus kurasakan . " Miuka-san juga menyuruhku melakukan itu bila melawan " jelasnya datar tanpa ekspresi . " sudahlah Subarashi-kun , sebaiknya kau mengikuti apa yang ia suruh " Yuna menepuk pundakku berkali kali dengan senyum paksaan .

" kau mau babak belur karena sapu Chi-chan ? " timpal Yama yang tiba tiba muncul dipundak kiriku . aku mendesah

, " baiklah ! apa yang perlu kulakukan ? " .

~

Pulang sekolah ini aku akan menjenguk Aiko bersama Yama , kepalaku juga masih nyeri akibat pukulan Chinatsu tadi .

Saat kami sampai diruangan 201 , Terlihatlah Aiko yang terbaring lemah diatas ranjang rumah sakit . matanya terpejam , lihat ia tidur seperti anak kecil .

Aku dan Yama pun duduk disamping ranjang Aiko . Andai saja ia sadar sekarang , mungkin banyak sekali pertanyaan yang ingin kutanyakan padanya . ' huh '

~

Saat aku sampai di kos-an ku , aku merebahkan diri diatas kasurku . tiba tiba Handphone ku bergetar . tertera pada layar HP ku panggilan dari Yuna Mishasita .

" h-halo ? " terdengar suara lemah Yuna dari balik telepon . " y-ya ? " . " Subarashi-kun cepatlah kemari .. apa ini milikmu ? " .

" milikku ? " tanyaku , " iya sebuah kotak rekaman diatas meja belajarku , apa ini milikmu ? " tanyanya lagi . 'deg' ternyata memang benar benar .. ada ?

" t-tunggu ! aku akan segera kesana , apapun yang kau lakukan jangan dengarkan kotak rekaman itu dahulu ! " Aku pun memutuskan sambungan dan bergegas menuju kediaman Mishasita .

~

" k-kenapa Chinatsu dan Hanade , j-juga ada ? " tanyaku syok ketika melihat dua gadis sedang duduk sambil menikmati segelas teh . " mana kutahu .. Yuna yang mengajak aku dan Chi-chan " jelas Hanade dan kembali menyeruput teh nya . " sudahlah .. aku memang mengajak mereka .. kan tidak enak jika 2 orang berbeda jenis dalam satu rumah .. " ucap Yuna yang sedang menaruh camilan diatas meja .
" terserahh.. " akhirnya aku mengalah , walau tatapan tajam Hanade dan Chinatsu selalu dapat kurasakan . " ini .. apakah ini milikmu ? " Yuna menaruh Kotak rekaman dihadapanku . " namun .. kenapa ya , tulisannya seperti tulisan Aiko-chan ? " ia tersenyum tipis .

" entahlah .. ini bukan milikku , Yama yang memberikannya padaku , katanya itu dari Aiko " jelasku . " wah .. apakah itu Ungkapan cinta yang belum tersampaikan ? " celetuk Yuna kemudian . " huh .. kau dan Yama sama saja .. " .

" bagaimana kalau kita dengarkan ? " usul Hanade yang sepertinya kehabisan teh . dilanjutkan anggukan Chinatsu . Sepertinya aku mulai merasakan yang tidak tidak . kedua pundakku seolah berat . kembali sesuatu berbisik ditelingaku .

' kalau banyak , semakin mengasyikan.. apalagi mereka orang yang benar .. '

T-tunggu apa maskudnya orang yang benar ? mereka ? kupikir dengan memasukkan Aiko kedalamnya , ya .. mereka sahabat Aiko .

" bagaimana ? Subarashi-kun ? " , aku agak bingung dengan pilihan itu . aku penasaran .. ya penasaran , namun aku takut resiko yang harus kualami jika mendengarkan rekaman itu . karena sedari tadi aku sudah merasakan yang tidak tidak .

apalagi , bagaimana kotak rekaman itu dapat berpindah dari kos-an ku ke kediaman Mishasita ?

aku pun berdiri , " aku harus pergi .. " akhirnya aku pergi , aku tidak ingin mengambil resiko . walaupun aku tak tahu apa yang akan terjadi jika aku mendengarkan rekaman tersebut .

" eh ? kok buru buru ? " aku tak memperdulikan ucapan Yuna dibelakangku . namun segera aku bergegas menuju kos-an ku .

~

" bagaimana ? kok lari ? bagaimana dengan teman temanmu ? " , aku tersentak , sesuatu berdiri dibelakangku . ketika aku berbalik , tampaklah wajah mengerikan gadis kemarin .

" kau tahu ? itu adalah bencana bagi teman temanmu .. " ucapnya . " a-apa maksudmu dengan bencana ? " .

" masih ingat Mao ? " , ' glek ' benar saja dugaanku , pasti karena gadis ini . " apa yang kau lakukan pada Mao ? " terlihat ia malah terkekeh . " tidak ada .. aku hanya menaruh kotak rekaman itu didepan rumahnya .." .

Dan seketika aku sadar bahwa penyebabnya adalah kotak rekaman itu . " g-gawat .. mereka pasti akan mendengarkannya "

aku kembali berlari berlawanan arah , dan terdengar suara cekikikan gadis tadi belakangku .

aku pun terus berlari menuju kembali ke kediaman Mishasita .

dan kulihat .. m-mereka ..



- To Be Continued


~

terimakasih yang sudah baca cape" ampe bawah ~

maaf klo dari Corner - 2 nya kurang seru :v .. :]

akan hadir ( Corner - 3 ) pukul 09.00 malam , entah hari kpn .. :v soalnya bsok senin :'v

~

wow dan komentar sangat dianjurkan

kritik dan saran sangat dibutuhkan

ide dan masukan dapat disumbangkan

TERIMAKASIH ~ ^ u ^



~



" t-tunggu kembalilah keatas aku belum selesai membaca "

Trending Now
10 Nama Toko Dari Plesetan Nama Merk Terkenal. Kocak Banget!

10 Nama Toko Dari Plesetan Nama Merk Terkenal. Kocak Banget!

Hidup di Indonesia sangat mudah sekali menemukan warung atau toko kelontong. di mana tempat usaha ini menyediakan barang yang kita butuhkan
3,530 views 0 shares
10 Potret Makanan Gosong yang Lapar Hilang

10 Potret Makanan Gosong yang Lapar Hilang

Semua orang suka makan dan punya makanan favorit, tapi kenyataannya nggak semua orang bisa memasak. Apalagi memasak butuh fokus, nggak cuma
736 views 0 shares
8 Video YouTube yang Judulnya Super Nyeleneh

8 Video YouTube yang Judulnya Super Nyeleneh

YouTube adalah platform di mana penggunanya bisa membuat atau menonton video. Siapapun bisa membuat kanal di YouTube. Apalagi saat ini, bany
642 views 0 shares
Indahnya Setetes Air Mata Saat Di Zoom Perbesar, Lihat 9 Fotonya!

Indahnya Setetes Air Mata Saat Di Zoom Perbesar, Lihat 9 Fotonya!

Banyak yang tidak mengira kalau ternyata air mata yang menetes memiliki keindahan didalam bentuknya, hal ini terkuak setelah dilakukan penel
36,362 views 1,418 shares
Brilian. Desain 9 Tas Belanja ini Bukti Bahwa Kreatifitas Dimulai dari Sesuatu yang Sederhana. Bikin ikutan Kreatif

Brilian. Desain 9 Tas Belanja ini Bukti Bahwa Kreatifitas Dimulai dari Sesuatu yang Sederhana. Bikin ikutan Kreatif

Manusia semakin lama semakin pintar. Karena memang pedaban manusia yang membuat dan memaksa manusia untuk pintar. Ilmu pengetahuan dan tekno
4,732 views 142 shares
10 Potret Makanan yang Tampilannya Nyeleneh

10 Potret Makanan yang Tampilannya Nyeleneh

Seseorang tetap butuh makan untuk bertahan hidup. Disarankan sih 3 kali dalam sehari. Tapi pernah nggak si saat kamu ingin makan, di saat ya
2,344 views 0 shares
10 Tulisan di Tempat Parkir yang Bikin Gagal Paham

10 Tulisan di Tempat Parkir yang Bikin Gagal Paham

Hampir semua masyarakat Indonesia saat ini memiliki kendaraan bermotor sendiri.  Salah satunya agar mereka bisa dengan mudah pergi ke manap
932 views 0 shares
10 Spanduk Rumah Dijual yang Bikin Calon Pembeli Gagal Paham

10 Spanduk Rumah Dijual yang Bikin Calon Pembeli Gagal Paham

Saat ini properti adalah salah satu hal yang paling dicari. Memiliki bisnis properti juga suatu hal yang menjanjikan, karena semakin tahun h
1,207 views 0 shares
10 Chat Kehabisan Bahan Obrolan yang Isinya Kocak Banget

10 Chat Kehabisan Bahan Obrolan yang Isinya Kocak Banget

Saat kita ingin memiliki pasangan, hal yang kita lakukan adalah PDKT ke gebetan. Tapi ini bukanlah hal yang mudah, enggak cukup dengan ngaja
3,401 views 0 shares
Terjemahan Dari 10 Kode Yang Sering Diucapin Cewek

Terjemahan Dari 10 Kode Yang Sering Diucapin Cewek

Cewek adalah makhluk Tuhan yang paling sulit dimengerti dan dipahami. Untuk mengungkapkan keinginannya saja, mereka selalu menggunakan kode-
168,640 views 11,549 shares