Now! or Never!!! ~me in the past~ *36
Loading...
 
posted on Cerita Fiksi
5,895 views
Now! or Never!!! ~me in the past~ *36

Ada yang nanya dari mana dapat ide cerita? =3=

Reski kasih tahu deh supaya sobat pulsk bisa bikin cerita juga. Hehehe =w=

Ehem...

. Ehem.... . Jadi...., reski tuh dapat ide cerita dari gambar, lagu atau kisah nyata... . Bahkan biasanya reski tiba-tiba dapat ide cerita kalau bengong. Bisa sambil tidur, atau main-main. Pokoknya kalau sudah mikir.... . Nggak ingat tempat dan waktu, deh! Biasanya juga di saran kan. Hehehe ewe))

I HOPE YOU LIKE!

~cerbung~

Tiba-tiba muncul Kelly Smith dengan senyuman secerah mataharinya, ''Hai Rick! Bisa temani aku?'', tanya nya di hadapan Rick Gates. Kelly tepat berdiri di samping Megumi Mashiro.

Rick mengelah nafas, ''Coba kutebak. Kau menyuruhku untuk menemanimu 'lagi' ke pertandingan basket Robby, kan?''

Kelly mengangguk, senyumannya masih belum hilang di bibir nya. ''Benar sekali! Jadi, kau mau kan?''

''Sorry. Tidak bisa. Aku sudah janji untuk menemani Megumi berkeliling New York. Dia kan baru di sini'', jelas rick.

Kelly mendesah, ''Ya sudah. Aku pergi sendiri saja. Bye~'', kata kelly sambil berlalu pergi.

Rick menghembuskan nafas, yang tanpa sadar di tahannya sejak tadi.

Megumi melirik rick, megumi jelas-jelas melihat rick 'seperti' menahan diri barusan.

Sebenarnya ada apa?

***

Rick dan Megumi pergi ke Lincoln Center, lebih tepatnya ke gedung Carnegie Hall yang menjadi Situs Bersejarah Nasional. Di sana, megumi dan rick melihat orang-orang berlatih musik klasik. Megumi dan Rick duduk di kursi penonton paling belakang. Hanya mereka saja yang menonton latihan itu.

''Jatuh cinta itu sangat sederhana, tapi jatuh karena cinta itu sungguh mengerikan'', kata rick yang tanpa sadar mengatakan itu. Matanya masih tetap menghadap ke depan melihat orang-orang yang sibuk berlatih itu.

Megumi melirik rick, ''Maksudmu...?'', tanya megumi tidak mengerti.

Rick menarik nafas, lalu menghembuskannya. ''Maaf, aku hanya terbawa suasana saja'', kata rick sambil mengangkat ke dua bahu nya.

Megumi mengangguk-angguk, ''Kau... . Apakah kau sering ke sini?''

Rick teridiam sesaat, seakan tenggelam dalam dunianya sendiri. ''Waktu SMP, hampir setiap hari aku dan kelly ke sini'', jelas rick.

''Sampai sekarang?'', tanya megumi.

Rick tersenyum hambar, ''Sekarang berbeda... . Aku, Kelly dan Robby satu SD. Saat itu, Robby biasa-biasa saja. Tidak keren. Tidak pintar. Biasa saja! Hingga saat SMP. Robby berubah 100%. Katanya ia menyukai Kelly, makanya ia berubah. Dan hasilnya? Kelly menyukai Robby. Tapi mereka berdua malu untuk menyatakan perasaan mereka '', rick menghentikan kata-katanya untuk mengambil nafas. ''Padahal... . Sebelum Robby, aku duluan yang memiliki perasaan terhadap kelly''

Megumi terdiam, ia bisa mendengar nada sedih saat rick mengucapkan kalimat terakhir itu. ''Kalau begitu, kenapa kau tidak menyatakan perasaanmu? Kenapa kau cuman berdiam diri saja dan menyembunyikan perasaanmu itu''

''Tidak ada waktu yang tepat untuk mengatakan itu. Aku sudah mencari kesempatan sebisa ku, kau tahu?''

Megumi mendesah mendengar nada rick yang kedengaran menantang, ''Yang namanya kesempatan itu tidak bisa di cari, tetapi harus diciptakan!''

***

''Saat sampai di Museum. Kalian harus membuat laporan Sejarah bersama teman duduk kalian. Semua harap berkumpul kembali jam 12. Mengerti?'', jelas Mr.Phillips di dalam bus itu.

Pagi ini, kelas 2-A berkunjung ke museum. Sekarang, mereka berada di dalam bus menuju ke sana.

''Megumi, apa kau bawah kamera?'', tanya Robby Parkinson begitu turun dari bus dan mulai melihat-lihat benda-benda bersejarah bersama Megumi Mashiro.

Megumi menepuk jidatnya, ''Astaga! Aku lupa. Bagaimana ini? Kita kan di suruh membuat laporan beserta gambar yang kita ambil sendiri''

Robby mendesah, ''Dasar. Ini salahmu. Sekarang kita tak bisa membuat laporan, kan?!''

Megumi menyipitkan mata ke arah laki-laki berambut hitam itu, ''Salahku?! Kau sendiri, kenapa bukan kau saja yang bawa kamera?! >:p ''

''Aku tidak punya kamera! Makanya kemarin aku menyuruhmu membawa kamera!''

''Sudahlah! Tidak perlu marah-marah! Kita pake kamera ponsel, saja! Bagaimana?''

''Bodoh! Kamera ponsel? Nanti hasilnya jelek!''

Sekarang, darah megumi seperti mendidih. ''Bodoh?! Ha! Lihat, siapa yang bicara?!'', Tantangnya. ''Laki-laki yang sok keren'', kata megumi sambil memutar bola matanya.

Robby menatap sinis megumi, ''Kau....'', katanya geram.

''Megumi...???'', kata seseorang yang berada di belakang megumi. Megumi berbalik, pupil matanya langsung membesar. ''ASAMI?!'', kata megumi kaget.

Senyum Asami Yukawa mengembang, ''Ternyata ini benar kau?! Waah... . Ini sebuah kejutan!''

Robby melirik Megumi, ''Siapa dia?'', tanya nya.

''Dia Asami. Teman SMP ku'', jelas megumi ke robby.

Robby mengangguk-angguk mengerti, ''Tidak ada waktu untuk reuni, megumi. Ayo, kita cari kamera''

''Ahh! Ohh iya. Asami, apakah kau punya kamera...???'', tanya megumi.

''Kebetulan aku juga ke sini. Untuk menyelesaikan laporan. Tapi sudah selesai. Jadi, ini. Pinjam saja semau mu'', kata asami sambil memberikan kamera nya ke megumi.

Megumi menerimanya, ia lantas memberikannya ke robby. ''Ini!'', kata megumi ketus.

''Aku...?! Kenapa bukan kau saja'', bantah robby.

''Bisa kah kau saja?! Ada banyak sekali hal yang ingin ku bicara kan dengan sahabatku asami. Sudah 'sangat' lama kita tidak bertemu. Jadi, boleh kan?!'', kata megumi.

Robby terpaksa mengambil kamera yang ada di tangan megumi, ''Baiklah! Jangan lama-lama...'', kata robby ketus.

Megumi mendesah, ''Ayo asami! Kita menjauh dulu dari tempat ini!'', kata megumi sambil menarik asami, mengabaikan tatapan tajam yang di lemparkan robby ke arahnya.

***

''Bagaimana hubunganmu dengan sora? Kalian masih pacaran, kan?'', tanya megumi sambil melihat-lihat benda-benda sejarah di museum itu bersama asami.

Asami mengelah nafas, wajahnya berubah murung. ''Entahlah... . Sepertinya hubunganku dengan 'dia' berakhir tanpa ada yang mengakhiri''

Megumi menatap asami dengan kening berkerut, ''Apa maksudmu...??''

''Aku dan Sora... . Kami berdua berhasil mendapatkan beasiswa untuk bersekolah di sini. Hingga....., ia tiba-tiba berubah. Ia seperti menjauhiku. Tidak mengubungiku. Tidak memberikan kabar....''

Megumi menyesal menanyakan hal itu, itu membuat asami sedih. Buktinya saja, nada suaranya seperti mau menangis. Akhirnya, megumi merubah topik, ''Kau dapat beasiswa SMA di sini? Di New York? Wow, hebat!''

Asami tertawa, ''Biasa saja, kok. Ohh yah, Siapa laki-laki yang barusan itu? Dia sangat keren!''

Megumi melirik Robby yang sedang sibuk memotret benda-benda sejarah, jauh di sampingnya. Tanpa sadar megumi mendengus ke arah robby. Megumi lalu mencondongkan tubuh ke arah asami dan berbisik, ''Dia adalah bukti nyata bahwa kau tidak bisa menilai seseorang dari penampilannya saja''

***

Keesokannya di sekolah. Rick terlihat sangat murung. Kelly yang biasanya cerewet, berdiam diri di bangkunya.Padahal, meski guru menjelaskan. Ia tetap cerewet. Robby terlihat bosan, ia menguap hampir 10 kali. Sedangkan megumi? Megumi sibuk mendengar penjelasan Mr.Phillips.

Tiba-tibal, bel berbunyi. Semua murid mendesah senang akhirnya pelajaran selesai dan saatnya istirahat.

***

''Kau kenapa? Tidak baik memainkan makanan'', kata megumi menasehati rick yang sepertinya tidak bernafsu makan dan hanya memainkan makanannya saja.

Rick mendesah, ''Aku... . Kemarin.... . Saat berkunjung ke museum. Aku sempat menyatakan perasaanku pada kelly'', jelas rick, tidak semangat.

Mata megumi melebar, senyumnya mengembang. ''Ohh yah?! Jadi...., bagaimana?''

Rick terdiam sejenak, sedang memikirkan sesuatu. Sebelum akhirnya membuka suara, ''Aku di tolak''

''Uhuk... . Uhuk...'', megumi tersedak mendengar itu. Ia lalu segera minum. Setelah lebih baik. Megumi mengangkat wajah, menatap rick. ''Apa kau bilang barusan? Di tolak? Katakan padaku bahwa kau sedang bercanda''

Rick menggeleng, ''Tidak'', katanya singkat.

Megumi yang prihatin akhirnya berusaha menghibur rick, ''Sudahlah.... . Setidaknya.... . Kau sudah mencoba.

Rick tersenyum, ''Terima kasih''

Megumi membalas senyuman itu. ''Jadi, apa alasannya sampai-sampai kelly menolakmu?''

''Katanya, ia hanya menganggapku sebagai temannya. Huh, sudahlah. Jangan bahas ini lagi, bisakah kita mengganti topik?'', kata rick.

***

Saat pulang sekolah, kelly menghampiri megumi yang sedang mencari taksi.

''Halo megumi!'', kata kelly sambil tersenyum.

Megumi menoleh ke kelly, megumi tahu bahwa senyum kelly di paksakan. ''Hai kelly, ada apa?''

''Mmm.... . Megumi, bisa temani aku sebentar?''

***

Robby sedang latihan basket, tapi ia tidak fokus! Pikirannya selalu saja ke kelly. Bagaimana tidak? Tadi, saat jam istirahat. Biasanya, kelly menghampirinya dan meributkan hal sepele. Kini tidak! Kelly seperti menghindar. Membuat robby berfikir, apakah ia punya salah?

PRIIIIT!!!

Latihan di hentikan. Mr.Burnet selaku pelatih menghampiri robby, ''Rob, ada apa denganmu? Latihanmu hari ini sangat kacau'', kata Mr.Burnet cemas. Mr.Burnet maklum cemas karena robby anak didik terbaiknya.

Robby memaksakan seulas senyum, ''I am sorry, sir''

***

Di sebuah Cafe, terlihat megumi dan kelly duduk berhadapan sambil menikmati cemilan kecil yang mereka pesan. Awalnya pembicaraan yang menyenangkan, hingga tiba-tiba...

''Mmm, megumi. Kamu suka robby, kan?'', kataa kelly.

Kening megumi berkerut, ''Apa maksudmu...??''

''Kemarin... . Kalian akrab sekali. Saat berkunjung ke museum'', jelas kelly.

''Kenapa kau bilang begitu?''

''So-soalnya, aku putus asa. Robby tidak memberiku kode bahwa ia membalas perasaanku. Memang sih aku belum menyatakan perasaanku. Tapi..., seharusnya ia mengerti. Mana mungkin perempuan duluan?''

Megumi tersenyum geli mendengar itu, ''Kelly, kau tahu? Sebenarnya, robby menyukaimu. Tapi ia terlalu malu untuk menyatakannya''

~bersambung~

Yosh! tolong komentarnya (kalau bisa dikritik :''v) dan jangan lupa WOW!!! Ja, mata!!! >o<)//

ngaku sobat pulsk? join in the grup!!! -> https://www.facebook.com/groups/270565743109083/?book

Terima kasih telah membaca ewe)/

Trending Now
10 Orang Terjebak di Tempat Umum yang Lucu tapi Kasihan

10 Orang Terjebak di Tempat Umum yang Lucu tapi Kasihan

Saat menjalankan aktivitas sehari-hari, sering kali kita mengalami kesialan. Entah karena keteledoran, atau memang datang dengan sendirinya.
2,485 views 0 shares
10 Foto Penumpang Ojol yang Super Nyeleneh

10 Foto Penumpang Ojol yang Super Nyeleneh

Hari gini disaat kita membutuhkan sesuatu seperti pergi ke suatu tempat atau mengantar barang, tapi nggak ada yang bisa mengantar, hal utama
3,034 views 0 shares
10 Kelakuan Kocak Netizen +62 Saat Cari Jodoh di Medsos

10 Kelakuan Kocak Netizen +62 Saat Cari Jodoh di Medsos

Jaman sekarang apa sih yang gak diposting di media sosial, segala macam masalah, pengalaman, keluh kesah dan apa aja yang ada dipikiran neti
556,826 views 0 shares
Kumpulan Meme GERHANA MATAHARI TOTAL Yang Bisa Membuatmu Terhibur

Kumpulan Meme GERHANA MATAHARI TOTAL Yang Bisa Membuatmu Terhibur

Banyak yang menantikan tanggal 9 maret, untuk apa ? untuk menyaksikan fenomena yang langka terjadi, yaitu gerhana matahari total, yang bisa
71,479 views 496 shares
10 Tulisan Spanduk Jualan yang Bikin Cekikikan

10 Tulisan Spanduk Jualan yang Bikin Cekikikan

Spanduk biasa digunakan oleh seseorang untuk menulis peringatan atau himbauan. Namun bagi beberapa pedagang spanduk biasa digunakan untuk me
4,298 views 0 shares
9 Kejadian Kocak yang Pernah Terjadi Saat Memesan Ojol

9 Kejadian Kocak yang Pernah Terjadi Saat Memesan Ojol

Walaupun waktu nggak bisa diulang lagi, tapi kita bisa mengingat semua kejadian yang pernah kita alami. Mulai dari kejadian yang menyenangka
1,728 views 0 shares
10 Fungsi Lain Dari Magic Com yang Bikin Nggak Habis Pikir

10 Fungsi Lain Dari Magic Com yang Bikin Nggak Habis Pikir

Nggak bisa dipungkiri jika berkat adanya teknologi hampir semua hal menjadi lebih mudah. Salah satunya adalah menanak nasi. Jika zaman dulu
5,602 views 0 shares
10 Potret Kunci Pengamanan yang Nggak Punya Faedah Untuk Dipasang

10 Potret Kunci Pengamanan yang Nggak Punya Faedah Untuk Dipasang

Sangat wajar jika seseorang menyimpan barang yang ia punya dengan pengamanan ekstra agar terhindar dari pencurian. Nggak cuma mobil atau mot
80,090 views 171 shares
10 Nama Jalan Di Google Map yang Bikin Penasaran

10 Nama Jalan Di Google Map yang Bikin Penasaran

Jaman dulu memang berbeda dengan jaman sekarang yang semuanya jauh lebih mudah. Kalau zaman dulu ketika kita ingin menuju tempat yang enggak
1,333 views 0 shares
9 Chat Typo Antara Penjual dan Pembeli yang Bikin Bingung

9 Chat Typo Antara Penjual dan Pembeli yang Bikin Bingung

Smartphone membuat kita bisa terhubung dengan siapapun. Enggak cuma telepon atau video call aja, tetapi juga bisa melalui chatting. Bahkan k
4,092 views 0 shares