Now! or Never!!! ~me in the past~ *36
Loading...
 
posted on Cerita Fiksi
5,009 views
Now! or Never!!! ~me in the past~ *36

Ada yang nanya dari mana dapat ide cerita? =3=

Reski kasih tahu deh supaya sobat pulsk bisa bikin cerita juga. Hehehe =w=

Ehem...

. Ehem.... . Jadi...., reski tuh dapat ide cerita dari gambar, lagu atau kisah nyata... . Bahkan biasanya reski tiba-tiba dapat ide cerita kalau bengong. Bisa sambil tidur, atau main-main. Pokoknya kalau sudah mikir.... . Nggak ingat tempat dan waktu, deh! Biasanya juga di saran kan. Hehehe ewe))

I HOPE YOU LIKE!

~cerbung~

Tiba-tiba muncul Kelly Smith dengan senyuman secerah mataharinya, ''Hai Rick! Bisa temani aku?'', tanya nya di hadapan Rick Gates. Kelly tepat berdiri di samping Megumi Mashiro.

Rick mengelah nafas, ''Coba kutebak. Kau menyuruhku untuk menemanimu 'lagi' ke pertandingan basket Robby, kan?''

Kelly mengangguk, senyumannya masih belum hilang di bibir nya. ''Benar sekali! Jadi, kau mau kan?''

''Sorry. Tidak bisa. Aku sudah janji untuk menemani Megumi berkeliling New York. Dia kan baru di sini'', jelas rick.

Kelly mendesah, ''Ya sudah. Aku pergi sendiri saja. Bye~'', kata kelly sambil berlalu pergi.

Rick menghembuskan nafas, yang tanpa sadar di tahannya sejak tadi.

Megumi melirik rick, megumi jelas-jelas melihat rick 'seperti' menahan diri barusan.

Sebenarnya ada apa?

***

Rick dan Megumi pergi ke Lincoln Center, lebih tepatnya ke gedung Carnegie Hall yang menjadi Situs Bersejarah Nasional. Di sana, megumi dan rick melihat orang-orang berlatih musik klasik. Megumi dan Rick duduk di kursi penonton paling belakang. Hanya mereka saja yang menonton latihan itu.

''Jatuh cinta itu sangat sederhana, tapi jatuh karena cinta itu sungguh mengerikan'', kata rick yang tanpa sadar mengatakan itu. Matanya masih tetap menghadap ke depan melihat orang-orang yang sibuk berlatih itu.

Megumi melirik rick, ''Maksudmu...?'', tanya megumi tidak mengerti.

Rick menarik nafas, lalu menghembuskannya. ''Maaf, aku hanya terbawa suasana saja'', kata rick sambil mengangkat ke dua bahu nya.

Megumi mengangguk-angguk, ''Kau... . Apakah kau sering ke sini?''

Rick teridiam sesaat, seakan tenggelam dalam dunianya sendiri. ''Waktu SMP, hampir setiap hari aku dan kelly ke sini'', jelas rick.

''Sampai sekarang?'', tanya megumi.

Rick tersenyum hambar, ''Sekarang berbeda... . Aku, Kelly dan Robby satu SD. Saat itu, Robby biasa-biasa saja. Tidak keren. Tidak pintar. Biasa saja! Hingga saat SMP. Robby berubah 100%. Katanya ia menyukai Kelly, makanya ia berubah. Dan hasilnya? Kelly menyukai Robby. Tapi mereka berdua malu untuk menyatakan perasaan mereka '', rick menghentikan kata-katanya untuk mengambil nafas. ''Padahal... . Sebelum Robby, aku duluan yang memiliki perasaan terhadap kelly''

Megumi terdiam, ia bisa mendengar nada sedih saat rick mengucapkan kalimat terakhir itu. ''Kalau begitu, kenapa kau tidak menyatakan perasaanmu? Kenapa kau cuman berdiam diri saja dan menyembunyikan perasaanmu itu''

''Tidak ada waktu yang tepat untuk mengatakan itu. Aku sudah mencari kesempatan sebisa ku, kau tahu?''

Megumi mendesah mendengar nada rick yang kedengaran menantang, ''Yang namanya kesempatan itu tidak bisa di cari, tetapi harus diciptakan!''

***

''Saat sampai di Museum. Kalian harus membuat laporan Sejarah bersama teman duduk kalian. Semua harap berkumpul kembali jam 12. Mengerti?'', jelas Mr.Phillips di dalam bus itu.

Pagi ini, kelas 2-A berkunjung ke museum. Sekarang, mereka berada di dalam bus menuju ke sana.

''Megumi, apa kau bawah kamera?'', tanya Robby Parkinson begitu turun dari bus dan mulai melihat-lihat benda-benda bersejarah bersama Megumi Mashiro.

Megumi menepuk jidatnya, ''Astaga! Aku lupa. Bagaimana ini? Kita kan di suruh membuat laporan beserta gambar yang kita ambil sendiri''

Robby mendesah, ''Dasar. Ini salahmu. Sekarang kita tak bisa membuat laporan, kan?!''

Megumi menyipitkan mata ke arah laki-laki berambut hitam itu, ''Salahku?! Kau sendiri, kenapa bukan kau saja yang bawa kamera?! >:p ''

''Aku tidak punya kamera! Makanya kemarin aku menyuruhmu membawa kamera!''

''Sudahlah! Tidak perlu marah-marah! Kita pake kamera ponsel, saja! Bagaimana?''

''Bodoh! Kamera ponsel? Nanti hasilnya jelek!''

Sekarang, darah megumi seperti mendidih. ''Bodoh?! Ha! Lihat, siapa yang bicara?!'', Tantangnya. ''Laki-laki yang sok keren'', kata megumi sambil memutar bola matanya.

Robby menatap sinis megumi, ''Kau....'', katanya geram.

''Megumi...???'', kata seseorang yang berada di belakang megumi. Megumi berbalik, pupil matanya langsung membesar. ''ASAMI?!'', kata megumi kaget.

Senyum Asami Yukawa mengembang, ''Ternyata ini benar kau?! Waah... . Ini sebuah kejutan!''

Robby melirik Megumi, ''Siapa dia?'', tanya nya.

''Dia Asami. Teman SMP ku'', jelas megumi ke robby.

Robby mengangguk-angguk mengerti, ''Tidak ada waktu untuk reuni, megumi. Ayo, kita cari kamera''

''Ahh! Ohh iya. Asami, apakah kau punya kamera...???'', tanya megumi.

''Kebetulan aku juga ke sini. Untuk menyelesaikan laporan. Tapi sudah selesai. Jadi, ini. Pinjam saja semau mu'', kata asami sambil memberikan kamera nya ke megumi.

Megumi menerimanya, ia lantas memberikannya ke robby. ''Ini!'', kata megumi ketus.

''Aku...?! Kenapa bukan kau saja'', bantah robby.

''Bisa kah kau saja?! Ada banyak sekali hal yang ingin ku bicara kan dengan sahabatku asami. Sudah 'sangat' lama kita tidak bertemu. Jadi, boleh kan?!'', kata megumi.

Robby terpaksa mengambil kamera yang ada di tangan megumi, ''Baiklah! Jangan lama-lama...'', kata robby ketus.

Megumi mendesah, ''Ayo asami! Kita menjauh dulu dari tempat ini!'', kata megumi sambil menarik asami, mengabaikan tatapan tajam yang di lemparkan robby ke arahnya.

***

''Bagaimana hubunganmu dengan sora? Kalian masih pacaran, kan?'', tanya megumi sambil melihat-lihat benda-benda sejarah di museum itu bersama asami.

Asami mengelah nafas, wajahnya berubah murung. ''Entahlah... . Sepertinya hubunganku dengan 'dia' berakhir tanpa ada yang mengakhiri''

Megumi menatap asami dengan kening berkerut, ''Apa maksudmu...??''

''Aku dan Sora... . Kami berdua berhasil mendapatkan beasiswa untuk bersekolah di sini. Hingga....., ia tiba-tiba berubah. Ia seperti menjauhiku. Tidak mengubungiku. Tidak memberikan kabar....''

Megumi menyesal menanyakan hal itu, itu membuat asami sedih. Buktinya saja, nada suaranya seperti mau menangis. Akhirnya, megumi merubah topik, ''Kau dapat beasiswa SMA di sini? Di New York? Wow, hebat!''

Asami tertawa, ''Biasa saja, kok. Ohh yah, Siapa laki-laki yang barusan itu? Dia sangat keren!''

Megumi melirik Robby yang sedang sibuk memotret benda-benda sejarah, jauh di sampingnya. Tanpa sadar megumi mendengus ke arah robby. Megumi lalu mencondongkan tubuh ke arah asami dan berbisik, ''Dia adalah bukti nyata bahwa kau tidak bisa menilai seseorang dari penampilannya saja''

***

Keesokannya di sekolah. Rick terlihat sangat murung. Kelly yang biasanya cerewet, berdiam diri di bangkunya.Padahal, meski guru menjelaskan. Ia tetap cerewet. Robby terlihat bosan, ia menguap hampir 10 kali. Sedangkan megumi? Megumi sibuk mendengar penjelasan Mr.Phillips.

Tiba-tibal, bel berbunyi. Semua murid mendesah senang akhirnya pelajaran selesai dan saatnya istirahat.

***

''Kau kenapa? Tidak baik memainkan makanan'', kata megumi menasehati rick yang sepertinya tidak bernafsu makan dan hanya memainkan makanannya saja.

Rick mendesah, ''Aku... . Kemarin.... . Saat berkunjung ke museum. Aku sempat menyatakan perasaanku pada kelly'', jelas rick, tidak semangat.

Mata megumi melebar, senyumnya mengembang. ''Ohh yah?! Jadi...., bagaimana?''

Rick terdiam sejenak, sedang memikirkan sesuatu. Sebelum akhirnya membuka suara, ''Aku di tolak''

''Uhuk... . Uhuk...'', megumi tersedak mendengar itu. Ia lalu segera minum. Setelah lebih baik. Megumi mengangkat wajah, menatap rick. ''Apa kau bilang barusan? Di tolak? Katakan padaku bahwa kau sedang bercanda''

Rick menggeleng, ''Tidak'', katanya singkat.

Megumi yang prihatin akhirnya berusaha menghibur rick, ''Sudahlah.... . Setidaknya.... . Kau sudah mencoba.

Rick tersenyum, ''Terima kasih''

Megumi membalas senyuman itu. ''Jadi, apa alasannya sampai-sampai kelly menolakmu?''

''Katanya, ia hanya menganggapku sebagai temannya. Huh, sudahlah. Jangan bahas ini lagi, bisakah kita mengganti topik?'', kata rick.

***

Saat pulang sekolah, kelly menghampiri megumi yang sedang mencari taksi.

''Halo megumi!'', kata kelly sambil tersenyum.

Megumi menoleh ke kelly, megumi tahu bahwa senyum kelly di paksakan. ''Hai kelly, ada apa?''

''Mmm.... . Megumi, bisa temani aku sebentar?''

***

Robby sedang latihan basket, tapi ia tidak fokus! Pikirannya selalu saja ke kelly. Bagaimana tidak? Tadi, saat jam istirahat. Biasanya, kelly menghampirinya dan meributkan hal sepele. Kini tidak! Kelly seperti menghindar. Membuat robby berfikir, apakah ia punya salah?

PRIIIIT!!!

Latihan di hentikan. Mr.Burnet selaku pelatih menghampiri robby, ''Rob, ada apa denganmu? Latihanmu hari ini sangat kacau'', kata Mr.Burnet cemas. Mr.Burnet maklum cemas karena robby anak didik terbaiknya.

Robby memaksakan seulas senyum, ''I am sorry, sir''

***

Di sebuah Cafe, terlihat megumi dan kelly duduk berhadapan sambil menikmati cemilan kecil yang mereka pesan. Awalnya pembicaraan yang menyenangkan, hingga tiba-tiba...

''Mmm, megumi. Kamu suka robby, kan?'', kataa kelly.

Kening megumi berkerut, ''Apa maksudmu...??''

''Kemarin... . Kalian akrab sekali. Saat berkunjung ke museum'', jelas kelly.

''Kenapa kau bilang begitu?''

''So-soalnya, aku putus asa. Robby tidak memberiku kode bahwa ia membalas perasaanku. Memang sih aku belum menyatakan perasaanku. Tapi..., seharusnya ia mengerti. Mana mungkin perempuan duluan?''

Megumi tersenyum geli mendengar itu, ''Kelly, kau tahu? Sebenarnya, robby menyukaimu. Tapi ia terlalu malu untuk menyatakannya''

~bersambung~

Yosh! tolong komentarnya (kalau bisa dikritik :''v) dan jangan lupa WOW!!! Ja, mata!!! >o<)//

ngaku sobat pulsk? join in the grup!!! -> https://www.facebook.com/groups/270565743109083/?book

Terima kasih telah membaca ewe)/

Trending Now
Jangan Buang Botol Plastikmu, Daur Ulang Dengan 11 Ide Kreatif Ini Yuk!

Jangan Buang Botol Plastikmu, Daur Ulang Dengan 11 Ide Kreatif Ini Yuk!

Pulsker tau ga kalo Indonesia penyumbang sampah plastik terbesar kedua di dunia? Parah banget kan? Karna itu kemarin ada kebijakan untuk bay
4,272 views 410 shares
Seniman Ini Memperbaiki Tembok dengan Cara Unik, Jadinya WOW!

Seniman Ini Memperbaiki Tembok dengan Cara Unik, Jadinya WOW!

Karya seni bisa diaplikasikan di mana saja. Bahkan di tempat umum yang kondisi fasilitasnya tidak dihiraukan oleh banyak orang. Seorang seni
135,158 views 4,368 shares
10 Simbol Tersembunyi yang Bisa Kalian Lihat Pada Logo Terkenal Di Dunia

10 Simbol Tersembunyi yang Bisa Kalian Lihat Pada Logo Terkenal Di Dunia

Logo merek terkenal di dunia bisa mengikuti kita dimanapun kita berada. Kita bisa melihat mereka pada iklan televisi, dalam perjalanan, dan
437,795 views 13,311 shares
10 Foto Kebetulan yang Bikin Kamu Mengernyitkan Dahi

10 Foto Kebetulan yang Bikin Kamu Mengernyitkan Dahi

Nggak ada sesuatu yang kebetulan di dunia ini, semua sudah diatur oleh sang Pencipta. Tapi pernah nggak sih merasakan hal yang aneh saat ber
4,658 views 325 shares
9 Pohon Indah di Dunia ini Bisa Membuat Hati Kamu Terasa Sejuk

9 Pohon Indah di Dunia ini Bisa Membuat Hati Kamu Terasa Sejuk

Berbagai kejaiban sering terjadi di dunia ini. Ada yang bisa dijelaskan secara ilmiah dan ada pula yang menguap begitu saja tanpa ada yang b
4,432 views 336 shares
20 FOTO dibalik Proses Pembuatan Film Titanic, Keren Banget!

20 FOTO dibalik Proses Pembuatan Film Titanic, Keren Banget!

Film Titanic pertama kali tayang pada tahun 1998, film ini bisa dinobatkan sebagai film paling romantis dan film paling laris sepanjang sej
589,588 views 24,913 shares
8 Meme Nyindir Cewek Matre yang Gak Bisa Bedain Mana Barang Mahal, Ngena Banget !

8 Meme Nyindir Cewek Matre yang Gak Bisa Bedain Mana Barang Mahal, Ngena Banget !

Punya pacar sesuai kriteria tertentu adalah harapan tiap orang, dan sah-sah saja kita membuat kriteria pacar yang akan kita pilih pulsker. H
496,852 views 24,974 shares
Kekuatan Wanita. Walau Jadi Single Parent 8 Artis Cantik ini Sukses Berkarir dan Didik Anaknya

Kekuatan Wanita. Walau Jadi Single Parent 8 Artis Cantik ini Sukses Berkarir dan Didik Anaknya

Anak adalah amanah dari Tuhan untuk orang tua. Maka dari itu orang tua berkewajiban untuk mendidik dan mengasuhnya dengan sebaik baiknya. B
3,914 views 182 shares
10 Foto Ini Bukan Hanya Mengerikan Tapi Juga Menakjubkan

10 Foto Ini Bukan Hanya Mengerikan Tapi Juga Menakjubkan

Saat kita melihat sesuatu yang baru dan asing pasti kita mempunyai ketakutan tersendiri, terutama kita belum pernah melihat sebelumnya. Tapi
22,102 views 0 shares
7 Foto Hasil Editan Gokil Maksimal Buah Tangan Master Photoshop

7 Foto Hasil Editan Gokil Maksimal Buah Tangan Master Photoshop

Perkembangan teknologi yang semakin maju membuat apa saja kini semakin mudah. Salah satunya adalah dalam mengedit foto. Jika dulu foto yang
170,268 views 42,385 shares