Now! or Never!!! ~me in the past~ *37
Loading...
 
posted on Cerita Fiksi
5,413 views
Now! or Never!!! ~me in the past~ *37

Gomen ne, yang pesan episode special Megumi & Hiro TTuTTv reski belum punya ide untuk bikin episode khusus untuk mereka berdua :v tapi, akan reski usahakan buat! >w<)9 yosh! Ganbatte reski!!! >o<)9

I HOPE YOU LIKE!

~cerbung~

Setengah tahun kemudian...

Megumi Mashiro berlari-lari kecil keluar dari apartemennya di Riverside Drive. Di seberang jalan sudah menunggu laki-laki berambut hitam juga mata berwarna hitam sedang tersenyum ke arah megumi.

Sedangkan megumi, menyebrang jalan dengan hati-hati ke laki-laki itu.

''Sorry, apa kau sudah lama menunggu?'', tanya megumi dengan napas tersengal di hadapan laki-laki itu. Sekarang, rambut megumi bukan lagi berwarna hijau. Tapi, berwarna pirang keemas-emasan dengan mata hitam pekat.

Laki-laki itu menggeleng, senyuman masih terukir di bibir nya. ''Tidak. Jadi, bagaimana? Kau di terima?'', tanya nya semangat.

Megumi mengangguk mengiyakan, sambil tersenyum. ''Yah! Aku diterima! Di terima masuk di Columbia University New York! Wow!! Hebat, kan? Aku ngak nyangka banget, Rob''

Robby Parkinson mengacak-acak rambut megumi, ''Selamat ya'', katanya sambil tersenyum menatap megumi.

''Ehh, kau sendiri? Di terima, nggak?'', tanya megumi balik.

Senyum Robby memudar, ''Aku... . Aku juga di terima juga di situ. Tapi...., sayangnya Kelly tidak di terima di situ. Ia di terima di New York University (NYU)''

Universitas New York (bahasa Inggris: New York University, disingkat NYU) adalah universitas swasta nonsektarian di New York City, Amerika Serikat. Kampus utama NYU terletak di Greenwich Village, Manhattan. NYU didirikan pada tahun 1831 dan kini memiliki peringkat yang sejajar dengan universitas-universitas ternama dunia.

''Waaah. Sayang sekali. Gak bisa sama dong'', kata megumi sambil mendesah.

''Ohh iya, kenapa kita berdiri di sini? Kukira kita harus membeli hadiah ulang tahun untuk Kelly?'', sahut Robby.

''Ahh! Kau benar''

Megumi dan Robby pun segera mencari taksi.

Yaaah, beginilah kehidupan megumi di New York City. Ia sudah terbiasa dengan bahasa inggris. Ia juga sudah akrab dengan Robby. Akrab 'banget' malah. Megumi juga jadi mirip orang kebarat-baratan.

Tapi...

Ada sesuatu yang mengganjal. Megumi seperti kehilangan sesuatu~~. Seseorang yang berharga...

***

Megumi membayar barang belanjaannya di kasir. Setelah itu, megumi menyuruh robby untuk mengangkatnya 2 kantung belanjaan itu. Saat megumi menunggu taksi di pinggir jalan bersama robby, tiba-tiba ada yang menepuk pundaknya dengan pelan sambil berkata, ''Permisi nona, dompet anda ketinggalan''

Megumi perlahan menoleh, tiba-tiba matanya melebar kaget!

''Megumi...?!!!'', seru seseorang yang tak asing lagi.

''Megumi? Ada apa? Kau mengenal laki-laki jepang ini? Taksi sudah ada tuh'', kata robby sambil menyiku megumi yang mematung.

Megumi mengerjap, ia lalu menatap robby. ''Ahh. Yaaah... . Dia teman SMP dan SMA ku'', jelas megumi sambil tersenyum menenangkan ke robby. ''Mmm, robby. Kenalkan, dia Hiro. Dan..., Hiro. Ini robby.... . Pacarku''

Hiro Takara memucat, ia yakin bahwa jantungnya berhenti berdetak beberapa detik tadi. ''Pacar...??'', gumam hiro. Megumi mengangguk. Megumi lalu mengambil dompetnya yang ada di tangan hiro.

''Ka-kalau begitu. Hiro, aku duluan. Taksi kami sudah menunggu. Bye~'', ucap megumi sambil menarik robby ke dalam taksi, meninggalkan hiro yang masih mematung.

''Pacar...??'', gumam hiro tidak percaya. Dadanya menegang. Setelah sekian lama tidak bertemu dengan orang yang dia cintainya, yang ia dapatkan ini?. ''Sakit... . Aku tak mengira sesakit ini...'', pikir hiro sambil memegang dada nya yang terasa tertusuk. Tertusuk sangat dalam.

***

''Megumi...? Megumi...?!'', seru robby membuyarkan lamunan megumi di dalam taksi itu.

Megumi mengalihkan pandangannya dari jendela ke laki-laki yang duduk di sampingnya, ''Apa...?? Kenapa?'', tanya megumi terganggu.

Robby memberengut ke arah Megumi, ''Harusnya aku yang bertanya seperti itu...! Kenapa..? Kenapa kau bilang aku ini pacarmu?! Kau tahu kan bahwa aku sudah berpacaran dengan Kelly Smith'', jelas robby. ''Kukira kau yang mencomblangkan kami'', lanjut robby.

Megumi mendesah, ''Lebih baik begini. Aku tidak mau 'dia' nantiya akan tersakiti'', jelas megumi.

''Dia? Siapa? Laki-laki jepang yang barusan? Memangnya dia itu siapamu??'', tanya robby ingin tahu.

''Hiro. Dia cuman temanku''

''Teman? Aku yakin lebih dari itu! Dilihat dari kau menatapnya, kau menyukainya yah?''

DEGHH, ''Sial'', gumam megumi sambil tersenyum masam. ''Kukira perasaan ini sudah terkubur... . Ternyata masih ada, ya?'', gumam megumi. Tanpa sadar ia meneteskan air mata.

''Hei... . Megumi...? Ada apa...? Kalau kau memang menyukainya, kenapa kau tidak menyatakan perasaanmu?'', kata robby.

''Menurutmu... . Dengan kondisi 'jantung'ku sekarang... . Aku bisa membahagiakannya? Kukira kau tahu. Bahwa jantungku bermasalah... . Apakah dengan kondisi seperti ini, aku masih sempat memikirkan... . Cinta? Tidak, kan?!''

Robby terdiam. Robby tahu kata-kata megumi benar. Teman Robby dan pacarnya (Rick Gates & Kelly Smith) sudah lama tahu tentang kondisi jantung megumi yang semakin hari, semakin melemah.

Robby mendesah, ''Apakah ia tahu? Apakah laki-laki jepang itu tahu kondisimu?'', tanya robby serius.

Megumi menggeleng, ''Hiro.... . Tidak tahu''

***

Megumi berjalan cepat-cepat di koridor kampus nya itu, Universitas elite yang sangat terkenal, Columbia dan Universitas New York berpusat di New York City. ''Astaga! Aku terlambat!!!'', pikir megumi. Saat berhasil masuk di ruangannya, yang benar saja! Pelajaran sudah dimulai...!!!

''Sorry ma'am, saya terlambat'', kata megumi yang berdiri di ambang pintu.

''Tidak apa-apa... . Silahkan duduk. Saya baru memulai''

Megumi tersenyum manis, ''Terima kasih'', kata megumi sebelum berlalu. Tiba-tiba, matanya melebar ketika ia hanya menemukan meja kosong di antara robby dan hiro!!!, ''Ke-kenapa... . Kenapa hiro ada di sini?!'', pikir megumi. Megumipun terpaksa duduk di meja itu.

''Kenapa kau datang terlambat?'', bisik robby ke megumi.

''Sorry... . Jalanan macet sekali''

Robby mengangguk-angguk mengerti.

Saat pelajaran berlangsung, megumi salah tingkah duduk di sebelah hiro. Tapi, hiro tenang-tenang saja. Aneh sekali.

Megumi mengelah nafas, ''Bagus... . Kurasa, aku berhasil membuat hiro membenciku'', pikir megumi. Megumi terlihat sedih. Sangat sedih. Tapi ini cara terbaik agar hiro tak tersakiti nantinya.

Sedangkan itu, robby yang melihat gerak-gerik megumi. Robby tahu bahwa megumi salah tingkah, ''Bodoh... . Gadis bodoh... . Caramu ini merugikan hatimu sendiri dan hati laki-laki orang jepang itu!'', pikir robby. Robby tahu bahwa 'hiro', menyukai megumi. Robby tahu itu karena hiro berusaha melupakan megumi dengan cara tidak peduli dengan megumi. Cara yang sama saat robby ingin melupakan kelly dulu, tapi cara itu tidak berhasil. Robby tersenyum, ''Dasar laki-laki bodoh. Kau pikir aku tak bisa melihat kecemburuanmu. Kau pasti mengira aku berpacaran dengan megumi. Haa... . Aku akan memberitahu laki-laki bodoh itu bahwa aku tak berpacaran dengan megumi. Segara'', pikir robby.

Cinta memang konyol sekali yah?

***

''Yo, bro. Bisa bicara sebentar?'', tanya robby yang akhirnya menemukan hiro di tempat laki-laki itu memarkir mobil lexus-nya.

Hiro yang baru mau memasuki mobilnya akhirnya tidak jadi, ''Nan de y... . Ahmmm, maksudku... . Ada apa?'', tanya hiro ke robby dengan nada datar.

Robby melemparkan senyum tipis ke arah hiro, ''Begini... . Kau salah paham. Sebenarnya, aku dan megumi itu....''

***

Megumi membalikkan halaman bukunya. Ia lalu kembali mendesah. Sudah hampir sejam megumi duduk di perpustakaan kampus nya ini. Ia ingin menenangkan diri, tapi tidak berhasil. Ini langkah, sangat langkah. Biasanya kalau megumi membaca buku, dirinya kembali tenang.

Megumi lagi-lagi kembali mendesah, ''Kenapa sekarang kau muncul lagi?! Kenapa?!'', pikir megumi.

Tiba-tiba, seseorang duduk di hadapannya. Seseorang yang berambut pirang dengan mata biru ke abu-abuan.

Mata hitam pekat megumi melebar, ''Hi-hiro...?'', gumam megumi. Wajah megumi langsung merah, jantung megumi berdegup keras sampai-sampai megumi takut hiro bisa mendengarnya. ''Maaf, aku ada urusan'', kata megumi sambil membereskan barang-barangnya.

Hiro mendesah, ''Kenapa...? Kenapa kau berbohong'', tanya hiro tajam ke megumi.

Megumi menghentikan kegiatannya, ia lalu menatap hiro. Tidak. Tidak menatapnya. Lebih tepatnya melirik hiro sekilas, ''Maksudmu?'', tanya megumi. Ia lalu kembali membereskan barang-barangnya.

Hiro mengigit bibir, ia lalu mengeluarkan sesuatu dari saku jaketnya. ''Ini... . Jun yang menitipkan ini padaku'', kata hiro sambil menjulurkan sapu tangan ke arah megumi.

Megumi baru saja ingin pergi, tapi ia menyadari sesuatu. Ia lalu kembali duduk di hadapan hiro, ''Sapu tanganku...??'', gumam megumi. Megumi lalu mengambul sapu tangan itu dari tangan hiro, ''dari Jun...? Jun Akutsu...??''

Hiro mengangguk, ''Megumi, bolehkah aku bertanya sesuatu padamu...???''

Megumi mendongak, jantungnya kembali berdebar keras. ''Apa..???''

''Kenapa kau berbohong padaku?''

''Berbohong...??? Maksudmu...??''

Hiro mengelah nafas, ''Kau bilang kau pacaran dengan... . Ahh, siapa lagi nama laki-laki bule itu'', kata hiro sambil menggaruk-garuk kepalanya.

''Ma-maksudmu... . Robby, kah?'', kata megumi.

''Ahh! Itu dia. Kenapa kau berbohong bahwa kau berpacaran dengannya...??''

DEGH. Tanpa sadar megumi menelan ludah. Jika megumi memberitahu alasan sebenarnya, berarti ia harus memberi tahu kondisi jantungnya pada hiro. Tapi megumi tak ingin laki-laki itu khawatir. Bagaimana ini...???

''Megumi.... . Jawab aku. Kenapa kau malah melamun...??'', tanya hiro.

''Aku tidak melamun!'', bantah megumi.

''berhenti mengalihkan pembicaraan!''

Tiba-tiba ada...(!)

~bersambung~

Yosh! tolong komentarnya (kalau bisa dikritik :''v) dan jangan lupa WOW!!! Ja, mata!!! >o<)//

ngaku sobat pulsk? join in the grup!!! -> https://www.facebook.com/groups/270565743109083/?book

Terima kasih telah membaca ewe)/

Trending Now
7 Gaya Rambut yang Terinspirasi Dari Tokoh Kartun

7 Gaya Rambut yang Terinspirasi Dari Tokoh Kartun

Setiap orang pasti memiliki style sendiri. Entah itu selera fashionnya, musik yang mereka dengarkan, sepatu, hingga gaya rambut. Ada yang me
4,540 views 293 shares
Gaya Pacaran Kekinian yang Malah Bikin Repot

Gaya Pacaran Kekinian yang Malah Bikin Repot

Para jomblo yang selalu mengidam-idamkan punya pacar, sebaiknya berhati-hatilah dalam memilih pasangan. Terutama bagi para cowok, kalo nggak
147,317 views 10,023 shares
Damai Rasanya. Kocaknya 9 Percakapan Imajinatif "Wowo Sayang Wiwi" Bikin Adem Ayem

Damai Rasanya. Kocaknya 9 Percakapan Imajinatif "Wowo Sayang Wiwi" Bikin Adem Ayem

Keadaan politik sedang memanas. Apapun bisa terjadi. Adanya Pemilihan Presiden 2019 membuat keadaan negara semakin tak kondusif. Tokoh tokoh
3,083 views 283 shares
10 Chat Modus Yang Artinya Kangen, Kalo Rindu Disampaikan Jangan Ditahan

10 Chat Modus Yang Artinya Kangen, Kalo Rindu Disampaikan Jangan Ditahan

Lama tak berjumpa, tak bersua meski hanya lewat dunia maya, membuat perasaan seseorang menjadi kangen, apalagi kalau sudah pernah ada rasa d
632 views 0 shares
10 Foto Menakjubkan yang Diambil Tanpa Bantuan Photoshop

10 Foto Menakjubkan yang Diambil Tanpa Bantuan Photoshop

Kamu pasti udah sering melihat foto-foto keren yang beredar di internet. Foto pemandangan alam contohnya. Tapi tahukah kamu, jika untuk meng
12,464 views 1,261 shares
Begini Jadinya Kalau Benda Awalnya Biasa Saja Ditangan Orang Kreatif

Begini Jadinya Kalau Benda Awalnya Biasa Saja Ditangan Orang Kreatif

Imajinasi dan kreativitas adalah hal yang nggak bisa dipisahkan dari seorang seniman. Keduanya ibarat nyawa bagi karya seni itu sendiri. Ber
3,110 views 225 shares
9 Foto Konyol ini Liatnya Bikin Kamu Darah Tinggi

9 Foto Konyol ini Liatnya Bikin Kamu Darah Tinggi

Banyak momen dalam hidup ini yang berharga, yang patut kita abadikan. Sebagai kenang kenangan apabila masa itu sudah terlewat. Biasanya mome
63,827 views 4,156 shares
9 Percakapan Dengan Abang Ojek Online, Penuh Drama tapi Seru!

9 Percakapan Dengan Abang Ojek Online, Penuh Drama tapi Seru!

Pernah gak sih kalian naik ojek online tapi terasa garing karena tidak ada komunikasi dengan driver, atau bahkan terlalu banyak ngobrol deng
1,089 views 0 shares
Gelato Lagi Hits, Ternyata Beda lho sama Es Krim, Ini dia 7 Perbedaannya!

Gelato Lagi Hits, Ternyata Beda lho sama Es Krim, Ini dia 7 Perbedaannya!

Kreasi produk dalam bidang kuliner semakin hari semakin beragam, akhir akhir ini yang lagi hits yaitu sebuah jenis hidangan yang dinamakan "
692 views 0 shares
Inspiratif, Keterbatasan Bukan Halangan Bagi 7 Orang Ini untuk Beprestasi

Inspiratif, Keterbatasan Bukan Halangan Bagi 7 Orang Ini untuk Beprestasi

Dalam kehidupan ini terkadang kita pernah melihat orang-orang dengan kemampuan tinggi ditengah keterbatasan. Berbekal semangat dan tekad yan
7,226 views 514 shares