I Hate That Smile
Loading...
 
posted on WOW Keren
3,046 views
I Hate That Smile


maaf jika ada persamaan kata , judul , atau mungkin isi dari cerita singkat dibawah ini . karena itu semua ketidak sengajaan semata :v

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~`~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Chellicia mempersembahkan ~ ( biar kayak dipilem pilem gitu :v )


- I Hate That Smile

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Jika bicara apa yang aku benci , ada satu ..

satu hal yang paling ku benci , ada disampingku ..

aku tidak membenci apapun dari dirinya , hanya saja ..

aku benci senyuman itu

~

Senyumannya .. mengapa aku membencinya ?

itu .. itu .. karena ..

~

Hari ini pembagian nilai ulangan , syukurlah aku tidak mendapat remidi untuk ulangan satu ini . gadis pirang disebelahku tersenyum sendiri setelah melihat nilai ulangannya .

" yah .. 40 , tidak apa .. ada sedikit kemajuan " tatapannya mengarah padaku seolah ia mengajakku untuk sedikit berbincang . aku tak begitu memperdulikannya dan segera memalingkan wajahku .

' apa dia bodoh ? dapat 40 pun bangga ? '

~

Dijam istirahat , gadis pirang itu menuruni tangga dengan beban berat di kedua tangannya , setumpuk buku buku yang akan diantarkan keperpustakaan . tanpa disadari orang orang dari belakangnya terburu buru ingin menuruni tangga tanpa memperhatikan gadis pirang didepannya . jadilah tabrakan yang mengalahkan gadis priang pembawa buku tersebut .

" sakit " gerutunya mengelus elus punggungnya . aku pun menghampirinya dan berniat membantunya . " kau , jangan salah sangka , aku hanya tak tega melihat gadis kesakitan dilantai seperti itu " ujarku seraya mengulurkan tanganku untuk membantunya .

ia sejenak menatap bola mata biruku dan tersenyum , seperti ia tak merasa keberatan telah ditabrak oleh 8 siswa dengan kecepatan lari seperti lari kuda .

tangannya pun meraih tanganku untuk berdiri . " terimakasih ya .. " aku malas menganggapinya , dan segera berlalu . namun gadis pirang itu malah membununtutiku dan terus mengajakku untuk mengobrol .

~

Esok , setelah bel pulang sekolah , gadis pirang berdiri dihadapanku dengan ukiran senyuman diwajahnya . rambut hingga ujung sepatunya basah . walau kutahu , pasti Kisanagi lah yang sering membully gadis pirang tersebut . mungkin hampir setiap hari .

" hai .. " sapanya dengan penuh semangat . " kenapa badanmu basah kuyup begitu ? " tanyaku yang sebenarnya sudah tahu alasannya . masih dengan senyuman gadis pirang itu menjawab , " Kisanagi-san dan teman temannya menyiramku , jadi basah deh .. " .

aku bahkan heran mengapa gadis didepanku ini masih dapat tersenyum meskipun dirinya telah dikerjai habis habisan oleh geng Kisanagi yang selalu membuat onar disekolah .

" biasanya gadis akan menangis jika diberlakukan seperti itu "

" benarkah ? " matanya melebar terkejut , seakan tidak tahu bagaimana sifat gadis normal setelah dibully . " tentu saja , tapi kau malah selalu tersenyum "

ia mengacungkan jari telunjuk dan tengahnya membentuk huruf V . dan kembali mengembangkan senyum sampai deretan gigi putih dan mulutnya terlihat , " Karena aku tidak boleh menangis~ "

~

Dikantin akupun melihat gadis pirang itu kembali dibully geng Kisanagi . ia menumpahkan teh panas dan mie yang baru matang keatas rambut pirang gadis tersebut .

aku pun berlari dan membantu gadis pirang itu untuk lari , setelah kami sampai di tempat yang lebih aman , sejenak kami mengatur nafas kami dulu .

rambut pirangnya kini ternodai mie dan teh , terlihat asap teh dan mie yang masih panas tersebut mengebul diatas kepalanya .

bukan tangis yang kulihat , hanya senyum .. senyuman murni seperti orang yang sangat bahagia .

" tidakkah kau tahu ? aku benci saat kau tersenyum diatas penderitaanmu sendiri ! "

ku rogoh saku seragamku dan mengambil sapu tangan yang berada didalamnya . dan mengelap teh dan mie yang menempel diwajahnya .

matanya melebar , sepertinya ia terkejut . dan dengan cepat tangan kanannya menangkis tanganku yang sedang mengelap wajahnya dengan sapu tanganku . hingga sapu tangan hijauku terlempar tak jauh dari ku .

" kau bilang kau benci senyuman ini ? kenapa kau malah mempertahankannya ? " wajahnya tertunduk . aku mengangkat sebelah alis mataku tanda tak paham .

" apa maksudmu ? sungguh aku tak paham ? " hatiku semakin gelisah , takut kalau membuat nya marah .

kepalanya perlahan terangkat , bukannya wajah penuh dendam dan amarah . yang kudapat , hanya senyuman gadis pirang itu seperti biasanya .

" maaf tadi itu tidak sengaja "

" berhenti tersenyum seolah olah tidak terjadi apa - apa !? aku semakin membencinya ! " ucapku dengan nada meninggi . ia terhenyak ,

" aku hanya tidak ingin terlihat lemah dihadapanmu .. aku . . aku "

" apa hanya itu alasanmu ? "

" lagipula ? apa masalahmu jika , jika aku selalu tersenyum ? " ia bertanya balik kepadaku , tentu saja jawaban yang tidak mudah diucapkan , apalagi , aku belum menemukan jawabannya .

" karena aku benci melihat orang orang yang tersiksa namun dapat bertahan dengan mudahnya ! apa kau tidak sadar ? aku selalu peduli denganmu , siapa orang yang tega melihat teman sebangkunya yang menderita sepertimu !? kau tidak perlu membohongi perasaanmu sendiri " jawabku dengan lantangnya .

" karena kepedulianmu .. aku tidak mau merepotkanmu .. aku ingin menunjukkan bahwa aku bisa mengatasinya sendiri " senyuman kembali menghiasi bibir mungilnya .

" kalau begitu .. aku minta maaf ya .. "

apa aku tidak salah dengar ? seharusnya aku yang minta maaf padanya karena telah membentaknya , padahal ia tak salah apapun .
aku tak tega terus melihat wajahnya yang dihiasi senyumannya tersebut . segera aku berbalik dan meninggalkannya . namun tanganku tertahan ,

" jika kau membenci senyumanku .. aku tidak akan tersenyum lagi padamu .. namun.. esok , izinkan aku tersenyum padamu .. "

" untuk terakhir kalinya "

segera kukibas tanganku yang ditarik oleh nya dan berlari menjauh .

terdengar samar samar bisikan seseorang disertai isakan .

" aku bahagia "

~~

bel masuk telah berdering untuk kesekian kalinya , sudah 2 minggu gadis pirang itu tidak masuk sekolah .. kuharap ia ada disini , disebelahku , seperti biasanya .. dengan senyumannya .. yang sekarang kurindukan .

' hiks.. hiks ' suara isakan terdengar dari pintu masuk kelas , para siswi banyak yang menangis dan membawa seikat bunga . mereka meletakkan vas dan bunga tersebut di .. dimeja .. sebelahku .. dimana gadis pirang itu duduk ..

tidak .. tidak bisa diterima .. ia belum memberikan senyumannya untuk terakhir kalinya ! kini aku rindu ! aku rindu gadis pirang dan senyum riangnya .. senyuman yang menghapus luka dan duka dihatinya . kuakui ia adalah gadis yang hebat .. dan tegar ..

~

aku berlari mendobrak pintu kelas dan berlari disepanjang koridor bayang bayang gadis pirang menjelajahi benakku . ah siapa yang bisa lupa dengan gadis itu !?

disaat melewati salah satu ruangan , terlihat gadis pirang sedang duduk termangu disalah satu bangku . aku pun menghampirinya , disaat yang sama ia mendongak menatapku . dengan sapu tangan hijauku digenggamannya , ia lalu memberikannya padaku .

" ini sapu tanganmu .. kau meninggalkannya kan ? " sorot mata hampa , tanpa ekspresi . tidak .. ini bukan gadis pirang yang kukenal murah senyum !

" kenapa ? kenapa tidak ada senyuman itu !? senyuman yang kau janjikan untuk terkahir kalinya ?! dimana senyuman yang kurindukan " aku menggigit bagian bawah bibirku . mencoba menahan tangisku , jika ia bisa menahan tangisnya dalam cobaan yang selalu ia dapat , kenapa aku tidak bisa !?

aku terus menatap gadis pirang yang sedang duduk dibangku , dihadapanku . tangis ku meledak diiringi tubuhku yang ambruk untuk mendekap tubuh gadis pirang tersebut .

" eh !? "

" aku .. aku .. aku hanya ingin senyuman terkhirmu .. maaf .. maafkan aku .. jika .. saat itu aku membentakmu .. "

tangannya terasa mengelus punggungku .

" diriku yang asli telah mati "

" jadi .. kau tak memerlukan senyuman yang kau benci itu lagi "

air mata dapat kurasakan menembus seragam ku hingga mengenai pundakku .

" aku .. aku tidak bisa menahan tangisku .. akulah yang lemah ! " aku semakin mengeratkan dekapanku , aku tak ingin ia lepas dariku , aku tak ingin ia pergi dariku .. aku .. aku hanya ingin melihatnya seperti biasa tersenyum setiap harinya ..

ia tersenyum bahagia , air matanya mengalir melewati sudut matanya . ia sedikit tertawa .

" ini senyuman terakhirku .. aku juga ingin .. melihatmu tersenyum " ucapnya , walaupun aku tak dapat melihatnya tersenyum disaat aku sedang mendekapnya .

akupun memaksakan senyuman ,

" nah .. kita sama sama bahagia kan ? " mendengar ucapannya membuat hatiku terasa ditusuk beribu pedang .

yang kudekap berubah menjadi udara ..

Kini didepanku hanyalah kursi kosong ..


" sudah berakhir ? "

" jika saja masih dapat kulihat .. "

" senyuman yang ku benci itu "



- END


Pesan dari cerita diatas :

" Keep Smile " :v wkkwk << abaikan


Terimakasih yang sudah baca capek capek sampe bawah ..

maaf jika cerita nya aneh , gaje atau kurang seru .. :v

Wow dan komentar sangat dianjurkan ( Wow jika bagus aja , klo komentar untuk kritikan dan sarannya )

oke terimakasih banyak .. atas parsitipasi anda ^_^

Trending Now
Eehh..Kebiasaan yang Selalu Kita Lakukan Ini Ternyata Salah!

Eehh..Kebiasaan yang Selalu Kita Lakukan Ini Ternyata Salah!

Ada kalanya kita sebagai manusia melakukan hal yang salah, tapi dari kesalahan yang kita lakukan itu, kita juga harus berusaha untuk memperb
178,857 views 10,292 shares
10 Tweet Kocak Tentang Kekayaan Raffi Ahmad yang Dijuluki Sultan

10 Tweet Kocak Tentang Kekayaan Raffi Ahmad yang Dijuluki Sultan

Siapa sih yang nggak tahu dengan Raffi Ahmad? Mengawali karir sebagai pemain sinetron lalu merambah menjadi host dan kini mendirikan kerajaa
1,528 views 0 shares
10 Penampakan Dari Foto Masa Lalu Ini Bikin Merinding

10 Penampakan Dari Foto Masa Lalu Ini Bikin Merinding

Di dunia ini kita tidak hidup sendiri. Karena bagi orang yang percaya, kita hidup berdampingan dengan makhluk tak kasat mata. Makhluk astral
14,947 views 447 shares
10 Foto Orang Tertimpa Kesialan Yang Hakiki, Mau Ketawa Tapi Takut Dosa

10 Foto Orang Tertimpa Kesialan Yang Hakiki, Mau Ketawa Tapi Takut Dosa

Banyak momen lucu yang tertangkap kamera, salah satunya ketika seseorang tertimpa kesialan. Ketika kamu melihat sebuah mobil berada di kolam
11,425 views 424 shares
10 Momen Kocak Main di Warnet yang Mungkin Pernah Kamu Alami

10 Momen Kocak Main di Warnet yang Mungkin Pernah Kamu Alami

Beberapa tahun terakhir, game online memang sangat diminati terutama para cowok-cowok nih. Mereka rela duduk berjam-jam memandangi layar kom
7,294 views 32 shares
9 Tempat Terindah di Bumi. Bukti Kebesaran Sang Pencipta

9 Tempat Terindah di Bumi. Bukti Kebesaran Sang Pencipta

Tak ada yang bisa yang bisa menyangkal bahwa Sang Pencipta adalah Maha pembuat keajaiban. Maestro yang tak tertandingi. Tak jarang hasil ci
4,628 views 161 shares
Wajah Selebritis Tanah Air Saat Masih Muda yang Bikin Pangling

Wajah Selebritis Tanah Air Saat Masih Muda yang Bikin Pangling

Dalam perjalanan hidup manusia, pastilah ada perubahan dalam diri. Baik dari segi penampilan fisik maupun pola pikir Pulsker. Tapi yang pali
13,287 views 0 shares
INI DIA...Kumpulan Kartun Kenangan Yang Bakal Bikin Kamu Kangen...!!!

INI DIA...Kumpulan Kartun Kenangan Yang Bakal Bikin Kamu Kangen...!!!

Bagi kalian yang memasuki usia anak-anak hingga remaja awal pada era 90an akhir hingga awal 2000antentunya tidak asing kan dengan kartun har
173,696 views 14,190 shares
Bikin Ngelus Dada! Contoh Kegagalan Mengunci Sepeda Di Tempat Umum

Bikin Ngelus Dada! Contoh Kegagalan Mengunci Sepeda Di Tempat Umum

kejahatan bukan hanya terjadi karena ada niat pelakunya, tapi juga karena ada kesempatan! tampaknya hal tersebut cocok banget kalo buat gamb
176,356 views 8,229 shares
10 Tweet Tentang "New Normal" yang Isinya Sangat Menggelitik

10 Tweet Tentang "New Normal" yang Isinya Sangat Menggelitik

Belakangan ini kata-kata new normal sering kita dengar seiring yang belum ditemukannya vaksin untuk menghadapi pandemi virus Corona. Hal ini
1,593 views 0 shares