Now! or Never!!! ~me in the past~ *39
Loading...
 
posted on Cerita Fiksi
5,422 views
Now! or Never!!! ~me in the past~ *39

Gomen ne, yang pesan episode special Megumi & Hiro TTuTTv reski masih belum punya ide untuk bikin episode khusus untuk mereka berdua :v ditambah reski lagi lomba. Doa kan reski supaya menang ya!

I HOPE YOU LIKE!

~cerbung~

Kelly Smith, mengamati temannya (rick) yang duduk disebelahnya.

Sepertinya rick sedang melamun sampai tidak memerhatikan penjelasan dosen yang ada di kelas itu.

Kira-kira ada apa...???

Apa mungkin?

''Psst... . Rick...! Rick...!!!'', seru Kelly dengan nada rendah ke Rick yang duduk melamun di samping meja Kelly.

Rick menoleh dengan malas, ''Ada apa?'', tanyanya sambil bertopang dagu.

Kelly menyipitkan mata ke arah sahabat dari kecilnya itu, ''Ada apa...? Ada apa...?!! Seharusnya aku yang bertanya seperti itu...!'', ucap Kelly. ''Ada apa denganmu...? Pagi-pagi begini sudah muram-_-''

Rick mengelah nafas, ''Lagi galau = Gangguan Antara Laper Ama Utang''

Kelly menyipitkan mata sekali lagi, menatap rick sebal. ''Yang serius dong jawabnya...! Kau jadi benar-benar mirip orang yang tidak makan seribu tahun -_-'', kata Kelly sambil mendengus kesal.

Rick menarik nafas, lalu menghembuskannya perlahan. ''Aku ditolak untuk ke-2 kalinya''

''Dengan siapa?''

''Pertama, dengan kau...! Ke-2, dengan Megumi Mashiro'', jawab rick. Ia lalu kembali mendesah, ''Apa aku tidak boleh ditakdirkan oleh orang yang kusukai...?!'', gerutu rick jengkel.

Kelly tertawa kecil, ''Astaga... . Rick, mungkin kau belum ditakdirkan untuk bersama orang yang kau sukai. Sabar yah... . Jodoh pasti bertemu, kok! Hahaha...''

Rick memutar bola matanya, ''Kau ini menghibur sekaligus menghina yahh-_-''

***

Sepulang dari kampusnya, seperti biasa. Megumi diantar 'lagi' oleh Hiro Takara pulang sampai di apartemennya di Riverside Drive. Setelah mengucapkan terima kasih, megumi masuk ke apartemennya yang ada di lantai 4.

''Aku pulang...'', kata megumi sambil memasuki ruang tamunya.

Tiba-tiba muncul Mrs.Clark, ''Ohh. Megumi? Ada kejutan untukmu...'', ucap Mrs.Clark disertai senyuman penuh makna.

Megumi mengerutkan keningnya hingga alisnya bersatu di balik poninya, ''Ohh yah? Apa?''

''Hmmm, rahasia. Sekarang, pergilah ke kamar tamu dan lihatlah kejutannya. Jangan kaget...'', kata Mrs.Clark.

Megumi memutar bola matanya, ia lalu berjalan menuju kamar tamu. Saat megumi membuka pintu kamar tamu dengan ragu, mata hitamnya melebar kaget. ''Kak Natsume?'', bisik megumi pada diri sendiri. Namun, terdengar jelas oleh Natsume yang sedang membereskan kopernya.

''Megu...'', kata-kata Natsume belum selesai karena tiba-tiba saja megumi berlari menuju Natsume dan memeluknya hingga terjatuh di karpet coklat itu.

''Kakak! Kak Natsume!!! Ini beneran Kakak, kan?! Ini bukan mimpi...'', ucap megumi sambil memeluk erat natsume.

Natsume tersenyum, ia lalu mengusap-usap rambut megumi. ''Iya. Iya...'', kata Natsume. Natsume lalu menatap megumi, ''Astaga..., ini beneran megumi? Mirip sekali dengan orang barat ya... . Tapi, tambah cantik...''

Megumi melepas pelukannya, ''Hehe... . Kak, Kakak sedang apa di New York? Liburan, ya? Tapi, kan...''

''Bukan liburan'', sela Natsume. ''Hanya khawatir...'', kata Natsume dengan nada rendah.

''Khawatir...? Ahh, jangan-jangan soal 'itu' lagi ya? Aku baik-baik saja, kok. Kakak nggak usah khawatir. Tapi, aku senang Kakak ada disini. Hehe...''

Natsume kembali tersenyum menatap megumi, ''Aneh... . Sejak megumi punya penyakit ia selalu putus asa, tapi kenapa ia begitu bersemangat sekarang? Apa ada 'sesuatu' hal yang membuat ia bertahan hidup ?'', pikir Natsume. Ia kembali mengusap-usap kepala megumi, ''Dasar sok kuat'', ucap Natsume sambil tersenyum nakal.

***

''Jadi Kak Natsume akan tinggal disini sampai aku sembuh dari penyakitku? Yeeey! >w<)/'', kata megumi sambil membantu Natsume membereskan barang-barangnya di kamar tamu itu.

Natsume mengangguk mengiyakan, ''Begitulah... . Selama di sini juga, Kakak akan mencoba masuk di kampusmu...'', kata Natsume sambil memasukkan baju yang ada di koper ke lemari baju.

''Ohh yah Kak, hiro juga ada di sini loh. Di New York! Aku sekampus dengannya...!''

Aktifitas Natsume berhenti, ia lalu menatap megumi yang sedang menata barang-barangnya di atas meja, ''Hiro? Ada disini? Sekampus denganmu?'', kata Natsume dengan nada tidak percaya.

Megumi yang tidak menyadari nada Natsume yang meninggi mengangguk sambil tersenyum lebar. ''Yah! Hebat, bukan? Sungguh mengejutkan... . Apa mungkin aku berjodoh dengannya?''

Tiba-tiba saja permen yang ada di dalam mulut Natsume langsung tertelan saat megumi mengucapkan kalimat itu dengan nada senang, natsumepun terbatuk-batuk. ''Uhuk... . Uhuk...''

''Ahh! Kakak kenapa?! Akan kuambilkan air!'', kata megumi panik, dengan cepat megumi mengambil segelas air mineral lalu memberikannya pada sodara tiri nya itu.

''Arigato... . Ahh, maksud kakak. Terima kasih....'', kata Natsume.

''Awalnya aku juga nggak terbiasa bahasa inggris. Tapi, lama-kelamaan akan terbiasa kok!''

Natsume mengacak-acak rambut megumi, ''Huh. Adek yang sok tahu...'', kata Natsume sambil tersenyum lebar.

***

Natsume menyelimuti megumi yang sudah tertidur di kamarnya. Sebelum keluar, Natsume menatap megumi di ambang pintu, ia lalu mengelah nafas. ''Apa aku benar-benar tidak punya peluang untuk mendapatkanmu, megumi?'', pikirnya. Natsume lalu menutup pintu kamar megumi dengan perlahan.

Seharusnya Natsume tahu bahwa cinta ia dan megumi itu terlarang...

***

''Megumi? Ada apa denganmu? Kenapa kau begitu pucat?'', tanya hiro saat mengantar megumi pulang dari kampusnya, Columbia University New York.

Megumi yang duduk di kursi penumpang depan mendongak menatap hiro yang sedang menyetir mobil lexus-nya. Megumi lalu memaksakan seulas senyum, ''Tidak. Hanya saja aku sangat lelah hari ini...'', jawab megumi dengan suara serak.

''Bagaimana kalau kita kerumah sakit dulu? Sepertinya kau tidak begitu baik. Wajahmu pucat dan kau tambah kurus'', kata hiro dengan nada khawatir.

''Tidak. Tidak usah. Terima kasih, aku hanya ingin segera sampai di apartemenku dan beristirahat''

Hiro tidak membantah, hiro lalu mempercepat laju kendaraannya.

***

''Aku pulang...'', ucap megumi lesu sambil berjalan pelan memasuki ruang tamu di apartemen itu. Ia lalu duduk di sofa karena tiba-tiba kepalanya sangat pusing dan jantungnya berdetak tidak beraturan. ''Ukh...'', gumam megumi sambil menempelkan telapak tangannya di dada. Sepertinya penyakit megumi akan kambuh...

''Megumi...?? Apa kau oke?'', tanya Natsume -yang tiba-tiba muncul di ruang tamu yang tadinya sepi dan sunyi itu- dengan nada khawatir.

Megumi mendongak. Natsume dapat melihat jelas keringat yang mengalir di pipi pucat megumi. Natsume lalu berjalan di hadapan megumi dan memerhatikan wajah megumi lekat-lekat.

''Hei...? Ada apa denganmu, megumi? Kenapa kau pucat sekali? Pasti kau terlalu lelah, kan?'', Tanya Natsume lagi.

Megumi kembali memaksakan seulas senyum, ia lalu berdiri. ''Aku tidak apa-apa. Hanya kelelahan, kalau istirahat mungkin aku....''

Kata-kata megumi terhenti karena ia tiba-tiba saja ia pingsan di hadapan Natsume...

**

Megumi keluar dari ruang pemeriksaan dengan tampang yang murung dan lesu bersama Natsume. Pikiran megumi kembali pada saat dokter menjelaskan tadi...

**Flashback**

Megumi dan Natsume duduk dengan tegang berhadapan dengan dokter berkacamata yang sedang membaca hasil tes 'jantung' megumi. Dokter itu lalu mendesah sebelum menatap lurus megumi...

''Miss Mashiro, aku menyesal mengatakan ini. Tapi setelah semua usaha yang anda lakukan selama berbulan-bulan, setelah meminum sekian banyak obat mengerikan yang kadang-kadang menimbulkan efek samping, setelah mengikuti diet ketat yang dianjurkan, setelah semua yang harus anda lakukan demi mendapat sedikit harapan bahwa kondisi jantung anda membaik, jantung anda tetap tidak menunjukkan tanda-tanda akan membaik. Malah hasil tes menunjukkan kondisi jantung anda semakin melemah'', jelas Dr. Scultz.

Dr.Harold Schultz, salah seorang kardiolog terbaik di rumah sakit itu berusaha bersikap optimistis, tapi megumi tahu Dr.Schultz mulai kehilangan harapan. Megumi juga mulai kehilangan harapan...

**Flashback (END)**

''Tenang lah, semua akan baik-baik saja'', kata Natsume sambil menepuk punggung megumi yang sedang berjalan di koridor rumah sakit itu, berusaha menghibur sodara tiri nya itu.

Megumi menatap Natsume sambil tersenyum tipis, ''Apakah Kak Natsume bisa menjamin semua akan baik-baik saja?'', ucap megumi dengan nada rendah. ''Tidak, kan?''

Dan saat megumi mengatakan kalimat terakhir itu, Natsume yakin bahwa jantungnya seakan di robek lalu di injak-injak. Bagaimana tidak, cara megumi mengucapkan itu sungguh ketus dan sinis.

Megumi memejamkan mata menyesali kata-katanya yang terakhir, megumi lalu memijat-mijat pelipisnya dengan satu tangan. ''Maaf kan aku... . Aku tidak bermaksud begitu Kak. Jiwaku sedang kacau sekarang...'', kata megumi mengusahakan dengan nada lembut.

Natsume menghebuskan nafasnya yang tanpa sadar ia tahan sejak tadi, ''Tidak apa-apa... . Kakak tahu bahwa kamu tertekan, putus asa, juga marah''

Megumi tersenyum sedih, ''Kakak benar. Hanya saja aku tidak tahu marah pada siapa. Mungkin pada hidup yang kupikir tidak adil...'', kata megumi. Matanya lalu berkaca-kaca, ''Aku takut bahwa kematian akan segera menjemputku sebentar lagi...'', ucap megumi yang air matanya akhirnya pecah. Untung saja koridor rumah sakit itu sepi...

Hati Natsume terpukul melihat megumi menangis di hadapanya, Natsume lalu memeluk megumi berharap itu bisa membuat gadis bermata hitam pekat itu tenang. ''Kematian, sebuah kepastian yang akan dihadapi semua orang, bukan untuk ditakuti, tapi untuk dihadapi...'', bisik Natsume sambil mengelus rambut megumi dan memeluknya semakin erat.

~bersambung~

Yosh! tolong komentarnya (kalau bisa dikritik :''v) dan jangan lupa WOW!!! Ja, mata!!! >o<)//

ngaku sobat pulsk? join in the grup!!! -> https://www.facebook.com/groups/270565743109083/?book

Terima kasih telah membaca ewe)//

Trending Now
Jangan Buang Botol Plastikmu, Daur Ulang Dengan 11 Ide Kreatif Ini Yuk!

Jangan Buang Botol Plastikmu, Daur Ulang Dengan 11 Ide Kreatif Ini Yuk!

Pulsker tau ga kalo Indonesia penyumbang sampah plastik terbesar kedua di dunia? Parah banget kan? Karna itu kemarin ada kebijakan untuk bay
4,481 views 410 shares
Seniman Ini Memperbaiki Tembok dengan Cara Unik, Jadinya WOW!

Seniman Ini Memperbaiki Tembok dengan Cara Unik, Jadinya WOW!

Karya seni bisa diaplikasikan di mana saja. Bahkan di tempat umum yang kondisi fasilitasnya tidak dihiraukan oleh banyak orang. Seorang seni
135,413 views 4,368 shares
10 Simbol Tersembunyi yang Bisa Kalian Lihat Pada Logo Terkenal Di Dunia

10 Simbol Tersembunyi yang Bisa Kalian Lihat Pada Logo Terkenal Di Dunia

Logo merek terkenal di dunia bisa mengikuti kita dimanapun kita berada. Kita bisa melihat mereka pada iklan televisi, dalam perjalanan, dan
438,453 views 13,311 shares
10 Foto Kebetulan yang Bikin Kamu Mengernyitkan Dahi

10 Foto Kebetulan yang Bikin Kamu Mengernyitkan Dahi

Nggak ada sesuatu yang kebetulan di dunia ini, semua sudah diatur oleh sang Pencipta. Tapi pernah nggak sih merasakan hal yang aneh saat ber
4,912 views 325 shares
9 Pohon Indah di Dunia ini Bisa Membuat Hati Kamu Terasa Sejuk

9 Pohon Indah di Dunia ini Bisa Membuat Hati Kamu Terasa Sejuk

Berbagai kejaiban sering terjadi di dunia ini. Ada yang bisa dijelaskan secara ilmiah dan ada pula yang menguap begitu saja tanpa ada yang b
4,597 views 336 shares
20 FOTO dibalik Proses Pembuatan Film Titanic, Keren Banget!

20 FOTO dibalik Proses Pembuatan Film Titanic, Keren Banget!

Film Titanic pertama kali tayang pada tahun 1998, film ini bisa dinobatkan sebagai film paling romantis dan film paling laris sepanjang sej
590,511 views 24,913 shares
8 Meme Nyindir Cewek Matre yang Gak Bisa Bedain Mana Barang Mahal, Ngena Banget !

8 Meme Nyindir Cewek Matre yang Gak Bisa Bedain Mana Barang Mahal, Ngena Banget !

Punya pacar sesuai kriteria tertentu adalah harapan tiap orang, dan sah-sah saja kita membuat kriteria pacar yang akan kita pilih pulsker. H
497,121 views 24,974 shares
Kekuatan Wanita. Walau Jadi Single Parent 8 Artis Cantik ini Sukses Berkarir dan Didik Anaknya

Kekuatan Wanita. Walau Jadi Single Parent 8 Artis Cantik ini Sukses Berkarir dan Didik Anaknya

Anak adalah amanah dari Tuhan untuk orang tua. Maka dari itu orang tua berkewajiban untuk mendidik dan mengasuhnya dengan sebaik baiknya. B
4,038 views 182 shares
10 Foto Ini Bukan Hanya Mengerikan Tapi Juga Menakjubkan

10 Foto Ini Bukan Hanya Mengerikan Tapi Juga Menakjubkan

Saat kita melihat sesuatu yang baru dan asing pasti kita mempunyai ketakutan tersendiri, terutama kita belum pernah melihat sebelumnya. Tapi
22,318 views 0 shares
7 Foto Hasil Editan Gokil Maksimal Buah Tangan Master Photoshop

7 Foto Hasil Editan Gokil Maksimal Buah Tangan Master Photoshop

Perkembangan teknologi yang semakin maju membuat apa saja kini semakin mudah. Salah satunya adalah dalam mengedit foto. Jika dulu foto yang
170,531 views 42,385 shares