Corner - 7
Loading...
 
posted on WOW Keren
3,058 views
Corner - 7

`Cerita ini hanya fiktif belaka apabila ada kesamaan nama tokoh , latar , alur cerita dll , itu semua adalah ketidak sengajaan semata . ` (>u - ) V..

Note : tanda koma atas ( ' ) berarti berkata dalam hati << penting

Genre : whatever~ :v

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~


- 7 ( sesuatu yang tidak diharapkan )



" Lihat ibu membelikanku sebuah boneka ..

" seorang anak perempuan memamerkan sebuah boneka beruang berwarna coklat muda kepada saudaranya .

sementara saudaranya hanya terduduk diam melihat boneka baru anak perempuan tersebut . ia pun mendesah dan berjalan meninggalkan anak perempuan itu yang asyik bermain dengan boneka barunya .

" ibu .. mau boneka ? seperti adik .. " , ibunya menggeleng mendengar permintaan anak sulungnya tersebut . " kenapa ? " kembali ibunya menggelengkan kepalanya , dengan desahan pasrah .. " karena .. "

" kamu sudah besar tidak pakai popok bayi ~ ( ehh ?! salah salah !! >:v )

" kamu sudah besar nak , tidak perlu boneka seperti itu lagi "(telah disunting :v ) , menurutnya penjelasan ibunya amatlah tidak masuk akal untuknya , tentu saja , umurnya masih 6 tahun .

" kenapa ? sejak dulu ibu tidak pernah membelikanku boneka ? aku kan ingin bu .. " ditengah usahanya memohon pada ibu , adiknya menarik narik lengan piyama sang kakak .

" main sama adik saja .. adik punya banyak boneka dari ibu .. ayo main main .. sama adik .. " , setelah ia melihat wajah adiknya , penuhlah rasa dendam dihati sang kakak . ia merasa bahwa ibu nya lebih sayang kepada adik dibandingkan dirinya . dengan kasarnya sang kakak mengibas lengannya dan berlari menjauh dari ibu dan sang adik .

" ibu .. kakak kenapa ? "

ibunya hanya mengelus rambut sang adik dengan penuh kasih sayang . ia pun menggelengkan kepalanya dan berucap bahwa kakaknya dalam keadaan yang baik baik saja .

dikamar sang kakak melempar seluruh barang barangnya kedinding ruangan . wajahnya menatap lurus kedepan dengan tatapan hampa tanpa ekspresi . ia terus melempar barang barangnya seperti figura , lampu atau gelas yang biasa ia gunakan untuk meminum susu coklat sebelum tidur .

" mereka tidak sayang padaku .. mereka tidak sayang padaku .. "

mendengar ada suatu keributan dari dalam kamar sang adik pun mengetuk pintu kamar berulang kali dan memanggil nama kakaknya . disaat ketukan ke 20 kakaknya membuka pintu itu dan menarik adiknya masuk bersama dengan boneka yang digenggamnya .

" Gyaaa !! "

~~


di-ma-na ? itu yang jadi pertanyaanku setelah aku tersadar dari tidur singkatku . Tempat ini , siapa yang dapat mengenalinya , tak ada secercah cahaya pun diruangan ini , hanya hitam , hitam pekat ..

aku enggan bergerak dari tempatku berpijak , bagaimana mungkin aku dapat berjalan diruangan gelap gulita seperti ini . paling tidak mengurangi resiko , kalau saja ada suatu jebakan atau lubang didekat sini .

" hei ? "

aku menoleh dan menemukan seorang gadis sedang membawa lampu minyak ditangan kanannya , gadis itu juga nampak tak asing .

" Hanade ? " , ekspresinya sama terkejutnya denganku ,

" sedang apa kau disini ? " tanyaku sembari mengamati Hanade yang sedang menaruh lampu minyaktersebut yang membatasi kami . kulihat tatapannya seolah seperti seseorang yang sedang putus asa , lingkaran hitam dan sedikit bengkak dimatanya , bagaikan orang yang menangis berhari hari dan tidak pernah istirahat .

" ada apa denganmu ? " aku semakin khawatir melihat kondisinya , ditambah nafasnya yang terdengar berat . " Chi-chan .. " aku memiringkan kepalaku , dan berfikir apakah Chinatsu juga terjebak disini ? .

" t-tunggu .. atur nafasmu baru jelaskan ada apa dengan Chinatsu ? "

ia sedikit menarik nafasnya dan melepaskannya perlahan . sejenak ia terdiam , lalu terisak . ini membuatku semakin panik .

" Chi-chan .. chi-chan .. hiks .. "

Hanade berdiri dengan membawa lampu minyak tersebut , sementara tangan kirinya menarik lenganku . ia pun membawaku kesebuah ruangan .

" s-sebenarnya ada ap- " tangannya dengan cepat membungkam mulutku , ia meletakkan telunjuknya di bibirnya , mengisyaratkan agar aku diam .

air mata itu terus mengalir , ia pun menyuruhku agar mengintip kedalam ruangan , terciumlah bau busuk serta amis dari dalam ruangan ..

darah .. darah mengalir melingkari seseorang yang sedang duduk ditengah ruangan . ia terlihat memunggungiku , tangannya seperti mengoyak sesuatu ..

sesuatu menggelinding kearah pintu tempat aku mengintip , sesuatu berselimut rambut berwarna biru kehitam hitaman . benda itu terus menggelinding kearahku , akhirnya benda itu menembus bayangan dan .. astaga .. itu .. itu .. kepala Chinatsu !?

mata hitamnya melotot , ekspresi dari wajah itu menggambarkan ketakutan yang sangat amat . aku pun menutup hidung hingga mulutku dengan kedua telapak tanganku . mencoba sebisa mungkin agar mempercayai apa yang kulihat barusan .

aku pun beralih menoleh pada Hanade yang sedang terisak dan terus mengelap air matanya dengan lengan bajunya .

" H-Hanade ? s-siapa yang .. a-ada d-d-didalam ? "

Hanade perlahan menoleh padaku masih berurai air mata ,

" e-entahlah .. ia menyeramkan .. a-a-aku tidak tahu .. " , ia pun tak kuat untuk menceritakannya lebih lanjut , karena tangisnya yang tak tertahankan . aku pun kembali mengintip melewati pintu tersebut .

seseorang didalam ruangan tersebut terus mengunyah , kuku kuku tajamnya terlihat merobek apa yang ada didepannya . dan ini sedikit mengerikan , cahaya sedikit terkumpul pada apa yang ada didepan sosok tersebut , itu adalah mayat Chinatsu tanpa kepala . badannya telah hancur tercabik cabik , organ organnya pun hampir seluruhnya terlepas dari tempatnya .

dan aku pun hampir muntah setelah melihat sosok itu mengunyah organ yang masih berlumur darah segar tersebut dengan rakusnya . astaga .. aku menemukan kanibal didunia aneh ini !

sosok itu menyerupai seorang perempuan , terlihat dari bayangan rok yang ia gunakan berkibar setelah jendela didepannya terbuka karena angin yang cukup kencang .

hal yang tak ku inginkan terjadi , sosok gadis itu menyadari kehadiranku , ia menolehkan kepalanya dan menemukan aku yang sedang mengintipnya menikmati makan malamnya .

" Hanade ! lari !! "


~~


" Ka-kak ? "

sanga adikpun akhirnya menutup matanya , walau ia telah tak memiliki kelopak mata . rasa sakitnya pun akhirnya dapat lepas darinya . setelah sang kakak menggoreskan gunting kebeberapa bagian tubuh sang adik .

" hihi .. adikku yang manis , kalau adik sayang sama kakak .. turuti apa yang kakak mau .. "

sang kakak kembali menusukkan guntingnya kepada bola mata sang adik yang telah tak bernyawa tersebut sebagai tusukan terakhirnya .

" baik kak "

sang adik kembali bangkit walau ia agak kesulitan setelah kakinya telah tercabik dan sebagian hancur tersebut .

" aku akan menjadi adik yang baik mulai saat ini .. " sang adik pun berjalan mendekati kakaknya dengan langkah terpincang pincang .

" namun .. jangan anggap aku kakakmu "

sang adik tersenyum , tangan kanannya mencabut paksa gunting yang tertanam dibola mata kanannya yang telah terlepas kelopaknya tersebut .

" izinkan aku memanggil nama depanmu .. kakak "

tangan sang adik terulur memberikan gunting besar yang terlukis noda merah serta sedikit gumpalan daging di lapisan gunting tersebut . tentu dengan senang hati sang kakak menerimanya dan melemparnya keluar jendela .

" tentu saja .. karena kita bukan saudara "

sang adik kembali ambruk menabrak guci disebelahnya dan menimbulkan suara yang cukup keras . Ibunya pun mendengarnya dan sesegera mungkin berlari kekamar sang kakak . setelah mendobrak pintu kamar .. sang ibu dibuat terkejut , melihat boneka yang baru saja dibelinya tergeletak bersimbah darah bersama pemiliknya .

" apa yang kamu lakukan ?! "

sang kakak tersenyum , ia mengambil pecahan guci dan mengarahkan pada ibunya . tentu saja membuat ibunya ketakutan dan melangkah mundur . sang ibu pun mencoba pergi untuk mencari bantuan . namun .. tangannya telah tertahan oleh sang adik yang tersenyum puas melihat ibunya .

" adikku memang yang terbaik dibandingkan ibunya .. "

sang kakak menempatkan pecahan guci tersebut dan menusukkannya berulang kali tepat ditengah dada sang ibu . membuat ibunya berteriak kesakitan berulang kali . sang kakak terus tertawa walau sebagian wajahnya telah ternoda darah sang ibu .

akhirnya , sang ibu bernasib sama seperti sang adik .

" ibu ku yang baik , aku tidak bisa membantumu "

~~


sosok itu terus mengejarku dan Hanade , mata ganasnya berkilau ditengah kegelapan . tangannya pun terjulur berusaha menggapaiku . suatu musibah harus kualami , aku tersandung sebuah gundukan kayu bekas runtuhan atap . Hanade pun turut membantuku untuk bangkit , sosok itu semakin dekat saja dengan cepatnya .

aku pun menyuruh Hanade agar berlari melarikan diri , namun ia sangat keras kepala dan terus membantuku . untung saja aku dapat menyeimbangkan langkah ku dan akhirnya dapat melarikan diri lagi bersama Hanade dari sosok mengerikan itu .

sial ! kesialan kedua datang padaku , sepertinya ini memang bukan hari keberuntunganku !

depan kami adalah jalan buntu !

sosok itu akhirnya menyeringai ganas , ia memainkan jemari jemarinya dan mendekatkan tangan keriputnya kepada kami . darah yang masih mengalir dimulurnya pun menetes .

akankah kami akan bernasib sama seperti Chinatsu ?

sosok gadis mengerikan itu pun akhirnya hendak menerkamku , akupun hanya pasrah . aku harus bersiap jika kuku tajamnya itu akan merobek isi perutku nanti , apakah rasanya sakit ?

" Grrr !! "


~


- To Be Continued


jika aku mati , apa hal yang paling indah sebagai kenanganku dalam hidup singkat ini ? apakah menjadi makan malam ?

tidak aku tidak mau !


~

terimakasih yang sudah baca cape" ampe bawah ~

maaf jika ceritanya kurang menarik , gaje atau terlalu mainstream ..

~

wow dan komentar sangat dianjurkan

kritik dan saran sangat dibutuhkan

ide dan masukan dapat disumbangkan

TERIMAKASIH ~ ^ u ^


~~


" hmm .. kau terlihat lezat .. "

Trending Now
10 Orang Terjebak di Tempat Umum yang Lucu tapi Kasihan

10 Orang Terjebak di Tempat Umum yang Lucu tapi Kasihan

Saat menjalankan aktivitas sehari-hari, sering kali kita mengalami kesialan. Entah karena keteledoran, atau memang datang dengan sendirinya.
2,798 views 0 shares
10 Foto Penumpang Ojol yang Super Nyeleneh

10 Foto Penumpang Ojol yang Super Nyeleneh

Hari gini disaat kita membutuhkan sesuatu seperti pergi ke suatu tempat atau mengantar barang, tapi nggak ada yang bisa mengantar, hal utama
3,271 views 0 shares
10 Kelakuan Kocak Netizen +62 Saat Cari Jodoh di Medsos

10 Kelakuan Kocak Netizen +62 Saat Cari Jodoh di Medsos

Jaman sekarang apa sih yang gak diposting di media sosial, segala macam masalah, pengalaman, keluh kesah dan apa aja yang ada dipikiran neti
557,150 views 0 shares
Kumpulan Meme GERHANA MATAHARI TOTAL Yang Bisa Membuatmu Terhibur

Kumpulan Meme GERHANA MATAHARI TOTAL Yang Bisa Membuatmu Terhibur

Banyak yang menantikan tanggal 9 maret, untuk apa ? untuk menyaksikan fenomena yang langka terjadi, yaitu gerhana matahari total, yang bisa
71,670 views 496 shares
10 Tulisan Spanduk Jualan yang Bikin Cekikikan

10 Tulisan Spanduk Jualan yang Bikin Cekikikan

Spanduk biasa digunakan oleh seseorang untuk menulis peringatan atau himbauan. Namun bagi beberapa pedagang spanduk biasa digunakan untuk me
4,519 views 0 shares
9 Kejadian Kocak yang Pernah Terjadi Saat Memesan Ojol

9 Kejadian Kocak yang Pernah Terjadi Saat Memesan Ojol

Walaupun waktu nggak bisa diulang lagi, tapi kita bisa mengingat semua kejadian yang pernah kita alami. Mulai dari kejadian yang menyenangka
1,950 views 0 shares
10 Fungsi Lain Dari Magic Com yang Bikin Nggak Habis Pikir

10 Fungsi Lain Dari Magic Com yang Bikin Nggak Habis Pikir

Nggak bisa dipungkiri jika berkat adanya teknologi hampir semua hal menjadi lebih mudah. Salah satunya adalah menanak nasi. Jika zaman dulu
5,803 views 0 shares
10 Potret Kunci Pengamanan yang Nggak Punya Faedah Untuk Dipasang

10 Potret Kunci Pengamanan yang Nggak Punya Faedah Untuk Dipasang

Sangat wajar jika seseorang menyimpan barang yang ia punya dengan pengamanan ekstra agar terhindar dari pencurian. Nggak cuma mobil atau mot
80,249 views 171 shares
10 Nama Jalan Di Google Map yang Bikin Penasaran

10 Nama Jalan Di Google Map yang Bikin Penasaran

Jaman dulu memang berbeda dengan jaman sekarang yang semuanya jauh lebih mudah. Kalau zaman dulu ketika kita ingin menuju tempat yang enggak
1,454 views 0 shares
9 Chat Typo Antara Penjual dan Pembeli yang Bikin Bingung

9 Chat Typo Antara Penjual dan Pembeli yang Bikin Bingung

Smartphone membuat kita bisa terhubung dengan siapapun. Enggak cuma telepon atau video call aja, tetapi juga bisa melalui chatting. Bahkan k
4,269 views 0 shares