Corner - 8
Loading...
 
posted on WOW Keren
2,917 views
Corner - 8

`Cerita ini hanya fiktif belaka apabila ada kesamaan nama tokoh , latar , alur cerita dll , itu semua adalah ketidak sengajaan semata . ` (> u - ) V..

Note : tanda koma atas ( ' ) berarti berkata dalam hati << penting

Genre : whatever~ :v

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

- 8


" Apa aku telah mati ? "

" apa yang kau bicarakan Naoto-kun ? Anehh ..

"

Telingaku bergeming setelah mendengar suara gadis yang terus menggoyangkan tubuhku . Aku pun turut membuka mataku dan melihat kesekitar , ternyata aku masih ada dilab IPA .

" Kau menginggau ! "

~~


Sang Ayah membuka pintu rumah dan mendapati sang kakak sedang duduk didepan tv memunggungi ayahnya . lelaki jangkung itu pun tersenyum memandangi anak sulungnya , setelah 2 hari tidak bertemu karena alasan pekerjaan . Ia pun menepun pundak sang kakak dengan lembut dan bertanya kepadanya ,

" nak , dimana adik dan ibu ? "

sang kakak tidak merespon pertanyaan ayahnya , ia tetap memandangi layar tv didepannya . Sang Ayah mengikuti arah pandang anaknya , hanya sebuah layar tv dengan layar hitam putih sama hal nya dengan tv tanpa antena , suaranya pun menggerisik memekakkan telinga . Sang ayah kembali menatap kepala sang anak dengan wajah heran ,

" nak , apa perlu ayah bantu memperbaiki antena ? "

sang kakak diam dengan tangan kanan diatas sofa memegangi dengan erat sebuah pisau penuh warna merah .

" apa ibu baru membuat kue selai ? "

akhirnya karena merasa terganggu , sang kakak mendongak dengan bibir tertekuk kebawah . menatap dalam mata sang Ayah , sang kakak pun akhirnya membuka mulutnya ,

" ayah , ibu sedang membuat kue didapur .. mungkin ialah yang akan menjadi kue nya .. "

sang kakak mengakhiri ucapannya dengan seringai misterius . Sang ayah menelan ludah menatap ngeri anaknya yang telah kembali menghadap tv rusak tersebut .

Sang ayah pun berjalan ke dapur dan benar , disana telah tersedua kue yang masih hangat diatas meja makan . ia pun memanggil nama sang ibu dan ke 2 anaknya untuk mencicipi kue itu bersama . namun , hening .. tak ada satu suarapun yang menyahut seperti hari hari biasanya .

" ayah ..aku akan memotong kue bagian ayah dulu .. ! "

~~


" apa benar mereka masuk kedunia ini juga ? " mata bulat Aiko terpaku padaku , menunggu jawaban yang akan keluar dari mulutku .

" aku melihatnya didalam mimpi , kalau kebenarannya aku tidak tahu .. bisa saja , saat aku terjebak disini , ia juga ikut bersamaku ! " aku menebak dengan wajah sedikit ragu .

" ah , paling itu hanya mimpi " ucap Aiko sedikit bergurau ,

" aku tertarik dengan gadis kanibal itu .. " Emi turut angkat bicara setelah sekian lama bungkam selama tadi aku menceritakan mimpiku .

" ayolah , aku sudah 3 bulan terjebak disini .. Dan aku tidak menemukan satupun kanibal disini .. "

" karena kau kanibalnya " cibir Emi memotong ucapan Aiko .

" huu ~ Emi-chan kejam ~ "

~~


Kami pun melanjutkan berjalan keluar dari sekolah , mencoba mencari petunjuk , dibawah langit kelabu . tanpa dihiasi cahaya matahari setitik pun . Aiko seperti biasa berjalan paling lambat , sementara Emi , ia melayangkan tubuhnya . uh .. enaknya jadi hantu dapat mengambang seperti itu tanpa perlu menggerakkan kakinya untuk berjalan .

Terlihat Aiko melirik kekanan kekiri , memperhatikan bangunan rubuh yang sepertinya memberikan banyak kesan untuknya .

" Naoto-kun .. lihatlah kesana " aku menoleh kebelakang , Aiko terlihat menunjuk ke sebuah tempat ,

" dulu aku sering membeli aksesoris disana bersama Yu-chan ! "

Aiko mendongak menatap langit kelabu , kini melirik kesebuah bangunan yang berdiri menjulang diantara bangunan bangunan runtuh lainnya .

" Mishasita-san ? " gumamku teringat sesuatu , apa ada suatu hubungan dunia ini dengan Yuna ?

" kasihan Yu-chan .. ia terbaring lemah diatas ranjang rumah sakit .. ia pasti sedang bangun di rumah sakit dimensi ini " kata kata itu langsung menusuk telingaku , suara Aiko yang terdengar tajam menyayat hatiku . Aiko menampakkan seringai aneh yang sulit ditebak , mata bulatnya menyipit mengarah padaku .

" R-rumah sakit ?! "

" uhm .. cepatlah sedikit , " keluh Emi yang berada telah jauh didepan kami .

" kau menghancurkan kesan dramatisku Emi ~ "

~~


Sang kakak meringkuk di sudut kamarnya , seluruh tubuhnya merinding dalam ketakutan . ia terisak disana , pisau yang ia gunakan untuk memotong kue tergeletak didepannya . bukan rasa bersalah yang membuatnya ketakutan ,

ia ketakutan karena perasaan dendam itu terus menghantuinya ..

terdengar beberapa ketukan dari balik gorden jendela kamarnya , sang kakak pun mendongak dan sedikit merangkak menuju jendela . ia pun sedikit mengintip jendela dari balik gorden terlebih dahulu sebelum membuka keseluruhannya .

" hei , apa kau sudah puas bermain main ? "

berdiri seorang perempuan seumuran dengannya , ia tersenyum manis dibalik jendela . membuat sang kakak tidak ragu untuk membuka keseluruhan jendelanya dan membiarkan angin malam masuk membuat suhu seluruh ruangan sedingin es .

" kau siapa ? "

anak perempuan didepannya masih tersenyum , ia pun melangkah masuk kedalam kamar sang kakak melalui jendela tersebut .

" bagaimana rasa dendam yang belum terpuaskan itu ? apa menyakitkan ? apa ada sesuatu yang kurang ? " , langsung sang kakak mengangguk .

" aku ingin membantumu menyelesaikan rasa dendam itu .. asal kau .. jangan membuat kesalahan yang sama seperti sahabatku dulu .. "

sang kakak mengernyitkan keningnya , tampak dari ekspresinya bahwa ia tidak mengerti dengan ucapan anak perempuan itu . setelah melihat ekspresi sang kakak , perempuan itu terkekeh ..

" dia mengkhianatiku .. "

" jika aku mau , aku bisa menjadi rasa dendam itu dan menanggungnya untukmu .. asal kau tidak sama seperti sahabat lamaku .. "

tanpa berfikir panjang sang kakak yang masih berumur 6 tahun itu langusng menyetujui ucapan perempuan didepannya tanpa memikirkan resikonya .

" jika begitu , kita akan mulai bersahabat dari sekarang .. "

perempuan didepannya mengulurkan tangan dengan begitu semangatnya . sang kakak pun membalas uluran itu tanpa sepatah kata pun .

" kenalkan ! namaku .. "

" Miya "


~~


Kami telah sampai di rumah sakit tersebut , uhm , ruangan tanpa penerangan , membuat bulu kudukku berdiri . sungguh kacau , seperti bangunan bangunan lainnya . namun bangunan yang satu ini masih berdiri dengan kokohnya .

" kita sedang akan mencari gadis yang bernama Yuna itu kan ? "

" tentu saja , ia adalah sahabatku sejak SMP ! " sahut Aiko dengan lantang .

" bagaimana kalau berpencar ? " usul Emi kemudian dengan tatapan datar yang membuatku geli melihatnya . apakah akan mudah sendirian tanpa penerangan ditempat seluas ini ?

" usul yang buruk " komentar ku menggeleng gelengkan kepala , prihatin //

" yah mau bagaimana lagi ? tempat ini luas , jika tidak berpencar akan memakan waktu yang cukup lama " telingaku kembali memanas setelah ia tetap mempertahankan usulan mengerikan itu .

" hey , jika kita tersesat , kau mau menjamin keselamatan kami ? " uajrku menentang usulannya .

" lagipula .. tidak akan ada orang yang hidup hidup keluar dari tempat ini .. yasudah aku sendiri kalian berdua .. dahh " Emi berbalik dan melayang ke arah berlawanan .

" t-tunggu ! " sahutku , ah percuma ia telah jauh tertelan kegelapan lorong rumah sakit .

terasa hangat di lengan kiriku , Aiko memeluk lengan kiriku dan menatapku penuh misteri .

" tidak apa apa .. kita akan cari Yu-chan bersama sama .. "

senyuman itu mengembang dengan sudut yang membuat efek wajahnya terlihat menakutkan . namun sesegera mungkin pudar dan tergantikan senyuman cerianya .

" ayo cepat .. sebelum Emi-chan menemukannya terlebih dahulu ! aku takut ia akan melakukan sesuatu pada Yu-chan !! " Aiko menarik lenganku menuju lorong yang berbeda dari lorong yang di masuki Emi .

~~


Didalam kegelapan ini aku tidak dapat melihat apapun , aku hanya terus mengikuti langkah Aiko yang terus menarikku . hal yang tidak kuinginkan , tangan Aiko perlahan terlepas dari lenganku .

tidak ! apakah aku tersesat ?

~

muncul nyala lilin beserta cermin dihadapanku , bayangan diriku dicermin tergantikan bayangan seorang perempuan berambut pirang yang panjang terurai . aku memekik setelah melihat sosok perempuan itu , ia menempatkan telunjuknya di tengah tengah bibir nya menyuruhku agar diam . aku pun segera menutup mulutku .

" ia bangkit lagi ,, ternyata ia belum mati "

" siapa ? yang belum mati ? "

ia memejamkan matanya dan menarik nafas dalam dalam lalu mengembuskannya melalui mulutnya .

" begini .. ada iblis disekitar sini .. didunia ini , didunia yang dibuat oleh inangnya "

otakku bekerja cukup keras , memikirkan penggalan demi penggalan kata yang ia sampaikan .

" tunggu oke ? jelaskan secara detail .. aku tidak paham "

ia mengangguk menurut ,

" ada iblis yang tidak pernah mati hanya dengan bunuh diri .. ia merasuki raga seseorang .. antara temanmu atau sesuatu yang janggal disekitarmu "

pemikiranku tertuju pada monster yang berpura pura sebagai adik Aiko , pasti monster itu adalah anak iblis yang gadis pirang ini maksud .

" mereka tidak hanya satu ! "

" prangg !! " cermin itu retak menjadi bagian bagian kecil dan berjatuhan didepanku menjatuhi lilin kecil dibawahnya . aku pun mundur untuk menghindari pecahan kaca tersebut .

" apa maksudnya ? "

tiba tiba Emi muncul dihadapanku dengan sebilah katana berpancar sinar birunya , ia menatap kosong mataku . ia mengangkat katana biru itu tinggi tinggi . aku mulai berfikir bahwa yang dikatakan Aiko terhadap Emi adalah benar ! sungguh apa ia akan membunuhku !!

aku mencubit dan menampar nampar pipiku , ini sakit !

" hei Naoto .. apa kau sudah bosan hidup ? "


~~




Terimakasih yang sudah baca sampe bawah ~~

jika gaje atau ga seru , saya minta mangap :v

Krtik dan saran sangat saya butuhkan ~

Wow dan komentar sangat dianjurkan ( kalau menurut anda bagus aja )

Terimakasih atas parsitipasi anda ~

~ yang sudah ngeliat saya ucapkan terimakasih banyak ~ :'v


~

" hei aku muncul ! "

Trending Now
Ingin Meniru Gambar Di Internet, 10 Kue Ini Bentuknya Malah Buruk Rupa

Ingin Meniru Gambar Di Internet, 10 Kue Ini Bentuknya Malah Buruk Rupa

Internet merupakan sumber luar biasa untuk orang-orang kreatif. Kamu bisa mendapatkan inspirasi dari semua jenis seni seperti fotografi, des
12,542 views 821 shares
20 Foto Sekitar Yang Bikin Hati Kita Merasa Bahagia & Puas Melihatnya

20 Foto Sekitar Yang Bikin Hati Kita Merasa Bahagia & Puas Melihatnya

Mungkin ungkapan "Bahagia itu Sederhana" terkadang ada benarnya juga bagi sebagian orang, terbukti saat melihat barang barang yang ada disek
54,123 views 0 shares
20 Lucu-lucuan dengan Realita Anak Jaman Sekarang

20 Lucu-lucuan dengan Realita Anak Jaman Sekarang

Ada banyak perilaku yang dilakukan oleh anak-anak jaman sekarang terutama dalam pergaulannya. Kadang perilaku itu cukup menggelitik karena t
318,858 views 7,345 shares
10 Seleb Hollywood Yang Dulu Cupu Tapi Sekarang Jadi Pusat Perhatian

10 Seleb Hollywood Yang Dulu Cupu Tapi Sekarang Jadi Pusat Perhatian

Kita emang nggak pernah tahu masa depan seseorang, begitu juga dengan masa depanmu. Mungkin bisa aja hari ini kamu mengalami masalah dalam p
271,020 views 13,022 shares
11 Potret Kelakuan Orang Yang "Mempersulit Diri Sendiri", Gagal Paham Lihatnya!

11 Potret Kelakuan Orang Yang "Mempersulit Diri Sendiri", Gagal Paham Lihatnya!

Manusia setiap hari terus memikirkan tentang bagaimana teknologi dan inovasi bisa mempermudah aktifitas kehidupan sehari hari, mengatasi kes
8,163 views 0 shares
24 Pemain Film dan Tokoh Asli yang Diperankan, Mana yang Paling Mirip?

24 Pemain Film dan Tokoh Asli yang Diperankan, Mana yang Paling Mirip?

Dalam memilih artis untuk memainkan seorang karakter memang susah susah gampang loh Pulsker. Apalagi kalau filmnya berasal dari kejadian ny
351,367 views 7,815 shares
10 Chat Salah Kirim Gambar yang Endingnya Bikin Nyengir

10 Chat Salah Kirim Gambar yang Endingnya Bikin Nyengir

Kemjuan teknologi saat ini memang sangat memudahkan kehidupan kita. Karena hanya dengan bermodalkan koneksi internet dan menekan tombol, kit
15,724 views 0 shares
13 Foto Pencopet Ketika Melakukan Aksinya

13 Foto Pencopet Ketika Melakukan Aksinya

Mau tau ekspresi pencopet lagi beraksi, Pulsker? Ini dia foto anak kecil di China, yang lagi mau nyopet. Sepertinya yang dibelakangnya adala
369,523 views 4,298 shares
Kecil Tapi Nyakitin? Ini Nih Kumpulan Memenya Yang Kocak & Bikin Ketawa Ndiri...

Kecil Tapi Nyakitin? Ini Nih Kumpulan Memenya Yang Kocak & Bikin Ketawa Ndiri...

Terkadang hal kecil yang kita lakukan dapat berdampak besar bagi orang-orang disekitar kita bahkan bagi kelanjutan kehidupan mereka. Apalagi
372,399 views 22,017 shares
10+ Permintaan Customer Kepada Driver Ojol yang Bikin Geleng-geleng Kepala

10+ Permintaan Customer Kepada Driver Ojol yang Bikin Geleng-geleng Kepala

Di zaman yang sudah modern ini, keberadaan ojek online atau ojol memang sangat bermanfaat. Selain bisa mengantar kita ke tempat tujuan, Kita
493,548 views 16,479 shares