Corner - 8
Loading...
 
posted on WOW Keren
3,065 views
Corner - 8

`Cerita ini hanya fiktif belaka apabila ada kesamaan nama tokoh , latar , alur cerita dll , itu semua adalah ketidak sengajaan semata . ` (> u - ) V..

Note : tanda koma atas ( ' ) berarti berkata dalam hati << penting

Genre : whatever~ :v

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

- 8


" Apa aku telah mati ? "

" apa yang kau bicarakan Naoto-kun ? Anehh ..

"

Telingaku bergeming setelah mendengar suara gadis yang terus menggoyangkan tubuhku . Aku pun turut membuka mataku dan melihat kesekitar , ternyata aku masih ada dilab IPA .

" Kau menginggau ! "

~~


Sang Ayah membuka pintu rumah dan mendapati sang kakak sedang duduk didepan tv memunggungi ayahnya . lelaki jangkung itu pun tersenyum memandangi anak sulungnya , setelah 2 hari tidak bertemu karena alasan pekerjaan . Ia pun menepun pundak sang kakak dengan lembut dan bertanya kepadanya ,

" nak , dimana adik dan ibu ? "

sang kakak tidak merespon pertanyaan ayahnya , ia tetap memandangi layar tv didepannya . Sang Ayah mengikuti arah pandang anaknya , hanya sebuah layar tv dengan layar hitam putih sama hal nya dengan tv tanpa antena , suaranya pun menggerisik memekakkan telinga . Sang ayah kembali menatap kepala sang anak dengan wajah heran ,

" nak , apa perlu ayah bantu memperbaiki antena ? "

sang kakak diam dengan tangan kanan diatas sofa memegangi dengan erat sebuah pisau penuh warna merah .

" apa ibu baru membuat kue selai ? "

akhirnya karena merasa terganggu , sang kakak mendongak dengan bibir tertekuk kebawah . menatap dalam mata sang Ayah , sang kakak pun akhirnya membuka mulutnya ,

" ayah , ibu sedang membuat kue didapur .. mungkin ialah yang akan menjadi kue nya .. "

sang kakak mengakhiri ucapannya dengan seringai misterius . Sang ayah menelan ludah menatap ngeri anaknya yang telah kembali menghadap tv rusak tersebut .

Sang ayah pun berjalan ke dapur dan benar , disana telah tersedua kue yang masih hangat diatas meja makan . ia pun memanggil nama sang ibu dan ke 2 anaknya untuk mencicipi kue itu bersama . namun , hening .. tak ada satu suarapun yang menyahut seperti hari hari biasanya .

" ayah ..aku akan memotong kue bagian ayah dulu .. ! "

~~


" apa benar mereka masuk kedunia ini juga ? " mata bulat Aiko terpaku padaku , menunggu jawaban yang akan keluar dari mulutku .

" aku melihatnya didalam mimpi , kalau kebenarannya aku tidak tahu .. bisa saja , saat aku terjebak disini , ia juga ikut bersamaku ! " aku menebak dengan wajah sedikit ragu .

" ah , paling itu hanya mimpi " ucap Aiko sedikit bergurau ,

" aku tertarik dengan gadis kanibal itu .. " Emi turut angkat bicara setelah sekian lama bungkam selama tadi aku menceritakan mimpiku .

" ayolah , aku sudah 3 bulan terjebak disini .. Dan aku tidak menemukan satupun kanibal disini .. "

" karena kau kanibalnya " cibir Emi memotong ucapan Aiko .

" huu ~ Emi-chan kejam ~ "

~~


Kami pun melanjutkan berjalan keluar dari sekolah , mencoba mencari petunjuk , dibawah langit kelabu . tanpa dihiasi cahaya matahari setitik pun . Aiko seperti biasa berjalan paling lambat , sementara Emi , ia melayangkan tubuhnya . uh .. enaknya jadi hantu dapat mengambang seperti itu tanpa perlu menggerakkan kakinya untuk berjalan .

Terlihat Aiko melirik kekanan kekiri , memperhatikan bangunan rubuh yang sepertinya memberikan banyak kesan untuknya .

" Naoto-kun .. lihatlah kesana " aku menoleh kebelakang , Aiko terlihat menunjuk ke sebuah tempat ,

" dulu aku sering membeli aksesoris disana bersama Yu-chan ! "

Aiko mendongak menatap langit kelabu , kini melirik kesebuah bangunan yang berdiri menjulang diantara bangunan bangunan runtuh lainnya .

" Mishasita-san ? " gumamku teringat sesuatu , apa ada suatu hubungan dunia ini dengan Yuna ?

" kasihan Yu-chan .. ia terbaring lemah diatas ranjang rumah sakit .. ia pasti sedang bangun di rumah sakit dimensi ini " kata kata itu langsung menusuk telingaku , suara Aiko yang terdengar tajam menyayat hatiku . Aiko menampakkan seringai aneh yang sulit ditebak , mata bulatnya menyipit mengarah padaku .

" R-rumah sakit ?! "

" uhm .. cepatlah sedikit , " keluh Emi yang berada telah jauh didepan kami .

" kau menghancurkan kesan dramatisku Emi ~ "

~~


Sang kakak meringkuk di sudut kamarnya , seluruh tubuhnya merinding dalam ketakutan . ia terisak disana , pisau yang ia gunakan untuk memotong kue tergeletak didepannya . bukan rasa bersalah yang membuatnya ketakutan ,

ia ketakutan karena perasaan dendam itu terus menghantuinya ..

terdengar beberapa ketukan dari balik gorden jendela kamarnya , sang kakak pun mendongak dan sedikit merangkak menuju jendela . ia pun sedikit mengintip jendela dari balik gorden terlebih dahulu sebelum membuka keseluruhannya .

" hei , apa kau sudah puas bermain main ? "

berdiri seorang perempuan seumuran dengannya , ia tersenyum manis dibalik jendela . membuat sang kakak tidak ragu untuk membuka keseluruhan jendelanya dan membiarkan angin malam masuk membuat suhu seluruh ruangan sedingin es .

" kau siapa ? "

anak perempuan didepannya masih tersenyum , ia pun melangkah masuk kedalam kamar sang kakak melalui jendela tersebut .

" bagaimana rasa dendam yang belum terpuaskan itu ? apa menyakitkan ? apa ada sesuatu yang kurang ? " , langsung sang kakak mengangguk .

" aku ingin membantumu menyelesaikan rasa dendam itu .. asal kau .. jangan membuat kesalahan yang sama seperti sahabatku dulu .. "

sang kakak mengernyitkan keningnya , tampak dari ekspresinya bahwa ia tidak mengerti dengan ucapan anak perempuan itu . setelah melihat ekspresi sang kakak , perempuan itu terkekeh ..

" dia mengkhianatiku .. "

" jika aku mau , aku bisa menjadi rasa dendam itu dan menanggungnya untukmu .. asal kau tidak sama seperti sahabat lamaku .. "

tanpa berfikir panjang sang kakak yang masih berumur 6 tahun itu langusng menyetujui ucapan perempuan didepannya tanpa memikirkan resikonya .

" jika begitu , kita akan mulai bersahabat dari sekarang .. "

perempuan didepannya mengulurkan tangan dengan begitu semangatnya . sang kakak pun membalas uluran itu tanpa sepatah kata pun .

" kenalkan ! namaku .. "

" Miya "


~~


Kami telah sampai di rumah sakit tersebut , uhm , ruangan tanpa penerangan , membuat bulu kudukku berdiri . sungguh kacau , seperti bangunan bangunan lainnya . namun bangunan yang satu ini masih berdiri dengan kokohnya .

" kita sedang akan mencari gadis yang bernama Yuna itu kan ? "

" tentu saja , ia adalah sahabatku sejak SMP ! " sahut Aiko dengan lantang .

" bagaimana kalau berpencar ? " usul Emi kemudian dengan tatapan datar yang membuatku geli melihatnya . apakah akan mudah sendirian tanpa penerangan ditempat seluas ini ?

" usul yang buruk " komentar ku menggeleng gelengkan kepala , prihatin //

" yah mau bagaimana lagi ? tempat ini luas , jika tidak berpencar akan memakan waktu yang cukup lama " telingaku kembali memanas setelah ia tetap mempertahankan usulan mengerikan itu .

" hey , jika kita tersesat , kau mau menjamin keselamatan kami ? " uajrku menentang usulannya .

" lagipula .. tidak akan ada orang yang hidup hidup keluar dari tempat ini .. yasudah aku sendiri kalian berdua .. dahh " Emi berbalik dan melayang ke arah berlawanan .

" t-tunggu ! " sahutku , ah percuma ia telah jauh tertelan kegelapan lorong rumah sakit .

terasa hangat di lengan kiriku , Aiko memeluk lengan kiriku dan menatapku penuh misteri .

" tidak apa apa .. kita akan cari Yu-chan bersama sama .. "

senyuman itu mengembang dengan sudut yang membuat efek wajahnya terlihat menakutkan . namun sesegera mungkin pudar dan tergantikan senyuman cerianya .

" ayo cepat .. sebelum Emi-chan menemukannya terlebih dahulu ! aku takut ia akan melakukan sesuatu pada Yu-chan !! " Aiko menarik lenganku menuju lorong yang berbeda dari lorong yang di masuki Emi .

~~


Didalam kegelapan ini aku tidak dapat melihat apapun , aku hanya terus mengikuti langkah Aiko yang terus menarikku . hal yang tidak kuinginkan , tangan Aiko perlahan terlepas dari lenganku .

tidak ! apakah aku tersesat ?

~

muncul nyala lilin beserta cermin dihadapanku , bayangan diriku dicermin tergantikan bayangan seorang perempuan berambut pirang yang panjang terurai . aku memekik setelah melihat sosok perempuan itu , ia menempatkan telunjuknya di tengah tengah bibir nya menyuruhku agar diam . aku pun segera menutup mulutku .

" ia bangkit lagi ,, ternyata ia belum mati "

" siapa ? yang belum mati ? "

ia memejamkan matanya dan menarik nafas dalam dalam lalu mengembuskannya melalui mulutnya .

" begini .. ada iblis disekitar sini .. didunia ini , didunia yang dibuat oleh inangnya "

otakku bekerja cukup keras , memikirkan penggalan demi penggalan kata yang ia sampaikan .

" tunggu oke ? jelaskan secara detail .. aku tidak paham "

ia mengangguk menurut ,

" ada iblis yang tidak pernah mati hanya dengan bunuh diri .. ia merasuki raga seseorang .. antara temanmu atau sesuatu yang janggal disekitarmu "

pemikiranku tertuju pada monster yang berpura pura sebagai adik Aiko , pasti monster itu adalah anak iblis yang gadis pirang ini maksud .

" mereka tidak hanya satu ! "

" prangg !! " cermin itu retak menjadi bagian bagian kecil dan berjatuhan didepanku menjatuhi lilin kecil dibawahnya . aku pun mundur untuk menghindari pecahan kaca tersebut .

" apa maksudnya ? "

tiba tiba Emi muncul dihadapanku dengan sebilah katana berpancar sinar birunya , ia menatap kosong mataku . ia mengangkat katana biru itu tinggi tinggi . aku mulai berfikir bahwa yang dikatakan Aiko terhadap Emi adalah benar ! sungguh apa ia akan membunuhku !!

aku mencubit dan menampar nampar pipiku , ini sakit !

" hei Naoto .. apa kau sudah bosan hidup ? "


~~




Terimakasih yang sudah baca sampe bawah ~~

jika gaje atau ga seru , saya minta mangap :v

Krtik dan saran sangat saya butuhkan ~

Wow dan komentar sangat dianjurkan ( kalau menurut anda bagus aja )

Terimakasih atas parsitipasi anda ~

~ yang sudah ngeliat saya ucapkan terimakasih banyak ~ :'v


~

" hei aku muncul ! "

Trending Now
10 Orang Terjebak di Tempat Umum yang Lucu tapi Kasihan

10 Orang Terjebak di Tempat Umum yang Lucu tapi Kasihan

Saat menjalankan aktivitas sehari-hari, sering kali kita mengalami kesialan. Entah karena keteledoran, atau memang datang dengan sendirinya.
2,805 views 0 shares
10 Foto Penumpang Ojol yang Super Nyeleneh

10 Foto Penumpang Ojol yang Super Nyeleneh

Hari gini disaat kita membutuhkan sesuatu seperti pergi ke suatu tempat atau mengantar barang, tapi nggak ada yang bisa mengantar, hal utama
3,273 views 0 shares
10 Kelakuan Kocak Netizen +62 Saat Cari Jodoh di Medsos

10 Kelakuan Kocak Netizen +62 Saat Cari Jodoh di Medsos

Jaman sekarang apa sih yang gak diposting di media sosial, segala macam masalah, pengalaman, keluh kesah dan apa aja yang ada dipikiran neti
557,156 views 0 shares
Kumpulan Meme GERHANA MATAHARI TOTAL Yang Bisa Membuatmu Terhibur

Kumpulan Meme GERHANA MATAHARI TOTAL Yang Bisa Membuatmu Terhibur

Banyak yang menantikan tanggal 9 maret, untuk apa ? untuk menyaksikan fenomena yang langka terjadi, yaitu gerhana matahari total, yang bisa
71,675 views 496 shares
10 Tulisan Spanduk Jualan yang Bikin Cekikikan

10 Tulisan Spanduk Jualan yang Bikin Cekikikan

Spanduk biasa digunakan oleh seseorang untuk menulis peringatan atau himbauan. Namun bagi beberapa pedagang spanduk biasa digunakan untuk me
4,522 views 0 shares
9 Kejadian Kocak yang Pernah Terjadi Saat Memesan Ojol

9 Kejadian Kocak yang Pernah Terjadi Saat Memesan Ojol

Walaupun waktu nggak bisa diulang lagi, tapi kita bisa mengingat semua kejadian yang pernah kita alami. Mulai dari kejadian yang menyenangka
1,952 views 0 shares
10 Fungsi Lain Dari Magic Com yang Bikin Nggak Habis Pikir

10 Fungsi Lain Dari Magic Com yang Bikin Nggak Habis Pikir

Nggak bisa dipungkiri jika berkat adanya teknologi hampir semua hal menjadi lebih mudah. Salah satunya adalah menanak nasi. Jika zaman dulu
5,808 views 0 shares
10 Potret Kunci Pengamanan yang Nggak Punya Faedah Untuk Dipasang

10 Potret Kunci Pengamanan yang Nggak Punya Faedah Untuk Dipasang

Sangat wajar jika seseorang menyimpan barang yang ia punya dengan pengamanan ekstra agar terhindar dari pencurian. Nggak cuma mobil atau mot
80,250 views 171 shares
10 Nama Jalan Di Google Map yang Bikin Penasaran

10 Nama Jalan Di Google Map yang Bikin Penasaran

Jaman dulu memang berbeda dengan jaman sekarang yang semuanya jauh lebih mudah. Kalau zaman dulu ketika kita ingin menuju tempat yang enggak
1,455 views 0 shares
9 Chat Typo Antara Penjual dan Pembeli yang Bikin Bingung

9 Chat Typo Antara Penjual dan Pembeli yang Bikin Bingung

Smartphone membuat kita bisa terhubung dengan siapapun. Enggak cuma telepon atau video call aja, tetapi juga bisa melalui chatting. Bahkan k
4,272 views 0 shares