Corner - 8
Loading...
 
posted on WOW Keren
2,967 views
Corner - 8

`Cerita ini hanya fiktif belaka apabila ada kesamaan nama tokoh , latar , alur cerita dll , itu semua adalah ketidak sengajaan semata . ` (> u - ) V..

Note : tanda koma atas ( ' ) berarti berkata dalam hati << penting

Genre : whatever~ :v

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

- 8


" Apa aku telah mati ? "

" apa yang kau bicarakan Naoto-kun ? Anehh ..

"

Telingaku bergeming setelah mendengar suara gadis yang terus menggoyangkan tubuhku . Aku pun turut membuka mataku dan melihat kesekitar , ternyata aku masih ada dilab IPA .

" Kau menginggau ! "

~~


Sang Ayah membuka pintu rumah dan mendapati sang kakak sedang duduk didepan tv memunggungi ayahnya . lelaki jangkung itu pun tersenyum memandangi anak sulungnya , setelah 2 hari tidak bertemu karena alasan pekerjaan . Ia pun menepun pundak sang kakak dengan lembut dan bertanya kepadanya ,

" nak , dimana adik dan ibu ? "

sang kakak tidak merespon pertanyaan ayahnya , ia tetap memandangi layar tv didepannya . Sang Ayah mengikuti arah pandang anaknya , hanya sebuah layar tv dengan layar hitam putih sama hal nya dengan tv tanpa antena , suaranya pun menggerisik memekakkan telinga . Sang ayah kembali menatap kepala sang anak dengan wajah heran ,

" nak , apa perlu ayah bantu memperbaiki antena ? "

sang kakak diam dengan tangan kanan diatas sofa memegangi dengan erat sebuah pisau penuh warna merah .

" apa ibu baru membuat kue selai ? "

akhirnya karena merasa terganggu , sang kakak mendongak dengan bibir tertekuk kebawah . menatap dalam mata sang Ayah , sang kakak pun akhirnya membuka mulutnya ,

" ayah , ibu sedang membuat kue didapur .. mungkin ialah yang akan menjadi kue nya .. "

sang kakak mengakhiri ucapannya dengan seringai misterius . Sang ayah menelan ludah menatap ngeri anaknya yang telah kembali menghadap tv rusak tersebut .

Sang ayah pun berjalan ke dapur dan benar , disana telah tersedua kue yang masih hangat diatas meja makan . ia pun memanggil nama sang ibu dan ke 2 anaknya untuk mencicipi kue itu bersama . namun , hening .. tak ada satu suarapun yang menyahut seperti hari hari biasanya .

" ayah ..aku akan memotong kue bagian ayah dulu .. ! "

~~


" apa benar mereka masuk kedunia ini juga ? " mata bulat Aiko terpaku padaku , menunggu jawaban yang akan keluar dari mulutku .

" aku melihatnya didalam mimpi , kalau kebenarannya aku tidak tahu .. bisa saja , saat aku terjebak disini , ia juga ikut bersamaku ! " aku menebak dengan wajah sedikit ragu .

" ah , paling itu hanya mimpi " ucap Aiko sedikit bergurau ,

" aku tertarik dengan gadis kanibal itu .. " Emi turut angkat bicara setelah sekian lama bungkam selama tadi aku menceritakan mimpiku .

" ayolah , aku sudah 3 bulan terjebak disini .. Dan aku tidak menemukan satupun kanibal disini .. "

" karena kau kanibalnya " cibir Emi memotong ucapan Aiko .

" huu ~ Emi-chan kejam ~ "

~~


Kami pun melanjutkan berjalan keluar dari sekolah , mencoba mencari petunjuk , dibawah langit kelabu . tanpa dihiasi cahaya matahari setitik pun . Aiko seperti biasa berjalan paling lambat , sementara Emi , ia melayangkan tubuhnya . uh .. enaknya jadi hantu dapat mengambang seperti itu tanpa perlu menggerakkan kakinya untuk berjalan .

Terlihat Aiko melirik kekanan kekiri , memperhatikan bangunan rubuh yang sepertinya memberikan banyak kesan untuknya .

" Naoto-kun .. lihatlah kesana " aku menoleh kebelakang , Aiko terlihat menunjuk ke sebuah tempat ,

" dulu aku sering membeli aksesoris disana bersama Yu-chan ! "

Aiko mendongak menatap langit kelabu , kini melirik kesebuah bangunan yang berdiri menjulang diantara bangunan bangunan runtuh lainnya .

" Mishasita-san ? " gumamku teringat sesuatu , apa ada suatu hubungan dunia ini dengan Yuna ?

" kasihan Yu-chan .. ia terbaring lemah diatas ranjang rumah sakit .. ia pasti sedang bangun di rumah sakit dimensi ini " kata kata itu langsung menusuk telingaku , suara Aiko yang terdengar tajam menyayat hatiku . Aiko menampakkan seringai aneh yang sulit ditebak , mata bulatnya menyipit mengarah padaku .

" R-rumah sakit ?! "

" uhm .. cepatlah sedikit , " keluh Emi yang berada telah jauh didepan kami .

" kau menghancurkan kesan dramatisku Emi ~ "

~~


Sang kakak meringkuk di sudut kamarnya , seluruh tubuhnya merinding dalam ketakutan . ia terisak disana , pisau yang ia gunakan untuk memotong kue tergeletak didepannya . bukan rasa bersalah yang membuatnya ketakutan ,

ia ketakutan karena perasaan dendam itu terus menghantuinya ..

terdengar beberapa ketukan dari balik gorden jendela kamarnya , sang kakak pun mendongak dan sedikit merangkak menuju jendela . ia pun sedikit mengintip jendela dari balik gorden terlebih dahulu sebelum membuka keseluruhannya .

" hei , apa kau sudah puas bermain main ? "

berdiri seorang perempuan seumuran dengannya , ia tersenyum manis dibalik jendela . membuat sang kakak tidak ragu untuk membuka keseluruhan jendelanya dan membiarkan angin malam masuk membuat suhu seluruh ruangan sedingin es .

" kau siapa ? "

anak perempuan didepannya masih tersenyum , ia pun melangkah masuk kedalam kamar sang kakak melalui jendela tersebut .

" bagaimana rasa dendam yang belum terpuaskan itu ? apa menyakitkan ? apa ada sesuatu yang kurang ? " , langsung sang kakak mengangguk .

" aku ingin membantumu menyelesaikan rasa dendam itu .. asal kau .. jangan membuat kesalahan yang sama seperti sahabatku dulu .. "

sang kakak mengernyitkan keningnya , tampak dari ekspresinya bahwa ia tidak mengerti dengan ucapan anak perempuan itu . setelah melihat ekspresi sang kakak , perempuan itu terkekeh ..

" dia mengkhianatiku .. "

" jika aku mau , aku bisa menjadi rasa dendam itu dan menanggungnya untukmu .. asal kau tidak sama seperti sahabat lamaku .. "

tanpa berfikir panjang sang kakak yang masih berumur 6 tahun itu langusng menyetujui ucapan perempuan didepannya tanpa memikirkan resikonya .

" jika begitu , kita akan mulai bersahabat dari sekarang .. "

perempuan didepannya mengulurkan tangan dengan begitu semangatnya . sang kakak pun membalas uluran itu tanpa sepatah kata pun .

" kenalkan ! namaku .. "

" Miya "


~~


Kami telah sampai di rumah sakit tersebut , uhm , ruangan tanpa penerangan , membuat bulu kudukku berdiri . sungguh kacau , seperti bangunan bangunan lainnya . namun bangunan yang satu ini masih berdiri dengan kokohnya .

" kita sedang akan mencari gadis yang bernama Yuna itu kan ? "

" tentu saja , ia adalah sahabatku sejak SMP ! " sahut Aiko dengan lantang .

" bagaimana kalau berpencar ? " usul Emi kemudian dengan tatapan datar yang membuatku geli melihatnya . apakah akan mudah sendirian tanpa penerangan ditempat seluas ini ?

" usul yang buruk " komentar ku menggeleng gelengkan kepala , prihatin //

" yah mau bagaimana lagi ? tempat ini luas , jika tidak berpencar akan memakan waktu yang cukup lama " telingaku kembali memanas setelah ia tetap mempertahankan usulan mengerikan itu .

" hey , jika kita tersesat , kau mau menjamin keselamatan kami ? " uajrku menentang usulannya .

" lagipula .. tidak akan ada orang yang hidup hidup keluar dari tempat ini .. yasudah aku sendiri kalian berdua .. dahh " Emi berbalik dan melayang ke arah berlawanan .

" t-tunggu ! " sahutku , ah percuma ia telah jauh tertelan kegelapan lorong rumah sakit .

terasa hangat di lengan kiriku , Aiko memeluk lengan kiriku dan menatapku penuh misteri .

" tidak apa apa .. kita akan cari Yu-chan bersama sama .. "

senyuman itu mengembang dengan sudut yang membuat efek wajahnya terlihat menakutkan . namun sesegera mungkin pudar dan tergantikan senyuman cerianya .

" ayo cepat .. sebelum Emi-chan menemukannya terlebih dahulu ! aku takut ia akan melakukan sesuatu pada Yu-chan !! " Aiko menarik lenganku menuju lorong yang berbeda dari lorong yang di masuki Emi .

~~


Didalam kegelapan ini aku tidak dapat melihat apapun , aku hanya terus mengikuti langkah Aiko yang terus menarikku . hal yang tidak kuinginkan , tangan Aiko perlahan terlepas dari lenganku .

tidak ! apakah aku tersesat ?

~

muncul nyala lilin beserta cermin dihadapanku , bayangan diriku dicermin tergantikan bayangan seorang perempuan berambut pirang yang panjang terurai . aku memekik setelah melihat sosok perempuan itu , ia menempatkan telunjuknya di tengah tengah bibir nya menyuruhku agar diam . aku pun segera menutup mulutku .

" ia bangkit lagi ,, ternyata ia belum mati "

" siapa ? yang belum mati ? "

ia memejamkan matanya dan menarik nafas dalam dalam lalu mengembuskannya melalui mulutnya .

" begini .. ada iblis disekitar sini .. didunia ini , didunia yang dibuat oleh inangnya "

otakku bekerja cukup keras , memikirkan penggalan demi penggalan kata yang ia sampaikan .

" tunggu oke ? jelaskan secara detail .. aku tidak paham "

ia mengangguk menurut ,

" ada iblis yang tidak pernah mati hanya dengan bunuh diri .. ia merasuki raga seseorang .. antara temanmu atau sesuatu yang janggal disekitarmu "

pemikiranku tertuju pada monster yang berpura pura sebagai adik Aiko , pasti monster itu adalah anak iblis yang gadis pirang ini maksud .

" mereka tidak hanya satu ! "

" prangg !! " cermin itu retak menjadi bagian bagian kecil dan berjatuhan didepanku menjatuhi lilin kecil dibawahnya . aku pun mundur untuk menghindari pecahan kaca tersebut .

" apa maksudnya ? "

tiba tiba Emi muncul dihadapanku dengan sebilah katana berpancar sinar birunya , ia menatap kosong mataku . ia mengangkat katana biru itu tinggi tinggi . aku mulai berfikir bahwa yang dikatakan Aiko terhadap Emi adalah benar ! sungguh apa ia akan membunuhku !!

aku mencubit dan menampar nampar pipiku , ini sakit !

" hei Naoto .. apa kau sudah bosan hidup ? "


~~




Terimakasih yang sudah baca sampe bawah ~~

jika gaje atau ga seru , saya minta mangap :v

Krtik dan saran sangat saya butuhkan ~

Wow dan komentar sangat dianjurkan ( kalau menurut anda bagus aja )

Terimakasih atas parsitipasi anda ~

~ yang sudah ngeliat saya ucapkan terimakasih banyak ~ :'v


~

" hei aku muncul ! "

Trending Now
10 Review di Lapak Online Shop yang Malah Menggelitik

10 Review di Lapak Online Shop yang Malah Menggelitik

Berkembangnya internet di jaman yang serba modern ini banyak merubah kegiatan orang. Jika dulu kita harus berjalan ataupun menaiki kendaraan
4,593 views 0 shares
Beberapa Tips Jitu Ini Akan Memudahkanmu Di Dapur

Beberapa Tips Jitu Ini Akan Memudahkanmu Di Dapur

Nggak semua orang bisa memasak, tapi setiap orang bisa belajar untuk memasak. Emang sih, kalau dipikir memasak itu nggak mudah Pulsker. Tapi
6,934 views 461 shares
10 Chat Pertanyaan Penjual dan Pembeli Online Shop yang Bikin Emosi

10 Chat Pertanyaan Penjual dan Pembeli Online Shop yang Bikin Emosi

Dengan adanya internet kita semakin mudah untuk bertransaksi jual-beli melalui online shop. Selain menghemat waktu, kita juga nggak perlu ke
392 views 0 shares
10 Cuitan Curcol di Twitter yang Bikin Kita Tersenyum Kecut

10 Cuitan Curcol di Twitter yang Bikin Kita Tersenyum Kecut

Ketika orang memiliki masalah, yang membuatnya terasa ringan sebelum memperoleh solusi adalah saat bisa mencurahkan isi hatinya. Biasanya te
5,003 views 0 shares
10 Status Orang Ambil Foto di Google yang Bikin Malu

10 Status Orang Ambil Foto di Google yang Bikin Malu

Awalnya media sosial tercipta untuk hiburan semata. Menyenangkan, kita bisa bermain media sosial hingga mengenal banyak orang di dunia maya.
456,942 views 0 shares
10 Chat Typo Pembeli Online yang Bikin Penjual Gagal Paham

10 Chat Typo Pembeli Online yang Bikin Penjual Gagal Paham

Online shop bukanlah hal yang baru bagi masyarakat Indonesia. Bahkan banyak orang yang bisa memenuhi kebutuhan hidupnya dengan berjualan sec
2,657 views 0 shares
Waduh, 18 Orang Ini Mendapatkan KESIALAN yang KOCAK Saat Belanja ONLINE

Waduh, 18 Orang Ini Mendapatkan KESIALAN yang KOCAK Saat Belanja ONLINE

Di jaman yang semakin moderen ini segala sesuatu dipermudah ya Pulsker, termasuk berbelanja. Pulsker pasti pernah belanja online dong? Me
467,652 views 8,676 shares
10 Status Kuli Bangunan yang Isinya Mengocok Perut

10 Status Kuli Bangunan yang Isinya Mengocok Perut

Setiap pekerjaan halal adalah pekerjaan yang mulia. Apalagi jika didalamnya ada niat dan harapan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Begitupu
3,475 views 0 shares
10 Status Facebook RIP English yang Bikin Tepok Jidat

10 Status Facebook RIP English yang Bikin Tepok Jidat

Sosial media saat ini sudah menjadi kebutuhan primer manusia selain sandang, pangan, dan papan. Pasalnya, hampir semua orang punya, butuh, d
691,104 views 0 shares
10 Potongan Rambut Model Kocak Yang Bikin Kita Ngakak

10 Potongan Rambut Model Kocak Yang Bikin Kita Ngakak

Rambut adalah mahkota kepala, nggak jarang ada orang yang menghabiskan waktu dan uangnya hanya untuk perawatan rambut agar terlihat menarik.
58,943 views 4,183 shares