Waiting #part7
Loading...
 
posted on WOW Keren
1,558 views
Waiting #part7

#Keesokan_harinya

"Seandainya tadi malam kau tidak pergi dari rumah sakit , munkin sore ini bisa pulang tapi karena kejadian itu membuat sebagian staminamu drop"ucap dokter yang bertugas

"Jadi kapan aku bisa pulang?"

"Besok sore"

"Apa? Tidak bisa malam ini juga?",

"Kondisimu memburuk tahu , ini adalah gejala tifus"ucap dokter itu sewot , ia memang cantik tapi benar-benar cerewet

"Aku sudah sering kena tifus , itu sudah sering kumat -,-" jawabku enteng

"Terserah padamu , tapi jika ayahmu bertanya aku sudah mengingatkanmu"

"Tentu , siapa takut"ucapku sambil mengambil baju ganti yang sudah disiapkan Yukio dan menganti baju di kamar mandi . Aku keluar menatap dokter dan seorang perawat , aku berjalan keluar pintu .

Aku melihat jam yang ada di pergelangan tanganku , masih menunjukan jam 8.30 . Akhirnya aku pergi ke apartemenku , Yukio masih sekolah sedangkan aku izin karena sakit . Aku berguling-guling di kasur kamarku , aku berhenti dan melihat boneka beruang unguku "Apa aku harus membuka hati untuk orang seperti dia? Selama inikan aku sudah menutupnya rapat-rapat dan rencananya aku akan membukanya setelah menemukan ibu?"ucapku pada boneka beruangku . Seketika aku mengingat Lizy , sontak aku mengambil boneka unguku dan memasukannya ke dalam ransel . Aku pergi ke sebuah supermarket dan membeli beberapa cemilan , sebenarnya bukan beberapa karena aku membeli camilan sebanyak 2 kantong plastik besar . Jumlah anak yang ada di tempat panti asuhan itu cukup banyak , kadang aku berpikir bahwa aku beruntung karena aku masih memiliki ayah yang mau menyayangiku . Ketika aku sampai di panti asuhan itu terlihat Lily sedang mengejar Dai sementara Lizy hanya diam memperhatikan 2 temannya bermain .

"Yuki-chan "teriak Lily dan Dai berbarengan sambil memeluku setelah sadar bahwa sedari tadi aku memperhatikan mereka

"Kenapa Yuki-chan tidak pernah main kesini lagi?"tanya Lily polos

"Maafkan Yuki-chan ya , akhir-akhir ini Yuki-chan agak sibuk jadi tidak bisa mampir . Ini Yuki-chan bawakan cemilan , di makan rame-rame ya!"ucapku sambil memberikan 2 kantong plastik itu , Lily dan Dai menggeret 2 kantong itu , mungkin karena terlalu berat .

"Apa kalian butuh bantuan?"tanyaku

"Tidak perlu , aku kan laki-laki pasti kuat . Yuki-chan bantu Lily saja!"ucap Dai

Tidak perlu Yuki-chan , aku tak akan mau kalah dengan Dai . Dia kan cengeng"ledek Lily

"Apa kau bilang?"ucap Dai dengan mata killer

"Tidak ada"ucap Lily sambil terus berusaha menggeret kantong plastik itu . Baru saja aku akan membantu mereka berdua , Yukio datang membawakan 2 kantong plastik itu ke tengah krumunan anak-anak . Entah dari man ia datang , tapi dia masih menggenakan seragam sekolahnya. Ia begitu ramah dengan anak-anak , bahkan anak-anak tertawa mendengar leluconnya "Ia benar-benar hebat menangangi anak kecil" ucapku pelan . Aku melihat Lizy tetap diam sambil menganyunkan ayunannya pelan , aku duduk di sebelah ayunannya.

"Lizy tidak suka cemilan yang Yuki-chan beli ya?"tanyaku pelan , ia menggeleng dan menatap mataku

"Yuki-chan , mau kan jadi teman Lizy?"

"Eh... tentu saja , bukankah kita selalu berteman"ucapku sambil tersenyum

"Terima kasih Yuki-chan"ucapnya sambil tersenyum manis , membuat 2 lesung di pipinya terlihat jelas

"Lizy , apa Kiky mau bertemu dengan boneka Yuki-chan?"

"Eh...?apa Yuki-chan membawanya?"

"Tentu , ini dia"ucapku sambil mengeluarkan sebuah boneka beruang berwarna ungu dari dalam ranselku , Lizy terlihat begitu gembira

"Siapa namanya , Yuki-chan?"

"Hmm... aku belum pernah menamainya , bagaimana kalau kamu saja yang menanyainya?"

"Hmm... bagaimana kalau Berry? Warnanya benar-benar ungu"

"Baiklah , kalau begitu namanya Berry"

"Yuki-chan tidak akan meninggalkanku seperti mamakan?"tanyanya dengan nada sedih , sepertinya ia memiliki masalah yang hampir sama denganku

"Tentu saja , aku akan menjadi sahabat Lizy"ucapku tersenyum sambil mengulurkan jari kelingkingku . Ia membalas senyumanku dan mengaikan jari kelingkingnya pada jariku

"Lizy apa kau tidak mau lolipop ini?"ucap Yukio tersenyum yang tiba-tiba muncul di sampingku

"Terima kasih"ucap Lizy sambil menunduka kepala , sepertinya ia masih agak takut untuk berinteraksi dengan orang lai selain aku . Kemudian aku meminjamkan Berry kepada Lily karena Yukio menarik tanganku , dan membawaku ke sebuah rumah pohon . Aku berusaha melepaskan cengkramannya . Ia tetap menahan tanganku .

"Apa maumu sekarang ? Tidak bisakah kau membiarkanku bahagia?"ucapku mulai emosi

"Jadi selama ini aku orang yang selalu membuatmu sial?orang yang tidak pernah membuatmu bahagia?mungkin kau akan bahagia ketika mendengar kabar ini..."

"Kabar apa?"

"Penerbanganku dipercepat , besok pagi aku berangkat . Sekarang kau senang?"ucapnya , lidahku serasa kaku . Ingin sekali aku berkata "ya"tapi lidahku tidak mau bergerak

"Jadi kau menyerah? Menyerah membuatku mencintaimu? Tak kusangka , ternyata Yukii Koda sang ketua osis yang selau dikejar fansnya menyerah mendapatkan apa yang ia inginkan"ucapku , bibir dan lidahku serasa bergerak sendiri

"Apa maksudmu?"

"Terima kasih , terimakasih atas semua rasa sakit ini . Ketika aku membuka perasaanku padamu , apa yang kudapat ? Kau malah meninggalkanku? Terima kasih Yukii Koda"ucapku sambil menanggis kemudian berlari meninggalkan panti asuhan itu , aku tidak ingin Yukii melihatku menangis . Aku berlari ke pohon yanh sering aku kunjungi.

"Mungkin aku salah bila membuka perasaanku padanya , seharusnya dulu aku tidak pernah membuka perasaanku padanya"ucapku tersenyum sambil menangis , mengadu pada pohon yang tak pernah menhakimiku . Tempat ini memang relatif sepi , aku menangis sekeras-kerasnya . Dari jauh Yukii melihatku , namun aku tidak menyadarinya . Aku terus menangis seperti waktu ibuku meninggalkanku . Awan hitam mulai berkumpul , air hujan tetes demi setetes telah berjatuhan .

"Tak pantaskah aku mendapat cinta dari orang yang kusayang"teriaku keras . Aku menoleh , Yukii berdiri sekitar 10 meter di sampingku

"Semua orang pantas mendapatkan cinta dan kasih sayang dari siapapun"ucapnya sambil tersenyum

"Aku tak butuh kata-kata itu , yang terjadi dalam hidupku tidak demikian"

"Tidak , aku mencintaimu dan akan selalu mencintaimu"

"BOHONG , kau akan meninggalkanku besok mana mungkin kau akan bisa terus mencintaiku"ucapku mulai bisa tenang

"Yukinaa..."ucapnya sambil melangkah mendekatiku

"BERHENTI! ! Untuk apa kau mendekat"ia tak berhenti , ia memeluku erat . Aku terus berusaha melepaskan pelukannya , pada akhirnya aku menanggis di dalam pelukannya . Mungkin aku akan merindukan pelukan hangatborang ini , orang yang slalu bisa membuatku tenang . Mungkin aku juga akan rindu cara kami bertengkar , bercanda , dan tertawa . Haruskah orang yang penting bagiku pergi lagi? Apa ini semua salahku? Tapi apa yang telah ku perbuat , tapi inilah cobaan . Mau tidak mau harus diterima .

"Yukina ikutlah aku pergi , aku sudah memberitahu ayah semuanya dan ia mengizinkanmu ikut denganku"ucapnya

"Tidak... aku akan menunggumu disini , banyak orang yang lebih membutuhkanku disini"

"Yukina..."

"Mungkin suatu saat kau tidak akan kembali , tapi... banyak orang yang akan kurindukan bila aku ikut denganmu . Senyum mereka , tawa mereka , itulah yang membuatku ingin selalu dekat mereka . Jadi pergilah , aku akan menunggumu disini seperti menunggu ibuku"ucapku sambil tersenyum

"Kau janji akan menungguku kan? Kau janji tidak akan membuka hatimu untuk orang lain selain diriku kan?"

"Tentu , aku akan selalu menunggumu dan tidak akan memberikan perasaanku pada siapapun selain dirimu"

"Kalau begitu mari kita pulang?"ajaknya

"Aku tidak mau pulang"

"Terus maumu apa? Aku akan mengikuti semua permintaanmu hari ini"ucapnya tersenyum

"Ikut aku!"aku menarik tangannya sampai di depan apartemenku , Yukio belum pernah ke apartemenku sebelumnya . Hari ini aku ingin membuat ingatan yang indah seperti punyaki dan ibuku dulu . Aku berjalan masuk , tapi ia tetap diam mematun di ambang pintu

"Ayo masuk"ucapku menggeret tangannya kemudian menutup pintu

"Ini apartemenmu?"

"Ya..."jawabku singkat sambil menyodorkan sebuah handuk putih

"Terima kasih"

"Sebaiknya kau mandi jika tidak ingin sakit besok , ada beberapa baju ayah disini"ucapku sambil mencari handuk kesayanganku

"Apa ayahmu sering ke sini?"

"Jika ayah pulang terlalu malam , aku biasanya memintannya tidur disini . Aku juga memberinya kunci apartemen ini"jawabku sambil terus mencari handuku

"Apa yang sedang kau cari?"

"Hm... handuk kesayanganku"ucapku sambil terus mencari , Yukii melempar handuknya tepat diatas kepalaku dengan tanpa dosa

"Pakai saja , aku akan langsung mandi . Dimana kamar mandinya?"

"Itu... di sebelah kamarku"ia langsung masuk ke kamar mandi , sementara aku mencari baju ayah yang ada di apartemenku. "Yukio , aku taruh disini ya bajunya"ucapku di depan kamar mandi . Kemudian pergi ke dapur mencari makanan , sudah hampir waktunya makan siang . Dari jendela masih terlihat tetes-tetes hujan turun , awan hitam masih berkumpul . Pada akhirnya aku masak sup , baunya enak .

"Hey... Yukina"ucap Yukio mengagetkanku

"Apa?"tanyaku sambil terus mengaduk sup yang sedang kumasak

"Apa kau tidak akan sakit? Ganti baju dulu sana!"

"Tidak , paling-paling kena flu"jawabku enteng

"Cepat ganti bajumu , nanti kau sakit!"

"Iya...iya..."kataku sambil mematikan kompor . Kemudian aku mandi dan ganti baju , setelah itu aku duduk di meja makan . Yukio duduk berhadapan denganku , tapi matanya tetap menatap ponselnya .

"Yukio..."panggilku

"Apa?"tanyanya menatapku

"Kenapa akhir-akhir ini kau jadi sering bermain dengan ponselmu?"tanyaku , ia meletakan ponselnya diatas meja

#TBC
Tolong kritik sama sarannya ya ;) aku sering kehabisan ide sih

Trending Now
10 Tulisan Typo Tugas Mahasiswa yang Bikin Dosen Gagal Paham

10 Tulisan Typo Tugas Mahasiswa yang Bikin Dosen Gagal Paham

Masa kuliah adalah masa dimana kita mulai beranjak dewasa. Di mana kita bertemu dengan orang-orang yang baru dan nggak bisa lagi bersantai-s
12,666 views 0 shares
Momen-Momen Saat Lihat Benda Seperti Makanan Ini Bikin Perut Makin Lapar

Momen-Momen Saat Lihat Benda Seperti Makanan Ini Bikin Perut Makin Lapar

Kalau udah masalah perut memang nggak bisa diabaikan. Pasti dong kamu nggak bakalan membiarkan perutmu kosong dan tidak terisi makanan sama
4,038 views 0 shares
10 Foto Perpaduan Makanan yang Bikin Hilang Napsu Makan

10 Foto Perpaduan Makanan yang Bikin Hilang Napsu Makan

Setiap hari kita harus memakan makanan agar menambah nutrisi dalam tubuh. Ngomongin tentang makanan, orang Indonesia itu memiliki satu kebia
2,346 views 0 shares
8 Potret Barang Tiruan yang Bikin Ngakak

8 Potret Barang Tiruan yang Bikin Ngakak

Barang original biasanya terbukti berbahan bagus, berkualitas tinggi, awet dan tahan lama. Dan karena itu semua, kenapa barang original memi
7,694 views 0 shares
10 Gaya Rambut Kocak yang Bikin Kamu Ketawa Sampai Mules

10 Gaya Rambut Kocak yang Bikin Kamu Ketawa Sampai Mules

Bagi semua orang rambut adalah mahkota. Jadi nggak heran kalau banyak orang sangat memperhatikan gaya rambut mereka. Karena bukan hanya bisa
37,638 views 155 shares
10 Potret Kocak Emak-emak Boncengin Anak. Nggak Ada Lawan!

10 Potret Kocak Emak-emak Boncengin Anak. Nggak Ada Lawan!

Kalau selama ini yang kamu tahu raja jalanan adalah kendaraan besar seperti truk atau bus, sepertinya kamu kurang update, karena saat ini ya
16,811 views 0 shares
10 Ide Jenius Ala Driver Ojek Online yang Keren Banget

10 Ide Jenius Ala Driver Ojek Online yang Keren Banget

Saat ini, semua orang bisa menjadi driver ojek online. Karena memang tuntutan keadaan yang mengharuskan mencari nafkah melalui pekerjaan ini
2,058 views 0 shares
10 Hasil Tukang Bangunan Kreatif Bikin Pola di Tembok Ini Bikin Gagal Paham

10 Hasil Tukang Bangunan Kreatif Bikin Pola di Tembok Ini Bikin Gagal Paham

Sebelum mendirikan bangunan, tukang bangunan pasti membuat konsep desainnya sejak awal. Tukang bangunannya biasanya bekerja sesuai dengan ko
4,767 views 0 shares
Kumpulan Meme Lucu Tentang TAHU yang Bikin Senyum-Senyum Sendiri

Kumpulan Meme Lucu Tentang TAHU yang Bikin Senyum-Senyum Sendiri

Siapa yang tidak tahu dengan makanan bersalah dari Tempe ini, Netizen Indonesia membuktikan kreatifitasnya dengan mengedit dan membuat meme
218,249 views 3,543 shares
12 Posisi Absurd Alat-Alat Elektronik di Rumah Ini Bikin Kamu Geleng-Geleng Kepala

12 Posisi Absurd Alat-Alat Elektronik di Rumah Ini Bikin Kamu Geleng-Geleng Kepala

Salah satu perabotan rumah yang wajib ada di dalam rumah adalah alat-alat elektronik. Perabotan yang biasanya mengharuskan menggunakan energ
4,560 views 0 shares