Waiting #Part11
Loading...
 
posted on WOW Keren
1,396 views
Waiting #Part11

#HappyRead:D

~Yukio
Woy , aku sudah sampai nih . Tempatnya lumayan ramai , bisa dibilang sangat ramai.

Segera balas ketika kau membaca ini
~Yukina
Wah... berarti nanti ketika kau mengomel tidak ada yang akan mendengarnya karena terlalu ramai hahaha , aku senang mendapat kejutanmu
Senang rasanya mengetahui ia sudah sampai di tujuan , selang beberapa menit ia membalas emailku
~Yukio
Apa kau bilang?bukankah aku mengomel karena dirimu , senangkan menerima suprise dariku hahaha
~Yukina
Iya , terima kasih . Apa kau besok sudah mulai sekolah di sekolah barumu?
~Yukio
Ya begitulah , bagaimana dengan sekolahmu hari ini?
~Yukina
Sangat menyebalkan , aku tidak yakin dengan nilai ulangan bahasa inggrisku hari ini
~Yukio
Memangnya kenapa?bukankah kau pandai dalam hal bahasa?
~Yukina
Aku tidak ingin membahasnya , aku mau tidur dulu . Bye~
~Yukio
Bye~
Akupun mematikan komputerku dan berbaring di tempat tidurku , ponselku berbunyi . Aku melihat jam dinding di kamarku yang menunjuk jam 9.00 . Aku meraih ponselku dan mengangkat panggilan itu
"Halo..."

"Hai honey , belum tidur ya? Atau lagi mikirin aku"ucap suara di seberanh telepon

"Ei! Kau ini GR banget , orang mau tidur . Siapa yang mikirin dan siapa juga dipikirin itu ngak penting tahu"jawabku judes kemudian memutuskan panggilan itu . Aku mematikan ponselku , berjaga-jaga jika Ei menelpon lagi . Aku tidak bisa tidur karena memikirkan Yukio , alhasil aku tidur pukul 2 dini hari dan bangun pukul 5 . Akhirnya aku bangun dan bersiap ke sekolah , kemudian membuat sarapan . Aku lumayan melamun , tahu-tahu Dai sudah ada di meja makan dengan seragm sekolah

"Yuki-chan melamun ya?"

"Eh tidak kok"ucapku berbohong kemudian memberikan sepiring telur omelet di depan Dai

"Yuki-chan bohong , tadi aku panggil-panggil tidak merespon kok"

"Ah... benarkah? Dimana Lily dan Lizy?"ucapku mengubah topik

"Mereka masih menyisir rambut"jawabnya sambil memakan sarapannya

"Oh.."jawabku sambil memperhatikan Dai makan

"Yuki-chan tidak makan?"tanya Dai membuyarkan lamunanku

"Eh... ini lagi makan kok"

"Selamat pagi Yuki-chan"ucap Lily dan Lizy yang kemudian duduk di meja makan

"Pagi"
Setelah makan aku mengantarkan mereka ke sekolah baru mereka sampai ke ruang kepala sekolah . Kemudian aku pergi ke sekolahku
"Paman , nanti jemput aku dulu saja . Baru setelah itu jembut mereka bertiga"ucapku pada sopir mama yang biasa kupanggil paman

"Baik , nanti paman jemput seperti biasa"

"Terima kasih paman"ucapku sambil turun dari mobil , aku berjalan di loronh sekolah yang masih sepi . Seseorang menepuk pundaku , sontak aku menoleh
"Pagi Yuki-chan"ucap Ei sambil tersenyum

"Pagi"jawabku singkat sambil mempercepat jalanku menuju kelas

"Ikut aku sebentar!"ucapnya sambil menarik tanganku ke taman

"Ada apa?"

"Apa kau membenciku?"

"Tidak kok"

"Kalau begitu jadilah pacarku"ucapnya sambil membungkuk

"Apa yang kau lakukan , berdirilah sebelum ada yang lihat"ucapku

"Tidak , sampai kau memberi alasan kenapa menolaku"

"Pertama , kita baru kenal . Kedua , aku menyukai orang lain . Ketiga , kau tidak mungkin menyukaiku hanya dalam beberapa hari"

"Siapa bilang kita baru kenal , aku ini teman lamamu tahu"

"Hah!?"

"Kau ingat anak yang pernah kau tolong saat hampir tenggelam di sungai saat umurmu 6 tahun?"

"Apa kau anak itu?"

"Ya... aku anak yang kau tolong waktu itu"ucapnya serius

"Kau serius kan?"

"Tentu saja , sekarang 2 dari 3 alasanmu sudah terjawabkan . Sekarang alasan keduamu , kenapa kau menyukai cowok itu? Apa spesialnya dirinya?"

"Untuk apa?"

"Aku bisa mengubah diriku menjadi dirinya , jadi beritahu aku seperti apa sifat orang itu"

"Aku tidak ingin seseorang berubah karena diriku"ucapku sambil berlari ke kelas . Untung saja kemudian bel berbunyi ,"benarkah dia anak itu? Dia memang mirip tapi sifatnya benar-benar berbeda"batinku

"Pagi , semua . Hari ini guru-guru ada rapat jadi kalian saya beri tuhas menegerjakan halaman 82 sampai 85"ucap guru pelajaran ekonomi

"Hey Yuki-chan soal nomer 5 halaman 82 bagaimana caranya?"tanya Helen yang mejanya ada di sebelahku , di sekolah ini kami mendapatkan meja sendiri-sendiri

"Ini"ucapku sambil menyodorkan bukuku , aku sudah mengerjakan semua soal dibuku tadi malam

"Kau kenapa?"tanya Helen

"Tidak apa-apa cuma mengingat masa lalu yang ingin kulupakan"

"Terserahlah"ucap Helen yang kemudian beralih ke soal-soal di buku

"Hey Yuki-chan"ucap Melly membuyarkan lamunanku

"Apa?"ucapku datar

"Kau merasa tidak kalau Ei tidak ada di kelas sejak pagi , padahal tadi pagi aku melihatnya bersamamu di lorong"

"Heh? Ei? Dia kemana?"tanyaku balik dengan nada berusaha tidak panik

"Entahlah , jika aku tahu aku tidak akan bertanya padamu"ucap Melly yang kembali pada bukunya

"Kira-kira dia pergi kemana ya?"ucapku lirih , kemudian mengmbil ponselku yang ada di tas. Aku mengirim lebih dari 10 pesan tapi dia tidak membalas sama sekali , kesabaranku sudah habis . Aku pergi ke kamar mandi dan menelponnya , ia mengangkatnya

"Hey kau dimana? Kau tidak tahu kita di beri tugas banyak apa?"ucapku emosi

"Kenapa?kau khawatir ? Jika kau ingin tahu dimana aku , aku ada di atap sekolah . Baru aja mau loncat eh ternyata ada bidadari telepon"ucapnya santai . Tanpa pikir panjang lagi , aku langsung berlari ke atap . Benar saja ia berdiri di ujung bersiap akan melompat , ia benar-benar tidak berubah sama sekali tetap Akei yang sembrono dan tak memikirkan akibatnya . Sekarang barulah aku sadar ia benar-benar Akei yang ku kenal

"Hey apa yang kau lakukan? Cepat turun dari sana"teriaku . Ia sama sekali tak merespon perkataanku , perlahan ia mulai menjatuhkan dirinya . Aku berlari dan memeluknya dari belakang , berusaha menahannya jatuh

"Apa yang kau lakukan? Kau ingin mengakhiri nyawamu lagi?"ucapku sambil terus memeluk erat dirinya

"Kau khawatirkan padaku"ucapnya sambil tersenyum . Aku melepas pelukanku

"Jadi kau mengerjaiku?"

"Hahaha... kau seharusnya lihat ekspresimu tadi , kalau aku mati sekarang siapa yang akan menjadi bintang bagi fansku"

"Kau ini"ucapku sebal sambil melangkah pergi , ia memeluku dari belakang

"Aku senang kau mengkhawatirkanku"bisiknya lembut , aku berusaha melepaskan pelukannya . Ia tetap bersekiras memeluku

"Sebentar saja , kumohon"bisiknya sambil menutup matanya menikmati suasana yang sejuk

"Ei.."panggilku pelan

"Hmm... apa?"

"Bisa kau lepaskan aku sekarang?"

"Tidak mau , aku akan melepaskanmu saat kau jadi pacarku"

"Kenapa kau sangat bersikeras sih..."ucapku mulai kesal

"Karna aku sudah menyukaimu sejak kecil , kau saja yang tak memahami diriku"

"Hah!? Kau yang tiba-tiba muncul di kehidupanku tahu, bagaimana aku bisa memahamimu kalau tiada angin tiada hujan kau tiba-tiba kau ikut campur dalam hidupku"

"Jadi kau tidak suka aku datang pada kehidupanmu?"ucapnya sambil melepas pelukannya

"Bukan begitu , hanya saja.... kau mengutarakan perasaanmu begitu cepat , tidak bisakah kau memberiku waktu berpikir dan mengenal dirimu yang baru? Aku tidak ingin mempermainkan perasaan seseorang begitu saja"ucapku , sebenarnya aku hanya tidak ingin membuatnya kecewa dan pada akhirnya melakukan hal yang bodoh

"Hmm... aku akam memberimu waktu mengenalku sampai awal tahun ajaran baru nanti"

"Tapi itu..."belum selesai kata-kataku , ponsel Ei berbunyi

"Aku pergi saja ya... bye~"ucapku sambil pergi ke kelas . Kelas begitu tenang , memang hebat kalau Melly yang mengatur kelas . Melly memang canti seperti model tapi jauh dalam dirinya dia seperti bodyguar yang mengerikan . Banyak yang hanya memakai earphone dan mendengarkan musik , Melly mencoret-coret buku tulisnya sambil mendenharkan alunan musik dari earphonenya sambil bersenandu riang . Aku duduk di mejaku sambil bernyanyi-nyanyi pelan mengikuti aluna musik yang bernyanyi di earphoneku

Once upon a time, I believe it was a Tuesday when I caught your eye And we caught onto something I hold onto the night, you looked me in the eye and told me you loved me
Were you just kidding? cause it seems to me, this thing is breaking down We almost never speak
welcome anymore I don't feel
Baby what happened, please tell me?
'cause one second it was perfect, now you're halfway out the door
And I stare at the phone, he still hasn't called And then you feel so low you cant feel nothing at all And you flashback to when he said forever and always Oh, and it rains in your bedroom Everything is wrong when you're here and it rains when you're gone Cause I was there when you said forever and always
Was I out of line? Did I say something way too honest, made you run and hide Like a scared little boy I looked into your eyes Thought I knew you for a minute, now I'm not so sure
So here's everything coming down to nothing Here's to silence that cuts me to the core Where is this going? Thought I knew for a minute, but I don't anymore
And I stare at the phone, he still hasn't called And then you feel so low you cant feel nothing at all And you flashback to when he said forever and always Oh, and it rains in your bedroom Everything is wrong It rains when you're here and it rains when you're gone 'cause I was there when you said forever and always You didn't mean it baby, I don't think so
Back up, baby, back up Did you forget everything Back up, baby, back up Did you forget everything
'cause it rains in your bedroom Everything is wrong when you're here and it rains when you're gone 'cause I was there when you said forever and always
Oh, I stare at the phone, he still hasn't called And then you feel so low you cant feel nothing at all And you flashback to when we said forever and always
And it rains in your bedroom Everything is wrong It rains when you're here and it rains when you're gone It rains 'cause I was there when you said forever and always You didn't mean it baby, you said forever and always... yeah

"Ternyata kau punya suara yang indah ya"ucap Ei yang sudah berdiri di sampingku

"Eh!? Kau mengagetkanku saja"

"Hahaha ... kau bisa kaget juga?"

#TBC
Thanks For Read :D
Tolong Kritik sama sarannya
Maaf untuk Typonya

Trending Now
Beberapa Foto Ini Akan Menguras Emosimu..Sediihh

Beberapa Foto Ini Akan Menguras Emosimu..Sediihh

Nggak peduli dimana kamu tinggal,dari mana kamu berasal, sebuah foto bisa menghubungkanmu dengan sisi lain dunia. Kejadian yang nggak pernah
502,258 views 654 shares
10 Gambar Bukti Smartphone Telah Mengambil Alih Hidupmu

10 Gambar Bukti Smartphone Telah Mengambil Alih Hidupmu

Smartphone sekarang ini memang memberikanmu akses cepat ke teman-teman, keluarga, foto, media sosial, pekerjaan, dan berita terbaru ...pada
497,887 views 8,045 shares
Kasihan tapi Lucu! 10 Orang Ini Menerima Barang yang nggak Sesuai Ekspektasi Saat Belanja Online

Kasihan tapi Lucu! 10 Orang Ini Menerima Barang yang nggak Sesuai Ekspektasi Saat Belanja Online

Perkembangan teknologi memang sangat membantu kehidupan kita, salah satunya adalah kita bisa dengan mudah berbelanja secara online. Ada bany
659,821 views 20,089 shares
10 Potret Kocak yang Terjadi di Warung Pinggiran

10 Potret Kocak yang Terjadi di Warung Pinggiran

Sebagai manusia kita nggak bisa memprediksi apa yang akan terjadi kemudian. Karena sejatinya manusia hanya bisa berencana, Tuhan dan nasib l
999 views 0 shares
10 Chat Perdebatan Antar Penjual dan Pembeli Olshop

10 Chat Perdebatan Antar Penjual dan Pembeli Olshop

Sudah menjadi hal biasa ketika kita berbelanja ada proses tawar menawarnya. Begitupun dengan belanja online yang dilakukan dengan cara chatt
36,329 views 0 shares
12 Foto Editan Jahil yang Bikin Ngakak!

12 Foto Editan Jahil yang Bikin Ngakak!

Dunia fotografi semakin diminati oleh masyarakat, terbukti dari munculnya profesi baru seperti tukang edit foto secara online. Sebenarnya me
507,523 views 4,071 shares
Bukan Hasil Editan, 8 Foto Ini Asli Bikin Kamu Mikir Dua Kali

Bukan Hasil Editan, 8 Foto Ini Asli Bikin Kamu Mikir Dua Kali

Selalu saja ada kejadian unik dalam keseharian kita Pulsker. Baik yang disengaja ataupun tidak disengaja. Dan bagi seorang fotografer, kejad
513,017 views 11,640 shares
Hanya Orang Malas yang Bisa Melakukan Ke Jeniusan Ini

Hanya Orang Malas yang Bisa Melakukan Ke 'Jenius'an Ini

Ada yang bilang jika seorang pemalas adalah orang yang menggampangkan suatu masalah. Mereka cenderung meremehkan sesuatu, ya..semua karena s
508,595 views 10,276 shares
Macam Macam Modus SMS Penipuan & Cara Mengatasinya Dengan Unik

Macam Macam Modus SMS Penipuan & Cara Mengatasinya Dengan Unik

Bisa dipastikan nomor hp kamu pernah mendapat SMS yang menginfokan kalo menang undian, dapat Mobil, dapat uang puluhan Juta rupiah, dapat li
499,839 views 3,761 shares
10 Chat Kocak Bocil Saat Belanja Online

10 Chat Kocak Bocil Saat Belanja Online

Saat ini belanja online hanya diminati oleh kaum milenial aja. tapi juga dari berbagai kalangan, lain dari yang tua hingga yang muda. Termas
17,667 views 0 shares