immortuos ..S..9
Loading...
 
posted on WOW Keren
2,212 views
immortuos ..S..9

`Cerita ini hanya fiktif belaka apabila ada kesamaan nama tokoh , latar , alur cerita dll , itu semua adalah ketidak sengajaan semata

bila ada tanda *...* bararti di dalam hati..

about: mystery,peperangan,dll
====================================================


"Itu sudah terjadi sangat lama, Dia, aku, dan Dux, Saat kami bertiga adalah pejuang Solvite. Aku pernah masuk akademi Solvite, Sekarang akademi itu sudah tidak ada lagi.

Kami bertiga menjadi penjaga Altar pembangkitan Rex Immortuos, Suatu saat, Reogan dipilih menjadi Dux, Aku tetap setia dengan Solvite, namun Maookar....."
"Sudah jangan di lanjutkan ! sebaiknya kalian segera bertindak sebelum terlambat," kata Dux panik.
"Baik Dux, Aku lanjutkan di jalan," sahut Hou-kun.
Kami menuju sebuah hutan yang sangat luas. Letak pastinya entah dimana, Tempat yang sangat gelap dan banyak pepohonan tinggi. Tampaknya aku akan kena Alpa berhari-hari dan mendapat skors di sekolah. Reputasiku sebagai anak terpandai hancur sudah.

"Haaahâ?¦," *Kenapa bisa jadi begini?* ucapku dalam hati sambil menghela napas.
"Ada apa, Secunda Dux?" Tanya Jaiu.
"Bagaimana dengan sekolahku jika kita berlama-lama di sini?"
"Tenang .. aku telah memerintahkan Leji untuk mengirim kabar ke sekolahmu," jawab Jaiu.
"Bagus kalau begitu, Oh iya sewaktu kita mau pulang, Siapa yang menunggu kita Hou-kun?" tanyaku.
"Dia, ya, mungkin dia Maookar, Aku tidak tahu dia benar-benar Maookar atau bukan. Dari hawanya sungguh mengerikan, Penuh, dendam, iri dan dengki,"
"Dalam benakku, muncul pikiran dia ingin membunuhku. Dia meminta kartu, media Over Soul-ku,"
"Aku memang masih tidak mengerti tentang dirimu, Banyak hal misterius dalam dirimu, Aku dapat merasakan hawa itu pada dirimu," ucap Hou-kun.
"Hahâ?¦aku sendiri juga bingung dengan semua ini,"
Kami terus berjalan. Terdengar bunyi aneh di sekitar.
"Mungkin itu orang yang akan membangkitkan Rex Immortuos, entah Maookar atau apa, Kita harus mengetahuinya," ucap Jaiu.
"Tentu, tapi kekuatan kita belum cukup, Hawa mereka sangat kuat, kalian bersiagalah," Hou-kun mengingatkan.
"Casivak Over Soul," Tiba-tiba, Jaiu melakukan Over Soul. Dia memasukkan rohnya, yaitu Casivak ke panah miliknya.
"Drake Over Soul," Housou juga melakukan Over Soul. Drake adalah Rohnya, sedangkan medianya sebilah Death Scythe, benda yang sangat keren, walaupun benda itu sering mengincar nyawaku, Kali ini penggunanya berbeda.
"Ziel, Over Soul..!" sekarang giliranku, Aku mengeluarkan kartu dan Ziel pun berubah menjadi Ball Mode. Segara kumasukkan Ziel ke dalam kartu. Jadilah sebilah Katana.
"Baru kali ini aku melihat medianya dapat berubah, Lumayan keren, untuk seorang gadis kecil," Jaiu tersenyum.
"Hahaha .. aku juga tidak tahu," aku tertawa.
"Coba pikirkan apa yang kamu inginkan dengan mediamu, maksudku, kamu ingin mengubahnya menjadi benda apa, semoga dugaanku benar," ucap Hou-kun.
"Baiklah," Aku mencoba memikirkan kartu dapat berubah menjadi Death Scythe, seperti milik Hou-kun.
Tiba-tiba, cahaya terang terpancar dari katana dan berubah menjadi Death Scythe. Kereenâ?¦aku memegang sebuah Death Scythe.
"Arigato, Hou-kun, Aku bersemangat sekarang,"
Dengan seragam sekolah dan memegang sebuah Death Scythe, aku siap menerjang para Immortuos.
"Hahaha â?¦" Jaiu tertawa. Dia bersiaga mengambil tiga anak panah yang siap di luncurkan.
Tidak diduga seseorang muncul dari tempat yang sangat gelap, Sosok itu tinggi, jubahnya terseret-seret saat ia melangkah, Berambut hitam, menggunakan syal putih dan memakai kacamata, kacamata itu berkilau, padahal tak ada secercah cahaya yang masuk. Mungkin itu Maookar. <Seperti gambar cover diatas>.

"Kalian mencariku bukan?" dengan santai Maookar berjalan menuju tempat kami berdiri.
"Pengkhianat," ucap Hou-kun.
"Bosan dengan kelemahan, aku mendapat keabadian, Hahaha.." Maookar tertawa.
"Apa yang abadi? itu hanya keegoisan, sehingga berkhianat pada sahabatmu ini, Maookar," Hou-kun kesal dan memegang erat Death Scythe.
"Reogan terpilih menjadi Dux, kamu terpilih menjadi tangan kanan Reogan, Sedangkan aku apa? Hanya seorang yang terlupakan. Lebih baik membantu para Immortuos, dan mendapat keabadian, Kalian ingin mengurungku kan? Hahaha... Itu tidak akan pernah terjadi," Geram Maookar penuh dendam.
"Bukan itu maksud kami,"
"Lalu apa, Housou?"
Tiba-tiba Maookar mengacungkan tangan.
Seketika para Immortuos bermunculan. Kami semakin siaga.
"Kami akan mengangkatmu sebagai, penasihat Dux, Sayangnya kamu terburu-buru mengambil keputusan yang salah. Sebenarnya, Keabadian itu tidak menyenangkan .." ucap Hou-kun.
"Heh..memangnya aku akan mendengarkan perkataanmu? yang tidak ada artinya itu? percuma, Immortuos maju," dengan suara pelan Maookar memerintahkan para Immortuos menyerang.
"Kenapa ..kenapa kamu mengalihkan pembicaraan ini? Kamu sangat gegabah, Maookar !" Hou-kun mengangkat Death Scythe dan berlari menuju para Immortuos. Dengan cepat ia membasmi Immortuos, Entah apa yang di pikirkan Hou-kun, dia tidak langsung menyerang Maookar.
"Denai ..! jangan diam saja, bantu kami," ucap Jaiu sambil meluncurkan panah apinya. Dengan cepat Jaiu melenyapkan para Immortuos.
Aku segera berlari membawa Death Scythe, aku semakin bersemangat.
"Hiaaa .." aku berteriak. Dengan membabi buta aku menyerang semua Immortuos yang terlihat.
Tidak sengaja aku melihat Maookar kabur, aku mencoba mengejar, namun para Immortuos menghalangiku.
"Jangan kabur, Maookar..!" teriakku.
Terlambat, tidak ada yang bisa mengejar saking banyaknya Immortuos.

Satu jam berlalu sejak kepergian Maookar.
Kami kelelahan karena mengalahkan para Immortuos.
Entah kemana perginya Maookar.
Aku tidak tahu untuk apa kami di perintahkan mengejar Maookar. Orang itu membuatku sangat lelah seperti ini.
Aku harus bilang apa jika kakak melihat bajuku penuh darah dan telat pulang. Pasti aku akan dimarahi habis-habisan olehnya.
"Haaah..." aku membuang napas.
"Ada apa, Denai?" tanya Jaiu.
"Tidak," jawbku.
"Sebaikanya kita istirahat, Aku sudah mendirikan tenda," ujar Hou-kun yang sedang mengumpulkan kayu bakar, untuk membuat api unggun.
"Baiklah," Jaiu beranjak menuju tenda.
Aku mendekati Hou-kun.
"Hou-kun, kau tahu dimana letak sungai di sekitar sini?" aku bertanya sambil memeluk tubuhku menggigil.
"Ada di sebelah utara, kau mau mengganti baju?"
"Iya..mana mungkin aku pulang dengan pakaian seperti ini," ucapku menunjuk baju yang penuh darah.
"Jangan sendirian, Minta tolong Jaiu untuk menemanimu," ucap Hou-kun seraya memenggil Jaiu yang berada dalam tenda.
"Tidak usah aku bisa sendiri, ko'.." aku mencegah Hou-kun untuk memenggil Jaiu.
"Tak apa, mana mungkin aku membiarkanmu jalan sendiri di hutan yang luas ini, Jaiu..! kemari," seru Hou-kun memanggil Jaiu.
"Ada apa?" Jaiu keluar dari tenda bertelanjang dada.
Aku yang melihatnya langsung menutup wajah dengan kedua tengan, sambil menunjuk-nunjuk.
"Ada apa, Denai?" tanya Jaiu.
"Kau tidak pakai baju..!! cepat pakai bajumu..!!" aku masih menutupi wajahku.
"Hah? benarkah?" Jaiu langsung melihat badannya, "Oh iya..maaf-maaf..hehe..jangan di buka dulu matamu, Denai..!" ucap Jaiu masuk kembali ke dalam tenda.
"Hih..! siapa juga yang mau lihat..!" aku berdecak kesal.
"Hahaha..kalian berdua," tawa Hou-kun.
"Nah ada apa sekarang," Jaiu kembali keluar tenda kali ini sudah berpakaian.
"Ini tolong antar Denai menju sungai, Sungainya berada di sebelah utara." ucap Hou-kun memberi tahu.
"Oh, baiklah, Ayo Denai," ajak Jaiu.
"Ya," aku segera melangkah mendahuluinya.

>>AWAY<<

Kami berbincang-bincang tetapi dari tadi aku tidak melihat ada sungai, suara gemericik air saja aku tidak mendengarnya.
"Jaiu, apakah kita berjalan ke arah yang benar?" tanyaku cemas.
"Entah, mungkin iya..tapi entahlah,"
"Kau ini.." aku melirik Jaiu kesal.
"Kalau kita tersesat bagaimana?" aku mulai takut dan mendekati Jaiu.
"Ya..tidak apa-apa," jawabnya.
"Kau tidak merasa takut yah?"
"Tentu tidak..aku kan laki-laki.."
"Jaiu, kembalilah ketempat Hou-kun berada, aku akan mencari sungainya sendiri,"
"Hei..! tidak..aku lebih mementingkanmu dari pada Hou-kun."
"Begitu ya..Aduuh.." aku merasa sangat kebelet.
"Ada apa, Denai?"
"Aku ingin buang air kecil..sudah tidak tahan niih.."
"Kau bersembunyi saja di semak-semak itu," tunjuk Jaiu mengarah pada rimbunan daun yang cukup jauh darinya.
"Aku takut,"
"Mau ku temani?" tawarnya.
"Tidak..!" jawabku sewot.
"Cepatlah..dari pada kamu ngompol disini, hihi.."
"Tidak lucu tahu..!"
Aku menuju ketempat dimana yang Jaiu tunjuk.
"Nah, selesai, Jaiu kau masih disana?" aku mencoba memanggilnya.
Beberapa detik..tak ada jawaban,
"Jaiu-kun?" aku mulai takut, Tidak ada jawaban.
"Sudah kutebak dia pasti kembali ketempat Hou-kun berada, tak apalah..toh aku bisa mencari sungai sendiri," aku mencoba menenangkan diri dengan bersenandung dalam hati walau kacau.

Tiba-tiba...

"Tolong-tolong...." Seseorang berteriak.
Aku memperhatikan sekitar, tapi tidak melihat apa-apa.
"Ziel, Over Soul.." aku mengubah kartu menjadi obor, Memang serba guna.
Aku mejamkan telinga, bunyi berisik seperti orang di seret.
"Toloong....kamu siapa?" teriakan orang itu semakin jelas. Aku terus berjalan sambil mencari sumber suara.
Melangkah pelan...menoleh ke kanan dan kiri.

Aku melihat bayangan hitam yang sedang memegang sebuah sabit kematian atau Death Scythe. Raga yang mempunyai bayangan itu akan membunuh orang yang berteriak. Aku tidak yakin dapat menolongnya.
Badanku kaku dan tidak dapat di gerakkan.
Bayangan tiba-tiba menghilang, Aku melirik , hanya mataku yang dapat digerakkan. Orang yang terancam tadi melihatku seolah melihat shinigami,
Apa yang sedang terjadi?
Aku tidak bisa berbuat apa-apa...Siapapun tolong aku..!!

>>>>>>TO BE CONTINUE<<<<<<

Namun Maookar apa yang terjadi padanya...???

Tolong WOW-nya.. ^_^

Terimakasih sudah baca sampai bawah..maaf kalau ceritanya sedikitt GaJe..

Saran Dan Kritik sangat di butuhkan.. ^_^


ARIGATOU.. ^_^

Trending Now
Bertahan dari Tahun 1962, Ternyata Doraemon Mengajari Kita Banyak Hal

Bertahan dari Tahun 1962, Ternyata Doraemon Mengajari Kita Banyak Hal

Doraemon merupakan film animasi asal Jepang. Tahukah kamu sejak kapan ada kartun animasi ini ada?   Ternyata, Doraemon pertama kali tayan
6,424 views 1,429 shares
Kumpulan Screenshot Kocak Juga Kasihan Chat Driver Ojek Online Minta Cancel

Kumpulan Screenshot Kocak Juga Kasihan Chat Driver Ojek Online Minta Cancel

Beberapa tahun terakhir, pekerjaan driver ojek online semakin diminati oleh banyak orang. Mulai dari mahasiswa hingga orang tua menekuni
12,923 views 0 shares
11 Pelajaran Penting dari BILL GATES, Orang TERKAYA di DUNIA

11 Pelajaran Penting dari BILL GATES, Orang TERKAYA di DUNIA

Semua orang pasti mengenal siapa Bill Gates. Dia adalah orang terkaya di dunia. Meskipun dikeluarkan dari universitas, itu tidak menyurutkan
49,585 views 1,865 shares
Perbedaan Nama Panggung Dengan Nama Asli 10 Seleb Ini Bakal Bikin Kaget!

Perbedaan Nama Panggung Dengan Nama Asli 10 Seleb Ini Bakal Bikin Kaget!

Nama adalah sesuatu yang melambangkan identitas seseorang. Sebuah nama biasanya diberikan orang tua sejak pertama kita lahir. Dan biasanya,
148,612 views 4,985 shares
Kasihan tapi Lucu! 10 Orang Ini Menerima Barang yang nggak Sesuai Ekspektasi Saat Belanja Online

Kasihan tapi Lucu! 10 Orang Ini Menerima Barang yang nggak Sesuai Ekspektasi Saat Belanja Online

Perkembangan teknologi memang sangat membantu kehidupan kita, salah satunya adalah kita bisa dengan mudah berbelanja secara online. Ada bany
321,617 views 20,089 shares
10 Trik Marketing Dengan Bahasa Nyeleneh Ini Kocak Banget

10 Trik Marketing Dengan Bahasa Nyeleneh Ini Kocak Banget

Setiap orang yang berjualan barang ataupun jasa, pasti ingin produk/jasanya laku dipasaran. Salah satu cara yang sering dipakai adalah promo
7,970 views 0 shares
10 Momen Sial yang Bikin Kamu Menarik Nafas Kesal

10 Momen Sial yang Bikin Kamu Menarik Nafas Kesal

Nggak ada satu orangpun di dunia ini yang ingin merasakan kesialan. Tapi yang namanya nasib emang nggak ada yang tahu. Saat kita melakukan s
21,428 views 257 shares
12 Foto Kejadian Unik Yang Ada di Tempat Parkir, Ngeselin Dah

12 Foto Kejadian Unik Yang Ada di Tempat Parkir, Ngeselin Dah

Lahan parkir semakin lama semakin sempit, padahal jumlah kendaraan sebaliknya, semakin hari semakin banyak. Tempat parkir jadi salah satu pe
23,967 views 0 shares
Bukan Karena Menyeramkan, Tapi 8 Foto Ini Akan Membuatmu Bergidik Ngeri

Bukan Karena Menyeramkan, Tapi 8 Foto Ini Akan Membuatmu Bergidik Ngeri

Pada dasarnya setiap orang itu punya fobia atau ketakutannya masing-masing pada benda yang menurut mereka mengerikan. Contohnya aja nih, ada
15,349 views 639 shares
10 Chat Driver Ojol dan Penumpang yang Jawabannya Pakai Nge-Gass

10 Chat Driver Ojol dan Penumpang yang Jawabannya Pakai Nge-Gass

Adanya ojek online memang sangat membantu kehidupan kita sehari-hari, khususnya buat kamu yang anaknya mageran banget. Mau kemana-mana bisa
129,544 views 0 shares