I Would be Happy if You're Happy - ( 2 / 2 ) - ( HERO ) END
Loading...
 
posted on WOW Keren
2,872 views
I Would be Happy if Youre Happy - ( 2 / 2 ) - ( HERO ) END

Yuka menatap layar handphone nya , seketika tersenyum kecut . Matanya menjalar keberbagai pesan singkat dengan Haruki , ia belum menghapus semua pesan tersebut dari inboxnya .
" aku tahu benar , kau lah yang membantuku ..

" , tulisan ' delete ' terpampang didepan matanya , ia menekan ' yes ' . Kini inbox nya menunjukkan angka ( 0 ) . Yuka mendesah , sampai handphone nya bergetar menandakan ada pesan yang masuk .

" sudah tidur ? " , Yuka tersenyum senang , itu pesan dari Kayashi . Yuka segera menekan beberapa tombol di handphone-nya .
" Aku akan tidur setelah cukup puas berbincang denganmu " , Yuka menghentikan aktifitasnya , matanya terpaku oleh sebuah gambar di salah satu sudut tembok kamarnya . Yuka dulu menggambarnya , diusianya yang ke 6 tahun . ia menyebut gambar itu ..

" pahlawan "

~~~~~~~~~~~~
:`Cerita ini hanya fiktif belaka apabila ada kesamaan nama tokoh , latar , alur cerita dll , itu semua adalah ketidak sengajaan semata . ` (> u - ) V..

Genre : secret~

part - 1 = http://chelline.pulsk.com/559974/I-Would-be-Happy-if-Youre-Happy---1--2----HERO.html

PERHATIAN : cerita ini hanya karangan iseng yg tiba2 muncul di otak :v

ini dia part ke 2 dari cer-bung-dek nya :v
~~~~~~~~~~~~~~~

Haruki menatap hampa jendela disampingnya , memikirkan , Akhir-akhir ini Yuka jarang datang kekelasnya , maupun menyapanya . Seakan sesuatu yang paling ditakuti Haruki datang menghampirinya . Ia akan kehilangan Yuka , gadis itu telah menjadi terkenal semenjak berpacaran dengan Kayashi .
Ia mendesah , pemikiran itu membuat kepalanya pusing .

" Haruki ? " , itu dia teman sebangkunya datang . Shina , Shina Harukawa . Haruki mendongak , dengan wajah lesu serta pucat seperti orang yang belum makan selama 3 minggu .
" ada apa ? akhir akhir ini kau sangat murung " perlahan Shina menarik bangku disampingnya dan ikut duduk .
" Bukankah kau telah mengetahuinya ? " ,
" Kau ini , dan bukankah aku juga sering mengatakan padamu ? Yuka tak akan mengetahuinya jika kau tidak mengatakan padanya " ujar Shina .
" aku tidak ingin menjadi pengganggu diantara hubungan mereka " , Shina menghela nafas panjang , ia juga bingung dengan permasalahan yang dialami Haruki . Namun ia terus menghiburnya .

Disamping itu Yuka berdiri di ambang pintu kelas Haruki , menatapnya . Ada rasa aneh ketika telah lama tak melihat Haruki . Dan juga , ia sedikit bingung ketika melihat wajahnya yang murung dan Shina menghiburnya .
' kenapa ia tidak memberitahukan sesuatu padaku ? '
Yuka masuk kekelas Haruki dengan gugup . Ia memanggil pelan Haruki .
" Y-yuka ? "
" a-anu .. Haruki-senpai "

~~~~~~

" Tidak , aku tidak memiliki masalah apapun .. hanya sedikit tidak enak badan sepertinya " ucap Haruki beralasan .
" b-begitu ya .. "
" Yuka ! , aku mencarimu .. " , Kayashi datang dari belakang Yuka melingkarkan lengannya dipundak Yuka . Seraya tersenyum .
" T-tsukino-senpai .. m-maaf , maksudku ,.. aku juga sedang mencarimu kemari .. " ucap Yuka seakan merasa ada sesuatu yang mengganjal .
" Yang lain , sedang menunggumu di kantin , bergabunglah " ajaknya,
" b-baik " Yuka berbalik , dengan Kayashi yang merangkul pundaknya .
" d-dah .. Haruki-senpai "

Shina mengelus pundak Haruki dengan lembut , gadis itu tau Haruki akan sangat tertekan melihatnya . Shina mencoba menenangkan Haruki , dengan kata kata halusnya .

~~~~~`~~~

Seperti biasa Haruki selalu pulang sendirian , Ia melangkah dengan lesu . Disebuah pertigaan , matanya berfokus pada dua orang , lelaki dan perempuan . Ia dapat melihat salah satunya , itu Kayashi . gadis yang dirangkulnya bukanlah Yuka . Melainkan , Shina !!

Haruki tidak percaya dengan apa yang dilihatnya , untuk memastikan Haruki segera mengikuti mereka . Ke sebuah Cafe , sebuah tempat yang terkenal sebagai tempat anak muda untuk mengisi waktu luang .

Ia mendengar sedikit perbincangan mereka , telinganya sempat gatal mendengarnya . Ada rasa dendam dihatinya , untuk yang dicintai Yuka , dan untuk yang menjadi teman yang dipercayainya .

" Kufikir kalian sudah putus , aku menantikannya " ,
" tidak semudah itu , Yuka adalah sosok yang aktif dan selalu bersemangat ..aku tak bisa melihatnya langsung terpuruk begitu saja "
" lalu untuk apa kau menjadikannya pacar !? "
" Ia hanya mainan untukku , aku hanya tidak ingin mengecewakan Haruki "
Shina tampak meremas rok nya , ia sudah tahu semua rahasia Haruki . Tapi ia sama sekali tidak memberitahukannya pada Kayashi .
" Haruki akan sangat marah padamu , "
" yah , ia tak akan jadi masalah untukku "
" lalu , apakah kau juga akan memanfaatkanku ? "
" tentu saja tidak , kau adalah yang kuincar sejak dulu , aku hanya menjadikan ' mereka ' pacar agar mereka memiliki sebuah kenangan berpacaran denganku , lihat aku sudah membahagiakan 12 gadis "

' cukup ! cukup .. aku sudah muak mendengarnya ! ' Teriak Haruki dalam hati .
' kau fikir berpacaran dengan lelaki populer sepertimu akan membahagiakan !? setelahnya kau meninggalkan bekas luka dihati mereka !! tak sadar kah kau bajingan !! '

Ia melangkah keluar dari Cafe , berlari sekuat tenaga . Hingga terhenti saat ia melintasi sesosok gadis yang berdiri dipinggir sungai .
" Yuka ? " gumamnya .
Disaat itu juga , Yuka menoleh , gadis itu telah berharap yang berdiri didepannya adalah Kayashi .
" sedang apa kau disini ? " tanya Haruki lembut ,
" tidak , Tsukino-senpai menyuruhku kemari .. " jawabnya dengan nada ceria . Haruki merasakan tubuhnya terguncang , ia tak mau nanti setelah mengetahuinya , Yuka tidak akan tersenyum untuknya , Yuka tidak akan ceria seperti biasanya .
" oh .. Haruki juga ada " ,
" Tsukino-senpai ! " panggil Yuka bersemangat ,
" Yuka , ada hal penting yang ingin kusampaikan padamu " , Haruki menatap cemas Kayashi dan Yuka didepannya . Kayashi berbisik ditelinga kiri Yuka .

' jangan .. jangan ucapkan ! ' batin Haruki , ia hendak menghentikannya . T-tapi , seolah sebuah rantai membelenggu kakinya. Mulutnya pun enggan terbuka .
Sampai ia merasa terlambat , Kayashi berbalik dan melangkah melalui Haruki . Yuka berdiri mematung , matanya memandang kosong didepannya .
Sebulir air mata jatuh dari sudut mata Yuka . Sebelum akhirnya ia terisak , Haruki merasa janji yang dibuatnya untuk dirinya sendiri telah ia ingkari .
Haruki berlari kearahnya , mencoba menenangkannya .
" sudahlah Yuka , ia memang seorang bajingan " , Yuka menatap lekat mata Haruki .
" bagaimana kau tahu !? bagaimana !! kenapa .. kenapa kau .. tidak memberitahukan ini sebelumnya !? " air mata nya kembali menetes . Haruki tak sanggup melihatnya ,
" bukan itu .. maksudku , aku hanya tidak ingin- "
" kau sama saja !! kau jahat !! " , Haruki menarik lengan Yuka sebelum gadis itu pergi meninggalkannya , untuk membencinya .
Tanpa disadari , Haruki meneteskan air mata yang sedari tadi ia tahan . Ia menunduk menghapusnya dengan sikut lengan satunya . Yuka terdiam , entah mengapa tidak ada dorongan untuk dirinya untuk melepaskan genggaman Haruki.
" maaf- sungguh .. aku , aku juga baru mengetahuinya -a-aku " ,
Yuka memalingkan wajahnya , ia tak tega melihat sang " pahlawan " menangis .
" harusnya pahlawan .. Kau harusnya menghentikannya , bagaimana mungkin kau .. dasar pahlawan pengecut !! aku benci !! " , Yuka mengibas lengannya , ia berlari , berlari tanpa memperdulikan suara serak Haruki dibelakangnya .

Haruki tidak tinggal diam , ia menarik lengan Yuka . Ia menariknya setelah mengetahui sebuah sorot lingkaran besar berwarna putih , memantulkan cahayanya kearah mereka . Klakson , pun berbunyi untuk kesekian kalinya .
Yuka membelalak , ia terhuyung kebelakang . Haruki tersenyum , sebelum akhirnya terpelanting jauh kepinggir trotoar , dengan bercak darah diseragamnya .
" Haruki-senpai !! " teriaknya , ia tidak memperdulikan memar dikakinya . Yuka segera berlari kearah Haruki , menjadikan lengannya sebagai sandaran kepala Haruki .
" .. maaf .. maaf .. sungguh aku minta maaf " setetes demi setetes air mata jatuh diatas pipi Haruki . Lelaki itu mengusap lembut pipi Yuka , dengan darah yang mengotorinya . Haruki mengusahakan sebuah senyuman ,

" aku hanya i-ingin m-menjadi pah-lawan m-u l-agi "

Yuka semakin terisak , ia mengguncang tubuh Haruki . mengharapkan suatu pergerakan darinya , Yuka sudah benar benar putus asa ketika mata Haruki perlahan tertutup . Namun mulutnya masih berusaha terbuka ,

" p-panggil aku Haruki , ya ? "

" Haruki .. haruki .. jangan pergi !! Haruki adalah pahlawan Yuka .. "

Yuka memeluk erat tubuh Haruki yang telah tergenang oleh warna merah , ia mengecup kening " pahlawan " sebagai ucapan perpisahan terakhirnya . Ia menangis sejadinya menyadari penyesalannya , ketika jantung "pahlawan" telah tak berdetak lagi ..


END ?

" Haruki menyukai Yuka .. ya , Yuka gadis kecil yang selalu bergantung pada Pahlawan "

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~``

Oke Cerita bersambung yang pendek ini , akhirnya sudah habis ~ maaf jika terlalu " biasa " atau " mudah ditebak " , karena bakatku menjadi penulis belum sepenuhnya bagus , malah masih bisa dibilang " newbie " .

bagaimana dengan cerita tragis pahlawan ? maklumin jika unsur romance didalamnya kurang :v karena aku tidak ahli T_T

Jangan lupa tinggalkan komentar ! dan WOW !! :v

TERIMAKASIH ~ SAMPAI JUMPA LAGI ~

Trending Now
10 Review di Lapak Online Shop yang Malah Menggelitik

10 Review di Lapak Online Shop yang Malah Menggelitik

Berkembangnya internet di jaman yang serba modern ini banyak merubah kegiatan orang. Jika dulu kita harus berjalan ataupun menaiki kendaraan
4,591 views 0 shares
Beberapa Tips Jitu Ini Akan Memudahkanmu Di Dapur

Beberapa Tips Jitu Ini Akan Memudahkanmu Di Dapur

Nggak semua orang bisa memasak, tapi setiap orang bisa belajar untuk memasak. Emang sih, kalau dipikir memasak itu nggak mudah Pulsker. Tapi
6,933 views 461 shares
10 Chat Pertanyaan Penjual dan Pembeli Online Shop yang Bikin Emosi

10 Chat Pertanyaan Penjual dan Pembeli Online Shop yang Bikin Emosi

Dengan adanya internet kita semakin mudah untuk bertransaksi jual-beli melalui online shop. Selain menghemat waktu, kita juga nggak perlu ke
390 views 0 shares
10 Cuitan Curcol di Twitter yang Bikin Kita Tersenyum Kecut

10 Cuitan Curcol di Twitter yang Bikin Kita Tersenyum Kecut

Ketika orang memiliki masalah, yang membuatnya terasa ringan sebelum memperoleh solusi adalah saat bisa mencurahkan isi hatinya. Biasanya te
4,999 views 0 shares
10 Status Orang Ambil Foto di Google yang Bikin Malu

10 Status Orang Ambil Foto di Google yang Bikin Malu

Awalnya media sosial tercipta untuk hiburan semata. Menyenangkan, kita bisa bermain media sosial hingga mengenal banyak orang di dunia maya.
456,940 views 0 shares
10 Chat Typo Pembeli Online yang Bikin Penjual Gagal Paham

10 Chat Typo Pembeli Online yang Bikin Penjual Gagal Paham

Online shop bukanlah hal yang baru bagi masyarakat Indonesia. Bahkan banyak orang yang bisa memenuhi kebutuhan hidupnya dengan berjualan sec
2,617 views 0 shares
Waduh, 18 Orang Ini Mendapatkan KESIALAN yang KOCAK Saat Belanja ONLINE

Waduh, 18 Orang Ini Mendapatkan KESIALAN yang KOCAK Saat Belanja ONLINE

Di jaman yang semakin moderen ini segala sesuatu dipermudah ya Pulsker, termasuk berbelanja. Pulsker pasti pernah belanja online dong? Me
467,651 views 8,676 shares
10 Status Kuli Bangunan yang Isinya Mengocok Perut

10 Status Kuli Bangunan yang Isinya Mengocok Perut

Setiap pekerjaan halal adalah pekerjaan yang mulia. Apalagi jika didalamnya ada niat dan harapan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Begitupu
3,471 views 0 shares
10 Status Facebook RIP English yang Bikin Tepok Jidat

10 Status Facebook RIP English yang Bikin Tepok Jidat

Sosial media saat ini sudah menjadi kebutuhan primer manusia selain sandang, pangan, dan papan. Pasalnya, hampir semua orang punya, butuh, d
691,103 views 0 shares
10 Potongan Rambut Model Kocak Yang Bikin Kita Ngakak

10 Potongan Rambut Model Kocak Yang Bikin Kita Ngakak

Rambut adalah mahkota kepala, nggak jarang ada orang yang menghabiskan waktu dan uangnya hanya untuk perawatan rambut agar terlihat menarik.
58,941 views 4,183 shares