I Would be Happy if You're Happy - ( 2 / 2 ) - ( HERO ) END
Loading...
 
posted on WOW Keren
2,801 views
I Would be Happy if Youre Happy - ( 2 / 2 ) - ( HERO ) END

Yuka menatap layar handphone nya , seketika tersenyum kecut . Matanya menjalar keberbagai pesan singkat dengan Haruki , ia belum menghapus semua pesan tersebut dari inboxnya .
" aku tahu benar , kau lah yang membantuku ..

" , tulisan ' delete ' terpampang didepan matanya , ia menekan ' yes ' . Kini inbox nya menunjukkan angka ( 0 ) . Yuka mendesah , sampai handphone nya bergetar menandakan ada pesan yang masuk .

" sudah tidur ? " , Yuka tersenyum senang , itu pesan dari Kayashi . Yuka segera menekan beberapa tombol di handphone-nya .
" Aku akan tidur setelah cukup puas berbincang denganmu " , Yuka menghentikan aktifitasnya , matanya terpaku oleh sebuah gambar di salah satu sudut tembok kamarnya . Yuka dulu menggambarnya , diusianya yang ke 6 tahun . ia menyebut gambar itu ..

" pahlawan "

~~~~~~~~~~~~
:`Cerita ini hanya fiktif belaka apabila ada kesamaan nama tokoh , latar , alur cerita dll , itu semua adalah ketidak sengajaan semata . ` (> u - ) V..

Genre : secret~

part - 1 = http://chelline.pulsk.com/559974/I-Would-be-Happy-if-Youre-Happy---1--2----HERO.html

PERHATIAN : cerita ini hanya karangan iseng yg tiba2 muncul di otak :v

ini dia part ke 2 dari cer-bung-dek nya :v
~~~~~~~~~~~~~~~

Haruki menatap hampa jendela disampingnya , memikirkan , Akhir-akhir ini Yuka jarang datang kekelasnya , maupun menyapanya . Seakan sesuatu yang paling ditakuti Haruki datang menghampirinya . Ia akan kehilangan Yuka , gadis itu telah menjadi terkenal semenjak berpacaran dengan Kayashi .
Ia mendesah , pemikiran itu membuat kepalanya pusing .

" Haruki ? " , itu dia teman sebangkunya datang . Shina , Shina Harukawa . Haruki mendongak , dengan wajah lesu serta pucat seperti orang yang belum makan selama 3 minggu .
" ada apa ? akhir akhir ini kau sangat murung " perlahan Shina menarik bangku disampingnya dan ikut duduk .
" Bukankah kau telah mengetahuinya ? " ,
" Kau ini , dan bukankah aku juga sering mengatakan padamu ? Yuka tak akan mengetahuinya jika kau tidak mengatakan padanya " ujar Shina .
" aku tidak ingin menjadi pengganggu diantara hubungan mereka " , Shina menghela nafas panjang , ia juga bingung dengan permasalahan yang dialami Haruki . Namun ia terus menghiburnya .

Disamping itu Yuka berdiri di ambang pintu kelas Haruki , menatapnya . Ada rasa aneh ketika telah lama tak melihat Haruki . Dan juga , ia sedikit bingung ketika melihat wajahnya yang murung dan Shina menghiburnya .
' kenapa ia tidak memberitahukan sesuatu padaku ? '
Yuka masuk kekelas Haruki dengan gugup . Ia memanggil pelan Haruki .
" Y-yuka ? "
" a-anu .. Haruki-senpai "

~~~~~~

" Tidak , aku tidak memiliki masalah apapun .. hanya sedikit tidak enak badan sepertinya " ucap Haruki beralasan .
" b-begitu ya .. "
" Yuka ! , aku mencarimu .. " , Kayashi datang dari belakang Yuka melingkarkan lengannya dipundak Yuka . Seraya tersenyum .
" T-tsukino-senpai .. m-maaf , maksudku ,.. aku juga sedang mencarimu kemari .. " ucap Yuka seakan merasa ada sesuatu yang mengganjal .
" Yang lain , sedang menunggumu di kantin , bergabunglah " ajaknya,
" b-baik " Yuka berbalik , dengan Kayashi yang merangkul pundaknya .
" d-dah .. Haruki-senpai "

Shina mengelus pundak Haruki dengan lembut , gadis itu tau Haruki akan sangat tertekan melihatnya . Shina mencoba menenangkan Haruki , dengan kata kata halusnya .

~~~~~`~~~

Seperti biasa Haruki selalu pulang sendirian , Ia melangkah dengan lesu . Disebuah pertigaan , matanya berfokus pada dua orang , lelaki dan perempuan . Ia dapat melihat salah satunya , itu Kayashi . gadis yang dirangkulnya bukanlah Yuka . Melainkan , Shina !!

Haruki tidak percaya dengan apa yang dilihatnya , untuk memastikan Haruki segera mengikuti mereka . Ke sebuah Cafe , sebuah tempat yang terkenal sebagai tempat anak muda untuk mengisi waktu luang .

Ia mendengar sedikit perbincangan mereka , telinganya sempat gatal mendengarnya . Ada rasa dendam dihatinya , untuk yang dicintai Yuka , dan untuk yang menjadi teman yang dipercayainya .

" Kufikir kalian sudah putus , aku menantikannya " ,
" tidak semudah itu , Yuka adalah sosok yang aktif dan selalu bersemangat ..aku tak bisa melihatnya langsung terpuruk begitu saja "
" lalu untuk apa kau menjadikannya pacar !? "
" Ia hanya mainan untukku , aku hanya tidak ingin mengecewakan Haruki "
Shina tampak meremas rok nya , ia sudah tahu semua rahasia Haruki . Tapi ia sama sekali tidak memberitahukannya pada Kayashi .
" Haruki akan sangat marah padamu , "
" yah , ia tak akan jadi masalah untukku "
" lalu , apakah kau juga akan memanfaatkanku ? "
" tentu saja tidak , kau adalah yang kuincar sejak dulu , aku hanya menjadikan ' mereka ' pacar agar mereka memiliki sebuah kenangan berpacaran denganku , lihat aku sudah membahagiakan 12 gadis "

' cukup ! cukup .. aku sudah muak mendengarnya ! ' Teriak Haruki dalam hati .
' kau fikir berpacaran dengan lelaki populer sepertimu akan membahagiakan !? setelahnya kau meninggalkan bekas luka dihati mereka !! tak sadar kah kau bajingan !! '

Ia melangkah keluar dari Cafe , berlari sekuat tenaga . Hingga terhenti saat ia melintasi sesosok gadis yang berdiri dipinggir sungai .
" Yuka ? " gumamnya .
Disaat itu juga , Yuka menoleh , gadis itu telah berharap yang berdiri didepannya adalah Kayashi .
" sedang apa kau disini ? " tanya Haruki lembut ,
" tidak , Tsukino-senpai menyuruhku kemari .. " jawabnya dengan nada ceria . Haruki merasakan tubuhnya terguncang , ia tak mau nanti setelah mengetahuinya , Yuka tidak akan tersenyum untuknya , Yuka tidak akan ceria seperti biasanya .
" oh .. Haruki juga ada " ,
" Tsukino-senpai ! " panggil Yuka bersemangat ,
" Yuka , ada hal penting yang ingin kusampaikan padamu " , Haruki menatap cemas Kayashi dan Yuka didepannya . Kayashi berbisik ditelinga kiri Yuka .

' jangan .. jangan ucapkan ! ' batin Haruki , ia hendak menghentikannya . T-tapi , seolah sebuah rantai membelenggu kakinya. Mulutnya pun enggan terbuka .
Sampai ia merasa terlambat , Kayashi berbalik dan melangkah melalui Haruki . Yuka berdiri mematung , matanya memandang kosong didepannya .
Sebulir air mata jatuh dari sudut mata Yuka . Sebelum akhirnya ia terisak , Haruki merasa janji yang dibuatnya untuk dirinya sendiri telah ia ingkari .
Haruki berlari kearahnya , mencoba menenangkannya .
" sudahlah Yuka , ia memang seorang bajingan " , Yuka menatap lekat mata Haruki .
" bagaimana kau tahu !? bagaimana !! kenapa .. kenapa kau .. tidak memberitahukan ini sebelumnya !? " air mata nya kembali menetes . Haruki tak sanggup melihatnya ,
" bukan itu .. maksudku , aku hanya tidak ingin- "
" kau sama saja !! kau jahat !! " , Haruki menarik lengan Yuka sebelum gadis itu pergi meninggalkannya , untuk membencinya .
Tanpa disadari , Haruki meneteskan air mata yang sedari tadi ia tahan . Ia menunduk menghapusnya dengan sikut lengan satunya . Yuka terdiam , entah mengapa tidak ada dorongan untuk dirinya untuk melepaskan genggaman Haruki.
" maaf- sungguh .. aku , aku juga baru mengetahuinya -a-aku " ,
Yuka memalingkan wajahnya , ia tak tega melihat sang " pahlawan " menangis .
" harusnya pahlawan .. Kau harusnya menghentikannya , bagaimana mungkin kau .. dasar pahlawan pengecut !! aku benci !! " , Yuka mengibas lengannya , ia berlari , berlari tanpa memperdulikan suara serak Haruki dibelakangnya .

Haruki tidak tinggal diam , ia menarik lengan Yuka . Ia menariknya setelah mengetahui sebuah sorot lingkaran besar berwarna putih , memantulkan cahayanya kearah mereka . Klakson , pun berbunyi untuk kesekian kalinya .
Yuka membelalak , ia terhuyung kebelakang . Haruki tersenyum , sebelum akhirnya terpelanting jauh kepinggir trotoar , dengan bercak darah diseragamnya .
" Haruki-senpai !! " teriaknya , ia tidak memperdulikan memar dikakinya . Yuka segera berlari kearah Haruki , menjadikan lengannya sebagai sandaran kepala Haruki .
" .. maaf .. maaf .. sungguh aku minta maaf " setetes demi setetes air mata jatuh diatas pipi Haruki . Lelaki itu mengusap lembut pipi Yuka , dengan darah yang mengotorinya . Haruki mengusahakan sebuah senyuman ,

" aku hanya i-ingin m-menjadi pah-lawan m-u l-agi "

Yuka semakin terisak , ia mengguncang tubuh Haruki . mengharapkan suatu pergerakan darinya , Yuka sudah benar benar putus asa ketika mata Haruki perlahan tertutup . Namun mulutnya masih berusaha terbuka ,

" p-panggil aku Haruki , ya ? "

" Haruki .. haruki .. jangan pergi !! Haruki adalah pahlawan Yuka .. "

Yuka memeluk erat tubuh Haruki yang telah tergenang oleh warna merah , ia mengecup kening " pahlawan " sebagai ucapan perpisahan terakhirnya . Ia menangis sejadinya menyadari penyesalannya , ketika jantung "pahlawan" telah tak berdetak lagi ..


END ?

" Haruki menyukai Yuka .. ya , Yuka gadis kecil yang selalu bergantung pada Pahlawan "

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~``

Oke Cerita bersambung yang pendek ini , akhirnya sudah habis ~ maaf jika terlalu " biasa " atau " mudah ditebak " , karena bakatku menjadi penulis belum sepenuhnya bagus , malah masih bisa dibilang " newbie " .

bagaimana dengan cerita tragis pahlawan ? maklumin jika unsur romance didalamnya kurang :v karena aku tidak ahli T_T

Jangan lupa tinggalkan komentar ! dan WOW !! :v

TERIMAKASIH ~ SAMPAI JUMPA LAGI ~

Trending Now
10 KEBIASAAN yang Membuat KAMU MENYESAL 10 Tahun Lagi

10 KEBIASAAN yang Membuat KAMU MENYESAL 10 Tahun Lagi

Kebiasaan yang kita lakukan saat ini dapat berpengaruh pada masa depan kita. Memang terlihat sederhana dan sepele tetapi sangat fatal jika
211,981 views 7,491 shares
Yakin Ngerasa Cantik? Bandingin Dulu Kecantikanmu Sama 10 Ladyboy Asal Thailand Ini!

Yakin Ngerasa Cantik? Bandingin Dulu Kecantikanmu Sama 10 Ladyboy Asal Thailand Ini!

Thailand adalah salah satu di negara di Asia Tenggara yang menarik minat para wisatawan dunia. Bukan hanya karena panorama alamnya yang mena
215,651 views 11,279 shares
FOTO BUKTI KEMIRIPAN Anak dan Orang Tuanya di UMUR yang SAMA!

FOTO BUKTI KEMIRIPAN Anak dan Orang Tuanya di UMUR yang SAMA!

DNA dan genetik dalam tubuh kita emang gak pernah bohong gaes, selalu ada kemiripan tersendiri dengan orang tua kita. salah satunya adalah k
215,970 views 3,483 shares
16 PERBEDAAN Single dan Menikah yang Akan KAMU ALAMI

16 PERBEDAAN Single dan Menikah yang Akan KAMU ALAMI

Single adalah saat dimana seseorang belum memiliki pasangan hidup, sedangkan menikah adalah kebalikannya. Ada plus minusnya lah ya saat sin
190,728 views 9,356 shares
14 Foto Pengendara Motor Bawa Barang Extreme, Kudu Jaga Jarak Nih!

14 Foto Pengendara Motor Bawa Barang Extreme, Kudu Jaga Jarak Nih!

Motor roda dua jadi kendaraan yang paling banyak ada disetiap negara, karena selain harganya yang terjangkau juga bisa menjadi sarana transp
2,461 views 0 shares
Teknik Menggambar Leaf Cutting Ini Hasilnya Keren Banget!

Teknik Menggambar Leaf Cutting Ini Hasilnya Keren Banget!

Teknik menggambar emang banyak banget jenisnya ya Pulsker, kalo Pulsker suka teknik gambar yang mana nih? Seniman yang satu ini suka banget
17,578 views 629 shares
10 Ilustrasi Kehidupan Pasangan Pengantin Baru yang Relate Banget!

10 Ilustrasi Kehidupan Pasangan Pengantin Baru yang Relate Banget!

Seorang pujangga mengatakan, seseorang memiliki 3 fase kehidupan. Yaitu fase saat mereka dilahirkan kedunia, fase saat mereka menempuh hidup
3,835 views 0 shares
10 Meme Kocak Perbedaan Anak IPA dan IPS, Setuju Nggak?

10 Meme Kocak Perbedaan Anak IPA dan IPS, Setuju Nggak?

Banyak yang bilang kalau jaman SMA adalah saat yang nggak bisa dilupakan. Masa dimana kita mencari jati diri bahkan bertemu cinta pertama. S
167,691 views 14,426 shares
Keren, Ibu Asal Malaysia Ini Bikin Bekal Anak-Anak Jadi Makin Artistik

Keren, Ibu Asal Malaysia Ini Bikin Bekal Anak-Anak Jadi Makin Artistik

Terkadang anak-anak di usia balita suka sembarang jajan ketika berada di tempat bermain atau sekolah. Karena itulah biasanya para ibu menyia
4,498 views 562 shares
10 Foto Keren dan Menakjubkan yang Diambil di Waktu yang Sempurna

10 Foto Keren dan Menakjubkan yang Diambil di Waktu yang Sempurna

Tidak semua fotografer dapat mengambil gambar yang sempurna. Fotografer profesional sekalipun harus memperhitungkan momen yang pas untuk bis
11,004 views 0 shares