Wonderful Friends: Elder Brother - Part 7
Loading...
 
posted on WOW Keren
3,037 views
Wonderful Friends: Elder Brother - Part 7

Jadi inilah part 7 dari WF: Elder Brother.
Terima kasih atas supportnya sebelumnya, itu sangat membantu.

Jadi, have a nice reading.

==The Story==

>>>Ayumu<<<

Orang itu, Frasco melempar Hika Onee-Chan hingga dia pingsan. Aku mundur sedikit dari orang itu, menjaga jarak.

"Kau yang paling muda dari mereka?" Tanya Frasco.

"Begitulah." Jawabku.

"Hmph...

bagus." Kata Frasco. "Sepertinya aku langsung saja ke tujuan utama."

Lansung ke tujuan utama? Apa maksudnya?

Frasco melempar pedang cahaya Hika Onee-Chan. Kemudian, aura hitam keluar dari tubuhnya hingga menutupi seluruh tubuhnya. Saat aura hitam itu mulai menghilang, aku bisa melihat sesosok orang berpakaian pelindung. Orang itu membawa pedang yang sangat besar, seukuran dengan pedangku dan sebuah perisai.

"Heh...heh...heh. Kalau begini bagaimana kau bisa mengalahkanku, anak kecil?" Tanya Frasco yang ada di dalam baju pelindung itu.

Ya ampun. Apa dia benar-benar menyimpan baju pelindung itu untuk melawanku? Kenapa dia baru mengeluarkannya sekarang?

"Sudahlah. Dengan baju pelindung itu pastinya gerakkanmu makin lambat." Kubilang.

Tiba-tiba, dia melesat ke arahku dengan sangat cepat.

"Nevermind...nevermind..."

Aku terus melangkah mundur untuk menghindarinya. Saat dia mengayunkan pedangnya, aku melompat melewati bagian atasnya. Di saat itu juga, aku menyayat baju pelindungnya. Ternyata, kerusakkan yang ditimbulkan benar-benar sedikit. Aku bahkan tidak bisa melihat bekas sayatan yang kubuat sendiri di baju pelindung itu.

[FAST FORWARD]

Pola serangannya benar-benar mudah ditebak. Dia hanya mengayunkan pedang besarnya ke kiri, kanan, dan membenturkannya. Gerakkan pedangnya juga sangat lambat. Entah bagaimana, aku juga yakin kalau Frasco kesulitan melihat dengan helm yang dia pakai.
Aku sering melihat Nii-San melawan musuh seperti ini. Satu-satunya alasanku untuk kalah dari musuh seperti ini adalah karena aku mengacau.

Lihatlah. Aku sudah melubangi beberapa titik di baju pelindungnya.

"Ini tidak akan bekerja."

Kemudian baju pelindung itu menghilang dari Frasco.
Setelah itu, kilatan listrik mengelilingi seluruh tubuhnya, kemudian dia menembakkan listrik ke arahku. Aku menghindarinya dengan berguling ke samping.

Itu terus menerus kulakukan, hingga aku berhasil mendekatinya, aku mengubah pedangku kembali menjadi sabit dan mengayunkannya ke arah Frasco. Tapi, sebelum sabitku mengenai Frasco, dia berhasil menggenggam tanganku, kemudian mencengkeram leherku.
Aku pun berada di dalam keadaan dicekik sambil diangkat.

"Tipe musuh dengan gaya bertarung sepertimu benar-benar menyebalkan." Kata Frasco. "Sekarang kau milikku, anak kecil."

Cengkeramannya semakin kuat. Aku tidak bisa bernafas dan kepalaku rasanya mau meledak di saat yang sama. Cengkeraman itu menahan saluran pernafasanku dan aliran darah ke otakku.

Tiba-tiba, sesuatu terjadi dan aku pun terjatuh. Aku bersyukur masih bisa bernafas.

"Kau tidak apa-apa?" Tanya seseorang.

Ternyata aku ditolong oleh teman-teman Nii-San. Syukurlah.

"Tenanglah. Kau baik-baik saja."

\\\Nata-Chi///

Aku menenangkan Zu-Chan, adik Sora-Kun. Sementara itu, Tetsu, Teru dan Ino-Kun mencoba melawan orang yang menyerang teman-temanku. Frasco namanya, kalau aku tidak salah.

"Kalian serius mau melawanku?" Tanya Frasco. "Aku sudah mengalahkan teman-teman kalian yang lain. Mereka jauh lebih banyk klau kalian tanya aku."

Benar juga. Tidak mungkin kami bisa mengalahkan perempuan itu.

"Hei!" Tedengar teriakkan seseorang.

Saat aku melihat ke sumber suara, aku melihat Sora-Kun, Ai-Kun, Na-Kun dan Ya-Chan.
Senang sekali mereka datang.

Frasco tidak bisa berkomentar banyak soal itu. Dia lompat ke atas sebuah bangunan.

"Sampai jumpa lain kali, anak-anak." Katanya.

Seketika, Frasco pun langsung menghilang.

"Kemana dia?" Tanya Ai-Kun.

Sora-Kun mendekatiku dan Zu-Chan.

"Dia tidak apa-apa?" Tanya Sora-Kun.

"Frasco mencengkeram lehernya, tapi kurasa dia baik-baik saja." Jawabku. "Dia hanya sedikit shock."

"Baik. Sekarang apa?" Tanya Teru-Kun.

Kemudian, Ino-kun bersama Tetsu-Kun membantu Ryn-Sensei berdiri.

"Kita kembali ke penginapan." Kata Ryn-Sensei.

"Bagaimana dengan mereka?" Tanya Ya-Chan sambil menunjuk teman-teman kami yang pingsan dan membeku.

Ya ampun, gimana ini?

"Tenang saja." Kata Ryn-Sensei. "Tuan Peter bisa membantu."

Heuuuhhh... syukurlah.
Kami pun pergi ke penginapan menggunakan konvoi.

[FAST FORWARD]

>>>Mizu<<<

Aku merasa benar-benar bersyukur adikku baik-baik saja. Dia berada di penginapan bersama teman-temanku. Sedangkan aku tidak bisa menemaninya, karena aku berada di sebuah kafe untuk menemui Hiko. Padahal rencana awal dia mau bertemu di hotel, tapi sepertinya aneh juga dua cowok berbarengan ke hotel.

"Oi! Mizu!" Hiko memanggilku.

Hiko mendekatiku dan duduk di sebelahku.

"Jadi, bagaimana?" Tanyaku.

"Kita minum sebentar disini kemudian langsung pergi." Jawab Hiko.

"Pulang?"

"Bukan! Ke tempat janjian kita." Jawab Hiko.

Aku benar-benar ingin pulang sekarang. Setelah apa yang terjadi, tentu saja.

"Ayolah, kawan. Ini pertama kalinya kau ikut touring setelah beberapa bulan." Kata Hiko.

"Oh, benarkah?" Tanyaku sarkastik.

"Lagipula, banyak hal yang bisa kita lakukan." Kata Hiko.

"Misalnya?" Tanyaku.

"Nyomblangin kamu sama Littan." Jawab Hiko.

"Eh? Apa maksudmu?" Tanyaku terkejut.

"Aku paham. Lelaki sepertimu kesulitan mendekati cewek." Kata Hiko. "Walaupun banyak perempuan yang menyapamu, kau hanya menyapa balik dan pergi."

"Apa yang harus kulakukan?" Tanyaku. "Aku selalu begitu kalau ibu dan adikku menyapaku."

"Sss...sss...ssstt. Jangan bicarakan itu lagi, oke." Kata Hiko.

Aku benar-benar tidak tahu apa yang dia mau. Lagipula, aku sama sekali tidak peduli.

"Biar kuberitahukan cara mendekati dan mendapatkan cewek." Kata Hiko sambil merangkulku.

U-oh. Aku tidak suka ini.

"Kau rangkul dia seperti ini." Kata Hiko. Kemudian matanya mengarah ke wajahku. "Kemudian kau tatap matanya dengan serius."

Dia merangkulku sambil menatapku dengan tatapan yang aneh. Ini benar-benar kejadian yang menyebalkan.

"Sudahlah Hiko. Orang-orang menatap ke arah kita." Kataku sambil menyingkirkan tangan Hiko dari pundakku.

"Kukira kau ingin bantuan untuk mendekati Littan." Kata Hiko.

"Tidak, Hiko. Tidak. Aku tidak mau jadi pacar Littan." Kubilang.

"Apa? Tapi, kau perhatian dan, begitu kepadanya. Bukankah itu artinya kau suka dia?" Tanya Hiko. "Kau juga sempat bilang kau mencintainya."

"Tidak. Tidak. Dengarkan aku." Kubilang. "Aku memang selalu kangen padanya. Aku senang melihat dia senang, dan aku ingin dia melihatku senang. Aku ingin tahu bagaimana harinya, dan aku ingin dia tahu bagaimana hariku. Tapi aku bukan orang bodoh yang ingin jadi pacarnya!"

Hiko hanya menatapku terkejut.

"Tapi, kau pernah marah saat laki-laki lain mendekatinya." Kata Hiko.

"Bagaimana ya?" Ucapku. "Dia sudah seperti adikku sendiri."

"Jadi, kau bukan mau jadi pacarnya Littan? Kau hanya mencintainya dengan artian umum?" Tanya Hiko.

"Jangan salah." Kubilang. "Kalau aku harus memilih antara Littan dan adikku. Aku akan memilih adikku."

"Ya iyalah." Kata Hiko. "Kalau akhirnya dia dapat pacar bagaimana?"

"Pffftt... kalau ada seseorang yang cukup bodoh untuk memacari anak kecil itu, aku akan memakan 10 biji kuenya dalam 10 hari." Kubilang.

"Wow... itu taruhan yang cukup meyakinkan." Kata Hiko.

Aku melihat ke jam. Ini baru jam 17 lebih. Masih lumayan jauh dari malam.

"Sebaiknya kita ke penginapan, atau Yanda-Sensei akan memukul kepalamu lagi." Kubilang.

"Diamlah. Bukan hanya Yanda-Sensei yang selalu memukul kepalaku." Kata Hiko sambil mengusap-usap kepalanya.

Kami pun beranjak menuju ke penginapan.

[TO BE CONTINUED]

Inilah Wonderful Friends: Elder Brother.

Terima kasih sudah membaca.

And as always,
have a nice day

Trending Now
10 Tulisan Typo Tugas Mahasiswa yang Bikin Dosen Gagal Paham

10 Tulisan Typo Tugas Mahasiswa yang Bikin Dosen Gagal Paham

Masa kuliah adalah masa dimana kita mulai beranjak dewasa. Di mana kita bertemu dengan orang-orang yang baru dan nggak bisa lagi bersantai-s
12,030 views 0 shares
Momen-Momen Saat Lihat Benda Seperti Makanan Ini Bikin Perut Makin Lapar

Momen-Momen Saat Lihat Benda Seperti Makanan Ini Bikin Perut Makin Lapar

Kalau udah masalah perut memang nggak bisa diabaikan. Pasti dong kamu nggak bakalan membiarkan perutmu kosong dan tidak terisi makanan sama
2,775 views 0 shares
10 Foto Perpaduan Makanan yang Bikin Hilang Napsu Makan

10 Foto Perpaduan Makanan yang Bikin Hilang Napsu Makan

Setiap hari kita harus memakan makanan agar menambah nutrisi dalam tubuh. Ngomongin tentang makanan, orang Indonesia itu memiliki satu kebia
1,969 views 0 shares
8 Potret Barang Tiruan yang Bikin Ngakak

8 Potret Barang Tiruan yang Bikin Ngakak

Barang original biasanya terbukti berbahan bagus, berkualitas tinggi, awet dan tahan lama. Dan karena itu semua, kenapa barang original memi
7,362 views 0 shares
10 Gaya Rambut Kocak yang Bikin Kamu Ketawa Sampai Mules

10 Gaya Rambut Kocak yang Bikin Kamu Ketawa Sampai Mules

Bagi semua orang rambut adalah mahkota. Jadi nggak heran kalau banyak orang sangat memperhatikan gaya rambut mereka. Karena bukan hanya bisa
37,139 views 155 shares
10 Potret Kocak Emak-emak Boncengin Anak. Nggak Ada Lawan!

10 Potret Kocak Emak-emak Boncengin Anak. Nggak Ada Lawan!

Kalau selama ini yang kamu tahu raja jalanan adalah kendaraan besar seperti truk atau bus, sepertinya kamu kurang update, karena saat ini ya
16,497 views 0 shares
10 Ide Jenius Ala Driver Ojek Online yang Keren Banget

10 Ide Jenius Ala Driver Ojek Online yang Keren Banget

Saat ini, semua orang bisa menjadi driver ojek online. Karena memang tuntutan keadaan yang mengharuskan mencari nafkah melalui pekerjaan ini
1,775 views 0 shares
10 Hasil Tukang Bangunan Kreatif Bikin Pola di Tembok Ini Bikin Gagal Paham

10 Hasil Tukang Bangunan Kreatif Bikin Pola di Tembok Ini Bikin Gagal Paham

Sebelum mendirikan bangunan, tukang bangunan pasti membuat konsep desainnya sejak awal. Tukang bangunannya biasanya bekerja sesuai dengan ko
3,133 views 0 shares
Kumpulan Meme Lucu Tentang TAHU yang Bikin Senyum-Senyum Sendiri

Kumpulan Meme Lucu Tentang TAHU yang Bikin Senyum-Senyum Sendiri

Siapa yang tidak tahu dengan makanan bersalah dari Tempe ini, Netizen Indonesia membuktikan kreatifitasnya dengan mengedit dan membuat meme
217,838 views 3,543 shares
12 Posisi Absurd Alat-Alat Elektronik di Rumah Ini Bikin Kamu Geleng-Geleng Kepala

12 Posisi Absurd Alat-Alat Elektronik di Rumah Ini Bikin Kamu Geleng-Geleng Kepala

Salah satu perabotan rumah yang wajib ada di dalam rumah adalah alat-alat elektronik. Perabotan yang biasanya mengharuskan menggunakan energ
3,660 views 0 shares