Wonderful Friends: Elder Brother - Part 7
Loading...
 
posted on WOW Keren
3,030 views
Wonderful Friends: Elder Brother - Part 7

Jadi inilah part 7 dari WF: Elder Brother.
Terima kasih atas supportnya sebelumnya, itu sangat membantu.

Jadi, have a nice reading.

==The Story==

>>>Ayumu<<<

Orang itu, Frasco melempar Hika Onee-Chan hingga dia pingsan. Aku mundur sedikit dari orang itu, menjaga jarak.

"Kau yang paling muda dari mereka?" Tanya Frasco.

"Begitulah." Jawabku.

"Hmph...

bagus." Kata Frasco. "Sepertinya aku langsung saja ke tujuan utama."

Lansung ke tujuan utama? Apa maksudnya?

Frasco melempar pedang cahaya Hika Onee-Chan. Kemudian, aura hitam keluar dari tubuhnya hingga menutupi seluruh tubuhnya. Saat aura hitam itu mulai menghilang, aku bisa melihat sesosok orang berpakaian pelindung. Orang itu membawa pedang yang sangat besar, seukuran dengan pedangku dan sebuah perisai.

"Heh...heh...heh. Kalau begini bagaimana kau bisa mengalahkanku, anak kecil?" Tanya Frasco yang ada di dalam baju pelindung itu.

Ya ampun. Apa dia benar-benar menyimpan baju pelindung itu untuk melawanku? Kenapa dia baru mengeluarkannya sekarang?

"Sudahlah. Dengan baju pelindung itu pastinya gerakkanmu makin lambat." Kubilang.

Tiba-tiba, dia melesat ke arahku dengan sangat cepat.

"Nevermind...nevermind..."

Aku terus melangkah mundur untuk menghindarinya. Saat dia mengayunkan pedangnya, aku melompat melewati bagian atasnya. Di saat itu juga, aku menyayat baju pelindungnya. Ternyata, kerusakkan yang ditimbulkan benar-benar sedikit. Aku bahkan tidak bisa melihat bekas sayatan yang kubuat sendiri di baju pelindung itu.

[FAST FORWARD]

Pola serangannya benar-benar mudah ditebak. Dia hanya mengayunkan pedang besarnya ke kiri, kanan, dan membenturkannya. Gerakkan pedangnya juga sangat lambat. Entah bagaimana, aku juga yakin kalau Frasco kesulitan melihat dengan helm yang dia pakai.
Aku sering melihat Nii-San melawan musuh seperti ini. Satu-satunya alasanku untuk kalah dari musuh seperti ini adalah karena aku mengacau.

Lihatlah. Aku sudah melubangi beberapa titik di baju pelindungnya.

"Ini tidak akan bekerja."

Kemudian baju pelindung itu menghilang dari Frasco.
Setelah itu, kilatan listrik mengelilingi seluruh tubuhnya, kemudian dia menembakkan listrik ke arahku. Aku menghindarinya dengan berguling ke samping.

Itu terus menerus kulakukan, hingga aku berhasil mendekatinya, aku mengubah pedangku kembali menjadi sabit dan mengayunkannya ke arah Frasco. Tapi, sebelum sabitku mengenai Frasco, dia berhasil menggenggam tanganku, kemudian mencengkeram leherku.
Aku pun berada di dalam keadaan dicekik sambil diangkat.

"Tipe musuh dengan gaya bertarung sepertimu benar-benar menyebalkan." Kata Frasco. "Sekarang kau milikku, anak kecil."

Cengkeramannya semakin kuat. Aku tidak bisa bernafas dan kepalaku rasanya mau meledak di saat yang sama. Cengkeraman itu menahan saluran pernafasanku dan aliran darah ke otakku.

Tiba-tiba, sesuatu terjadi dan aku pun terjatuh. Aku bersyukur masih bisa bernafas.

"Kau tidak apa-apa?" Tanya seseorang.

Ternyata aku ditolong oleh teman-teman Nii-San. Syukurlah.

"Tenanglah. Kau baik-baik saja."

\\\Nata-Chi///

Aku menenangkan Zu-Chan, adik Sora-Kun. Sementara itu, Tetsu, Teru dan Ino-Kun mencoba melawan orang yang menyerang teman-temanku. Frasco namanya, kalau aku tidak salah.

"Kalian serius mau melawanku?" Tanya Frasco. "Aku sudah mengalahkan teman-teman kalian yang lain. Mereka jauh lebih banyk klau kalian tanya aku."

Benar juga. Tidak mungkin kami bisa mengalahkan perempuan itu.

"Hei!" Tedengar teriakkan seseorang.

Saat aku melihat ke sumber suara, aku melihat Sora-Kun, Ai-Kun, Na-Kun dan Ya-Chan.
Senang sekali mereka datang.

Frasco tidak bisa berkomentar banyak soal itu. Dia lompat ke atas sebuah bangunan.

"Sampai jumpa lain kali, anak-anak." Katanya.

Seketika, Frasco pun langsung menghilang.

"Kemana dia?" Tanya Ai-Kun.

Sora-Kun mendekatiku dan Zu-Chan.

"Dia tidak apa-apa?" Tanya Sora-Kun.

"Frasco mencengkeram lehernya, tapi kurasa dia baik-baik saja." Jawabku. "Dia hanya sedikit shock."

"Baik. Sekarang apa?" Tanya Teru-Kun.

Kemudian, Ino-kun bersama Tetsu-Kun membantu Ryn-Sensei berdiri.

"Kita kembali ke penginapan." Kata Ryn-Sensei.

"Bagaimana dengan mereka?" Tanya Ya-Chan sambil menunjuk teman-teman kami yang pingsan dan membeku.

Ya ampun, gimana ini?

"Tenang saja." Kata Ryn-Sensei. "Tuan Peter bisa membantu."

Heuuuhhh... syukurlah.
Kami pun pergi ke penginapan menggunakan konvoi.

[FAST FORWARD]

>>>Mizu<<<

Aku merasa benar-benar bersyukur adikku baik-baik saja. Dia berada di penginapan bersama teman-temanku. Sedangkan aku tidak bisa menemaninya, karena aku berada di sebuah kafe untuk menemui Hiko. Padahal rencana awal dia mau bertemu di hotel, tapi sepertinya aneh juga dua cowok berbarengan ke hotel.

"Oi! Mizu!" Hiko memanggilku.

Hiko mendekatiku dan duduk di sebelahku.

"Jadi, bagaimana?" Tanyaku.

"Kita minum sebentar disini kemudian langsung pergi." Jawab Hiko.

"Pulang?"

"Bukan! Ke tempat janjian kita." Jawab Hiko.

Aku benar-benar ingin pulang sekarang. Setelah apa yang terjadi, tentu saja.

"Ayolah, kawan. Ini pertama kalinya kau ikut touring setelah beberapa bulan." Kata Hiko.

"Oh, benarkah?" Tanyaku sarkastik.

"Lagipula, banyak hal yang bisa kita lakukan." Kata Hiko.

"Misalnya?" Tanyaku.

"Nyomblangin kamu sama Littan." Jawab Hiko.

"Eh? Apa maksudmu?" Tanyaku terkejut.

"Aku paham. Lelaki sepertimu kesulitan mendekati cewek." Kata Hiko. "Walaupun banyak perempuan yang menyapamu, kau hanya menyapa balik dan pergi."

"Apa yang harus kulakukan?" Tanyaku. "Aku selalu begitu kalau ibu dan adikku menyapaku."

"Sss...sss...ssstt. Jangan bicarakan itu lagi, oke." Kata Hiko.

Aku benar-benar tidak tahu apa yang dia mau. Lagipula, aku sama sekali tidak peduli.

"Biar kuberitahukan cara mendekati dan mendapatkan cewek." Kata Hiko sambil merangkulku.

U-oh. Aku tidak suka ini.

"Kau rangkul dia seperti ini." Kata Hiko. Kemudian matanya mengarah ke wajahku. "Kemudian kau tatap matanya dengan serius."

Dia merangkulku sambil menatapku dengan tatapan yang aneh. Ini benar-benar kejadian yang menyebalkan.

"Sudahlah Hiko. Orang-orang menatap ke arah kita." Kataku sambil menyingkirkan tangan Hiko dari pundakku.

"Kukira kau ingin bantuan untuk mendekati Littan." Kata Hiko.

"Tidak, Hiko. Tidak. Aku tidak mau jadi pacar Littan." Kubilang.

"Apa? Tapi, kau perhatian dan, begitu kepadanya. Bukankah itu artinya kau suka dia?" Tanya Hiko. "Kau juga sempat bilang kau mencintainya."

"Tidak. Tidak. Dengarkan aku." Kubilang. "Aku memang selalu kangen padanya. Aku senang melihat dia senang, dan aku ingin dia melihatku senang. Aku ingin tahu bagaimana harinya, dan aku ingin dia tahu bagaimana hariku. Tapi aku bukan orang bodoh yang ingin jadi pacarnya!"

Hiko hanya menatapku terkejut.

"Tapi, kau pernah marah saat laki-laki lain mendekatinya." Kata Hiko.

"Bagaimana ya?" Ucapku. "Dia sudah seperti adikku sendiri."

"Jadi, kau bukan mau jadi pacarnya Littan? Kau hanya mencintainya dengan artian umum?" Tanya Hiko.

"Jangan salah." Kubilang. "Kalau aku harus memilih antara Littan dan adikku. Aku akan memilih adikku."

"Ya iyalah." Kata Hiko. "Kalau akhirnya dia dapat pacar bagaimana?"

"Pffftt... kalau ada seseorang yang cukup bodoh untuk memacari anak kecil itu, aku akan memakan 10 biji kuenya dalam 10 hari." Kubilang.

"Wow... itu taruhan yang cukup meyakinkan." Kata Hiko.

Aku melihat ke jam. Ini baru jam 17 lebih. Masih lumayan jauh dari malam.

"Sebaiknya kita ke penginapan, atau Yanda-Sensei akan memukul kepalamu lagi." Kubilang.

"Diamlah. Bukan hanya Yanda-Sensei yang selalu memukul kepalaku." Kata Hiko sambil mengusap-usap kepalanya.

Kami pun beranjak menuju ke penginapan.

[TO BE CONTINUED]

Inilah Wonderful Friends: Elder Brother.

Terima kasih sudah membaca.

And as always,
have a nice day

Trending Now
10 Gombalan Lucu Tanya Perbedaan Ini Bikin Muka Gebetanmu Memerah

10 Gombalan Lucu Tanya Perbedaan Ini Bikin Muka Gebetanmu Memerah

Kata-kata gombalan selalu menjadi cara yang digunakan oleh anak zaman sekarang untuk memulai pembicaraan dengan lawan jenis ataupun untuk se
426 views 0 shares
10 Momen Kocak Orang Naik Bus yang Bikin Terpingkal

10 Momen Kocak Orang Naik Bus yang Bikin Terpingkal

Bus adalah salah satu kendaraan umum yang biasa digunakan untuk bepergian. Ukurannya yang sangat besar ini bisa menampung banyak penumpang.
387 views 0 shares
10 Konsep Lucu Prewedding Antimainstream Ini Bikin Kamu Tepuk Jidat

10 Konsep Lucu Prewedding Antimainstream Ini Bikin Kamu Tepuk Jidat

Sebelum melakukan acara pernikahan, setiap pasangan pasti melakukan sesi pemotretan prewedding terlebih dahulu. Hal ini bertujuan untuk meng
430 views 0 shares
10 Momen Kocak Sungkeman yang Gagal Khidmat

10 Momen Kocak Sungkeman yang Gagal Khidmat

Indonesia adalah negara yang terkenal akan tradisi dan adat istiadatnya. Salah satunya Kita harus menghormati orang yang lebih tua. Beberapa
338 views 0 shares
10 Nama Toko Dari Plesetan Nama Merk Terkenal. Kocak Banget!

10 Nama Toko Dari Plesetan Nama Merk Terkenal. Kocak Banget!

Hidup di Indonesia sangat mudah sekali menemukan warung atau toko kelontong. di mana tempat usaha ini menyediakan barang yang kita butuhkan
5,560 views 0 shares
10 Curhatan Lucu Seputar Crazy Rich +62 Ini Bikin Sobat Misquen Nangis Di Pojokan

10 Curhatan Lucu Seputar Crazy Rich +62 Ini Bikin Sobat Misquen Nangis Di Pojokan

Kamu tahu tentang Crazy Rich kan? Yap, mereka adalah orang-orang yang memiliki kekayaan sangat banyak yang kadang bikin kita gak sanggup bua
280 views 0 shares
10 Chat Kocak Minta Kenalan Ini Bikin Tersenyum Geli

10 Chat Kocak Minta Kenalan Ini Bikin Tersenyum Geli

Berkat adanya smartphone dan internet, kita bisa berkomunikasi dengan orang lain dengan sangat mudah. Nggak perlu repot-repot bertatap muka
10,672 views 0 shares
10 Orang yang Berfoto di Depan Kamera dengan Gaya Menggelitik

10 Orang yang Berfoto di Depan Kamera dengan Gaya Menggelitik

Jaman dulu mengabadikan momen melalui foto adalah hal yang mewah. Kita harus memiliki kamera terlebih dahulu agar bisa menciptakan momen mel
7,043 views 0 shares
10 Momen Apes Dibonceng Motor yang Bikin Deg-deg an

10 Momen Apes Dibonceng Motor yang Bikin Deg-deg an

Musim hujan telah tiba. Ada pepatah mengatakan jika "sedia payung sebelum hujan". Hal itulah yang harus kita persiapkan ketika musim hujan t
18,652 views 0 shares
Beginilah Wajah 14 Karakter Princess Disney di Dunia Nyata

Beginilah Wajah 14 Karakter Princess Disney di Dunia Nyata

Pulsker yang suka banget sama kartun karya Disney mana nih suaranya? Kartun dari Disney emang ga ada matinya ya Pulsker, meskipun udah kuli
309,149 views 23,460 shares