Kibou (special Tanabata)
Loading...
 
posted on WOW Keren
966 views
Kibou (special Tanabata)

Hai, semuanya. Selamat hari Tanabata! Bertepatan dengan hari ini, Tachi akan bikin cerita temanya Tanabata! Enjoy!
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Aku tahu kalau tiap malam anak itu selalu memandang langit dengan putus asa, walau aku tak tahu alasannya.

Iris emeraldnya memandang bintang-bintang yang bertabur tak beraturan dengan lemah, seolah ia adalah salah satu diantara bintang-bintang tersebut yang sudah lelah berkedip.

"Fusuke," Ia menoleh, mengibaskan surai crimsonnya. "Aku tahu kau ada di sana," Walau enggan, aku akhirnya keluar dari persembunyianku. "Aku diminta Onee-san untuk menyuruhmu tidur."

Ia tersenyum kecil. "Aku belum mengantuk. Sepertinya aku tidur terlalu lama tadi siang," Aku melemparkan senyuman sarkastik. "Bukankah alasanmu selalu sama tiap hari?"

"Ada kalanya saat kita butuh privasi, Fusuke. Aku butuh privasi juga," Ia lalu melangkah menuju kamarnya. "Aku ingin kau mengerti diriku walau hanya sesaat."
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Sinar matahari memang terik, apalagi di bulan Agustus. Aku, yang seorang anti-panas, memilih untuk bergelung di dalam kamar ber AC tanpa alas tidur apapun, hanya lantai yang dingin.

"Bangun, pemalas! Kalau mau tidur, ayo tidur bareng di padang rumput!" Aku menepis tangannya. "Pergilah sendiri, Haruya. Aku malas bertemu matahari!"

"Nanti tulangmu rapuh! Ayo, sekalian memancing!" Aku tetap bersikeras untuk tinggal. "Paling-paling kalau dapat juga anak katak atau ikan kecil!"

"Kemarin Osamu-nii nemu ikan gede, kok!" Aku berdecih. "Iya, nemunya di pasar, kan? Kemarin aku yang menemaninya beli!" Masih bersikukuh, Haruya menyeret kakiku.

"Apa-apaan? Hei, lepaskan kakiku! Memangnya aku ini kambing?!" teriakku protes. "Tolong! Penculik!" Yah, aku tahu kalau itu random, tapi tak apalah.

"Penculik apaan?" balasnya cuek. "Onee-san! Osamu-nii! Toloong!" Sayangnya, orang yang diharapkan tidak datang, malah seekor kucing dengan ikan menggantung di mulutnya.

"Lho, kenapa kalian di sana?" Suara yang tinggi itu terdengar. "Oi, Ryuuji! Sini! Bantuin narik!" Aku melemparkan tatapan tajam pada pemuda berambut sewarna teh hijau itu.

"Eh, aku tak mau ikut campur," Ia mengelak. "Ayolah, Midori-chan! Jangan jadi orang penakut!" Midori-chan itu nama panggilan Ryuuji. Well, semacam ejekan karena rambutnya yang panjang dan berwarna hijau teh itu.

"Oh, ya. Kalian ikut ke festifal, tidak?" Ia berbasa-basi. "Tanabata, maksudku."

"Oh, ya. Tentu saja! Kau pasti akan kesana kan, Midori-chan? Dengan pacarmu, tentunya," pipinya Ryuuji memerah, walau ia berdeham untuk menyembunyikannya. "Intinya," Ia memulai, "Kalian sudah menyiapkan yukata untuk nanti sore?"

"Osamu-nii bilang ia yang menyiapkannya, jadi aku tak usah khawatir!" Dengan memanfaatkan kesempatan yang ada, aku menendang dagu Haruya, dan kabur secepat kilat.
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Akhirnya, kami tiba di kuil terdekat. Walau kuil itu kecil, tapi cukup ramai. Terbukti dari pengunjungnya yang memenuhi jalan hingga berdesak-desakan. Stan yang menjajakan dagangannya amat banyak.

"Oke, kita berpisah di sini. Nanti kalian sudah harus harus ada di sini dalam tiga jam!" Setelah mengiyakan, kami bubar. Beberapa dari kami menuju stan makanan, beberapa lainnya menuju ke stan permainan. Aku? Menuju stan es serut.

"Hei, kenapa tidak mencoba tangkap ikan?" Aku menoleh ke arah suara. "Aku hanya diberi uang mepet, jangan harap aku akan menghabiskannya!"

Gadis bersurai biru elektrik tertawa. "Ayolah, hanya kau yang kulihat saat ini. Kalau ada Ann, aku pasti sudah menyeretnya."

Aku tersenyum kecil. "Maaf, Reina. Nanti kalau yang lain melihat, aku disangka pacarmu!" Ia berdecih. "Siapa juga yang mau dengan lelaki sepertimu?"
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Darpada berdesak-desakkan, aku memilih untuk duduk di padang rumput dekat kuil. Saat siang hari, padang ini panas sekali, namun kebalikannya bila matahari telah terbenam. Sejuk.

"Kau tahu, kan, tentang Tanabata?" Oh, sepertinya itu Hiroto, pemuda yang muncul di awal cerita ini, dan... "Aku tahu," Ryuuji? Sedang apa mereka berdua di sini?

"Orihime dan Hikoboshi, kan? Mereka dipisahkan oleh kaisar langit dan hanya bisa bertemu dengan bantuan walet setahun sekali," Hiroto tertawa kecil. "Yah, begitulah."

"Hiroto?" "Hm?" Lalu hening. Aku tak tahu apakah mereka saling berbisik atau memang tak berkata apa-apa, hanya murni keheningan belaka.

"Kenapa kau selalu memandang langit malam dengan ekspresi sedih?" Ia tertawa. "Kau pernah mendengar cerita Putri Kaguya?" Ryuuji mengiyakan. "Ia selalu memandang ke arah bulan dengan sedih, kan?"

"Memangnya kau sama dengan Putri Kaguya?" Hiroto menggumam, tapi aku yakin saat ini dia sedang tersenyum. "Tidak sama persis, sih. Tapi aku memang merasa seperti Putri Kaguya yang merindukan bulan."

"Aku ingin pulang," Aku tertegun. Pulang? Apa yang ia bicarakan, sih? Jelas-jelas rumahnya ada di Sun Garden, sama sepertiku! Lagipula, apa maksudnya pulang? Bukannya Hiroto yang paling antusias ketika diajak kemari?

"Pulang...kemana?" Jeda sejenak. "Pulang ke rumahku yang sebenarnya," Oke, aku tahu anak itu sering ngelantur, tapi kali ini berkesan real. "Rumahku ada di Fukushima, kurasa."

"Oh, tolong jangan mengatakan sesuatu yang tidak-tidak, Hiroto! Rumahmu tentu saja di Tokyo, sama sepertiku!" jerit Ryuuji. Aku tahu ia frustasi dari nada bicaranya. "Kenapa kau bisa bicara begitu?"

"Karena aku tahu selama ini papa memperlakukanku seperti anaknya, padahal sesungguhnya bukan!" Ryuuji tersentak. "Padahal, aku tahu orangtuaku sudah tiada!"

"Aku juga tahu hal itu, Hiroto. Tapi apa yang bisa kulakukan?"

Hening.

"Orihime dan Hikoboshi juga ingin saling bertemu, tapi apa yang mereka bisa lakukan selain mengharap jasa dari burung walet? Tidak ada, Hiroto!"

"Aku juga ingin tahu seperti apa rupa orangtuaku," bisik Ryuuji pelan. Pemuda itu mengusap matanya. Kuduga, ia beru saja menitikkan air mata. "Kadang ada hal yang tak bisa kita capai."

"Itulah mengapa selalu ada pohon bambu yang menggantung semua harapan kita," Hiroto tersenyum. "Ya, kan?" Ryuuji balas tersenyum. "Ya, begitulah."

"Lebih baik kita kembali ke tempat kita harus berkumpul," ucap Hiroto. "Ayo!"

Hingga akhirnya, tinggallah aku sendiri di padang itu. Aku masih merenungkan kata-kata Ryuuji tadi. Memang benar, tak semua harapan kita dapat terkabulkan.

Tapi...

"Hei! Kau gila, ya! Dari tadi kupanggil-panggil nyahut aja nggak!" Aku menoleh, menatap sosok bermata jingga itu. Dan, aku tersenyum.

"Maaf."

...paling tidak, kita selalu memiliki harapan untuk satu langkah ke depan, kan?
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Hyuh, akhirnya selesai! Maaf, yang di tengah-tengahnya, kok, tiba-tiba poinless, ya? Oya, covernya juga ga nyambung! Gomenne! Soalnya, sulit, sih, nyari cover yang sesuai!

Trending Now
Inilah Arti Tersembunyi dari 9 Logo Perusahaan di Dunia

Inilah Arti Tersembunyi dari 9 Logo Perusahaan di Dunia

Pulsker pernah liat logo 9 perusahaan ini ga? Kalo pernah, Pulsker ngeh ga ternyata ada suatu maksud yang tersembunyi dari logo mereka? Kaya
56,953 views 1,602 shares
8 Chat Gagal Gombal yang Endingnya Bikin Ngakak

8 Chat Gagal Gombal yang Endingnya Bikin Ngakak

Hubungan cinta antara pria dan wanita bukan terjadi secara instan, pasti ada tahapan kita melakukan pendekatan, pengenalan hingga akhirnya m
1,625 views 0 shares
10 Mainan Anak-anak yang dijual di Online Shop Ini Aneh Banget

10 Mainan Anak-anak yang dijual di Online Shop Ini Aneh Banget

Anak kecil adalah makhluk yang masih belum mengerti tentang serba serbi masalah kehidupan. Yang ada dipikiran mereka hanyalah bermain dan me
1,179 views 0 shares
Beragam Ilustrasi Kejadian yang Terjadi Saat 12 Zodiak Jatuh Cinta

Beragam Ilustrasi Kejadian yang Terjadi Saat 12 Zodiak Jatuh Cinta

Zodiak merupakan perlambangan dari 12 bulan purnama. Zodiak seseorang ditentukan di bagian bulan apa dia lahir. Sebagai contoh, orang yang l
4,175 views 0 shares
10 Meme Lucu Tentang Kehidupan Santri Yang Penuh Suka Dan Duka!

10 Meme Lucu Tentang Kehidupan Santri Yang Penuh Suka Dan Duka!

santri adalah nama lain dari murid pesantren, tempat dimana ia menuntut ilmu. pesantren biasanya memisahkan antara santri perempuan dan sant
123,399 views 9,578 shares
Ternyata Ini Rahasia Dibalik Karya Keren Fotografer

Ternyata Ini Rahasia Dibalik Karya Keren Fotografer

Setiap pekerja seni pasti punya trik untuk mempermudah pekerjaannya, ataupun menjadikan hasil karyanya menarik. Begitupun dengan fotografer
203,627 views 13,477 shares
Bikin Baper, 7 Foto Prewedding Pasangan Artis di atas Ranjang

Bikin Baper, 7 Foto Prewedding Pasangan Artis di atas Ranjang

Foto prewedding saat ini jadi seperti sebuah "kewajiban" buat pasangan yang akan menikah, termasuk yang dilakukan oleh pasangan artis terken
18,045 views 0 shares
10 Status Lucu Hal Unfaedah yang Bikin Ngakak Kocak

10 Status Lucu Hal Unfaedah yang Bikin Ngakak Kocak

Zaman sekarang hal apapun bisa kita bagikan di media sosial. Enggak cuma update status dan upload foto saja, tetapi kita juga bisa meng-upda
3,608 views 0 shares
Kasihan tapi Lucu! 10 Orang Ini Menerima Barang yang nggak Sesuai Ekspektasi Saat Belanja Online

Kasihan tapi Lucu! 10 Orang Ini Menerima Barang yang nggak Sesuai Ekspektasi Saat Belanja Online

Perkembangan teknologi memang sangat membantu kehidupan kita, salah satunya adalah kita bisa dengan mudah berbelanja secara online. Ada bany
329,693 views 20,089 shares
10 Chat Konsumen Kasih Alamat ke Ojek Online yang Isinya Kocak

10 Chat Konsumen Kasih Alamat ke Ojek Online yang Isinya Kocak

Keberadaan ojek online saat ini sangat membantu kehidupan kita sehari-hari. Bukan untuk mengantar ke tempat tujuan saja, tetapi juga untuk m
4,587 views 0 shares