RESZUNIA Prologue I (Part 2 -Last-) :
Loading...
 
posted on WOW Keren
595 views
RESZUNIA Prologue I (Part 2 -Last-) :

(Author's Note: Jadi disini ada beberapa simbol yang tidak termuat ya? Jahat... //orz\\ )

Akupun hening mendengar apa yang diucap gadis itu.

Penampilannya sama sekali tak berbeda dengan yang lainâ??maksudku tidak ada unsur barat-baratnya sama sekali; Rambut hitam pekat adalah salah satu ciri orang lokal, rambut panjang juga banyak dimiliki gadis Indonesia, warna kulitnya agak oriental... lumayan banyak. Tunggu. MATA BERWARNA MERAH JUGA TATAPAN TAJAM TIDAK MUNGKIN DIMILIKI GADIS INDONESIA.

"Jadi, kau yang bernama..." Aku agak lupa dengan namanya, ia hanya diam menatapku. Beruntung ada buku kosong yang sudah ia beri nama. "..Lusca Van Scoutern.." Lanjutku sembari mata melirik pada buku tersebut. "Ya, tepat sekali." Jawab gadis tersebut singkat.

"Kau sendiri?" Ia balas menanya. "Aku Radit, Raditya Rangga Putra".

"Apa? Anggraini Putra?".

ANGGRAINI GUNDULMU.

---

Siang harinya.

Akhirnya pulang. Tak ada jalan untuk kembali pulang kecuali nyambi bemo--angkot. Bisa dibilang jarak dari sekolah kembali kerumah dan sebaliknya agak jauh--tidak sangat jauh, lintas kota Surabaya-Sidoarjo. Eh? Dekat ya?. Terserahlah, yang penting aku harus ambil bemo--maksud saya angkot jurusan H4.

Setelah menunggu lama dipinggir jalan, akhirnya muncul juga kendaraan umum bercat hijau tersebut. Tanpa banyak omong, aku segera masuk kedalam. Kebetulan angkotnya sepi, jadi bisa memilih tempat duduk sesuka hati... Tunggu...

"Hai~" Sapa seseorang yang sudah tak asing lagi dimataku karna namanya yang antik.

Kau nunggu angkot dimana sih? Kok dah naik duluan; itulah yang ada dalam pikiranku saat ini. Tapi bodo amat, siapa tau dia Esper. Lupakan. Jadi dia tinggal dengan jalur angkot yang sama? Oke, tak heran bila aku akan bertemu dengannya setiap sesi sekolah. Didalam angkot kami tak begitu banyak bicara, dia hanya diam sambil memandangi jendela bagian belakang angkot, sementara aku hanya berpaling dengan arah yang berlawanan dengannya, menunggu sampai tujuan. Lama-lama menunggu, aku merogoh saku.

"...".

ASTAGA, KEMANA PERGINYA UANG 3000 YANG SUDAH KUSIAPKAN UNTUK INI..!!?. Dalam pikiran, aku panik seketika begitu mendapati uang yang sudah kusiapkan raib begitu saja. Mau tak mau, aku harus nebeng gadis--Lusca yang duduk beberapa meter jauh dariku. Tapi bagaimana? Aku terlalu gengsi untuk menyapanya duluan. Malu dilihatin ibu-ibu yang duduk didepanku, nanti dikirain pacaran tapi lagi ngambek-ngambekan, kan nggak enak. Oke, saatnya cari waktu yang tepat untuk bicara dengannya. *tik tok tik tok ting* Aku nekat.

"Lus--" Kata-kataku terpotong.

"Wah, itu lalatnya gede".

Ternyata perhatiannya dialihkan oleh seekor lalat berukuran sejempol yang hinggap di kaca jendela angkot ". . .".

"Hm?" Ia lalu sadar bila aku ingin memanggilnya, jadi ia menoleh kepadaku. Masih dengan ekspresi datar. "Nanti waktu turun angkot, aku boleh pinjam uangmu nggak? Uangku hilang, hehe..".

"Tenang, aku juga nggak bawa uang kok".

". . .".

Entah kenapa dia menjawab hal itu dengan tenang dan santai. Tentu saja ia sedang dalam keadaan bahaya.

"Lalu... bagaimana kau akan membayar angkot ini? Apa kau akan kabur begitu saja?" Tanyaku padanya lagi. "Hm... Hm...".

Mendengar responnya, ia seperti memiliki teknik rahasia untuk turun dari angkot tanpa membayar. Ya tunggu saja, siapa tau aku bisa ikut caranya mencurangi angkot. Sebenarnya ini kebiasaan yang tidak patut ditiru loh.

Menunggu dan menunggu. Mulai banyak orang naik turun angkot. Sementara kami masih duduk manis menunggu sampai tujuan. Tunggu. Kenapa dia daritadi tidak turun-turun? Atau jangan-jangan rumahnya tak begitu jauh dari kosku, jangan-jangan dia adalah penghuni misterius itu, jangan-jangan dia adalah hantu. Cukup. Kembali menunggu hingga sampai tujuan.

Angkot akhirnya berhenti tepat dipinggir jalan. Saatnya aku turun. "Kau mau tau caranya? Lewatlah belakang angkot" Suara yang familiar. Lusca tanpa banyak kata langsung turun dengan santainya dan berjalan melewati belakang angkot tanpa membayar. Akupun mengikutinya. Mungkin si supir kurang minum air, jadi kurang fokus.

Setelah menyebrang ke tepi jalan lain, kami berhasil melewati angkot tersebut. Sebenarnya aku takut bila supir itu sadar dan mengejar kami. Tapi... Tak ada tapi-tapian, semua sudah terlanjur.

Kosanku terletak di perkampungan, jadi harus jalan beberapa meter dari jalan raya. Awalnya aku santai-santai saja, namun kelamaan aku jadi heran.

"Kenapa kau mengikutiku!? Kau stalker, ya!!?" Seruku pada Lusca yang sedari tadi berjalan mengikutiku. "He? Siapa yang ngikutin? Aku mau pulang" Jawabnya dengan nada santainya.

"Kau tinggal disini? Kenapa aku tak pernah melihatmu sebelumnya?".

"Itu karna aku jarang keluar. Aku lebih suka berada didalam selama masih punya persediaan makanan.".

He? Kenapa yang ia katakan tak asing ditelingaku? Jangan-jangan dia memang benar-benar penghuni pekarangan itu. Entah kenapa aku merasa beruntung bisa bertemu dengannya. Sementara yang lain akan tetap menyimpan rasa penasaran terhadap gadis ini.

"Ya, seperti yang kau dengar, aku tinggal di pekarangan yang kalian sebut kosong itu. Aku tinggal disana sejak kecil. Kau boleh main jika kau mau." Ujar Lusca padaku sembari tersenyum. Astaga, dia memang manis bila tersenyum. Ya, ini akan kumanfaatkan baik-baik, mungkin ada PR yang tak bisa kukerjakan, aku bisa minta bantuan orang ini.

CHAPTER I: END.

(CHAPTER II : "Catatan Harian Lusca" -W.I.P-)

Trending Now
Saat Wanita Rela Melakukan Pekerjaan Berat Demi Pasangannya (10 foto)

Saat Wanita Rela Melakukan Pekerjaan Berat Demi Pasangannya (10 foto)

Demi cinta, semua orang rela melakukan pengorbanan apapun untuk pasangannya. Mereka cenderung tidak ingin pasangannya sedih bahkan terluka.
59,180 views 5,167 shares
10 Status Gagal Masak yang Bikin Kasihan Tapi Lucu

10 Status Gagal Masak yang Bikin Kasihan Tapi Lucu

Semua orang bisa makan, tapi nggak semua orang bisa memasak dan membuat makanan yang lezat. Berbicara tentang makanan, pasti nggak lepas dar
3,490 views 0 shares
10 Pesan yang Ditujukan Untuk Tamu Pernikahan Ini Lucu Banget

10 Pesan yang Ditujukan Untuk Tamu Pernikahan Ini Lucu Banget

Setiap orang sudah memiliki pasangan, pasti ingin hubungannya berlanjut ke bahtera pernikahan. Bagi orang Indonesia sendiri, pernikahan buka
9,552 views 0 shares
10 Gaya Kocak Nyeleneh Ibu-ibu Waktu Naik Sepeda Motor

10 Gaya Kocak Nyeleneh Ibu-ibu Waktu Naik Sepeda Motor

Kendaraan saat ini sudah tidak bisa lagi dibilang sebagai kebutuhan sekunder, karena tanpa sebuah kendaraan mobilitas manusia akan susah. Se
11,695 views 0 shares
10 Potret Jalan Kecil yang Bikin Kita Keheranan

10 Potret Jalan Kecil yang Bikin Kita Keheranan

Bagi kamu yang tinggal di pemukiman padat penduduk pasti nggak asing dengan jalanan yang sempit atau kecil. Biasanya jalanan ini hanya bisa
3,128 views 0 shares
10 Kelakuan Berbahaya Pengendara Motor di Palang Pintu Kereta

10 Kelakuan Berbahaya Pengendara Motor di Palang Pintu Kereta

Kereta api adalah salah moda transportasi yang ada di Indonesia. Menurut Undang-Undang, kereta api memiliki jalan sendiri sehingga harus mel
12,494 views 0 shares
10 Kehadian Tak Terduga Saat Memasak Ini Bikin Kaget

10 Kehadian Tak Terduga Saat Memasak Ini Bikin Kaget

Semua orang bisa makan, tapi nggak semua orang bisa memasak dengan enak. Tapi sebenarnya yang namanya rasa makanan itu relatif, jadi nggak s
2,995 views 0 shares
10 Poster Tukang Khitan Ini Bikin Anak-Anak Gagal Takut

10 Poster Tukang Khitan Ini Bikin Anak-Anak Gagal Takut

Selain kewajiban bagi para laki-laki yang memasuki akil baligh, khitan juga bisa dilakukan dengan alasan kesehatan. Kalau jaman dulu khitan
5,603 views 0 shares
MENAKJUBKAN! Angkutan Umum Indonesia Juga Bisa Keren Dan Mewah!

MENAKJUBKAN! Angkutan Umum Indonesia Juga Bisa Keren Dan Mewah!

Pulsker, kalau selama ini kamu berpikir cuman angkutan umum di luar negeri yang bisa bagus, siap-siap melongo deh. Angkutan umum Indonesia,
226,234 views 9,337 shares