3600 detik ^^4
Loading...
 
posted on WOW Keren
1,057 views
3600 detik ^^4

"Terima kasih!" balas papa Sandra. "Semoga kau juga cepat menemukan kebahagiaamu!"
"Lebih baik kau tidak membicarakan pertunangan ini pada Sandra!" kata mantan istri nya.

"Dia sedang benar-benar marah saat ini. Aku rasa sebaik nya kita menunggu sampai dia tenang dahulu baru memberitahu nya."
"Setuju!" kata papa Sandra. "Aku akan menelepon nya sekarang. Selamat malam, Widia!"
"Selamat malam!" balas mama Sandra.

Di benak mama Sandra tergambar kembali perpisahan mereka satu tahun yang lalu.

"Aku ingin Sandra ikut denganku, Widia!" kata suami nya waktu itu.
"Aku tahu!" kata Widia. "Tapi aku ingin memohon satu hal padamu."
"Apa itu?" tanya papa Sandra.
"Biarkan Sandra tinggal di sini bersamaku!" kata Widia.
"Tapiâ?¦"
"Aku ingin kau memberiku kesempatan supaya aku bisa dekat dengan Sandra. Aku tahu selama ini aku selalu sibuk, sehingga kaulah yang lebih dekat dengan nya."
"Aku ingin permintaanku ini dirahasiakan dari Sandra. Aku ingin Sandra memberi kesempatan untuk membuka hati nya padaku. Aku ingin Sandra tinggal denganku. Sampai dia lulus SMA."
"Baiklah!" kata papa Sandra.

Sandra sangat terpukul saat papa nya lebih memilih bekerja di luar negeri daripada tinggal bersama nya. Dia menutup diri dan berkurung di kamar nya selama dua minggu. Satu hari sebelum keberangkatan papa Sandra ke luar negeri, ia menunggu Sandra di luar kamar nya. Sandra malah tidak keluar sama sekali.

Keesokan pagi nya, suami nya berkata dari balik pintu. Air mata tergenang di mata nya. "Sandra.. Papa harus pergi sekarang. Jaga dirimu baik! Papa pasti akan meneleponmu setiap hari!"
Di kamar nya, Sandra juga menangis. Satu-satu nya orang yang dia percayai telah membuat nya kecewa dan terluka.Sejak saat itu, mantan suami nya selalu menelepon putrid nya setiap hari. Tetapi Sandra tidak mau mengangkat telepon nya. Untuk melupakan masalah orangtua nya, Sandra mulai membolos.

Widia merasa cemas. Ia langsung menelepon mantan suami nya. Keesokan hari nya papa Sandra langsung datang.Sandra tidak
mau berbicara sepatah kata pun. Ia semakin jauh dari kedua orangtua nya. Sudah satu tahun berlalu, Sandra masih tidak mau berbicara pada papa nya.

Widia membuka mata nya dan menatap sedih ke kamar anak nya. Dia tidak tahu lagi harus berbuat apa. Dia hanya berharap semoga Sandra mau berbicara dengan papa nya di telepon kali ini.Terdengar HP Sandra berbunyi di kamar nya. Sandra mengangkat HP nya dari meja dan melihat siapa yang menelepon nya. Papa. Sandra membiarkan nya berdering.Sandra memutuskan untuk mematikan HP nya. Sandra berusaha memejamkan mata nya dan tak berapa lama kemudian dia tertidur.

***
Keesokan hari nya Sandra menemukan Leon di ruang musik.
"Hai!" sapa Leon.
"Kau selalu main setiap hari?" tanya Sandra.
"Tidak juga!" kata Leon.
"Kau bisa main piano?"
"Dulu waktu kecil!" kata Sandra jujur.
"Sekarang aku sudah lupa semua nya!"
"Tidak apa-apa!" kata Leon tersenyum.
"Aku bisa mengingatkanmu lagi!"

"Aku tidak mau main piano!" kata Sandra. "Aku sudah bilang, jangan pernah ikut campur urusanku!" Leon memainkan lagu yang baru.
"Aku hanya mau menjadi temanmu!""Aku tidak mau!" kata Sandra keras.Leon tersenyum.

"Aku kan sudah bilang tidak apa-apa!"
Mereka terdiam sesaat sambil beradu pandang."Ada satu hal yang menarik perhatianku kemarin!" lanjut Leon. Sandra tersenyum sinis. "Kau tidak pernah melihat orang mencuri sebelum nya?"Leon menggeleng. "Kau bisa mencuri CD lagu apa saja, tetapi kenapa memilih The Sound of Music?" Tatapan mata Leon membuat Sandra berdiri dengan gelisah.
"Karena aku menyukai salah satu lagu di dalam nya!""Lagu yang mana?" tanya Leon sambil menatap Sandra lagi dengan lembut.
"Do Re Mi!" jawab Sandra.Leon memainkan lagu tersebut. Mendengar lagu tersebut membuat Sandra mengenang masa lalu.

Sandra melangkah mendekat dan duduk di samping Leon."Papa sering memainkan nya untukku sewaktu kecil." Ujar Sandra lemah.Dan hal itu selalu membuatku nyaman, renung Sandra dalam hati.Ketika dentingan piano berakhir, Sandra memandang Leon dengan lembut."Bisakah kau memainkan nya lagi?" pinta nya.Leon memainkan nya lagi.Kenangan lama bermunculan di benak Sandra. Perasaan itu muncul kembali. Sakit hati. Kecewa. Marah. Sedih.Merasa tidak tahan lagi, Sandra menghentikan permainan piano Leon dengan menekan tuts piano di depan nya dengan keras.

"Ada apa?" tanya Leon.Sandra menatap nya dengan tajam. "Apakah menurutmu seseorang bisa mencintai dan membenci orang yang sama pada saat yang bersamaan?"Leon tidak menjawab.Sandra berlari keluar dari ruangan.Leon terdiam tidak bergerak. Sandra satu-satu nya orang yang tidak memperlakukan nya seperti seseorang yang lemah, walaupun dia sudah mengatakan penyakit yang diderita nya.Sandra berlari menuju kelas nya. Sebenci apa pun dia pada papa nya, dia tetap merindukan nya.

Selama pelajaran berlangsung, Sandra tidak dengarkan satu pun perkataan para guru yang mengajar di depan nya.Guru tersebut langsung mengusir Sandra keluar dari kelas.Sandra malah tersenyum kurang ajar. "Kenapa tidak bilang dari tadi?" lalu dengan santai dia keluar dari kelas.Jam istirahat tiba, si ketua kelas, berkata pada nya."Bisakah kau menghapus papan tulis? Kami sudah memutuskan kalau hari ini giliranmu piket!"Sandra melotot memandang nya.

Si ketua kelas mengurungkan niat nya. Akhir nya dia berjalan menjauhi Sandra. Sandra merebahkan diri di meja nya dan menutup mata nya. Hari ini berjalan lambat sekali, keluh nya dalam hati.

***
"Hei, tebak, siapa yang mendapat nilai paling tinggi saat ujian coba EBTANAS minggu lalu?" salah seorang murid di depan Sandra berkata.
"Siapa?" tanya murid di sebelah nya.
"Leon! Anak 3 IPA 1." Kata nya.
"Hebat sekali dia!
"Jadi sekarang selain tukang ikut campur, disukai guru, jago main piano, ternyata dia pandai juga? Keluh Sandra dalam hati.

Saat bel pulang tanda pulang sekolah berbunyi, Sandra bangkit dari tempat duduk nya dan berlari menuju gerbang sekolah.Sepulang sekolah Pak Donny mendatangi WC sekolah dan tidak melihat seorang pun di dalam nya. Dalam hati dia merasa kecewa. Tak lama setelah Pak Donny meninggalkan WC, Leon melangkah ke tempat itu. Dia juga tidak melihat Sandra di sana. Perkataan Sandra terngiang-ngiang di benak nya.
"Kau akan tahu satu atau dua minggu lagi saat kau mengucapkan selamat tinggal padaku!"Kini Leon tahu apa maksud nya.

***

Sandra menatap rumah nya dengan hampa.Setelah meletakkan tas nya di kamar nya, Sandra bersiap-siap untuk pergi ke sebuah lab. Ketika melihat uang di dompet nya habis, dia menuju kamar mama nya.Dia melangkah ke meja rias mama nya. Sandra menarik laci nya. Ada kartu kredit dan jam tangan emas mama nya. Sandra tersenyum. Diambil nya kartu kredit tersebut dan mengenakan jam tangan emas itu di tangan nya. Pandangan nya jatuh pada selembar undangan yang ada di sana.Sandra membuka isi nya. Rasa terkejut menerjang nya.

Dia memorak-porandakan seluruh barang yang ada di meja rias mama nya. Dan berteriak keras.Tiba-tiba HP nya berbunyi. Papa nya menelepon lagi. Dia langsung memutuskan hubungan telepon itu.Ia berjalan ke ruang tamu dan duduk di sana sampai mama nya pulang.Ketika Widia pulang dari kantor sore hari nya, ia terkejut karena Sandra menunggui nya.
"Ada apa?" Widia berjalan ke arah putri nya.Sandra melemparkan undangan itu ke meja. Wajah Widia langsung memucat."Apa ini?" tanya Sandra dingin.
"Sandraâ?¦" kata nya dengan lemah.
"Kapan Mama mau memberitahu aku?" teriak Sandra.
"Mama akan memberitahumu besok!" ujar nya.
"Undangan itu dikirim seminggu lalu. Kenapa Mama tidak memberitahuku saat itu? Aku benci Mama!!!!!!" teriak Sandra.Sandra berlari ke luar ruangan.

Widia duduk dengan lelah di ruang tamu.Tak berapa lama kemudian, Sandra tiba di sebuah kelab.Sandra duduk di restoran kelab itu. Kemudian seorang pelayan menawarkan menu pada nya.
"Saya minta semua yang ada di menu!" kata Sandra.
"Semua?" tanya pelayan itu bingung.
"Iya! Semua nya! Sekarang juga!" kata Sandra kesal. Si pelayan pergi tanpa berkata-kata lagi. Sandra mengeluarkan bungkus rokok dari tas nya dan mulai merokok. Sandra memejamkan mata, mencoba melupakan segala nya. Ketika dia membuka matanya kembali, meja di depan nya sudah penuh dengan berbagai macam makanan dan minuman.Sandra bangkit berdiri dan menghampiri kasir. Dia mengeluarkan karti kredit mama nya. Saat penjaga kasir menyodorkan bon nya, Sandra dengan mudah meniru tanda tangan mama nya.
Sandra tidak terasa menyesal ketika dia keluar dari kelab itu tanpa menyentuh makanan yang dipesan nya sama sekali. Keesokan hari nya Leon mengunjungi kelas Sandra.Pandangan Leon menyapu seluruh ruangan, tetapi dia tidak menemukan orang yang dicari nya."Kau tahu Sandra di mana?" tanya Leon pada seorang murid di kelas itu.
"Aku tidak tahu! Hari ini dia tidak masuk sekolah lagi!" jawab murid itu.Perasaan kecewa menghinggapi diri Leon. Kenapa dia bolos lagi?
"Terima kasih!" kata Leon sambil berjalan keluar dari kelas.

Siang itu Leon hanya bisa mengikuti pelajaran setengah hari karena harus melakukan pemeriksaan lagi di rumah sakit. Leon berharap bisa bertemu Sandra hari itu.Sewaktu Leon keluar dari sekolah, Pak Budi, sopir keluarga nya, sudah menunggu nya di depan gerbang. "Siang, Pak!" sapa Leon."Siang, Leon!" kata Pak Budi.

Trending Now
10 Status Momen Apes yang Isinya Bikin Deg-degan

10 Status Momen Apes yang Isinya Bikin Deg-degan

Menjadi hal yang manusiawi ketika kita panik, akan merasa mulas, panas dingin, deg-degan hingga kehilangan konsentrasi. Biasanya momen panik
2,599 views 0 shares
Kasihan tapi Lucu! 10 Orang Ini Menerima Barang yang nggak Sesuai Ekspektasi Saat Belanja Online

Kasihan tapi Lucu! 10 Orang Ini Menerima Barang yang nggak Sesuai Ekspektasi Saat Belanja Online

Perkembangan teknologi memang sangat membantu kehidupan kita, salah satunya adalah kita bisa dengan mudah berbelanja secara online. Ada bany
539,808 views 20,089 shares
9 Cara Orang Makan Mie Instan yang Bikin Gagal Lapar

9 Cara Orang Makan Mie Instan yang Bikin Gagal Lapar

Beberapa orang gemar memakan mie instan. Selain karena mudah dibuat, mie instan juga bisa menemani kita kapanpun dan dimanapun. Apalagi pali
2,518 views 0 shares
Beginilah Foto Foto Pendidikan Ekstrim Menjadi Pramugari di China

Beginilah Foto Foto Pendidikan Ekstrim Menjadi Pramugari di China

Menjadi Pramugari mungkin bisa jadi salah satu idaman pekerjaan bagi banyak wanita, syarat penampilan fisik, kercerdasan, dan komukasi yang
340,636 views 16,685 shares
10 Foto Lucu Saat Orang Salah Kostum & Dandan, Kocak Parah

10 Foto Lucu Saat Orang Salah Kostum & Dandan, Kocak Parah

Saat menghadiri acara atau event tertentu biasanya ada dress code, baju, atau makeup yang disepakati buat dipakai, tapi gimana jadinya kalo
22,939 views 0 shares
10 Chat Kepolosan Pembeli Online Shop yang Bikin Gregetan

10 Chat Kepolosan Pembeli Online Shop yang Bikin Gregetan

Banyak alasan kenapa seseorang memilih berbelanja di online shop. Selain karena banyak pilihannya, harga yang ditawarkan online shop juga be
77,441 views 0 shares
10 Tulisan di Gerobak Jualan yang Isinya Nyeleneh

10 Tulisan di Gerobak Jualan yang Isinya Nyeleneh

Keberadaan pedagang kaki lima sudah menjadi hal yang biasa di Indonesia. Di mana ada tempat keramaian, di situ sudah dipastikan ada orang-or
2,159 views 0 shares
10 Kisah Tawar-menawar ala Emak-emak yang Bikin Mules

10 Kisah Tawar-menawar ala Emak-emak yang Bikin Mules

Berbicara tentang tawar-menawar tidak jauh dari urusan jual beli, pasar dan ibu-ibu. Kenapa mereka berkaitan erat? Karena ibu-ibu sangat jag
10,451 views 0 shares
10 Chat Ditolak Gebetan yang Isinya Bikin Sedih tapi Ngakak

10 Chat Ditolak Gebetan yang Isinya Bikin Sedih tapi Ngakak

Buat yang masih dalam tahap PDKT dengan gebetan, pasti berbagai macam cara kamu lakukan agar mereka juga membalas rasa cintamu. Mulai dari m
8,645 views 0 shares
10 Chat Kocak yang Isinya Pamer Ini Bikin Ngakak

10 Chat Kocak yang Isinya Pamer Ini Bikin Ngakak

Berkat teknologi, orang komunikasi tanpa harus bertemu langsung dan bertatap muka. Cukup aplikasi chatting, kita bisa langsung menyampaikan
11,240 views 0 shares