3600 detik ^^12
Loading...
 
posted on WOW Keren
843 views
3600 detik ^^12

***

Sandra berjalan bolak-balik di kamar nya selama beberapa menit terakhir. Dia merasa dikhianati teman terbaik nya.

Tega-tega nya dia memutuskan sendiri ingin dioperasi tanpa memberitahukanku? Bukankah kami berteman? Kenapa dia tidak menanyakan pendapatku dulu? Perasaan nya saat ini hampir sama seperti saat papa nya pergi ke luar negeri. Tapu kali ini hati nya lebih sakit.

Aku tidak boleh menemui nya lagi! Kata Sandra dalam hati.Lalu mengapa hati nya terasa hampa? Tanpa sengaja tatapan Sandra jatuh pada CD di depan nya. Hadiah ulang tahun dari Leon. Sandra menangis lagi. Setelah itu dia keluar dari kamar nya sambil berlari sekencang-kencang nya.

***

Leon menyentuh tuts piano nya dengan jari nya. Dalam benak nya teringat kenangan bersama Sandra di ruang musik ini. Leon tersenyum. Dia akan membawa kenangan itu bersama nya apa pun yang terjadi. Jari nya kemudian memainkan lago Do-Re-Mi, lagu yang sangat disukai Sandra.
***

Sandra bernapas terengah-engah. Dia mencari Leon di taman sekolah, tapi tidak menemukan nya. Sudah pulangkah dia? Tanya nya dalam hati.Saat itu dia mendengar suara piano dari ruang musik. Sandra berjalan perlahan mendekati ruangan itu. Sandra melihat Leon sedang memunggungi nya dan memainkan musik kesukaan nya. Semua kenangan pertemuan mereka bermunculan di benak nya.

Seakan-akan menyadari diri nya tidak sendirian, Leon menghentikan permainan piano nya dan membalikkkan badan nya. Dilihat nya Sandra sedang menatap nya dengan sedih.
"Aku kira kau tidak mau melihatku lagi!" kata Leon.Sandra melangkahkan kaki nya mendekati Leon.
"Ada sesuatu yang ingin kutanyakan padamu."
"Apa?"
"Kenapa kau memutuskan untuk dioperasi padahal itu bisa membahayakan nyawamu?"
"Karena aku ingin punya kesempatan untuk sembuh dan menemanimu!" kata Leon.
Sandra menangis. "Dulu aku tidak pernah takut karena aku tidak pernah memedulikan apa pun. Sekarang setelah bertemu denganmu, aku takut kehilangan segala nya. Aku takut sekali, Leon!"

"Kau kira aku tidak takut?" tanya Leon lembut.
"Tentu saja kau pasti takut." Kata Sandra.
"Kau bisa kehilangan nyawamu!"Leon menggeleng.
"Bukan itu yang aku takutkan. Aku tidak takut mati, Sandra. Aku sudah bisa menerima nya sejak dahulu. Itu hanya masalah waktu saja. Yang paling aku takutkan adalah kehilanganmu!"
"Leonâ?¦" kata Sandra lemah.
"Aku juga takut kehilanganmu! Amat sangat takut!"
"Aku tetap akan menjalankan operasi itu, Sandra!" tegas nya. Sandra mengangguk.
"Aku tahu! Aku akan menemanimu!" Leon menggenggam tangan nya.
"Terima kasih!"
"Kapan operasi nya?" tanya Sandra.
"Minggu depan!" kata Leon.
"Secepat itu?!" tanya Sandra gusar.
"Aku rasa lebih cepat lebih baik. Kondisi jantungku semakin memburuk, Sandra. Jadi aku ingin melakukan nya sebelum terlambat. Besok aku sudah harus berada di rumah sakit." Sandra tertawa.
"Kenapa tertawa?" tanya Leon.
"Aku hanya merasa lucu, karena untuk pertama kali nya aku liburan di rumah sakit. Pengalaman unik, lain daripada yang lain!" Leon ikut tertawa.
"Aku selalu liburan di rumah sakit! Tapi rumah sakit tidak terlalu jelek kok, kau bisa makan di kantin yang tidak aka dua nya. Menggoda suster malam-malam dengan berkeliaran di lorong-lorong rumah sakit sambil membungkus tubuhmu dengan seprai putih."
"Wah, kelihatan nya menarik!" kata Sandra tertawa terbahak-bahak.
"Percayalah! Aku pernah melakukan semua itu!" kata Leon tertawa jail.
"Ternyata kau nakal juga ya!" kata Sandra.
"Kau bisa melakukan apa pun yang kau inginkan di rumah sakit tanpa diomeli karena kau sedang sakit!" Leon terdiam lagi.

"Ada apa?" tanya Sandra.
"Hanya satu hal yang tidak bisa aku lakukan di rumah sakit!" kata Leon mengakui.
"Apa?" Sandra penasaran.
"Aku tidak bisa merasakan kehidupan normal seperti orang lain!" kata Leon jujur. Sandra menatap Leon dengan sedih dan menggenggam tangan nya.

^^
Hari ini Sandra berada di rumah Leon untuk bersama-sama kerumah sakit. Leon akan dioperasi minggu depan. Sandra menemui kedua orangtua pemuda itu.
"Terima kasih kau mau menemani nya di rumah sakit!" kata mama Leon.
"Leon terlihat gembira setiap bersamamu!"
"Oom, Tante." Kata Sandra. "Saya ingin memohon satu hal!"
"Apa, Sandra?"
"Sebelum saya membawa Leon ke rumah sakit, saya ingin membawa nya ke suatu tempat!"

Papa dan mama Leon terdiam. Sandra menunduk. "Saya mohon. Satu jam saja!"
"Baiklah, Sandra!" kata nya. "Kau boleh melakukan nya."
"Terima kasih, Oom!" kata Sandra lega.
"Seharus nya Oom yang berterima kasih karena kau telah memberi kebahagiaan pada putra kami!" papa dan mama Leon tersenyum.
Sandra menggeleng. "Oom salah! Leonlah yang telah memberi saya sebuah kehidupan dan kebahagiaan! Putra Oom dan Tante adalah manusia yang istimewa. Saya permisi dahulu!"

Sandra meninggalkan kedua orangtua Leon yang sedang berpelukan. Lalu dia mengatakan keinginan nya pada Pak Budi yang akan mengantar mereka ke rumah sakit. Setelah itu Sandra menunggu Leon di ruang tamu.
"Kau sudah siap?" tanya Sandra ketika melihat Leon yang turun dari tangga.
Leon mengangguk.

^
Setengah jam kemudian, Leon menatap Sandra kebingungan.
Mereka berhenti di sebuah taman rekreasi.
"Kenapa kau membawaku kemari?" tanya Leon.
"Bukankah kita harus ke rumah sakit?"
Sandra malah balik bertanya. "Pernahkah kau kemari?"
Leon menggeleng.

Sandra mengulurkan tangan nya. "Kemarin kau mengatakan bahwa ada satu hal yang tidak bisa dilakukan di rumah sakit. Kehidupan normal. Nah,Leon aku akan memberimu kesempatan untuk merasakan kehidupan normal selama 3600 detik di taman rekreasi ini."
"Percayalah padaku!"

Leon melihat mata Sandra yang bersinar, lalu dia menyambut uluran tangan gadis itu.Ketika memasuki arena taman rerkreasi, Leon melihat sekeliling nya dengan senang.
Leon gembira Sandra mengajak nya kemari. Sandra menggenggam tangan nya dan langsung menuju sebuahkomidi putar. "Ayo, kita naik!"
Leon melihat keadaan sekeliling nya dan memprotes. "Tapi kebanyakan yang naik anak kecil!"
"Jadi kenapa?" Sandra mengangkat bahu nya. "Kalau kita mau main, sebaik nya kita main bersama. Aku tahu kau tidak bisa naik atraksi yang lain, tetapi aku bisa menemanimu main komidi putar ini!"

Leon tertawa dan akhir nya mereka bermain komidi putar sampai dua kali. Setelah itu mereka berfoto bersama di depan komidi putar. Sesaat sebelum mereka mengambil foto mereka, Sandra menjulurkan lidah nya dan menarik pipi Leon dengan kedua tangan nya. Kedua nya tertawa melihat tampang Leon ketika foto nya jadi sesaat kemudian.
"Kau benar-benar usil!" kata Leon.

Tatapan Leon jatuh pada sekerumunan orang yang sedang mengantre di sebuah stand makanan. Mereka membawa kapas besar berwarna dadu dan memakan nya.
"Apa itu?" tanya Leon.
"Oh, itu gula kapas! Kau belum pernah mencoba nya?"
"Belum!" kata Leon. "Enak tidak?"
"Rasa nya manis. Mau?" tanya Sandra. Leon mengangguk.

Sandra mengantar Leon ke sebuah bangku di bawah sebatang pohon yang rindang. "Kau tunggu di sini saja. Istirahat dulu. Aku akan antre disana!"
Leon memandang Sandra yang sedang mengantre. Lalu dia mengeluarkan kartu pos yang biru yang ada di tas nya dan mulai menulis sesuatu. Sandra, temanku yang paling baikâ?¦
Tak berapa lama kemudian, Sandra menghampiri Leon sambil membawa gula kapas berwarna pink.
"Coba rasakan!" kata nya pada Leon.
Leon mengambil sebagian gula kapas itu. "Enak! Manis!"
"Sekarang kita main apa lagi ya?" tanya Sandra. "Naik kincir saja ya?"
Leon tertawa melihat antusiasme Sandra.

"Apa kau sudah mulai menikmati kehidupan normalmu?" Tanya Sandra.
"Ya!"
"Kalau begitu rencanaku berhasil!" kata Sandra. Sandra membawa Leon berkeliling taman rekreasi. Ketika satu jam berlalu, mereka kembali ke pintu keluar. Sebelum kembali ke mobil, Sandra berkata dengan serius.
"Leon, ada yang ingin kukatakan!" kata Sandra.
"Apa itu?"
Sandra menggenggam tangan Leon. "Saat kau dioperasi nanti,aku tidak mau kau takut pada apa pun. Kau tidak usah takut kehilanganku, Leon. Aku akan selalu menemanimu. Aku berjanji tidak akan kenapa-napa walaupun kau tidak berhasil dioperasi! Aku mungkin akan sangat sedih, tapi aku yakin aku bisa melalui nya! Jadi jangan khawatir dan lakukan saja operasimu dengan tenang."
Leon tersenyum.
"Aku tahu."

Leon melepaskan pegangan tangan Sandra. "Aku juga tidak ingin kau takut kehilanganku. Sandra, apa pun yang terjadi aku akan selalu berada di sampingmu!"
Leon menujuk hati Sandra. "Aku akan selalu berada di sana!"
"Aku tahu!" kata Sandra berkaca-kaca.
"Terima kasih untuk rekreasi nya!" kata Leon sungguh-sungguh. "Ayo,kita ke rumah sakit sekarang!"
Sandra mengangguk.

Trending Now
10 Warung yang Lokasinya Nggak Lazim. Bikin Bingung Pembeli!

10 Warung yang Lokasinya Nggak Lazim. Bikin Bingung Pembeli!

Walaupun saat ini minimarket sudah sangat menjamur di Indonesia, tapi itu tidak membuat para pengusaha warung untuk menutup usahanya. Apalag
1,032 views 0 shares
20 FOTO INI Jadi Bukti Bahwa ANGLE Adalah Segalanya

20 FOTO INI Jadi Bukti Bahwa "ANGLE" Adalah Segalanya

"Angel" atau yang biasa disebut sudut pandang dalam fotografi dapat membuat foto menjadi lebih menarik dan dapat dijadikan kreasi seni. Ange
295,805 views 9,087 shares
10 Meme Larangan yang Cuma Ada di Indonesia. Lucu tapi Ngeselin!

10 Meme 'Larangan yang Cuma Ada di Indonesia'. Lucu tapi Ngeselin!

Perlu diingat, jika suatu larangan dibuat memang untuk dipatuhi, bukan untuk dilanggar.di Indonesia sendiri banyak sekali himbauan atau lara
793 views 0 shares
28 Foto Remake Dulu Vs Sekarang

28 Foto Remake Dulu Vs Sekarang

Pulskers, saat ini ada cara foto yang lagi ngetrend nih, namanya foto remake. foto ini menampilkan foto masa kecil kamu yang kamu ambil lagi
301,272 views 3,828 shares
Inilah Sosok Dokter SUNAT Tercantik di Dunia, Simak foto-fotonya

Inilah Sosok Dokter SUNAT Tercantik di Dunia, Simak foto-fotonya

Profesi Dokter Sunat biasanya di lakukan oleh seorang Laki-laki. Seorang Wanita Cantik yang berasal dari Filipina ini mendadak jadi perbinca
305,959 views 16,691 shares
Kumpulan Meme Kocak Perbedaan Pelajar Jaman Dulu VS Sekarang

Kumpulan Meme Kocak "Perbedaan Pelajar Jaman Dulu VS Sekarang"

Perubahan jaman sangat berpengaruh pada kehidupan kita, mulai dari teknologi yang terus berkembang, tren dan fashion bahkan sampai kebiasaan
309,631 views 11,787 shares
10 Review Produk Skincare yang Isinya Bikin Gagal Glowing

10 Review Produk Skincare yang Isinya Bikin Gagal Glowing

Stereotype seorang wanita, mereka harus pintar merawat diri seperti menjaga bentuk tubuh dan kecantikan wajah. Bukan hanya dengan polesan ma
1,069 views 0 shares
8 Foto Tren Cowok Pelihara Kucing, Terlihat Ganteng, Macho & Penyayang

8 Foto Tren Cowok Pelihara Kucing, Terlihat Ganteng, Macho & Penyayang

Jika diperhatikan belakangan ini baik di media TV atau Internet terutama instagram banyak cowok yang berfoto selfie dengan Kucingnya, di Lua
52,868 views 2,456 shares
10 Meme Tentang Bawa Pacar ke Rumah yang Bikin Tersenyum Kecut

10 Meme Tentang 'Bawa Pacar ke Rumah' yang Bikin Tersenyum Kecut

Memiliki pasangan tentu saja menjadi dambaan setiap orang. Apalagi bagi mereka yang ingin melanjutkan ke jenjang lebih serius, pasti ada kom
4,461 views 0 shares