Thalita ^^3
Loading...
 
posted on WOW Keren
660 views
Thalita ^^3

"Darren? Darren siapa?" tanya Nita heran.
"Ituâ?¦ yang dilihat Thalita waktu istirahat tadi," bocor Uwi.


"Hah? Cowok super-duper-ganteng yang masuk ke kelas pas istirahat tadi itu, Tha?" tanya Nita bersemangat, matanya berbinar.
Thalita mengangguk.
"Oya, gue lupa bilang, Darren itu kakaknya Tatyana," tambah Uwi.
"Hah?" Thalita melongo. "Kakak? Kakakâ?¦ kandung?" tanyanya heran.
"Iya."

"Kok bisa seangkatan sih? Darren kelas sepuluh juga, kan? Dia nggak naik kelas, ya? Yahâ?¦ sayang, cakep-cakep bolotâ?¦" Nita berspekulasi.
"Oh, bukanâ?¦ bukanâ?¦" Uwi langsung memotong, sebelum Nita makin ngaco. "Tatyana sama Darren itu kan cuma dua bersaudara, beda umurnya cuma setahun. Tatyana dulu pernah cerita, waktu Darren mau masuk TK, dia nggak mau ditinggal di rumah sendirian. Akhirnya, sama ortunya mereka disekolahkan bareng-bareng, jadi bisa seangkatan, gitu. Darren kalo manggil Tatyana itu Lita, nama panggilannya kalau di rumahâ?¦"
"Oohâ?¦ gitu," gumam Thalita. Sekarang ia tahu siapa nama cowok ganteng yang nyaris menabraknya tadi pagi: Darren.

* * *

Seminggu kemudian, setelah MOS selesai.

"Buka bukunya halaman tiga dan baca, setelah itu kalian kerjakan soal di halaman enam, nanti dikumpulkan setelah pelajaran," kata Pak Lukas.
Thalita mendengus jengkel. Hari pertama pelajaran, sudah mulai soal-soal latihan! Dia mengerling Tatyana yang duduk di sebelahnya. Cewek cantik itu kelihatannya nyantai aja, bahkan udah mulai ngerjain soal.

"Kenapa, Tha?" tegur Tatyana, yang merasa diperhatikan Thalita.
Thalita cuma bisa mesem aja kayak orang bego. Sekarang ini mereka sedang pelajaran agama, dan kelas mereka digabung dengan anak-anak dari kelas X-6. Berhubung di kelas agamanya ini cuma dia, Tatyana, Verina dan Nita cewek yang dari kelas X-5, dan Nita lagi nggak masuk, akhirnya Thalita duduk sama Tatyana.

Soalnya, Verina duduk sama cowoknya. Udah gitu, sisa sepuluh orang lain yang di kelas agama itu adalah para cowok, sebagian besar dari kelas X-6 yang nggak Thalita kenal. Nggak mungkin dong Thalita duduk sama mereka? Apalagi, salah satu di antara para cowok itu adalah Darren! Entah kenapa Thalita masih agak-agak salting kalau ada di dekat cowok itu.

"Nggak apa-apa kok, Na," jawab Thalita sok santai.
"Oh, gitu. Ya udah, mulai kerjain aja soal-soalnya. Waktunya mepet lho."
"Oke," jawaban itu meluncur keluar begitu saja dari mulut Thalita, tapi setelah itu dia masih nggak tahu harus menuliskan apa di lembar-lembar kertas kosong yang seharusnya terisi jawaban soal. Dia malah memandangi Darren yang duduk di baris paling depan.

Wah, cowok itu ternyata cakep banget. Makin dilihat makin ganteng!
Ah, mikirin apa gue ini? Thalita mengomeli dirinya sendiri dalam hati. Gue kan nggak naksir dia! Nggak! Gue masih sayang Andraâ?¦
"Thalita? Ngelamun ya? Lo ngeliatin apa sih?" tegur Tatyana lagi, dan kali ini dia mengikuti arah pandangan Thalita. "Lo ngeliatin Darren?"
"Hah? Oh, ehâ?¦ apa? Nggak, nggak kokâ?¦" Thalita langsung pura-pura membaca buku paketnya.
"Lo tadi ngeliatin Darren?" ulang Tatyana.
"Hah? Siapaâ?¦?" Thalita sok bego.
"Darren, abang gue," terang Tatyana detail.
"Abang lo? Abang lo yang mana?" Thalita masih berlagak pilon. "Gue nggak tau abang lo sekolah di sini jugaâ?¦"
"Hmmâ?¦ kalo nggak tau, ntar deh gue kenalinâ?¦" Tatyana tersenyum dan meneruskan mengerjakan soal-soal latihannya. Thalita cuma bisa bengong, menyadari jawabannya tadi salah total.
Gini deh kalau menjawab sesuatu tanpa pikir panjang dulu. Duuuhhâ?¦ bego!

* * *

Bel tanda sekolah usai berbunyi satu jam kemudian. Thalita langsung panik sendiri. Sebenernya dia mau-mau aja dikenalin sama Darren, tapi dia takut aja misalnya nanti
Tatyana kelepasan ngomong bahwa sepanjang pelajaran tadi Thalita ngeliatin Darren terus, kan malunya nggak nahanin!

Ditambah lagi sikap salting Thalita yang suka nongol tanpa permisi setiap dia ada di dekat Darren. Nah lho, cewek mana pun pasti nggak mau kelihatan tolol di depan cowok, kan? Apalagi kalau cowoknya punya tampang di atas rata-rata!

Thalita memang nggak naksir Darren, tapi itu nggak berarti ia mau kehilangan muka di hadapan cowok itu!
"Ayo, Tha, gue kenalin sama Darren!" kata Tatyana sambil memasukkan bukunya ke tas.
"Ehh, Na, gueâ?¦" Thalita mendadak jadi gagap.
"Kenapa? Ehâ?¦ lo kok pucat? Sakit, ya?" Tatyana keliatan cemas.

Di kepala Thalita mendadak muncul bohlam terang. Sakit? What a good idea!
"Iyaâ?¦ iya nihâ?¦ Perut gueâ?¦ nggak tau kenapa, sakit bangetâ?¦" Thalita pura-pura meringis menahan sakit.
"Ya ampun! Ayo gue antar ke UKS!"
"Nggak, nggak usahâ?¦"
"Yahâ?¦ lo nggak jadi gue kenalin sama Darren dong?"
"Mmmâ?¦ lain kali aja ya, kenalannya? Nggak papa, kan? Gue udah nggak tahan mau ke WC nih. Bye!"

Tanpa menunggu jawaban Tatyana, Thalita langsung ngacir ke WC. Dia baru berhenti begitu sampai di salah satu bilik WC dan menutup pintunya rapat-rapat. Baru kali ini dia lebih memilih ngumpet di WC daripada dikenalin sama cowok ganteng! Benar-benar memalukan dan bodoh!

* * *

"Hwahahahaâ?¦ hahahahaâ?¦" tawa Jennie terdengar nyaring di telepon. Anak satu ini memang paling nggak bisa kalem.
"Jen, udah dong! Masa ketawa terus sih dari tadi?"
"Habisnyaâ?¦ lo lucu banget sih! Masa dikenalin sama cowok keren nggak mau? Lebih milih ngacir ke WC, lagi! Hahahaâ?¦"
"Iya iyaâ?¦ gue tau kok gue bego banget, tapi suer tadi gue ngeri banget mau dikenalin. Gimana kalo Tatyana kelepasan bilang ke Darren tentang gue yang ngeliatin cowok itu terus, hayo? Kan gue lebih malu lagi!"

"Iya, hahahaâ?¦ iya deh gue nggak ketawa lagiâ?¦ hahahahaâ?¦" Jennie benar-benar nggak konsisten dengan kata-katanya.
"Terus, besok gue mesti gimana, dong?" Thalita memutuskan untuk minta saran sohibnya sejak SMP itu.
"Hmmâ?¦ gimana yaâ?¦ Kalau menurut gue sih sebaiknya lo nggak nolak lagi kalau mau dikenalin sama Darren. Kan lo bilang dia cakep, keren, lagi! Kalau misalnya Tatyana sampai kelepasan soal lo yang ngeliatin Darren terus, ya udah cuek aja! Siapa tau nanti malah Darren jadi care sama lo karena dia tau lo ada perhatian sama dia."
Thalita melongo. Jennie ini gimana sih? Ngomong sih gampang, tapi prakteknya itu lho! Dan please deh, dia nggak naksir Darren!

"Lagi pula, Tha, siapa tau jugaâ?¦ mungkin Darren bisa gantiin Andraâ?¦"
Diam selama beberapa saat.
"Jen, gue nggak mau ngomong soal Andra lagi," kata Thalita akhirnya.
"Mmmâ?¦ sori ya, Thaâ?¦ Gue nggak ada maksud untukâ?¦" Jennie sadar dia barusan salah bicara.
"Nggak papa. Udah dulu ya, gue mau mandi dulu. Bye."

Thalita menutup telepon dengan perasaan pahit. Ia memang nggak menolak dikenalkan sama Darren. Apalagi Darren kan ganteng. Tapiâ?¦ kok kayaknya Thalita belum bisa melupakan Andra, sekeras apa pun dia berusaha. Cowok yang satu itu masih tetap saja bercokol dalam hatinya.

* * *

"Tha, udah sembuh sakit perutnya?" tanya Tatyana keesokan harinya begitu Thalita menginjakkan kaki di kelas.
"Oh, ehâ?¦ udah, Na! Gue udah sehat kok."
"Wahâ?¦ jadi gagal deh ya, kemarin? Padahal gue pengin banget ngenalin lo ke Darren. Dia kan lagi jombloâ?¦" Tatyana tersenyum.
"Jomblo? Tapi... tapi kenapa dikenalinnya ke gue? Ehâ?¦ maksud gue, di sekolah ini kan banyak cewek lainâ?¦"
"Habis lo lucu sih!" Tatyana nyengir. "Kalau gue ngobrol sama lo, pasti bawaannya pengin ketawa terus. Dan lo anaknya asyik, enak diajak ngobrol."
"Ehâ?¦ gitu, ya?"
"Iya, bener lho! Tapi kesannya gue jadi maksa lo, ya? Sori ya, Thaâ?¦"
"Nggak papa kok, nyantai aja. Tapiâ?¦ kayaknya lo semangat banget nyariin cewek buat Darren. Emangnya kenapa?"
"Oh, ituâ?¦" Tatyana mengembuskan napas pelan-pelan. "Gini, gue ceritain something, tapi lo janji ya jangan cerita ke siapa-siapa?"

Thalita melongo dengan suksesnya. Coba, dia kan baru kenal sama Tatyana, dan mereka bahkan nggak dekat, tapi Tatyana udah mau menceritakan "something" ke dia yang nggak boleh diketahui siapa-siapa?
"Mmmâ?¦ oke. Gue nggak akan cerita ke siapa-siapa."
Tatyana mengangguk, dan entah kenapa wajahnya terlihat sedikit murung.
"Darren sama gue cuma beda satu tahun, dan kami akrab banget dari kecil, ke mana-mana nggak pernah pisah. Sampai waktu ortu kami ceraiâ?¦"
Seperti orangtua Andra, batin Thalita tak percaya.

Tatyana terdiam sebentar, lalu melanjutkan ceritanya. "Well, ortu kami cerai karena nyokap kami selingkuh."
Keheningan menyusul setelah Tatyana mengucapkan itu. Yang terdengar hanya suara beberapa langkah kaki di koridor sekolah.
"Selingkuh?" ulang Thalita hati-hati. Dia nggak menyangka cerita Tatyana bisa begitu pribadi. Yah, ortu yang cerai karena salah satunya selingkuh jelas bukan topik yang bakal kamu ceritakan ke orang yang baru dikenal, kan? Tapi Tatyana kayaknya sama sekali nggak ragu untuk cerita ke Thalita.

"Iya. Sama mantan pacarnya. Malu-maluin, ya?" Tatyana berusaha tertawa, tapi tawanya terdengar kering di telinga Thalita. "Yahâ?¦ gue sama Darren akhirnya ikut Bokap, sampai sekarang. Sejak itu Darren nggak pernah suka sama cewek lagi. Dia juga jadi pendiam. Padahal sebelumnya dia friendly banget sama semua orang. Sampai setahun lalu, dia suka sama satu cewek. Cewek ituâ?¦ dia cewek nakal, Thaâ?¦"
"Cewek nakal?" Thalita syok. Jangan sampai "nakal" yang itu! Thalita membatin.
"Iya. Dia suka ngerokok, minum, clubbing, punya tatoâ?¦ nggak bener banget pokoknya. Dia jugaâ?¦ junkiesâ?¦"


Junkiesâ?¦

Trending Now
10 Warung yang Lokasinya Nggak Lazim. Bikin Bingung Pembeli!

10 Warung yang Lokasinya Nggak Lazim. Bikin Bingung Pembeli!

Walaupun saat ini minimarket sudah sangat menjamur di Indonesia, tapi itu tidak membuat para pengusaha warung untuk menutup usahanya. Apalag
1,184 views 0 shares
20 FOTO INI Jadi Bukti Bahwa ANGLE Adalah Segalanya

20 FOTO INI Jadi Bukti Bahwa "ANGLE" Adalah Segalanya

"Angel" atau yang biasa disebut sudut pandang dalam fotografi dapat membuat foto menjadi lebih menarik dan dapat dijadikan kreasi seni. Ange
295,842 views 9,087 shares
10 Meme Larangan yang Cuma Ada di Indonesia. Lucu tapi Ngeselin!

10 Meme 'Larangan yang Cuma Ada di Indonesia'. Lucu tapi Ngeselin!

Perlu diingat, jika suatu larangan dibuat memang untuk dipatuhi, bukan untuk dilanggar.di Indonesia sendiri banyak sekali himbauan atau lara
848 views 0 shares
28 Foto Remake Dulu Vs Sekarang

28 Foto Remake Dulu Vs Sekarang

Pulskers, saat ini ada cara foto yang lagi ngetrend nih, namanya foto remake. foto ini menampilkan foto masa kecil kamu yang kamu ambil lagi
301,314 views 3,828 shares
Inilah Sosok Dokter SUNAT Tercantik di Dunia, Simak foto-fotonya

Inilah Sosok Dokter SUNAT Tercantik di Dunia, Simak foto-fotonya

Profesi Dokter Sunat biasanya di lakukan oleh seorang Laki-laki. Seorang Wanita Cantik yang berasal dari Filipina ini mendadak jadi perbinca
306,441 views 16,691 shares
Kumpulan Meme Kocak Perbedaan Pelajar Jaman Dulu VS Sekarang

Kumpulan Meme Kocak "Perbedaan Pelajar Jaman Dulu VS Sekarang"

Perubahan jaman sangat berpengaruh pada kehidupan kita, mulai dari teknologi yang terus berkembang, tren dan fashion bahkan sampai kebiasaan
309,649 views 11,787 shares
10 Review Produk Skincare yang Isinya Bikin Gagal Glowing

10 Review Produk Skincare yang Isinya Bikin Gagal Glowing

Stereotype seorang wanita, mereka harus pintar merawat diri seperti menjaga bentuk tubuh dan kecantikan wajah. Bukan hanya dengan polesan ma
1,093 views 0 shares
8 Foto Tren Cowok Pelihara Kucing, Terlihat Ganteng, Macho & Penyayang

8 Foto Tren Cowok Pelihara Kucing, Terlihat Ganteng, Macho & Penyayang

Jika diperhatikan belakangan ini baik di media TV atau Internet terutama instagram banyak cowok yang berfoto selfie dengan Kucingnya, di Lua
52,888 views 2,456 shares
10 Meme Tentang Bawa Pacar ke Rumah yang Bikin Tersenyum Kecut

10 Meme Tentang 'Bawa Pacar ke Rumah' yang Bikin Tersenyum Kecut

Memiliki pasangan tentu saja menjadi dambaan setiap orang. Apalagi bagi mereka yang ingin melanjutkan ke jenjang lebih serius, pasti ada kom
4,811 views 0 shares