Thalita ^^20
Loading...
 
posted on WOW Keren
659 views
Thalita ^^20

"Kenapa? Lo nggak percaya sama gue, ya?"
"Nggak tau deh."
"Darren, denger deh, kalau ada yang harus disalahkan atas semua ini, itu adalah gue. Gue yang minta Thalita pedekate sama lo, gue yang punya ide konyol itu, dan Thalita sama sekali nggak salah.

Lo jangan marah sama dia ya? Gue udah seneng banget lihat kalian bisa deket kayak sekarang iniâ?¦ dan gue nggak mau semuanya jadi kacau karena pengakuan gue barusan."

"Iya deh iyaâ?¦ gue percaya. Jadi, yang sekarang ini bener-bener tanpa campur tangan lo?" Darren memastikan.
"Sejuta persen tanpa campur tangan gue!" kata Tatyana mantap. "Ehâ?¦ tapi ada kontribusi gue juga sih. Gue kan berdoa tiap malam supaya lo bisa dapat cewek yang baik, dan ternyata lo malah bisa dekat sama Thalita. Itu kan bukti gue berkontribusi juga!"

Darren meringis., lalu mengacak rambut Tatyana. "Makasih ya, Lit. Doain lagi supaya semuanya bisa lancar dan seperti yang lo dan gue inginkan, oke? Dan jangan ngulangin hal konyol itu lagi!"
"Oke!"

* * *

"Thaaaa, ngaku aja deh!"
"Apa sih, Nit???" desis Thalita jengkel. Sedari tadi Nita mengusiknya terus, sampai-sampai dia nggak konsen menyelesaikan latihan Kimia-nya, padahal buku latihan harus dikumpulkan kurang dari sepuluh menit lagi!
"Lo jadian ya, sama Darren? Ya, kan? Ya, kan? Ya, kan?"
"Nggak!"
"Ihhâ?¦ ngaku aja kenapa sih? Kan biar gue nggak gangguin lo lagi! Gue penasaran banget, tahu nggak? Mana anak-anak pada tanya semua ke gue! Gue kan keki juga kalau gue bilang nggak tahu, padahal lo sahabat gue!"

Thalita manyun. Memang wajar kalau anak-anak SMA Persada Bangsa curiga dan kepengin tahu, soalnya bisa dibilang Darren dan Thalita sekarang kayak kembar siam. Ke mana-mana mereka nempel terus dan nggak pernah lepas! Yahâ?¦ lepasnya cuma sekali-sekali sih, kalau Nita minta ditemani ke kantin tapi dia nggak mau jadi obat nyamuk, atau kalau Darren lagi ngumpul sama teman-temannya. Fakta di-mana-ada-Thalita-di-situ-pasti-ada-Darren-dan-sebaliknya itu jelas membuat sebagian besar isi SMA Persada Bangsa blingsatan saking penasarannya. Dan sekarang Nita jadi ikut-ikutan heboh, kayak wartawan infotainment yang kepengin mengorek gosip terpanas.

"Ya ampun, Nitaâ?¦ Ya lo bilang aja kalau gue nggak jadian sama Darren! Kenyataannya gitu kok!"
"Tapi kalo nggak jadian, kok kalian bisa deket banget? Dia pedekate sama lo, ya?"
"Nggak tahu!" jawab Thalita sewot. Tujuh menit sebelum waktu pengumpulan buku latihan.
"Yeeeâ?¦ kok nggak tau? Gimana sih?"
"Aduh, Nit, udahlahâ?¦ nanti kalau misalnya gue jadian atau apa gitu, pasti lo yang pertama gue kasih tahu kok!"
"Bener?" tanya Nita, dan Thalita melihat mata sobatnya itu berbinar. Haduh, ampun deh anak satu ini!
"Iya! Sekarang diam deh!"

Nita diam, dan Thalita setengah mati berusaha konsen menyelesaikan latihan Kimia-nya. Sayang, dia gagal, karena waktu dia baru mau menulis rumus untuk soal
nomor empat, bel pergantian pelajaran berbunyi, dan itu berarti buku latihan harus dikumpulkan, selesai atau nggak.
Thalita jadi bete sepanjang sisa hari itu. Ternyata jadi "artis" yang lagi digosipkan memang nggak enak. Pantas aja Cut Memey dan Angel Lelga dulu selalu pasang tampang kusut bak kaus kaki kucel yang belum dicuci tiap kali nongol di infotainment.

* * *

Thalita menerima arum manis yang disodorkan Darren, dan langsung mencuili benda itu dengan penuh semangat. Malam ini mereka sedang jalan-jalan di pasar malam yang kebetulan ada di dekat kompleks perumahan Thalita. Thalita jelas girang banget, soalnya udah bertahun-tahun sejak terakhir kali dia ke pasar malam.

Bukan berarti sebelum-sebelum ini nggak ada, tapi Thalita kan bete aja gitu kalau ke pasar malam sendirian. Gimana kalo di situ ada mas-mas jablay iseng yang doyan gangguin cewek yang datang sendirian kayak dia?

Satu jam yang lalu Thalita agak kaget waktu Darren bilang mau mengajaknya ke sini. Darren bilang sih, dia tadi melewati pasar malam ini dalam perjalanan ke rumah Thalita, dan mendadak jadi punya ide untuk mengajak Thalita jalan-jalan ke situ.

Yah, seperti sudah diduga, intensitas Darren main ke rumah Thalita memang semakin sering, dan semakin membuat Acha curigation (ini istilah ngaco anak bengal ini sendiri untuk mendefinisikan perasaannya, karena mana ada sih kata curigation di kamus bahasa Inggris mana pun?) Darren dan kakaknya sudah jadian. Papa-Mama juga sumringah karena melihat Thalita nggak kehilangan semangat hidup lagi sejak meninggalnya Andra.

"Sayang ya, di sini ukuran permainannya mini semua, kita jadi nggak bisa naik deh," celoteh Thalita sambil menunjuk komidi putar yang jelas-jelas memasang tulisan "untuk anak usia 3-10 tahun" yang ada di depan mereka.
"Emang kenapa? Lo masih kepingin naik?" tanya Darren geli.
"Iya sihâ?¦ tapi daripada permainannya jebol dan gue dimintain ganti rugi sama yang punya, mending nggak usah deh, heheâ?¦"

Darren tertawa. Dia udah sangat terbiasa dengan segala tingkah Thalita yang polos dan lucu itu, terutama sejak frekuensi mereka bareng meningkat seminggu belakangan ini. Dan ia sangat menikmati semua itu.
Lalu, tiba-tiba Darren teringat obrolannya dengan Tatyana kemarin, dan dia nggak bisa menahan diri untuk bertanya.
"Tha, gue mau nanya sesuatu, boleh?"

Thalita berhenti mencuili arum manisnya, dan menatap Darren. Mau nanya apa dia? batin Thalita heran. Jangan-janganâ?¦ dia mau nembak gue sekarang? Haduh, Tuhan, tolong!
"Mmmâ?¦ bolehâ?¦ Nanya ajaâ?¦," jawab Thalita, deg-degan karena sama sekali nggak punya persiapan kalau dugaannya soal apa yang bakal ditanyakan Darren ternyata benar.
"Apa dulu lo sama Tatyana pernah bikinâ?¦ suatu kesepakatan?"
Kalau saja mulut Thalita masih penuh dengan arum manis, dia pasti sudah tersedak. Untung semua arum manis di dalam mulut sudah habis ditelannya, jadi dia sekarang hanya bengong.
"Ehâ?¦ ngâ?¦ kesepakatan apa maksud lo?" tanya Thalita sok nyantai. Dia nggak tahu kalau Darren sebenarnya udah tahu semuanya dari Tatyana.
"Hmmâ?¦ sebenernya gue agak malu ngomongnya, tapiâ?¦ kesepakatan itu tentang Tatyana yang minta lo untuk pedekate gue."
Sekarang, nggak peduli ada atau nggak ada arum manis di dalam mulutnya, Thalita benar-benar tersedak.

"Uhukkkâ?¦ Uhukkkkâ?¦"
"Eh, Tha, lo nggak papa?" tanya Darren khawatir. Dia menepuk-nepuk punggung Thalita lembut, dan jadi merasa nggak enak karena udah mengajukan pertanyaan yang bikin Thalita tersedak saking kagetnya.
"Uhukkâ?¦ nggak papa. Nggak papaâ?¦"
"Sori, pertanyaan gue bikin lo kaget, ya?"
"Mmmhhâ?¦ iyaâ?¦ sedikitâ?¦" Thalita menggigit bibirnya.
"So? Itu bener apa nggak?"

Thalita memutar otak. Aduuhhâ?¦ kalau gue jawab jujur, nanti Darren tahu dan dia bisa ngamuk sama Tatyanaâ?¦ batin Thalita bingung. Tapi gue juga nggak enak harus bohong sama diaâ?¦
Darren rupanya bisa melihat tampang Thalita yang pusing tujuh keliling, jadi dia menambahkan, "Tenang aja, sebenernya Tatyana sendiri udah cerita ke gue. Gue cuma pengin mastiin aja ke lo."
Hah? Jadi dia udah tahu? Dan cuma pengin mastiin aja? pikir Thalita keki.
"Yahâ?¦ kalau lo udah tahu sih, gue mau ngomong apa lagi? Itu benerâ?¦" Thalita menelan ludah. Dia merasa malu sekali. "Eh, tapi gue sama Tatyana udah membatalkan kesepakatan itu kok," tambahnya cepat, takut Darren mengira sekarang mereka dekat karena Thalita masih "utang" menepati janji pada Tatyana.
"Iya, Tatyana juga bilang gitu kok." Darren menendang batu-batu kecil yang kebetulan berada di depan kakinya. "Jadiâ?¦ sekarang ini kita bisa dekat bukan karena lo dipaksa Tatyana, kan?" tanya Darren memastikan.
Thalita kontan menggeleng. "Nggak lah, Renâ?¦"

Darren tersenyum, sementara Thalita masih merasa nggak enak dalam hatinya.
"Sebenernya," lanjut Thalita, "kalau boleh jujur, gue memang dulu awalnya berusaha deketin lo karena disuruh Tatyana. Dia nggak tega lihat lo kecewa terus-menerus sama cewek yang bikin lo patah hati dulu itu. Tapi setelah gue kenal eloâ?¦ gue justru merasa berterima kasih sama Tatyana. Kalau dulu dia nggak nyuruh gue, mungkin gue nggak akan tahu lo ternyata orang yang menyenangkan banget."

"Oh, jadi gue nggak kelihatan menyenangkan ya kalo dari luarnya aja?"
"Hahaâ?¦ bukan gitu. Tapi lo kanâ?¦ cakep. Idola sekolah. Dan biasanya cowok-cowok semacam itu tuh belagu banget. Snob. Gue nggak nyangka aja lo ternyata orang yang care sama temen dan friendly banget."
Darren tampak terpukau karena Thalita barusan memujinya.
"Tapi sekarang udah ketahuan kan kalo gue humble, nggak sok seperti yang lo bayangin sebelumnya?"
"Itulah. Dan gue senang banget bisa kenal Darren yang humble itu," kata Thalita lucu, sengaja menekankan suaranya pada kata "humble".
"Gue juga seneng banget karena lo ngasih gue kesempatan untuk bisa mengenal lo. Makasih ya, Tha."

Thalita cuma bisa merah padam seperti kepiting rebus waktu dia menyadari tangan Darren sudah melingkari bahunya. Rasanya aneh, tapi jugaâ?¦ hangat. Sama seperti ketika Darren memeluknya sebelum-sebelum ini.

Dengan heran Thalita tersadar, perasaan hangat seperti inilah yang dulu dimilikinya kalau Andra ada di dekatnya. Sekarang ada orang lain yang mampu menghadirkan perasaan yang sama di hatinya setelah Andra nggak ada.

* * *

Darren menghentikan motornya di tepi jalan, tepat di puncak bukit. Thalita turun dari jok motor dan melepas helm teropongnya. Angin dingin menerpa, tapi Thalita nggak sempat menggigil, karena dia sudah keburu melongo saat dihadapkan pada pemandangan indah yang membentang di depannya.

Malam ini Darren bilang mau menunjukkan sesuatu yang indah pada Thalita. Tadinya Thalita bingung "sesuatu" itu apa. Tapi sekarang dia tahu, pasti yang dimaksud Darren pemandangan lembah dengan lampu-lampu beraneka warna dari rumah-rumah penduduk di bawah sana.

Mereka sudah berkendara satu jam lebih dari rumah Thalita, dan pastinya sekarang berada di luar Jakarta, entah di kawasan apa, tapi yang jelas udaranya masih sejuk. Thalita bahkan bisa mendengar suara jangkrik bersahutan di sekitarnya.
"Lo suka?" tanya Darren.
"Iniâ?¦ ini bagus banget, Renâ?¦ Dari mana lo tahu ada tempat sebagus ini?"

Trending Now
10 Komentar Di YouTube yang Lucunya Bikin Mules

10 Komentar Di YouTube yang Lucunya Bikin Mules

YouTube adalah kanal dimana kita bisa melihat berbagai macam video. Siapapun bisa mengunggah videonya di YouTube. Selain itu, kita juga bisa
6,180 views 0 shares
10 Curhatan di Sosmed yang Endingnya Bikin Gregetan

10 Curhatan di Sosmed yang Endingnya Bikin Gregetan

Ketika seseorang mengalami kegalauan, yang ia butuhkan biasanya adalah tempat curhat.Karena ketika seseorang sudah mengungkapkan semua isi h
90 views 0 shares
Jawaban Imajinatif Netizen dari Penggunaan WC Berbentuk Aneh yang Lagi Viral

Jawaban Imajinatif Netizen dari Penggunaan WC Berbentuk Aneh yang Lagi Viral

Beberapa waktu lalu, dunia maya dihebohkan dengan foto bentuk WC unik Pulsker. Karena tempat air dan klosetnya saling bertolak belakang. Lan
46,870 views 151 shares
Teknik Menggambar Leaf Cutting Ini Hasilnya Keren Banget!

Teknik Menggambar Leaf Cutting Ini Hasilnya Keren Banget!

Teknik menggambar emang banyak banget jenisnya ya Pulsker, kalo Pulsker suka teknik gambar yang mana nih? Seniman yang satu ini suka banget
18,146 views 629 shares
14 Foto Pengendara Motor Bawa Barang Extreme, Kudu Jaga Jarak Nih!

14 Foto Pengendara Motor Bawa Barang Extreme, Kudu Jaga Jarak Nih!

Motor roda dua jadi kendaraan yang paling banyak ada disetiap negara, karena selain harganya yang terjangkau juga bisa menjadi sarana transp
3,687 views 0 shares
10 Tulisan di Belakang Mobil Box yang Bikin Gagal Fokus

10 Tulisan di Belakang Mobil Box yang Bikin Gagal Fokus

Rutinitas membuat sebagian orang setiap hari harus keluar rumah untuk bekerja atau sekolah. Karena terjadi setiap hari, hal ini begitu membo
3,354 views 0 shares
8 Tulisan di Kulkas Anak Kost yang Bikin Auto Tobat

8 Tulisan di Kulkas Anak Kost yang Bikin Auto Tobat

Buat anak perantau yang tinggalnya jauh dari orang tua atau kampung halaman, biasanya mereka memilih tinggal di tempat kos. Disinilah mereka
2,678 views 0 shares
10 Kisah Tawar-menawar ala Emak-emak yang Bikin Mules

10 Kisah Tawar-menawar ala Emak-emak yang Bikin Mules

Berbicara tentang tawar-menawar tidak jauh dari urusan jual beli, pasar dan ibu-ibu. Kenapa mereka berkaitan erat? Karena ibu-ibu sangat jag
2,637 views 0 shares
20 FOTO dibalik Proses Pembuatan Film Titanic, Keren Banget!

20 FOTO dibalik Proses Pembuatan Film Titanic, Keren Banget!

Film Titanic pertama kali tayang pada tahun 1998, film ini bisa dinobatkan sebagai film paling romantis dan film paling laris sepanjang sej
599,411 views 24,913 shares
10 Momen Sial yang Bikin Kamu Menarik Nafas Kesal

10 Momen Sial yang Bikin Kamu Menarik Nafas Kesal

Nggak ada satu orangpun di dunia ini yang ingin merasakan kesialan. Tapi yang namanya nasib emang nggak ada yang tahu. Saat kita melakukan s
23,509 views 257 shares